kenakalan remaja Login dengan akun Jejaringsosial.com anda Daftar sebuah akun Jejaringsosial.com
 
Go Back   Home > Politik, Ekonomi & Hukum
Lupa Password?

Gambar Umum Video Umum





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

kenakalan remaja

Mimbar
Perilaku Remaja
Oleh IRNI RESMI APRIYANTI
KLO berani satu lawan satu! Itu ungkapan spontan setelah membaca rubrik tawuran antar-pelajar, mahasiswa, bahkan pejabat teras ataupun aksi yang kini marak dikategorikan sebagai tindakan premanisme. Di antara rubrik itu, ada persamaan yang jelas terlihat. Pelaku yang terlibat umumnya kaum adam.
Jelas, jika ungkapan itu sangat lazim diucapkan. Tapi persamaan lainnya, mereka umumnya golongan remaja. Tapi bagaimana jika pelakunya kaum hawa? Seperti kasus penganiayaan terhadap Ica, siswi SMUN 7 yang tengah diusut. Yang menarik dari kasus ini, korban dan pelaku adalah kaum hawa yang konon sering dikategorikan sebagai kaum yang lemah!
Sebenarnya itu bukan hal baru . Penganiayaan itu lebih beken disebut salah satu tindakan penggencetan. Penggencetan itu sendiri tidak hanya dilakukan dengan kontak fisik, tapi bisa hanya dengan teguran keras, atau teror lewat sms atau media lainnya.
Tidak bisa dipungkiri, hal itu sudah menjadi tradisi dari senior kepada junior yang dilakukan karena banyak alasan. Mulai dari alasan yang jelas sampai alasan yang lucunya tidak disebutkan si senior sampai kapanpun! Ya.. seperti tayangan di sinetron remaja yang lagi "in" sekarang ini!
Hal yang terjadi saat tawuran, sebenarnya perilaku agresi dari seorang individu atau kelompok. Agresi itu sendiri menurut Murray (dalam Hall & Lindzey, Psikologi kepribadian, 1993) didefinisikan sebagai suatu cara untuk melawan dengan sangat kuat, berkelahi, melukai, menyerang, membunuh, atau menghukum orang lain. Atau singkatnya agresi tindakan yang dimaksudkan untuk melukai orang lain atau merusak milik orang lain.
Menurut Raymond Tambunan, Psi, dalam pandangan psikologi, perkelahian yang melibatkan pelajar usia remaja digolongkan sebagai salah satu bentuk kenakalan remaja (juvenile deliquency). Kenakalan remaja dalam hal perkelahian, dapat digolongkan ke dalam dua jenis delikuensi, yaitu situasional dan sistematik.
Pada delikuensi situsional, perkelahian terjadi karena adanya situasi yang mengharukan mereka untuk berkelahi. Sedangkan pada delikuensi sistematik, para remaja yang terlibat perkelahian itu berada dalam satu geng atau organisasi. Di sini ada norma, aturan, dan kebiasaan tertentu yang harus diikuti anggota termasuk berkelahi.
Sebagai anggota mereka bangga melakukan apa yang diharapkan. Kejadian itu berkaitan dengan emosinya yang dikenal dengan masa strom dan stress. Dipengaruhi lingkungan tempat tinggal, keluarga, dan teman sebaya serta semua kegiatan sehari-hari.
Memotivasi diri
Goleman (1997) mengatakan, koordinasi suasana hati inti dari hubungan sosial yang baik. Seorang yang pandai menyesuaikan diri atau dapat berempati, ia memiliki tingkat emosionalitas yang baik. Kecerdasan emosional lebih untuk memotivasi diri, ketahanan dalam menghadapi kegagalan, mengendalikan emosi dan menunda kepuasan, serta mengatur keadaan jiwa.
Lima wilayah kecerdasan emosional sebagai pedoman setiap individu, untuk mencapai kesuksesan dalam kehidupan sehari-hari. Yakni mengenali emosi, kesadaran diri dalam mengenali perasaan ketika perasaan itu terjadi sebagai dasar kecerdasan emosi, sehingga kita bisa peka pada perasaan sesungguhnya dan tepat dalam pengambilan keputusan masalah.
Mengelola emosi, berarti menangani perasaan agar perasaan terungkap dengan tepat memotivasi diri mengenali emosi orang lain empati atau mengenal emosi orang lain, dibangun berdasar pada kesadaran diri. Orang yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan emosi sendiri, dapat dipastikan tidak akan mampu menghormati perasaan orang lain.
Membina hubungan dengan orang lain, sebagai makluk sosial, individu dituntut dapat menyelesaikan masalah dan mampu menampilkan diri, sesuai aturan yang berlaku. Karena itu remaja agar memahami dan mengembangkan keterampilan sosialnya.
Kegagalan remaja dalam menguasai keterampilan sosial akan menyebabkan ia sulit meyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Sehingga timbul rasa rendah diri, dikucilkan dari pergaulan, cenderung berperilaku normatif (misalnya, asosial ataupun anti-sosial). Bahkan lebih ekstrem biasa menyebabkan terjadinya gangguan jiwa, kenakalan remaja, tindakan kriminal, tindakan kekerasan, dsb.
Beberapa aspek yang menuntut keterampilan sosial (dalam Davis dan Forsythe, 1984). Yaitu keluarga, hal yang paling penting diperhatikan orang tua, menciptakan suasana demokratis dalam keluarga. Sehingga remaja dapat menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua dan saudara.
Lingkungan, pengenalan lingkungan lebih luas dari keluarga. Kepribadian, diberikan penanaman sejak dini, nilai-nilai yang menghargai harkat dan martabat orang lain tanpa mendasarkan pada hal fisik seperti materi dan penampilan. Rekreasi, pergaulan dengan lawan jenis, pendidikan, persahabatan dan solidaritas kelompok.
Remaja diajarkan lebih memahami diri sendiri (kelebihan dan kekurangannya), agar ia mampu mengendalikan dirinya. Sehingga dapat bereaksi secara wajar dan normatif, dibiasakan untuk menerima orang lain, tahu dan mau mengakui kesalahannya.
Dengan cara itu remaja tidak akan terkejut menerima kritik atau umpan balik dari sekitar, mudah bersosialisasi, memiliki solidaritas tinggi, diterima di lingkungan lain. Sehingga akan mampu membantu menemukan dirinya sendiri dan mampu berperilaku sesuai norma yang berlaku.***
Penulis, mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB Jurusan Kria.


