Main Saham Online Kini Lebih Menyenangkan di Lautandhana Online Trading | LOTS

Bursa Hari Ini Wednesday, 20 Apr 2016

Market Movement


IHSG pada perdagangan kemarin kembali melanjutkan penguatannya yang ditutup naik terbatas sebesar 0,3% berada di level 4.881,9 ditopang oleh aksi borong saham terutama saham-saham sektoral infrastruktur. Saham-saham sektoral perbankan mengalami tekanan jual signifikan akibat aksi profit taking investor pasca penguatan diperdagangan sebelumnya sehingga hal ini membuat laju penguatan IHSG bersifat terbatas. Investor asing tercatat masih melakukan transaksi net buy senilai Rp 153 miliar. IHSG hari ini kami perkirakan masih bergerak menguat terbatas sembari menanti hasil kinerja keuangan 1Q16.

Global Update

Bursa AS dan Eropa pada perdagangan tadi malam cenderung ditutup mengalami penguatan yang bersifat cenderung terbatas sejalan dengan sikap wait & see investor atas musim rilis laporan keuangan emiten 1Q16. Harga minyak dunia kembali ditutup naik signifikan sebesar 3,3% di level US$ 41,1 per barrel menyusul adanya aksi mogok para pekerja minyak di Kuwait, sehingga mendorong laju penguatan saham-saham berbasis sektoral energi. Indeks Dow Jones dan S&P 500 masing-masing menguat 0,3% ditutup pada level 18.053,6 dan 2.100,8 sedangkan indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing menguat sebesar 1,6% dan 0,8%.

News Highlights

Ø ACST incar dana right issue Rp 600 miliar
Ø ACST raih kontrak baru Rp 2,4 triliun
Ø ACST akan bagikan dividen Rp 33,5 per saham
Ø ISSP targetkan penjualan pipa perabot tumbuh 50% YoY
Ø BYAN perpanjang kontrak tambang Rp 1,8 triliun
Ø SUPR lakukan rights issue non HMETD
Ø SDPC Tingkatkan Porsi JKN
Ø Laju Kredit Perbankan Melambat
Ø Pemanufakturan Kendaraan Diundur Lagi
Ø DPR Desak Kemkoninfo Naikkan Tarif Sewa Frekuensi
Ø Pemerintah terbitkan SBSN Rp 6,2 triliun
Ø Serapan anggaran Kemperin hanya 7,9% di 1Q16

sumber
 
Bursa Hari Ini Thursday , 21 Apr 2016

Market Movement


IHSG pasca rebound 2 hari berturut-turut mengalami tekanan jual di sepanjang sesi perdagangan kemarin yang akhirnya ditutup melemah tipis ke level 4.876,6. Investor melakukan aksi profit taking terutama pada saham-saham berbasis sektoral konsumer. Sementara itu, investor asing tercatat masih melakukan selektive buy dengan membukukan transaksi net buy Rp 194 miliar. Untuk hari ini, kami perkirakan IHSG bergerak cenderung sideways dan berfluktuatif dengan kisaran terbatas.

Global Update


Penguatan harga minyak dunia yang signifikan sebesar 3,8% di US$ 42,6 per barrel dan optimisme atas kinerja emiten 1Q16 mendorong laju penguatan bursa AS dan Eropa pada perdagangan tadi malam. Indeks Dow Jones dan S&P 500 ditutup naik tipis sebesar 0,2% dan 0,1% sedangkan indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing menguat 0,9% dan 0,1% ditutup ke level 3.142,5 dan 6.410,3.

News Highlights

Ø WIKA targetkan kontrak strategis Rp 850 miliar
Ø Laba PPRO tumbuh 13% YoY di 1Q16
Ø PTBA incar pendapatan dari listrik
Ø 1Q16, WSKT raih laba bersih Rp 130 M
Ø Capex ASGR Rp400 milliar Tahun Ini
Ø Rupiah Diasumsikan Lebih Kuat dalam RAPBN 2017
Ø BI Rate diprediksi Tetap
Ø RUU Tax Amnesty selesai Mei 2016

sumber
 
Bursa Hari Ini Monday , 25 Apr 2016

Market Movement


IHSG ditutup menguat tipis di akhir pekan ke 4.914,7. Investor asing masih tercatat pada posisi beli bersih, dengan nilai transaksi mencapai Rp339 miliar di seluruh pasar. Dari 10 sektor, saham-saham yang berhasil menguat antaralain saham konsumer, infrastruktur, dan perbankan. Nilai tukar Rupiah terhadap USD melemah tipis ke level Rp13.194,0 (-0,3%). Bursa Asia di akhir pekan bergerak mixed mayoritas melemah, hanya bursa saham Jepang dan Shanghai yang ditutup positif. IHSG mengawali pekan ini diprediksi bergerak positif.

Global Update

Pasar saham AS ditutup mixed, dengan indeks Nasdaq terkoreksi cukup dalam hingga 0,8% ke level 4.906,2 akibat rilisnya data kinerja 1Q16 emiten teknologi seperti Microsoft dan Alphabet yang mengecewakan. Meski demikian, rebound nya harga minyak mentah yang membawa saham-saham energi dan perbankan ikut positif, membawa indeks Dow Jones dan S&P500 flat masing-masing ditutup pada level 18.003,8 (+0,1%) dan 2.091,6 (+0,0%). Sementara itu bursa saham Eropa di akhir pekan negatif, pelemahan dipimpin oleh saham-saham otomotif seperti Daimler (-5,1%), Volkswagen (-1,3%) dan Peugeot (-1,7%). Indeks Stoxx50 dan FTSE 100 kompak turun masing-masing 0,3% ke 3.141,1 dan 6.310,4 (-1,1%).

