Info dan Tips Jenis Bunga-bunga Login dengan akun Jejaringsosial.com anda Daftar sebuah akun Jejaringsosial.com
 
Go Back   Home > Flora, Pertanian & Perkebunan
Lupa Password?

Gambar Umum Video Umum





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #71   Report Post  

CORAK BARU: Mawar Batik Puring Bangkok

CORAK BARU: Mawar Batik Puring Bangkok
Oleh admin


Tak seperti pendahulunya yang klasik, mawar batik muncul dengan corak beragam. Sementara puring baru daunnya sangat atraktif.
Klik untuk melihat foto lainnya...
HIBRID MAWAR MEMANG TAK TERHITUNG BANYAKNYA.
Kebanyakan diproduksi oleh Belanda. Mawar-mawar itu memang mawar subtropis alias mawar daerah dingin. Kalau ditanam di Indonesia harus di kawasan pegunungan berketinggian di atas 700 m diatas permukaan laut (dpl).

Sebenarnya banyak mawar yang bisa tumbuh di dataran rendah. Corak dan ragamnya juga banyak. Mawar jenis ini umumnya bukan untuk cut flower sebagaimana mawar holland, tetapi untuk pot plant. Salah satunya adalah mawar batik yang dikembangkan Jenny Biwidjaya, kolektor tanaman di Jakarta Timur. Prosesnya sudah lama, ujar Jenny. Pada awalnya hanya mawar biasa, warna merah dan kuning, lantas disilangkan. Hasilnya muncul beragam warna. Mulai dari pink muda, pink tua, merah, dsb. Mereka disilangkan lagi dan diseleksi. Hasilnya adalah mawar hitam dan mawar batik. Pada mawar hitam, kelopaknya berwarna merah sangat tua mendekati hitam.

Berbeda dengan mawar batik. Sejak kuncup sudah terlihat corak batiknya. Ada pink dan putih, serta merah marun dan putih. Begitu mekar, corak batiknya semakin jelas. Kalau diperhatikan, setiap kuntum coraknya berbeda-beda, terang Jenny. Bahkan dalam satu tanaman bisa menghasilkan corak beragam, tidak ada yang sama persis. Bisa dikata, corak macam ini langka.

Biasanya hasil hibrid mawar hanya polos. Atau kalau ada perpaduan warna, hanya pinggirannya. Misalnya mawar putih pinggirnya pink. Ada juga kuning dengan pinggiran merah. Uniknya, mawar batik ini batangnya tidak berduri.

Menurut Jenny, mawar batik bisa ditanam di dataran rendah. Di rumah saya, Cipinang, Jakarta juga bisa berbunga, katanya. Kalau ingin bunganya lebih besar dan warnanya lebih cerah, mesti ditanam di dataran tinggi.

Bibitnya berasal sambung pucuk(grafting). Batang atasnya mawar batik dan pucuknya mawar biasa. Setelah 2-3 bulan, sambungan sudah siap tanam. Medianya berupa campuran sekam bakar, sekam mentah, dan pupuk kandang.

Penyiraman dilakukan sehari dua kali. Pemupukan dengan N-P-K, sebulan sekali. Pupuk kandang diberikan saat pertama kali menanam. Bila perawatan bagus, tanaman bakal lekas berbunga.

TAMPIL ATRAKTIF
Puring (Codiaeum variegatum) agaknya menjadi tanaman pagar favorit. Sosoknya yang rimbun dan tegak bisa menggantikan bentuk pagar tembok. Karena mudah tumbuh dan memasyarakat, puring sering diremehkan.

Namun tidak demikian dengan beberapa puring corak baru ini. Sebut saja puring apel, puring jengkol, puring dasi, puring keris, dan puring oscar. Namanya memang masih nama dagang. Mereka itu merupakan hasil persilangan.

Puring jenis ini didatangkan dari Bangkok setahun lalu, kata Dedy Supriyadi, kolektor puring di Rawa Belong, Jakarta. Awalnya hanya batang atas, lantas disambung dengan puring biasa sebagai batang bawahnya. Tiga bulan kemudian, batang atas dan batang bawah menyatu. Jadilah bibit puring setinggi 20 cm, dibandrol Rp 150.000. Menurut Dedy, puring apel dan kura-kura diperbanyak dengan cara sambung dan cangkok. Untuk mencangkok, butuh waktu 2 bulan hingga akar tumbuh dan siap tanam.

Perihal media, pemilik Safira Flora ini mencampur sekam bakar, sekam mentah, kotoran kambing dan tanah bakar. Intinya, media tidak padat.

