Kasus Pemerkosaan oleh Oknum Polisi Login dengan akun Jejaringsosial.com anda Daftar sebuah akun Jejaringsosial.com
 
Go Back   Home > Politik, Ekonomi & Hukum
Lupa Password?

Gambar Umum Video Umum




 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

[Indonesia] Kasus Pemerkosaan oleh Oknum Polisi



Kasus Pemerkosaan oleh Oknum Polisi

Nur (29), seorang perempuan korban pemerkosaan yang dilakukan oknum anggota polisi di Pekanbaru pada delapan tahun silam, menuntut keadilan agar kasus yang menimpanya diusut tuntas.

"Saya sudah melaporkan ke polisi sejak delapan tahun lalu, tapi sampai sekarang belum juga ada kejelasan," kata Nur kepada wartawan di Pekanbaru, Senin (14/11/2011).

Ia mengisahkan, kejadian pemerkosaan terjadi pada tanggal 31 Desember 2003. Nur saat itu masih berumur 21 tahun dan baru tiba di Pekanbaru sebagai perantau dari Padang, Sumatera Barat.

Ia mengaku bertemu dengan seorang polisi yang menjadi pelaku pemerkosaan di Simpang Pasar Arengka, Pekanbaru. Menurut dia, pelaku berseragam lengkap dan berinisial Bg. "Waktu itu saya bertanya untuk mencari kerja dan ia berjanji akan menunjukkannya," ujar Nur.

Menurut Nur, pihaknya masih bersikap hati-hati dan mengikuti oknum polisi itu dengan angkutan kota, sedangkan pelaku saat itu menggunakan sepeda motor.

Ia mengikuti pelaku hingga sampai ke sebuah rumah indekos di daerah Sidomulyo. Namun, tiba-tiba ia dibekap oleh dua orang tak dikenal dan diseret masuk ke sebuah kamar di lantai dua rumah itu.

"Cobalah teriak, nanti saya tembak. Pistol ini ada pelurunya," kata Nur, menirukan perkataan oknum polisi Bg saat menodongkan pistol dalam kejadian itu.

Menurut dia, pemerkosaan yang terjadi di kamar itu melibatkan empat orang, termasuk oknum polisi Bg. Tiga pelaku lainnya merupakan orang tak dikenal. "Saya berkali-kali diperkosa sampai akhirnya hamil," katanya.

Nur mengatakan, saat itu ia berhasil kabur dan melapor ke pos polisi tak jauh dari tempat kejadian. Namun, saat itu seorang polisi jaga bernama Apz seperti tak serius menanggapi laporannya.

"Ia menulis laporan saya hanya di selembar kertas dengan pena, dan malah meminta celana dalam saya yang berlumur darah sebagai barang bukti. Ketika saya tunjukkan tempat pemerkosaan, ia juga tak memeriksanya sampai ke dalam," ujarnya.

Nur mengatakan telah melaporkan kejadian itu ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru hingga Polda Riau.

Terakhir kali ia menanyakan kasus itu ke Propam Polresta Pekanbaru pada bulan Mei 2011, tetapi tidak ada tanggapan yang jelas.

"Saya sudah melapor ke mana-mana, tapi kenapa belum ada kejelasan juga. Saya minta ganti rugi, pelaku seharusnya dipenjara karena telah merusak hidup dan badan saya," ujar Nur sambil berlinang air mata.

Ia mengatakan, bayi hasil pemerkosaan yang dikandungnya kini masih hidup dan dirawat keluarganya di Padang.

Sumber
hot hot is offline
City Level

Post: 471
 
Reputasi: 3

 






Reply With Quote     #2   Report Post  

Re: Kasus Pemerkosaan oleh Oknum Polisi

Berita-berita kompas kenapa kalau di sini sumbernya jadi "pindah" ya?
Second_Sister
Mod

Post: 3.118
 
Reputasi: 350

__________________
~ The ink of the scholar is more holy than the blood of the martyr ~
My Prophet Muhammad.





Reply With Quote     #3   Report Post  

Re: Kasus Pemerkosaan oleh Oknum Polisi

Kutip:
Oleh Second_Sister View Post
Berita-berita kompas kenapa kalau di sini sumbernya jadi "pindah" ya?
karena situs trendingout.com merupakan situs berita pribadi [tidak berlisensi] yg terlihat tak mementingkan sumber aslinya
mojave
Mod

Post: 51.095
 
Reputasi: 1158

Reply
 

Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search





Pengumuman Penting

Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.