Iklan Ramadhan Ditarik

jainudin

New member
Fernar Rahadi
KUALA LUMPUR-Sebuah televisi swasta di Malaysia, terpaksa menarik sebuah iklan Ramadhannya. Para pemirsa stasiun televisi itu, termasuk dari kalangan Muslim, melakukan komplain karena menganggap iklan tersebut berbau rasis.

Dalam iklan berdurasi 30 detik tersebut, diceritakan bahwa seorang remaja wanita yang berasal dan etnis Cina melakukan penghinaan kepada orang-orang yang tengah berpuasa. Di penghujung iklan, terdapat pesan moral agar tidak makan dan minum di tempat umum serta tidak memakai pakaian-pakaian ketat sefama bulan Ramadhan.
Seperti dilansir EEC, pihak 8TV telah meminta maaf atas materi iklan itu. Mereka menyatakan keberadaan iklan tersebut awalnya bertujuan agar semua orang menghormati Ramadhan.

“Kami mohon maaf atas kesalahpahaman ini. Iklan itu tidak dimaksudkan untuk menyerang ras atau suku mana pun,” ujar Chief Executive Officer 8TV Ahmad Izham Omar.

Selain menarik iklan berbau rasis itu dan tayangan, 8TVjuga menghapus iklan tersebut dan situs web berbagi video, Youtube.

Di jejaring sosial Facebook, iklan tersebut mendapatkan kecaman dan banyak pengguna. Kebanyakan tidak puas atas pernyataan Omar bahwa hal itu sebagai kesalahpahaman semata.

“Saya masih menunggu permintaan maaf yang lebih tulus, yang tidak menuduh penonton salah memahami iklan tersebut,” ujar salah seorang pengguna Facebook, Andy Ng.

Sedahgkan pengguna Facebook yang lain, Hee Ting Tan, menyatakan iklan tersebut secara jelas telah melakukan stereotip dan merendahkan martabat ras tertentu di Malaysia.

“Pesannya jauh dan sasaran dan malah menimbulkan aib,” katanya.

Saat in masyarakat Malaysia sangat sensitif akan isu SARA. Di bulan September tahun lalu, sebuah televisi swasta di Malaysia juga terpaksa mencabut sebuah iklan yang menyangkut warga Muslim karena dianggap dipengaruhi unsur Kristen.

Etnis Cina di Malaysia hampir mencapai seperempat dari total populasi, atau 23,7 persen. Etnis Cina sering melakukan protes karena diperlakukan tidak adil oleh Pemerintah Malaysia yang sering memberikan perlakuan istimewa kepada etnis mayoritas, yaitu Melayu.
Sumber : republika • ed: khoirul azwer
 
Last edited:
posisi etnis china d malaysia jauh lbh beruntung daripada d Indonesia terutama etnis china yg tinggal d daerah Sulawesi
 
Back
Top