News Highlights

Ø INDY siapkan capex US$ 40,7 juta
Ø TLKM siapkan capex Rp 28 triliun
Ø TLKM bagikan dividen Rp 9 triliun
Ø Tahun 2015, SCPI raup laba Rp 193,32 miliar
Ø Laba bersih PPRO 1Q16 Rp 90,6 miliar
Ø WOMF akan emisi obligasi Rp 4,5 triliun
Ø SMGR Targetkan Pertumbuhan Volume 9,6%
Ø Megapower Makmur Siap IPO
Ø BKSL Targetkan Recurring Income Capai 20%
Ø Harga gas alam tumbuh tertinggi
Ø PPh Final UMKM akan diturunkan ke 0,25%
Ø Ekonomi RI 1Q16 diperkirakan tumbuh 5,1%-5,2%
Ø Neraca Pembayaran RI diperkirakan terjadi defisit
Ø Penurunan harga pangan akan dorong deflasi April

Pesimistis, BI lebarkan target pertumbuhan kredit

sumber
 
Bursa Hari Ini Tuesday , 26 Apr 2016

Market Movement


Seiring dengan pelemahan bursa Asia kemarin, IHSG terkoreksi cukup dalam di awal pekan, turun dari level 4.900-an ke 4.878,9 akibat aksi profit taking yang didominasi investor domestik. Sementara itu investor asing masih tercatat di posisi beli bersih dengan nilai mencapai Rp118,3 miliar di seluruh pasar. Hanya saham sektor infrastruktur, industri dasar dan pertambangan yang berhasil ditutup positif, sementara saham sektor perbankan, perkebunan, dan konsumer menjadi sasaran utama aksi jual. Nilai tukar Rupiah terhadap USD ditutup stabil pada level Rp13.199. Hari ini IHSG kami prediksi masih dalam berpotensi melemah di tengah penantian data 1Q16 sejumlah emiten yang mulai dirilis pekan ini.

Global Update

Bursa saham AS dan Eropa kompak negatif mengawali pekan terakhir di bulan April, di tengah wait and see pasar terhadap hasil meeting the Fed dan Bank of Japan, ditambah dengan harga minyak mentah Brent yang lagi-lagi jatuh hingga 3,4% ke US$41,2/ barel. The Fed bulan ini diprediksi masih akan menahan suku bunga acuannya. Indeks Dow Jones, S&P500 dan Nasdaq turun tipis di level 17.977,2 (0,1%), 2.087,8 (-0,2%), dan 4.895,8 (-0,2%). Sementara indeks acuan saham Eropa seperti Stoxx50 dan FTSE100 masing-masing turun ke elvel 3.117,6 atau turun 0,7% dan 6.260,9, turun 0,8%.

Result Update


BBTN - Netral TP Rp 1.700,-

Ø Kualitas aset membaik di 1Q16, anomaly terhadap seasonal NPL nya
Ø Kinerja 1Q16 inline dengan ekspektasi
Ø Netral rating – TP Rp 1.700,-

News Highlights

Ø Laba Bersih ASGR 1Q16 Turun 8,33%
Ø WSKT dapat proyek Pelabuhan Belawan Rp683,88 M
Ø UNTR bagikan dividen hingga Rp 2,6 triliun
Ø 1Q16, penjualan UNTR masih turun
Ø UNTR Gencar Cari Proyek Pembangkit Listrik
Ø BUMI Mauski Masa PKPU
Ø Moratorium lahan untungkan emiten perkebunan
Ø Belanja pemerintah belum sesuai harapan

Komitmen investasi 1Q16 naik 17,6% YoY

sumber
 
Bursa Hari Ini Wednesday, 27 Apr 2016

Market Movement


IHSG kembali anjlok, turun hingga 1,3% ke level 4.814,1 akibat maraknya aksi jual saham-saham perbankan oleh investor asing akibat meningkatnya risiko NPL dan NIM bank yang turun. Selain itu, saham-saham infrastruktur dan konsumer juga menjadi sasaran aksi jual dan terkoreksi paling dalam di bursa. Hanya saham-saham perkebunan dan perdagangan yang berhasil menguat. Secara keseluruhan, nilai jual bersih investor asing mencapai Rp812,4 miliar. Nilai tukar Rupiah terhadap USD masih stabil di level Rp13.205. Hari ini, IHSG kami prediksi berpeluang rebound terutama didorong harga minyak yang semalam terdorong hingga 6,8%.

Global Update

Pasar saham AS semalam ditutup flat menyusul data ekonomi AS yang masih lesu dan penantian pasar akan hasil pertemuan the Fed dan juga Bank of Japan serta data kinerja 1Q16 emiten. Indeks Dow Jones, S&P500 ditutup flat masing-masing di level 17.990,3 (+0,1%) dan 2.091,7 (+0,2%), sementara Nasdaq turun tipis 0,2% ke level 4.888,3. Sementara itu, bursa saham Eropa berhasil menguat tipis dipicu oleh kinerja 1Q16 yang memuaskan seperti Standard Chartered (+9,8%), BP Plc (+4,3%) dan Swedbank AB (+3%), meskipun indeks masih tertahan sikap wait-and-see investor terhadap hasil pertemuan the Fed dan BoJ. Indeks Stoxx50 flat di level 3.121,3 (+0,1%) dan 6.284,5 (+0,4%).

Result Update

LPPF - Netral TP Rp 19.000,-

Ø In line result, SSSG kuat
Ø Margin profitablilitas membaik berkat sales mix
Ø Netral rating – TP Rp 19.000,-

News Highlights

Ø MARI tambah stasiun radio di Jakarta
Ø 1Q16, laba bersih ACST melonjak 58%
Ø Laba AKRA turun 18,95% YoY di 1Q16
Ø 1Q16, BNLI catat kerugian Rp 318,1 M
Ø BOLT bukukan kenaikan laba 63,91% di 1Q16
Ø Laba bersih 1Q16 ASGR terkoreksi 8,3%
Ø JSMR-WSKT bentuk perusahaan patungan
Ø ASII bukukan laba bersih 1Q16 Rp 3,1 triliun
Ø SRIL akan akuisisi produsen garmen
Ø BNBR restrukturisasi pinjaman Rp 990,7 miliar

Kementerian PUPR Realisasikan Anggaran Belanja Rp12,5 triliun

sumber
 
Rekomendasi Mingguan Lautandhana 9 Mei 2016

IHSG berada dalam tekanan jual investor asing yang telah mencatat nett sell sebesar Rp1,51 triliun hanya dalam 3 hari pertama bulan ini. Namun demikian IHSG masih mampu bertahan diatas level psikologis 4.800 karena rotasi saham-saham super big-caps dan rally saham-saham komoditas dan saham lainnya pasca rilis laporan keuangan kuartal I 2016. Selain itu investor juga mulai dapat beradaptasi dengan penerapan fraksi harga baru yang lebih agresif baik saat harga naik maupun turun.

