Pengakuan oleh Ellen G. White Login dengan akun Jejaringsosial.com anda Daftar sebuah akun Jejaringsosial.com
 
Go Back   Home > Agama > Kristen Protestan
Lupa Password?

Gambar Umum Video Umum





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
    #1   Report Post  

Pengakuan oleh Ellen G. White

Ellen G. White , seorang Nabi gereja Advent Hari ketujuh berkata dalam tafsir Bible nya vol 1 p14 telah menyarankan suatu pengakuan terhadap keabsahan Bible, dia berkata :

"The Bible we read today is the work of many Copyists who have in most instances done their work with marvellous accuracy. But Copyists have not been infallible, and God most evidently has not seen fit to preserve them altogether from error intranscribing."

(Bible yang kita baca sekarang adalah hasil karya para penyalin yg dalam banyak hal telah melakukannya dgn keakuratan mengagumkan, tetapi penyalin tidaklah sempurna. Dan Tuhan tidak mengambil keputusan untuk melindungi mereka dari kesalahan penyalinan.")

Pada halaman berikutnya, dia mengatakan :
"I saw that God had especially guarded the Bible" (from what?) "Yet when copies of it were few, learned men had in some instances changed the words, thinking that they were making it plain, when in reality they were mystifying that which was plain, by causing it to learn to their established views, which were governed by tradition."

(Saya menyadari bahwa Tuhan secara khusus telah menjaga Bible. Sekalipun demikian ketika jumah salinan Bible masih sedikit orang-orang yang merasa dirinya pandai telah merubah beberapa bagian darinya. Dengan keyakinan, mereka telah merubah isi Bible secara jelas.)


Penyakit Yang Semakin Parah

Penyakit mental seperti diatas adalah penyakit yang sangat parah. Penulis wanita itu (Ellen G.White) dan para pengikutnya masih mampu berteriak-teriak :”Sebenarnya, Bible adalah firman Tuhan yang sempurna. Memang ia telah tercampur, tetapi ia tetap masih murni. Bible bersifat manusiawi, sekaligus bersifat ilahi.”

Apa makna kata-kata mereka itu menurut pengertian dalam bahasa mereka? Rupanya dalam memasarkan Bible, mereka menggunakan bahasa yang sangat puitis, sampai mereka sendiri tidak bisa memahaminya. Didalam al-Quran, Allah berfirman :

"Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta." (QS al-Baqoroh 2:10)


Para Saksi

Penyebar Injil yang paling ribut adalah para Saksi Yehovah. Pada halaman 5 di kata pengantar Biblenya, mereka mengatakan :

"In copying the inspired originals by hand the element of human frailty entered in, and so none of the thousands of copies extant today in the original language are perfect duplicates. The result is that no two copies are exactly alike."

(Dalam proses penyalinan Bible yang dilakukan oleh manusia untuk mendekati aslinya, kelemahan manusia pasti ikut berperan, sehingga tidak satupun dari ribuan Bible yang beredar dewasa ini benar-benar sempurna. Akibatnya, sampai kapan pun tidak ada dua salinan Bible yang sama.)

Anda lihat sekarang, itulah sebabnya mengapa mereka membuang ke 27 halaman kata pengantar dalam Bible mereka. Allah telah membuat mereka terjebak dalam kesalahan yang mereka buat sendiri.

Para tokoh gereja hanya memilih empat manuskrip injil dari 4000 injil yang berbeda yang digembar-gemborkan itu. Keempat manuskrip tersebut adalah Injil Matius, Markus, Lukas, Yohanes. Kita akan membahasnya menurut posisinya yang sebenarnya. Dalam kata pengantar Biblenya, Saksi Yehovah mengupas keempat Injil itu sebagi berikut :

"The envidence is, therefore, that the original text of The Cristian Greek Scriptures has been tampered with, the same as the text of the LXX 2 has been"

(Ternyata, naskah asli kitab Perjanjian Baru telah tersisipi oleh unsur-unsur lain, sebagaimana yang dialami oleh ketujuh puluh kitab Perjanjian Lama.)

