Tes aturan debat baru 1 vs 1 - Dimaskanza vs Jainudin - Lebih suka gadis berjilbab vs Gadis tidak berjilbab

Lebih suka gadis berjilbab (Dimaskanza) vs Gadis tidak berjilbab (Jainudin)

  • Gadis berjilbab (Dimaskanza)

    Votes: 2 20.0%
  • Gadis tidak berjilbab (Jainudin)

    Votes: 8 80.0%

  • Total voters
    10
iya den jai kan tadi udh saya bilang. kesimpulan nya gini ajah deh ??

paling tidak orang yang berkerudung walaupun dia jelek kelakuan lebih tidak terlihat kelakuannya di bandingkan tidak memakai jilbab .. iya gak . dari pada orang yang memiliki kelakuan yang bagus tapi dia tidak memakai jilbab . itu lebih terlihat ! kenapa gak seharusnya orang yang berkelakuan baik itu memakai jilbab ..

sorry bagi non - non semua yang tidak memakai jilbab .
 
peserta debat dua orang tersebut, tapi tia gregetan juga


seperti debat capres, cagub, caleg dan debat d TV lainnya, ada peserta yang berdebat atau yang mewakili debat, dan ada penonton yang kadang juga bisa komentar, tapi tokoh utamanya tetap hanya dua peserta itu, yang memperebutkan suara penonton
 
Last edited:
Btw, Dai nanya dunk, kk jaaayyy~~~


Almarhumah Ibunya Tasuku, suami Dai itu Guru ngaji,
Aktif pengajian di mesjid juga, tapi Dia nggak berjilbab/hijab, alias cuman pas ada acara2 khusus aja, muridnya banyaaaakkk dari kampung ke kampung,

According to kk Dimas keknya Ibu mertua Dai ituh wanita murahan low class yang nggak cantik yah??
Benerkah itu qaqa~? Really??? Is dat shooo??? *Hush
Tasuku pasti sedih nih, hwhwhwh~
Maybe his mom is not perfect, but still, she is his Mother, seorang istri dan ibu yang baik... Karena dia bisa mendidik anaknya jadi suami sebaik dan sepenyayang Tasuku yg rajin sholat...
Itu dibuktikan dengan Istrinya, Dai yg bukan wanita baik baik, Jadi ngerti cara sholat dan puasa semenjak nikah sama Dia...
Aku kenal Tuhanku dari suamiku... Thanks to my beloved mother in law,

Tidak hanya cantik, Seorang ibu adalah Tuhan dimata anaknya...
Apa dia murahan kk jaayy?? Low Claaaaasss???
wuaaa~ Please jawab dunk kk jaaayy~~
Thx for answaaaaaaaaa~

*HowDareYouDaina*
*Am i just questioning myself or maybe there is something wrong with me?
*Ah I get it, I just don't see things the way he does*
 
non dai kok ceritanya hampir mirip sama almarhuma ibu mantan saya :(
dia itu selalu ngajarin saya untuk ngaji setiap saya dtg kerumahnya. memang si dari muka nya gaketauan kalau dia adalah seorang guru ngaji, karna dia tidak berjilbab atau hijab tapi cara dia mengajarkan nya itu luar biasa deh pokonya, dan beliau pernah ngomong dia belom siap kalau pakai hijab kelak dia takut dirinya dinodai oleh orang2 iseng...




cuma org bodo yg bilang beliua low class!!!!!
justru orang2 yang memakai jilbab/hijab itu yang lebih bahaya, coba bayangkan wanita yg memakai jilbab ternodai oleh perbuatannya sendiri, masa iya dia harus lepas jilbab lalu bertobat memakai jilbab lagi? apa itu pantes buat kaum hawa!!!



*jadipengenbakarkomputerhahah*
 
aku tanya sama KK jai dan KK dimas

Kalau ada Ustazah dia selalu mengajar mengaji dimana-mana
tapi di lingkungan rumahnya ustazah tersebut malah suka menggunjing orang lain, bahkan suka menggosip.

apa dia masih akan dibilang baik karena menggunakan Jilbab?
 
di lihat dari segi gosip nya dulu, apakah Ustazah itu sedang ngegosip atau cuma kumpul - kumpul dengan ibu - ibu yang lain ..
Mungkin ajah ustazah itu cuma ngumpul - ngumpul ajah dan hati - hati juga zaman sekarang orang baik gampang loh di buat jatuh .. !!

Soorry gua bukan nya Ustad ini hanya deskripsi aku ajah .
 
aku dukung yang tidak berjilbab, karena aku juga ga pakai jilbab, lagipula yang menentukan baik atau tidaknya bukan hanya dilihat dari jilbab atau ga, tapi didalam diri wanita itu sendiri
 
Back
Top