Sementara itu rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2016 yang ternyata dibawah target pemerintah dan konsensus pasar ikut menambah tekanan terhadap indeks meskipun berhasil rebound sebelum tutup bursa akhir pekan lalu. Kinerja makro ekonomi melemah dalam terms quarter on quarter namun masih lebih baik secara year on year. Rendahnya penyerapan anggaran belanja pemerintah menjadi salah satu pemicu rendahnya pertumbuhan selain melemahnya realisasi investasi.

Kedepan prospek pertumbuhan ekonomi domestik diprediksi akan lebih baik karena penyerapan anggaran pemerintah yang lebih tinggi, meningkatnya konsumsi masyarakat pasca penurunan harga BBM dan naiknya batas PTKP serta menjelang bulan ramadhan. Adapun realisasi investasi juga diperkirakan meningkat setelah beragam insentif ekonomi dalam banyak paket kebijakan ekonomi mulai dapat diimplementasikan oleh pelaku ekonomi.

Berikut adalah tabel saham pilihan Lautandhana untuk rekomendasi pekan ini:

selengkapnya
 
Bursa Hari Ini 09 Mei 2016

Global Update

Bursa AS dan Eropa ditutup menguat terbatas pada perdagangan akhir pekan ditopang oleh lonjakan harga minyak dunia sebesar 0,8% akibat adanya potensi kenaikan persediaan akibat kebakaran yang terjadi di Kanada. Sementara itu, data ketenagakerjaan menunjukan kinerja dibawah ekspektasi ekonomis dimana data US non-farm payrolls meningkat sebanyal 160 ribu di bulan April jauh dibawah ekspektasi ekonom sebesar 200 ribu.

News Highlights

Ø NELY bagikan dividen 2015 Rp 9,4 M
Ø KPIG Alokasikan Belanja Modal Rp 1,2 T
Ø KRAS kembangkan Produk Hilir
Ø Lepas asset kapal, Laba SOCI Anjlok 75,41%
Ø BHIT Akusisi Consumer Goods
Ø PTPP Perkuat Lini Pembangkit Listrik
Ø 1Q16, CTRA bukukan marketing sales Rp 1,1 T
Ø 1Q16, SMCB bukukan penjualan sebesar Rp 2,45 T
Ø ELSA siapkan capex Rp 500 M
Ø PPN Final Bisa Dibawah 3%

sumber
 
Bursa Hari Ini Wednesday, 11 May 2016

Market Movement


IHSG pada perdagangan kemarin berhasil mengalami penguatan terbatas 0,3% ke level 4.763,1 pasca seharian mengalami tekanan jual investor yang bersikap menanti hasil pertemuan Presiden Joko Widodo dan lembaga pemeringkat S&P untuk mendapatkan peringkat investment grade. Investor asing tercatat masih melakukan transaksi net sell senilai Rp 102 miliar, menyusut signifikan dibandingkan sebelumnya. Hari ini, IHSG kami perkirakan bergerak naik mengekor sentimen positif penguatan bursa global yang didorong oleh reboundnya harga minyak dunia.

Global Update

Bursa AS dan Eropa pada perdagangan tadi malam ditutup serentak menguat signifikan dimotori oleh lonjakan harga minyak dunia sebesar 2,7% di US$ 44,6 per barrel dan rally signifikan saham Amazon 3,4% ke level tertingginya US$ 703 pasca dinaikkannya target harga saham Amazon di US$ 1,000. Indeks Dow Jones, S&P dan Nasdaq kompak ditutup naik signifikan masing-masing sebesar 1,3%; 1,2% dan 1,3%. Sementara itu, indeks FTSE 100 dan DJ Euro Stoxx juga terimbas sentimen positif bursa AS yang ditutup menguat sebesar 0,7% dan 0,8.

News Highlights

Ø JSMR peroleh tender tol senilai Rp 24,75 triliun
Ø BHIT patok harga right issue Rp 185 per saham
Ø UNVR serap capex Rp 425 miliar di 1Q16
Ø CTRA akan rilis proyek baru Rp 1 M di Batam
Ø SRTG bersiap buyback saham lagi
Ø INTP bagi dividen Rp 415 per saham
Ø EXCL dan ISAT bikin usaha patungan senilai Rp 10 M
Ø Bunga Rendah, Penyaluran Kredit UMK Melonjak
Ø Kemenperin Optimis Manufaktur Tumbuh di atas 5%
Ø Pemerintah terbitkan SUN Rp 6,2 triliun
Ø Realisasi defisit APBN membesar
Ø Cadangan devisa April US$ 107,7 miliar

sumber
 
Bursa Hari Ini Monday , 16 May 2016

Market Movement


Akhir pekan lalu, IHSG diakhiri negatif, turun hingga 0,9% sejalan dengan pelemahan bursa Asia. Dana asing yang keluar dari lantai bursa tercatat hingga Rp341 miliar di seluruh pasar. Dari sisi sektoral, seluruh indeks sektoral kompak melemah, dengan koreksi paling dalam terjadi di sektor industri dasar dan aneka industri. Nilai tukar Rupiah terhadap USD juga ikut melemah 0,2% ke level Rp13.325,0. Mengawali pekan ini, IHSG diprediksi masih negatif akibat maraknya sentimen negatif dari lemahnya bursa global yang dipicu kekuatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global serta harga minyak dunia yang turun 1% ke level US$46,2/ barel.