Puring tahan sinar matahari lang-sung. Agar daunnya bagus, pemupukan perlu dilakukan. Enam bulan sekali dengan slow realease fertilizer alias pupuk yang tidak gampang larut. Pupuk jenis ini lebih awet dan lebih hemat. Karna ulat sering makan daun puring, meski jarang terjadi. *


Jenis-Jenis Puring Anyar

PURING APEL
Dinamai apel karena bentuk daunnya bulat dengan bagian ujung daun agak berlekuk, mirip buah apel yang dibelah. Warnanya atraktif. Daun yang muda berwarna kuning cerah. Setelah agak tua muncul warna hijau. Daun tua merah marun dan merah cerah. Ada juga yang sudah muncul warna merah sejak awal.

PURING JENGKOL
Bentuknya bulat mirip jengkol. Ukuran daunnya tidak sebesar puring apel. Tidak semua daunnya bulat. Ada daun yang panjang seperti bulu ayam jantan, berwarna merah dan hijau gelap.

PURING KURA-KURA
Dinamai kura-kura karena corak daunnya mirip corak kerapas kura-kura. Daun yang 'sudah jadi' berwarna merah marun kotak kuning. Bentuk daun sama dengan bentuk daun puring biasa.

PURING DASI
Bentuk daunnya panjang seperti dasi. Kebanyakan berwana hijau, dengan garis tengah kuning cerah. Bagian pangkal daun agak melebar seperti dasi.

PURING KERIS
Panjang seperti puring dasi, hanya bagian tepinya agak berlekuk sehingga mirip keris.

PURING OSCAR
Koleksi Ratna Flower, Jakarta, ben-tuknya tidak begitu berbeda dengan puring biasa. Yang menjadi unik, susunan daunnya kompak. Warna juga menarik.
nurcahyo
Continent Level

Post: 3.501
 
Reputasi: 13

 






Reply With Quote     #72   Report Post  

Ampas Kelapa Perkilap Daun Aglaonema

Ampas Kelapa Perkilap Daun Aglaonema
Oleh admin


Memperkilap daun aglaonema memang butuh biaya karena bahan-bahannya mahal. Tapi sekarang ada Iho cara paling murah. Bagaimana?
Klik untuk melihat foto lainnya...
Sekarang telah ditemukan sejumlah teknik untuk f memperkilap daun aglaonema yang diantaranya ada yang menyemprotkan Leaf-Shine sekelas Paral dan Hortico. Ada pula yang mengoleskan susu pada daun aglaonema satu per satu. Semua cara ini me mang telah direkomendasi oleh penghobi aglaonema termasuk pakarnya Greg Hambali.

Namun demikian, dua teknik tadi kendati efektif mampu memperkilap daun aglaonema, terkadang ada efek samp-ingnya. Sebut saja Leaf-Shine dimana kalau diberikan secara berlebihan justru bisa merusak daun aglaonema sendiri seperti daun menggulung. Sebab itu pemakaiannya harus hati-hati dan sesuai kadar anjuran.

Sisi lain kelemahan pemakaian Leaf-Shine dan susu adalah si kolektor harus mengeluarkan isi koceknya yang relatif besar. Kalau punya koleksi aglaonema banyak, maka ia harus mengeluarkan isi kocek banyak untuk pembelian Leaf-Shine dan susu.

Apalagi aplikasi bahan-bahan ini minimal sebulan sekali. Mungkin hanya mereka yang berkantung tebal bisa melakukannya, sementara penghobi berkantung tipis hanya gigit jari. Lantas bagaimana?

Nah, bicara soal daun aglaonema yang mengkilap itu, Greg Hambali selaku penemu aglaonema varietas Pride of Sumatera punya jurus alternatif yang tentu lebih murah dan aman. Pakai apa? Pakailah ampas kelapa, niscaya daun aglaonema Anda akan lebih mengkilap, papar Greg Hambali di Malang belum lama ini. Pemakaian Leaf-Shine dan susu murni sangat dianjurkan oleh staf ahli Taman Buah Mekarsari Bogor itu. Tapi keduanya membutuhkan biaya mahal sehingga kalau dipaksakan, sang kolektor aglaonema bisa tersiksa jadinya. Sangat bagus menggunakan keduanya, tapi ha rus mengelu arkan duit banyak ya, papar pria jebolan Universitas Brimingham Inggris itu.

Sebagai alternatifnya, pria yang akrab disapa Greg itu memberi resep yakni pakai ampas kelapa. Anda boleh pakai ampas kelapa untuk memperkilap daun aglaonema karena sudah terbukti dan murah lagi, papar Greg.

Perlakuan demikian untuk memperkilap daun aglaone boleh atau tidak sama seka dilakukan. Tapi kalau si emp menginginkan punya koleks yang daunnya mengkilap, te paksa harus melakukan hal demikian. Sebaliknya mereka yang ingin lebih ekonomis ya pakai ampas kelapa karena ternyata limbah ini mampu memperkilap daun agalaonema, tandas Greg.