Walaupun begitu, sekte sesat ini telah berhasil menerbitkan sekitar 9.000.000 eksemplar dalam penerbitan pertama bukunya yang berjudul Is The Bible Really The Word of God ? Dalam buku tersebut, sekte ini telah mengambil kesimpulan bahwa tidak ada satu pun pemalsuan atau penyisipan yang dapat mempengaruhi kesucian Bible secara berarti.
City Level

Post: 100
 
Reputasi: 13

 






    #2   Report Post  

Re: Pengakuan oleh Ellen G. White

kalian tidak pernah tau semua arti al Quran..

bacalah semuanya dan hanya setengah setengah.. sebelum kalian berani mengkritik agama lain yang juga mengajarkan kebenaran

tidak seperti kalian yang menggunakan nama tuhan kalian tapi kalian berbuat jahat seperti FPI
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






    #3   Report Post  

boleh tanya2 gak??

aku tertarik sama article yg baru aja aku baca ttg Ellen G White. aku pengen tau lebih banyak soal masalah2 ellen G white. boleh minta alamat email penulisnya gak? alamat email-ku : kreezta_meezhepi@yahoo.com. thanks.
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






    #4   Report Post  

Re: Pengakuan oleh Ellen G. White

Di Alkitab tertulis ingatlah dan kuduskan lah hari sabat tetapi mengapa kebanyakan gereja kristen sekarang ini berbakti dan menguduskan hari minggu sebagai gantinya hari sabat
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






    #5   Report Post  

Re: Pengakuan oleh Ellen G. White

bahas lah dahulu muhamad yang menyebar nafsu sana sini, isinya kawin sama perang dan bunuh orang tok.....
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






    #6   Report Post  

Re: boleh tanya2 gak??

Kutip:
Oleh guest View Post
aku tertarik sama article yg baru aja aku baca ttg Ellen G White. aku pengen tau lebih banyak soal masalah2 ellen G white. boleh minta alamat email penulisnya gak? alamat email-ku : kreezta_meezhepi@yahoo.com. thanks.

klu pingin tau lebih banyak tentang E.G. White, gampang....beli aja buku-bukunya sama penjual buku Advent, karna buku2nya gk dijual di toko buku.... hanya penganut agama Advent saja yang percaya tulisan2nya secara keseluruhan... yang lain hanya sebagian aja..........
Home Level

Post: 1
 
Reputasi: 0






    #7   Report Post  

Re: Pengakuan oleh Ellen G. White

To Mrs Sumart1...
Kalau anda mengutip apa yang dikatakan oleh mereka dari gereja advent dr Ellen G White yang menganggap dirinya atau dianggap nabi oleh para pengikutnya atau dari saksi yehovah, dimana dua golongan ini dalam gereja-gereja kristen merupakan sekte atau "cult". karena apa yang mereka katakan dan tulis tidak berdasarkan suatu kaidah ilmiah dalam menafsirkan Alkitab atau berdasarkan kaidah ilimiah yang berkaitan dengan sejarah penulisan serta penyalinan teks-teks kitab suci...

Menurut pendapat saya, sudah selayaknya kita saling menghormati setiap perbedaan keyakinan yang ada, karena Mrs Sumart1 pasti akan menganggap keyakinannya atau agama islam yang dipeluknya yang paling benar dan yang lain salah..! hal ini tidak salah, tetapi akan menjadi salah ketika keyakinan anda ini digunakan untuk menjelek-jelekkan agama yang anda tidak sukai atau mungkin anda benci...! karena hal ini akan menimbulkan reaksi dari orang-orang lain yang berusaha membela iman kristen dan pada akhirnya akan mengarah pada saling serang dan menjelek-jelekkan...!