Global Update

Pasar saham AS ditutup melemah dipicu kekuatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global, naiknya data pengangguran AS di bulan April, lemahnya harga minyak dunia, kinerja beberapa emiten di periode 1Q16 yang mengecewakan, serta prospek kenaikan suku bunga Fed. Indeks Dow Jones, S&P500 dan Nasdaq kompak melemah, masing-masing ditutup di level 17.535,3 (-1%), 2.046,6 (-0,8%) dan 4.717,7 (-0,4%). Sebaliknya, bursa Eropa menguat, salah satunya berkat data penjualan ritel AS yang lebih baik dari perkiraan yang memicu optimisme kesehatan pertumbuhan ekonomi AS. Indeks Stoxx50 dan FTSE 100 masing-masing ditutup positif di level 2.956,6 (+0,7%) dan 6.138,5 (+0,6%).

Result Update

BMRI (Under Review)

Ø NPL memburuk, laba bersih anjlok
Ø NIM naik akibat turunnya suku bunga deposito
Ø Under Review

News Highlights

Ø Serapan capex SMGR mencapai 22% di 1Q16
Ø BBTN terangkat sentimen penurunan bunga kredit
Ø TOTO terkena imbas reklamasi yang ditunda
Ø SMGR Bagi Dividen Rp1,81 T
Ø APLN resmi hentikan reklamasi Pulau G
Ø ADHI Gapai Kontrak Baru per April Rp4,7 T

BI memprediksi Neraca Perdagangan Surplus di April 2016

sumber
 
Bursa Hari Ini Friday , 20 May 2016

Market Movement


Perdagangan hari Kamis ditutup oleh anjloknya IHSG hingga 0,6% ke 4.704,2, setelah seharian melemah, sejalan dengan negatifnya bursa Asia. Mayoritas indeks sektoral kembali melemah, terutama saham infrastruktur, pertambangan, dan konsumer. Sementara itu saham-saham yang berhasil menguat hanya sektor perbankan dan perdagangan. Investor asing kembali tercatat di posisi jual bersih, dengan transaksi hampir Rp700 miliar di seluruh pasar. Nilai tukar Rupiah terkoreksi cukup dalam hingga 1,4%ke level Rp13.565, yang diakibatkan keyakinan Fed akan adanya kesempatan menaikkan Fed rate pada Juni 2016. Hal ini berdampak pada mata uang hampir seluruh negara di dunia melemah terhadap dolar. Jelang akhir pekan ini, IHSG berpotensi kembali negatif imbas dari kembali melemahnya bursa global semalam yang dipicu kemungkinan kenaikan Fed rate. Di sisi lain, BI kembali memutuskan untuk menahan BI rate di 6,75%.

Global Update

Bursa saham AS dan Eropa kompak melemah, pasar masih dilanda kekuatiran kenaikan Fed rate pada Juni mendatang yang dinilai akan memberatkan pertumbuhan ekonomi global saat ini. Rencana kenaikan suku bunga acuan ini membuat mata uang USD menguat terhadap hampir seluruh mata uang dunia, sementara harga komoditas melemah, juga menekan perusahaan-perusahaan multinasional yang penjualan internasionalnya dipengaruhi oleh nilai tukar USD. Indeks Dow Jonse, S&P500 dan Nasdaq masing-masing ditutup pada level 17.435,4 (-0,5%), 2.040 (-0,4%) dan 4.712,5 (-0,6%). Sementara indeks acuan Eropa seperti Stoxx50 dan FTSE 100 terkoreksi lebih dalam, masing-masing ditutup pada level 2.919,2 (-1,3%) dan 6.053,4 (-1,8%).

Economic Update

BI tahan BI rate di 6,75%

Ø BI rate tetap di 6,75%
Ø Faktor eksternal perlambatan ekonomi global 2016
Ø Defisit transaksi berjalan 1Q16 membaik Rupiah yang relative stabil
Ø Inflasi terjada di level yang rendah

Sistem ketahanan perbankan masih solid dibayangi perburukan NPL


News Highlights

Ø SRIL menargetkan penjualan tahun ini tumbuh 8%
Ø ROTI Anggarkan Capex Rp335 M
Ø ROTI bagi dividen Rp 53,7 miliar
Ø Konsorsium BSDE finalisasi pinjaman Rp 4,2 triliun
Ø BSDE bagi dividen Rp 5 per saham
Ø PWON targetkan dana rights issue Rp 2,47 triliun
Ø Albizia Capital kuasai 14,61% saham CSAP
Ø 1Q16, Penjualan MLBI naik 41% YoY

DUTI targekan pertumbuhan laba bersih 17% tahun 2016

sumber
 
Bursa Hari Ini Monday , 23 May 2016

Market Movement

IHSG berhasil menguat terbatas sebanyak 0,16% ke posisi 4.711,8.Terdapat 6 sektor yang menguat di perdaganan akhir pekan kemarin yang dipimpin oleh penguatan sektor aneka industri.Investor asing tercatat melakukan net foreign buysebesar Rp 114,9 miliar. IHSG mengekor jalannya perdagangan bursa regional yang juga bergerak positif. Kami melihat penguatan yang terjadi di Bursa AS pada akhir pekan kemarin mungkin dapat menjadi katalis positif bagi bursa IHSG untuk dapat menguat di awal pekan ini.

Global Update

Bursa AS berhasil ditutup positif pada perdagangan Jumat pekan kemarin didorong oleh penguatan saham sektor teknologi seperti Applied Technolog dan Apple Inc. Sentimen naiknya suku bunga acuan The Fed kembali menguat dan banyak investor yang memprediksi suku bunga acuan akan naik di Juni 2016. Pada perdagangan Jumat, indeks Dow Jones naik 65,54 poin (0,38%) ke 17.500,94. Indeks S&P 500 naik 12,28 poin (0,6%) ke 2.052,32. Indeks Nasdaq Composite naik 57,03 poin (1,21%) ke 4.769,56.Begitu juga denganbursa Eropa ditutupmenguatdimana bursa acuan Stoxx tutup pada level 2.962,2naik 1,5% dan FTSE 100 tutup naik 1,7%padalevel 6.156,3.