Tebar Pada Seluru Daun Aglaonema


Ampas kelapa yang dimaksudkan Greg adalah ampas yang suda diperas santannya sehingga murni tersisa ampasnya saja. Meski san nya hilang, bukan berarti kadar lemaknya sirna tanpa sisa.
Kandungan lemak tetap ada dalam ampas kelapa. Biar sedikit, tapi mampu memperkilap daun-daun aglaonema, papar Greg. kadar lemak itulah yang bisa bikin daun aglaonema jadi mengkilap.

Setelah ampas-ampas kelapa itu didapat, lalu langsung tebar ke seluruh daun aglaonema berapa pun jumlahnya. Usai penebaran tersebut, ambil kain lap atau kain apa saja yang sebelumnya sedikit dibasahi dengan air. Kemudian usap tiap-tiap daun aglaonema tadi satu per satu hingga ampasnya hilang, jelas Greg.

Saat mengusap itu, daun-daun aglaonema jadi bersih dan mengkilap. Upayakan pengusapan dengan kain lap itu sebersih mungkin hingga ampas benar-benar hilang. Cara ini memang kurang praktis. Tapi lebih ekonomis lho sehingga cocok untuk pengiritan. Yang penting daun aglaonema bisa mengkilap kan. Dan tentu, ampas kelapa tidak memiliki efek samping pada aglaonema apalagi sampai mematikan segala. Pokoknya koleksi Anda aman dengan ampas kelapa, terang Greg. (fen, agrobis)
nurcahyo
Continent Level

Post: 3.501
 
Reputasi: 13






Reply With Quote     #73   Report Post  

Re: ada yang suka adenium gak??

ohya saya pernah baca di trubus

apa bagusnya bro tanaman itu? saya gak ngeliat bagusnya dimananya, buat bisnis ya?
indonesiaindonesia
Admin

Post: 6.141
 
Reputasi: 106






Reply With Quote     #74   Report Post  

Re: ada yang suka adenium gak??

kalau tu tanaman nggak bagus apa situ bisa buat yang lebih bagus , tidak ada yang telah DIA ciptakan tidak bagus.
Village Level

Post: 25
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #75   Report Post  

Re: ada yang suka adenium gak??

maksud pak pres,mungkin dia belum melihat sesuatu yang artistik didalam tanaman Adenium.. terus terang saya juga belum pernah denger nama adenium,tapi mungkin kalo Liat wujudnya pasti tau.
City Level

Post: 218
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #76   Report Post  

gimana cara merawat mawar?

Ada yang bisa bantu gak? gimana sih ngerawat bunga mawar? kayanya aku udah rawat mawar-mawarku dengan baik dan benar tapi tetep aja gagal. Apa yang salah ya? Bisa tolong kasih tips gak supaya tanaman mawar saya bisa tumbuh dan berkembang dengan baik?
dan satu lagi
bagaimana merawat mawar yang sudah dipetik supaya gak cepat layu? Makasih ya,Udah mau baca tread-ku..
Megha
World Level

Post: 16.442
 
Reputasi: 546






Reply With Quote     #77   Report Post  

Re: gimana cara merawat mawar?

nggak tau deh,Tapi klao cuma sekedar ngerawat mawar yang udah dipetik biar tetep seger sih soal keciL.KIta cukup taruh dia diVass bunga yang udah terisi air.Tiap dua hri sekali ganti airnya,dan jangan biarkan mawar tertutup oleh pLastik.Plastik cuma bikin mawar Dehidrasi dan cepat busuk..
City Level

Post: 116
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #78   Report Post  

Re: ada yang suka adenium gak??

Adenium itu kalo gak salah tanaman bunga yang dibentuk seperti Bonzai ya? wah bagus tuh,ngerawatnya juga sama kayak tanaman biasa cukup disiram 2x/hari..
tapi kok punya oGut cepet mati ya Den? kira-kira itu kenapa yah? apa kebanyakan oGut kasih air?!!
Megha
World Level

Post: 16.442
 
Reputasi: 546






Reply With Quote     #79   Report Post  

Re: ada yang suka adenium gak??

adenium tanaman yang tidak suka dengan air jadi semakin sering disiram akan cepat matinya, jarangin aja nyiramnya mbak megha.
Village Level

Post: 25
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #80   Report Post  

Re: Gloxinia

cara pengembang biakan bunga gloxinia ini seperti apa ya?
Home Level

Post: 1
 
Reputasi: 0

Reply
 


Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Tips Untuk Memilih dan Menyimpan Buah-buahan dan Sayuran Movistar Flora, Pertanian & Perkebunan 8
Mengenal Jenis-jenis Haji dan Miqatnya mozilla_solo1 Islam 0
Mengenal Jenis-jenis Haji dan Miqatnya andy_baex Islam 0


Pengumuman Penting

Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.