SUPLEMEN

IKLAN











-
Hak Cipta � 2002 - Pikiran Rakyat Cyber Media
-
-
pratama_adi2001
City Level

Post: 375
 
Reputasi: 0

__________________
Download Mp3 Gratis di www.adminkidnet.co.nr
kalau mau pulsa gratis bisa di www.indonesian.co.nr
and jangan lupa kunjungi blog gw di www.adminkidnet.co.cc

 






Reply With Quote     #2   Report Post  

Re: kenakalan remaja

mungkin banyakj sekali dari juvenil deliquency salah satunya adalah tawuran. sangat miris memang melihat realita sekarang anak muda yang baru mencari jati diri dengan kekerasan. mungkin ada beberapa faktor, mugkiin ego, gengsi, atau memang tabiat dari pelaku yang sangat suka tawur. tawuran dapat diminimalisir jika ada korelasi yang sistematis dari adanya keharmonisan keluarga, masyarakat tanpa kopnflik, dan sistem negara yang tidak lagi menyulut konflik.
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






Reply With Quote     #3   Report Post  

Re: kenakalan remaja

kerja lho ok juga met menghsilkan karya" yg lain yg bermanfaat ', thAnk ya
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






Reply With Quote     #4   Report Post  

Re: kenakalan remaja

q LG CRI ARTIKEL
Mank sih artikel kakak bgs tp g cocok tqu uDa BlH DiBaca!!!!
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






Reply With Quote     #5   Report Post  

Re: kenakalan remaja

semoga bagi orang yang membacanya makin cakep,baik dan soleha...
-gita
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






Reply With Quote     #6   Report Post  

Re: kenakalan remaja

bagi yang baca za..............jangan hanya dibaca tapi zaaaaaaaaaa kalo bisa juga di...............................................
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






Reply With Quote     #7   Report Post  

Re: kenakalan remaja

mohon para pembaca, bila anda remaja tolong pahami isi yang diatas oke................................
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






Reply With Quote     #8   Report Post  

Re: kenakalan remaja

terima kasih dengan adanya ini tugasku terselesaikan
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






Reply With Quote     #9   Report Post  

Re: kenakalan remaja

bagus nih artikel... terus berkarya ya!
imnanay
City Level

Post: 303
 
Reputasi: 12






Reply With Quote     #10   Report Post  

Re: kenakalan remaja

Qt pucing ne.soalna bahn yang qt cari g da di artikel km^o^
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:

Reply
 


Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Remaja Chelsea Juga Pernah Jadi Sensasi elbar Sepakbola 0
Agar Tetap Langsing, Para Gadis Remaja Cenderung Merokok nurcahyo Kesehatan 0
Gadis Remaja Butuh Lebih Banyak Tidur nurcahyo Kesehatan 0
Migrain Pada Remaja Kurang Mendapat Perhatian nurcahyo Kesehatan 0
Diet Pada Remaja, Picu Gangguan Lebih Akut nurcahyo Kesehatan 0


Pengumuman Penting

Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.