News Highlights

Ø SSIA Tunda Garap Lahan Di Subang
Ø SMRA bangun kawasan terpadu di Karawang
Ø UNTR beri pinjaman Rp 1 T ke SAN Finance
Ø RODA fokus di proyek Apartement lama
Ø BBNI beri pinjaman ke SMBR sebesar Rp1,5 T
Ø MEDC siapkan obligasi Rp 2 triliun
Ø ABMM divestasi 25% Sumberdaya Sewatama
Ø CTRP peroleh pinjaman Rp 1,4 triliun
Ø TOWR tahan laba untuk melunasi menara
Ø Lepas 30% Saham, Pertamedika Incar Dana Rp1 triliun
Ø WSKT Pinjami Anak Usaha Rp300 miliar
Ø Alasan RI perlu ikut Uni Ekonomi Eurasia
Ø BI yakin defisit transaksi berjalan 2016 turun
Ø Utang Luar Negeri Masih Aman

sumber
 
Berita Emiten Monday , 23 May 2016

SSIA tunda proyek lahan di Subang


SSIA berencana menunda pengembangan lahan di Subang menyusul proses pembebasan lahan yang diperkirakan akan memakan waktu panjang.

SMRA bangun kawasan terpadu di Karawang

SMRA mencanangkan pengembangan wilayah terpadu yang ada di Karawang, jawa Barat, bertajuk SEKAR (Summarecon Emerald Karawang). Nantinya, kawasan ini akan dibangun menjadi kawasan properti terpadu.

UNTR beri pinjaman Rp 1T ke SAN Finance

UNTR memberikan pinjaman ke perusahaan afiliasinya, PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) sebesar Rp 1 triliun. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja SANF,termasuk untuk pemberian pembiayaan alat-alat berat kepada pelanggan UNTR yang membeli alat berat dari SANF.

RODA fokus di proyek Apartement lama


RODA akan fokus meneruskan proyek Apartemen Menteng 37 dan Apartemen Signature Park Grande pada tahun 2016 dan belum fokus menggarap proyek baru.

BBNI beri pinjaman ke SMBR sebesar Rp1,5 T

BBNI dan PT Bank Sumsel Babel menyalurkan kredit sindikasi pada SMBR senilai maksimal Rp1,5 triliun yang akan digunakan untuk mendanai pembangunan Pabrik Baturaja II dengan kapasitas produksi 1,75 juta ton semen per tahun.

MEDC siapkan obligasi Rp 2 triliun

MEDC berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun di 1H16 yang akan digunakan untuk membiayai kebutuhan ekspansi usaha dan refinancing pinjaman.

ABMM divestasi 25% Sumberdaya Sewatama

ABMM berencana melakukan divestasi anak perusahaannya, PT Sumberdaya Sewatama sebanyak 25% kepada mitra strategis melalui penerbitan obligasi wajib konversi. Hingga 2020, Sumberdaya Sewatama berencana membangun pembangkit listrik berkapasitas 1.750 MW dimana sebanyak 1.506 merupakan PLTU berbahan bajar batubara.

CTRP peroleh pinjaman Rp 1,4 triliun

CTRP melalui anak perusahaannya, PT Saranenka Indahpancar memperoleh pinjaman perbankan senilai total Rp 1,4 triliun yang akan digunakan untuk membiayai konstruksi Ciputra World 2 Jakarta dengan nilai investasi Rp 3,3 triliun.

TOWR tahan laba untuk melunasi menara

TOWR memutuskan tidak membagikan dividen tahun buku 2015 dan akan memakainya untuk melunasi akuisisi 2.500 menara EXCL. Tenggat pembayaran berakhir pada Juni 2016. Kebijakan TOWR menahan laba diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung Jumat (20/5). Pada 2015, TOWR meraih laba Rp 2,96 triliun, naik 190% YoY dibanding laba 2014 senilai Rp 1,02 triliun dan pendapatan naik 9% YoY menjadi Rp 4,47 triliun.

Lepas 30% Saham, Pertamedika Incar Dana Rp1 triliun

PT Pertamina Bina Medika atau Pertamedika, anak usaha PT Pertamina (Persero) di bidang fasilitas kesehatan, berencana melakukan IPO dengan target dana Rp800 miliar-Rp1 trilun pada 2017, dengan melepas 30% saham perseroan. Dana yang diperoleh dari IPO itu akan digunakan untuk akuisisi rumah sakit. Pertamedika saat ini telah mengelola sejumlah rumah sakit di Indonesia, serta memiliki kegiatan usaha di bidang poliklinik dan akademi keperawatan. Perseroan nantinya akan bekerjasama dengan RS BUMN lainnya dalam holding RS BUMN yang diharapkan dapat segera terbentuk pada 2016.

WSKT Pinjami Anak Usaha Rp300 miliar

WSKT memberikan pinjaman kepada anak usaha perseroan, PT Waskita Toll Road (WTR) senilai Rp300 miliar dengan bunga sebesar 9,5% p.a dan jangka waktu 7 bulan. Selain itu, WSKT berencana melakukan divestasi 30-40% sahamnya di WTR dalam waktu dekat ini dengan target raihan dana Rp4 triliun.
 
Bursa Hari Ini Tuesday , 24 May 2016

Market Movement


IHSG berhasil kembali menguat di perdagangan awal pekan ini sebanyak 0,67% ke posisi 4.743,6.Hanya terdapat dua sektoral yang melemah disaat keseluruhan sektor menguat dengan penguatan terbesar di sektor infrastruktur dan pelemahan terbesar di sektor industri dasar.Investor asing tercatat melakukan net foreign buysebesar Rp 177,2 miliar. Aksi positif bursa IHSG kembali seirama dengan penguatan di berbagai pasar regional Bursa Asia.Perdagangan hari ini diprediksi akan cenderung melemah dan stagnan dipicu oleh pelemahan bursa global.