Saya pribadipun mungkin sama seperti anda berusaha untuk mempelajari agama lain diluar keyakinan saya, dalam rangka pencarian akan kebenaran yang sejati, untuk menjawab tulisan anda diatas dibawah ini saya kutip salah satu bahasan dari buku Islam reviewed karangan M. Ali..:

"Hampir semua orang-orang Muslim dari sejak kanak-kanak diajarkan
untuk memegang anggapan bahwa Alkitab penuh kesalahan, tidak murni dan
telah dirubah, sementara Alquran bebas dari kesalahan, tetap dipelihara dengan sempurna sejak dari jaman Muhammad. Tetapi melalui mempelajari sejarah naskah Alquran akan menunjukkan bahwa bukan Alkitab, tetapi Alquran yang telah dirubah. Hal ini adalah apa yang diwariskan oleh para penulis sejarah agama Islam kepada kita.

Setelah pertempuran Aqraba pada tahun 632 M, semasa dari Kalifa Abu
Bakar, banyak dari orang-orang Muslim yang mengetahui Alquran dengan
hatinya telah dibunuh. Sebagai akibatnya, Umar B. Al-Khattab menyarankan
kepada Abu Bakar suatu kebutuhan untuk menyusun Alquran dalan suatu
standard teks. Abu Bakar kemudian memerintahkan penyusunan agar dibuat
oleh Zaid Ibn Thabit dari tulisan-tulisan yang ditulis pada daun palem, batu dan juga dari orang-orang yang hafal isi Alquran diluar kepala yang masih tersisa. Ketika penyusunan sedang dilaksanakan, yang dijaga oleh Abu Bakar
sampai dengan kematiannya. Penerusnya, Umar, kemudian memberikan
pengawasan atas hal itu. Setelah itu, naskah Alquran yang sedang disusun
tersebut menjadi barang yang dimiliki oleh Hafsa, salah satu janda dari
Muhammad ( seorang anak perempuan dari Umar ) [ Lihat Mishkatul Massabih, ch. 3 ] .
Salah Satu teman nabi juga memiliki salinan naskah Alquran yang disusun
mereka sendiri dan membuat naskah lain untuk digunakan di berbagai wilayah.
Pada saat itu ada empat wilayah yang saling bersaing, yang masing-masing
memakai teks Alquran yang berbeda-beda [ Di Kufa, salinan naskah dari Adullah Ibn massud yang digunakan. Yang dari Ubyy Ibn Ka’b adalah milik dari orang-orang Siria. Satu edisi oleh Migdad Ibn Amr beredar di wilayah Hims. Sementara yang dari Abu Musa Al-Ash’ari digunakan di Basra, Irak ]
Selama pemerintahan dari Kalifa Uthman ( Kalifa Ketiga ), laporan-laporan
yang sampai kepadanya menyatakan bahwa bagian yang berbeda ada di Siria,
Armenia dan irak, orang-orang muslim disana menghafalkan Alquran yang
berbeda dengan cara hal ini dihafalkan oleh orang-orang Muslim Arab.
Uthman segera mengirimkan salinan naskah dari milik kepunyaan Hafsa dan
memerintahkan Zaid Ibn Thabit dan tiga orang lain, Abdullah Ibn Zubair, Said Ibn Al-As dan Abdullah Al-Rahman Ibn Harith B. Hisham untuk membuat salinan ari teks Alquran tersebut dan melakukan koreksi jika diperlukan. Ketika salinan sudah selesai, kita membaca bahwa Uthman melakukan tindakan yang keras dibandingkan memperhatikan dengan cermat terhadap salinan Alquran yang lain yang ada pada waktu itu :
“ Uthman mengirimkan kepada setiap wilayah-wilayah Muslim satu salinan
dari apa yang telah disalin dan memerintahkan bahwa semua materi lain
yang berhubungan dengan Alquran, apakah ditulis dalam salinan-salinan
21 yang tidak lengkap, seluruh salinan tersebut, harus dibakar. “ ( Sahih al-
Bukhari Vol. 6 hal 479 ).

