PEG-INTRON? untuk pengobatan hepatitis C

nurcahyo

New member
PEG-INTRON? untuk pengobatan hepatitis C



Hepatitis C ? merupakan penyakit hati kronis yang diakibatkan oleh virus hepatitis C. Saat ini terdapat sekitar 170 juta orang penderita di dunia. Penyebaran penyakit ini terjadi melalui cairan tubuh khususnya darah baik melalui transfusi ataupun pemakaian obat bius dengan suntikan. Penyakit ini diakibatkan oleh virus hepatitis C.

Dalam perkembangannya, hati penderita akan mengalami sirosis (pengerasan hati) yang kemudian akan berlanjut menjadi kanker hati (hepatoselulerkarsinoma). Pada tahap lanjut, risiko terjadinya kematian sangat besar.

Saat ini obat standar untuk hepatitis C adalah kombinasi interferon dengan ribavirin. Kombinasi ini akan memberikan hasil berupa sustained virologic response (respon virus menetap) yang tinggi. Response ini sering disingkat dengan SVR.

Interferon sendiri telah mengalami perkembangan dari yang konvensional menjadi pegylated interferon(Peg Intron). Molekul pegylated interferon diperoleh dari hasil proses pegilasi (penambahan polyethyleneglycol pada senyawa interferon)1. Proses ini menghasilkan molekul interferon yang dapat bertahan hingga satu minggu dalam darah, sehingga penyuntikan obat ini dapat dilakukan sebanyak 1 kali seminggu. Selain itu sustained virologic response yang dihasilkan juga lebih tinggi dibandingkan dengan interferon konvensional2.

Salah satu produk pegylated interferon yang sering dijumpai adalah pegylated interferon alfa-2b (PEG-IFN alfa-2b). Obat ini diberikan sesuai dengan berat badan pasien dengan dosis 1.5 ?g/kg berat badan. Produk ini sekarang juga tersedia dalam bentuk pena(Peg Intron Redipen). Bentuk pena ini akan memberikan kemudahan pada pasien dalam penyuntikan. Kemudahan ini akan meningkatkan kepatuhan pasien dalam pengobatan. Kepatuhan dalam pengobatan merupakan factor penting dalam meningkatkan keberhasilan terapi.


sumber : Apotik online dan media informasi obat - penyakit :: m e d i c a s t o r e . c o m
 
Back
Top