Global Update

Bursa AS ditutup melemah pada perdagangan awal pekan ini didorong oleh aksi kekhawatiran isu kenaikan suku bunga acuan The Fed pada awal Juni mendatang. Kenaikan saham Apple Inc masih belum mampu menaikkan indeks bursa secara keseluruhan. Indeks Dow Jones turun 0,05% ke 17.492,93. Indeks S&P 500 turun 0,21% ke 2.048,04. Indeks Nasdaq Composite turun 0,08% ke 4.765,78.Begitu juga denganbursa Eropa ditutupmelemahdimana bursa acuan Stoxx tutup pada level 2.932,9turun 1,0% dan FTSE 100 tutup turun 0,3%padalevel 6.136,4.

News Highlights

Ø SRIL terbitkan Surat Utang Rp5,7 T
Ø Utang BUMI sekitar Rp100 T
Ø MSKY Cetak Laba Rp121 M di 1Q16
Ø RANC targetkan pertumbuhan pendapatan 12% tahun 2016
Ø MBAP Targetkan 4 Juta Ton Batu Bara
Ø DILD incar marketing sales Rp 2,5 triliun
Ø MPPA catatkan rugi bersih Rp 123 miliar di 1Q16
Ø Siba Group IPO 2017
Ø MTLA Raih Rp518 miliar
Ø Iran Tolak Kurangi Produksi Minyak
Ø Pemanfaatan Kapasitas Produksi Semen Tak Maksimal
Ø BI mengawasi lonjakan harga efek La Nina

Potensi Penerimaan Tax Amnesty Rp165 tirliun

sumber
 
Bursa Hari Ini Wednesday, 25 May 2016

Market Movement


Setelah dua hari menguat berturut-turut, IHSGakhirnya melemah sebanyak 0,69% ke posisi 4.710,8.Hanya terdapat dua sektoral yang menguat disaat keseluruhan sektor melemah dengan pelemahan tertinggi di sektor agrikultur dan konsumer.Investor asing tercatat melakukan net foreign buyhanya sebesar Rp 51,5 miliar. Pelemahan bursa IHSG beriringan dengan pelemahan bursa regional Asia yang rata-rata turun pada kisaran 0,75%.Kami memprediksi jalannya perdagangan hari ini akan kembali menguat ditengah pemberitaan Bank Indonesia yang akan melonggarkan kebijakan LTV (Loan to Value) Bank untuk memberikan KPR kepada masyarakat. Kami melihat saham-saham di sektor perbankan dan properti akan merespon pemberitaan positif ini.

Global Update

Bursa AS berhasil rebound setelah kemarin mengalami pelemahan. Saham bank dan teknologi mengalami penguatan setelah muncul optimisme kuat atas kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed.Penguatan pada perdagangan kemarin juga didukung oleh keluarnya data penjualan rumah yang naik ke tingkat tertinggi AS dalam 8 tahun terakhir. Indeks Dow Jones naik 1,22% ke 17.706,05. Indeks S&P 500 naik 1,37% ke 2.076,06. Sementara indeks Nasdaq naik 2% ke 4.861,06.Begitu juga denganbursa Eropa ditutupmenguat dipicu oleh turunnya nilai mata uang Euro sebesar 0,7% dimana ini menguntungkan bagi perusahaan Eropa yang mengekspor ke Amerika. Bursa acuan Stoxx tutup pada level 3.010,1 naik2,6% dan FTSE 100 tutup naik 1,3%padalevel 6.219,3.

News Highlights

Ø MEDC Perpanjang Buyback & Rights Issue Rp4,6 T
Ø TOBA Siapkan Belanja Modal Rp130 M
Ø CITA Resmikan Pabrik Pengolahan dan Pemurnian Alumina
Ø LPCK Optimistis Kawasan Industri Tumbuh 10% YoY
Ø TINS yakin bisa capai target produksi tahun 2016
Ø Bayar utang, DILD terbitkan obligasi Rp 600 M
Ø ISAT siap melunasi obligasi Rp 554 miliar
Ø EKAD Tambah Kapasitas Produksi
Ø PYFA Incar Pertumbuhan 7%
Ø Penjualan SMBR 4M16 Naik 2,65%
Ø Fitch pertahankan investment grade Indonesia
Ø BI akan longgarkan kebijakan LTV KPR Bank

Untuk sementara, Mei 2016 terjadi inflasi 0,1%

sumber
 
Bursa Hari Ini Friday , 27 May 2016

Market Movement


IHSGkembali berada di posisi hijau namun hanya menguat sebanyak 0,2% ke posisi 4.784,6.Enam sektor menguat dipimpin oleh saham sektor tambang dan terdapat 4 sektor yang melemah dipimpin oleh pelemahan terbesar oleh sektor aneka industri.Investor asing tercatat melakukan net foreign buysebesar Rp 274,4 miliar. Bursa regional juga berakhir flat di perdagangan bursa kemarin seiring dengan jalannya Bursa IHSG.Kami memprediksi jalannya perdagangan hari ini akan melemahditengah minimnya katalis positif di pekan ini dan juga aksi wait and see investor hingga kepastian kenaikan suku bunga The Fed pada awal bulan Juni 2016 ini.

Global Update

Bursa AS berakhir negatif dan stagnan di perdagangan kemarin. Investor mekakukan aksi aman pada perdagangan kemarin dimana bursa sudah naik 2% dalam 2 hari sebelumnya. Pelaku pasar juga tetap menanti kepastian kenaikan suku bunga acuan The Fed pada awal bulan Juni 2016. Indeks Dow Jones turun 23,22 poin (0,13%) ke 17.828,29. Indeks S&P 500 turun 0,02% ke 2.090,1. Indeks Nasdaq Composite naik 0,14% ke 4.901,77.Begitu juga denganbursa Eropa ditutupstagnandimana bursa acuan Stoxx tutup pada level 3.071,2 naik 0,3% dan FTSE 100 tutup stagnan padalevel 6.265,7.