Untuk menghapuskan berbagai perbedaan membaca dan kontradiksi, semua salinan lain yang ada kemudian dibakar, tetapi edisi dari Uthman sendiri
tidak sempurna dan mengalami nasib yang sama. Ketika Marwan menjadi
Gubernur dari Medina, dia memerintahkan naskah Hafsa untuk dihancurkan.
Hanya kesimpulan yang dapat diterima seseorang dapat melakukan hal ini
selama jamannya Uthman berkuasa, yaitu banyak kontradiksi dari teks Hafsa
yang begitu nyata sehingga hal ini bisa dikatakan suatu penghancuran total
daripada suatu revisi. Sejak itu sampai sekarang, kalimat-kalimat yang
bertentangan dan ketidakakuratan sejarah timbul dalam teks Alquran. "


Kutipan tersebut diatas bukan bermaksud untuk menjelek-jelekkan keyakinan umat Muslim atas Alquran, tetapi sebagai bahasan bahwa dalam agama islam pun ada ketidaksempurnaan dalam sejarahnya, sama seperti agama kristen yang juga memiliki ketidaksempurnaan, tetapi "ketidaksempurnaan" yang ada tidaklah mengurangi keyakinan kita masing-masing atas "KEBENARAN" dari agama yang kita anut, bagi saya pribadi iman kristen dan bagi Mrs Sumart1 agama Islam...

Semoga komentar saya ini bermanfaat bagi kita semua untuk saling membangun..Tuhan Memberkati...
alanlejac
City Level

Post: 200
 
Reputasi: 1






    #8   Report Post  

Re: Pengakuan oleh Ellen G. White

Mmm
setau saya untuk menyeragamkan cara membaca tuh bukan mengganti/mengurangi isi Al qur'an tapi menambah harokat dan titik. Supaya orang yang belum tau sorof dan jurmiah pun bisa baca.
Tapi yang jelas agama islam dan kristen ga bisa menyatu tapi bisa jalan 1 arah bagi sinyal am dan fm pada telefisi
Village Level

Post: 85
 
Reputasi: 11






    #9   Report Post  

Re: Pengakuan oleh Ellen G. White

Kutip:
Oleh izroil View Post
Mmm
setau saya untuk menyeragamkan cara membaca tuh bukan mengganti/mengurangi isi Al qur'an tapi menambah harokat dan titik. Supaya orang yang belum tau sorof dan jurmiah pun bisa baca.
Tapi yang jelas agama islam dan kristen ga bisa menyatu tapi bisa jalan 1 arah bagi sinyal am dan fm pada telefisi
Sudah tentu iman kristen dan islam tak sama. Ketidaksamaan ini bukan berarti harus saling menghina, mencela satu sama lain. Urusan surga itu urusan masing2 individu. Karena itu mari kita jaga kerukunan antar pemeluk agama. Saling berinteraksi tanpa saling menyakiti
mojave
Mod

Post: 50.980
 
Reputasi: 1148

Reply
 


Pergunakan juga aplikasi Injil Online - Bible dan Terjemahan nya, sebagai bahan kajian atau sumber

Tanya jawab dan diskusi Injil - Bible disini, yang menyatukan Protestan dan Katolik, agar tidak ada pemisah antara Kristen Protestan dan Katolik disini

Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Pengakuan seorang Bapa d4n1el Kristen Protestan 2
MIchael Jackson - Black Or White fairish Musik & Lagu 1
Pengakuan Cinta squall Cinta & Romantis 3
Billy Gilman - White Christmas fairish Musik & Lagu 0
Polri Selidiki Pengakuan Basri andree_erlangga Politik, Ekonomi & Hukum 1


Pengumuman Penting

Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.