News Highlights

Ø LPPF siapkan capex senilai Rp 450 miliar
Ø DUTI akan luncurkan 5-10 kluster baru tahun ini
Ø 70% laba bersih LPPF dialokasikan untuk dividen
Ø ADHI Harapkan LRT
Ø TOBA Bidik Proyek PLTU US$260 Juta
Ø Tax amnesty harus mampu dorong repatriasi modal
Ø Kepatuhan hedging korporasi meningkat

Surplus BI dari operasi moneter Rp 61 triliun

sumber
 
Bursa Hari Ini Monday , 30 May 2016

Market Movement


IHSG pada kahir pekan ditutup menguat sebesar 0,6% di level 4.814,7 didorong oleh aksi borong saham investor atas saham-saham sektoral indeks aneka industri, industri dasar dan konstruksi. Hanya tercatat satu sektoral yang ditutup terkoreksi yakni sektoral pertambangan. Investor asing membukukan transaksi net buy senilai Rp 362 miliar. IHSG awal pekan ini kami perkirakan bergerak cenderung bervariasi dalam kisaran yang terbatas.

Global Update

Bursa AS dan Eropa di perdagangan akhir pekan ditutup menguat dalam kisaran yang terbatas dimana indeks Dow Jones, S&P 500, DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 masing-masing naik 0,3%; 0,4%; 0,2% dan 0,1%. Rencana The Fed akan segera melakukan penaikkan FFR dalam waktu dekat pada bulan Juni mendatang mendorong penguatan mata uang US$ akibat meningkatnya imbal hasil dan adanya optimisme membaiknya ekonomi AS.

News Highlights

Ø WTON kantongi kontrak baru Rp 1,5 triliun
Ø LPKR kantongi marketing sales Rp 328 miliar
Ø Kontrak baru WIKA 6M116 diproyeksi Rp 12,6 triliun
Ø MIKA bagi dividen Rp 25 per saham
Ø ASRI catat marketing sales sebesar Rp 418 M
Ø SUPR jajaki pinjaman senilai US$ 311 juta
Ø AMRT Incar Pertumbuhan di atas 16%
Ø Konsumsi Tekstil Diprediksi Turun
Ø 2Q16, pertumbuhan ekonomi diprediksi di atas 5%

sumber
 
Bursa Hari Ini Tuesday , 31 May 2016

Market Movement


IHSG pada perdagangan akhir pekan ditutup menguat dalam rentang yang terbatas berada pada level 4.836,0. Penguatan IHSG sendiri dibayangi oleh aksi tekanan jual investor atas saham-saham sektoral infrastruktur. Aksi borong saham sektorl keuangan menjadi motor penguatan IHSG tersebut. Investor asing sendiri tercata membukukan transaksi net buy senilai Rp 575 miliar. IHSG hari ini kami perkirakan bergerak cenderung sideways dengan kisaran yang terbatas.

Global Update

Bursa Eropa pada perdagangan awal pekan tadi malam cenderung menguati dalam kisaran yang terbatas. Indeks DJ Euro Stoxx menguat 0,4% untuk ditutup pada level 3.090,0 didorong oleh turunnya inflasi Jerman di bulan Mei 2016 secara tak terduga. Sementara itu, ECB berencana menyiapkan update proyeksi ekonomi Uni Eropa sebagai akibat dari hasil program stimulus fiskal Uni Eropa. Bursa AS tadi malam tidak ada perdagangan karena libur nasional Memorial day.

News Highlights

Ø PPRO realisasikan 35% capex
Ø CTRA raih marketing sales Rp 1,5 T
Ø 1Q16, laba bersih MDLN merosot 65,8%
Ø CSAP gelar rights issue
Ø Northcliff danai ARTI senilai US$ 200 juta
Ø BI segera terbitkan peraturan pasar uang

sumber
 
Bursa Hari Ini Wednesday, 01 Jun 2016

Market Movement


IHSG pada perdagangan kemarin mengalamiu koreksi cukup signifikan sebesar 0,8% di level 4.796,9 akibat marak aksi tekanan jual investor terutama saham-saham sektorl perkebunan, keuangan dan aneka industri. Aksi selective buy menyasar pada saham-saham sektoral infrastruktur sebagai salah satu sektoral IHSG yang ditutup menguat. Asing masih melakukan transaksi netbuy Rp 379 miliar. IHSG hari ini kami perkirakan masih bergerak dalam tren koreksi sejalan dengan terkoreksinya bursa regional menanti rencana The Fed untuk menaikkan FFR.

Global Update

Bursa AS dan Eropa pada perdagangan tadi malam ditutup terkoreksi dimana investor cenderung menanti data ketanagakerjaan AS yang akan dirilis pada akhir pekan ini sebagai acuan untuk kepastian rencana penaikkan FFR oleh The Fed di bulan Juni ini. Belanja konsumis AS di bulan April mencatatkan rekor tertinggi dalam 6 bulan terakhir dimana konsumen AS mulai melakukan pembelian kendaraan. Sementara itu, harga minyak dunia tercatat turun terbatas sebesar 0,5% di US$ 49,1 per barrel menanti pertemuan OPEC pekan ini.

News Highlights

Ø KBLM siapkan investasi USD750 Ribu
Ø WSKT peroleh pinjaman perbankan Rp 4,4 triliun
Ø TOWR divestasi 100% saham Protelindo Netherlands BV
Ø MPMX siapkan capex Rp 700 miliar
Ø CTRA berencana terbitkan DIRE sebesar Rp 15 triliun
Ø PPRO terbitkan obligasi Rp 600 miliar di 1H16
Ø AALI tetapkan harga rights issue Rp 11.425/Saham
Ø TMPO Akan Rights Issue
Ø Duta Intidaya Targetkan Rp90 miliar dari IPO
Ø Pemerintah ajukan RAPBNP 2016 pekan ini
Ø Pemerintah Tetapkan Harga Patokan Gula dan Bawang

sumber
 
Berita Emiten Wednesday, 01 Jun 2016

KBLM siapkan investasi USD750 Ribu


KBLM berencana menyiapkan dana investasi tambahan senilai US$ 750 ribu yang akan digunakan untuk perluasan jenis produk, peningkatan kualitas dan penambahan mesin sejalan dengan kebutuhan kabel nasional yang terus meningkat.

WSKT peroleh pinjaman perbankan Rp 4,4 triliun

WSKT memperoleh pinjaman perbankan dari BBRI dan BBCA senilai total Rp 4,4 triliun yang akan digunakan untuk membiayai kebutuhan capex perseroan tahun ini senilai Rp 10 triliun dimana senilai Rp 8 triliun untuk membiayai ekspansi jalan tol.

TOWR divestasi 100% saham Protelindo Netherlands BV

TOWR melalui Protelindo Luxembourg Sarl bersama dengan Management Tower Europe Sarl akan melakukan divestasi 100% kepemilikan saham di Protelindo Netherlands BV kepada Cellnex Telecom SA senilai total EUR 109 juta setara dengan Rp 1,65 triliun. Protelindo Luxembourg dan Management Tower Europe masing-masing menguasai saham sebesar 56% dan 44% di Protelindo Netherlands.

MPMX siapkan capex Rp 700 miliar

MPMX menyiapkan dana capex senilai Rp 700 miliar yang akan digunakan untuk pembelian mobil rental baru, pembangunan pabrik di Cilegon, Jawa Barat dan pembangunan gudang di Jawa Timur. Keseluruhan dana capex akan didanai dari kas internal perseroan.

CTRA berencana terbitkan DIRE sebesar Rp 15 triliun

CTRA berencana untuk menerbitkan DIRE sebagai salah satu alternatif pendanaan tahun ini dimana total aset komersial perseroan yang berpotensi dialihkan ke DIRE mencapai Rp 15 triliun. Sebagian besar aset komersial perseroan yang berpotensi dialihkan ke DIRE ada di Jabodetabek atau sekitar 60% dan sisanya ada di Surabaya, Semarang, dan Bali.

PPRO terbitkan obligasi Rp 600 miliar di 1H16

PPRO berencana menerbitkan obligasi Rp 600 miliar pada Juni 2016 yang akan digunakan untuk pengembangan usaha dan modal kerja perseroan. Obligasi tersebut akan dirilis dua seri dengan jangka waktu tiga tahun dan lima tahun dengan kupon di bawah 10%.

AALI tetapkan harga rights issue Rp 11.425/Saham

AALI melakukan rights issye sebanyak 349,94 juta lembar saham bari dengan harga pelaksanaan Rp 11.425/saham dan rasio 9:2. Total dana yang diperoleh senilai Rp 3,99 triliun yang akan digunakan untuk membayar utang dari fasilitas revolving loan.

TMPO Akan Rights Issue

TMPO berencana menggelar rights issue untuk ekspansi usaha bisnis media massa digital lewat Tempo.co dan bisnis TV melalui Tempo TV dan melunasi utang yang saat ini dimiliki perseroan sebesar Rp100 miliar. Selain berencana rights issue, perseroan akan melakukan spin off terhadap Tempo.co dengan melepas kepemilikan 30-35% saham di Tempo.co dengan target raihan dana Rp150 miliar.

Duta Intidaya Targetkan Rp90 miliar dari IPO

PT Duta Intidaya, peritel produk kesehatan dan kecantikan dengan lisensi tunggal merk Watson berencana melakukan IPO pada 2Q16 ini dengan menerbitkan 478 milir saham baru (23%) dan harag penawaran Rp 170/saham – Rp 190/saham. Total target dana IPO adalah senilai Rp 90 miliar yang akan digunakan untuk untuk pelunasan pinjaman, pendanaan ekspansi gerai baru, modal kerja dan pengembangan e-commerce. Masa bookbuilding berlangsung 31 Mei-6 Juni, pernyataan efektif dari OJK ditargetkan terbit pada 15 Juni 2016, penawaran umum dijadwalkan berlangsung 17-21 Juni dan listing di BEI pada 28 Juni 2016. Penjamin emisi IPO ini adalah Trimegah Securities.
 
Bursa Hari Ini Thursday , 02 Jun 2016

Market Movement


IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat signifikan 0,9% berada pada level 4.839,7. Keseluruhan sektoral tercatat ditutup menguat dipimpin oleh penguatan saham-saham di sektoral konsumer, manufaktur dan aneka industri. Investor asing mulai melakukan aksi profit taking dengan hanya mencatatkan transaksi net buy Rp 34 miliar. IHSG hari ini kami perkirakan bergerak bervariasi dengan kisaran yang terbatas.

Global Update

Bursa AS tadi malam ditutup cenderung menguat namun flat dimana investor masih menanti kemungkinana penaikkan FFR oleh The Fed. Mixednya data ekonomi AS cukup membuat investor bersikap wait and see. Penjualan otomotif AS bulan Mei 2016 mengalami pelemahan sehingga mengerk turun saham-saham General Motors (-3,4%) dan Ford (-2,8%). Sementara itu, bursa Eropa ditutup mengalami koreksi dimana indeks DJ Euro Stoxx dan FTSE 100 melemah masing-masing sebesar 0,8% dan 0,6%.

News Highlights

Ø JKON targetkan kontrak baru 2016 Rp 6,4 T
Ø SSIA jajaki pendanaan sebesar Rp 1,4 T
Ø Northcliff tingkatkan kepemilikan di ARTI
Ø TELE siapkan Rp 400 miliar
Ø Obligasi TBIG diproyeksi berkupon 8,75%-9,5%
Ø 4M16, PPRO baru raih 26% marketing sales
Ø MRAT Bidik Pasar Afrika dan TImur Tengah
Ø Pemerintah siapkan kebijakan pemangkasan pajak UMKM
Ø Mei 2016 inflasi 0,24% MoM
Ø S&P Pertahankan Peringkat Kredit Indonesia

sumber
 
Back
Top