Cantumkan Data Palsu Berimbas Pada Karir Seperti Cerita Ini

johnnypetot

New member
Hai den dan non, adakah disini yang memiliki pengalaman paling berkesan selama lo kerja? Pengalaman yang seperti apa? Gue justru punya pengalaman tapi yang ini temen gue sih. Jadi dia tuh masuk ke dunia kerja yang benar-benar bukan bidang yang dia kuasai, bingung kan? Jadi temen gue tuh lebih suka jadi perancang baju tapi karena orangtuanya sangat tidak suka jika ia terjun jadi perancang baju, maka akhirnya dia pun terjun sebagai seorang programmer yang tentu saja bukan bidangnya.

Dia kuliah pun bukan di bidang yang dia kuasai dan cintai. Orangtuanya ingin dia bisa seperti kakak-kakaknya yang sudha berkarir di bidang IT dan kedokteran. Menurut orangtuanya pekerjaan sebagai desainer baju tidak akan menghasilkan apa-apa.

Setelah lulus pun dia harus masuk kerja di perusahaan IT sebagai programmer. Oleh kakaknya dia sempat diajari dan diberi buku-buku. Tapi itu ternyata tak cukup membuatnya mengerti. Selama dia bekerja performanya sangat jauh dari harapan. Untung dia memiliki sahabat-sahabat yang selalu mendukungnya di saat dia sedang dalam tekanan.

Sampai akhirnya dia ungkapkan ketidakjujurannya pada sahabatnya dan yang membuat sahabatnya shock adalah semua data pengalaman kerjanya palsu, itu semua data yang dibuat oleh kakaknya agar dia masuk ke perusahaan IT itu. Yang tentu saja itu atas perintah orangtuanya.

Ketidakjujurannya berbuah pemecatan secara sepihak oleh pihak kantor, dan membuat dia harus terlepas dari sahabatnya di kantor. Hal yang membuatnya sedih bukanlah pemecatannya karena dia sendiri pun hidupnya berkecukupan, tapi berpisah dengan sahabat-sahabatnya lah yang membuatnya sangat sedih.

Nah, pelajaran buat semua agan disini, jangan pernah sekali-kali mencantumkan data palsu saat melamar kerja, itu berakibat buruk untuk reputasi lo nanti. Sekarang sih tuh anak udah berkarir sesuai dengan passion dia.

Ada yang punya pengalaman serupa atau ada pengalaman berkesan lainnya, yuk berbagi pengalaman kerja lo disini.
 
orang tua yang egois.... anaknya punya kelebihan di design malah disuruh ke IT... ya pasti begitu lah akibatnya... ditambah berbohong... ya ampun... itu kan emang ga banget

sayangnya saya tidak ada pengalaman seperti itu, hanya kakak saya saja dulu pernah saat melamar bekerja mengaku masih Gadis belum berkeluarga padahal aslinya itu sudah punya anak 1
 
ini pelajaran untuk kita semua gan, jadi orang tua tidak boleh memaksakan kehendak kepada anak kita, karena setiap orang itu terlahir dengan bakat yang berbeda beda,, dan yang paling penting bagi kita adalah, jangan menyempitkan kata pintar gan, pintar atau cerdas itu bukan hanya dibidang akademik saja, tapi semua bisa itu juga bisa membuat anak menjadi pintar, misal seni, design atau yang lainnya, jadi jangan paksakan anak kita seprti yang kita mau gan,
 
Kasian banget ya sampai disuruh berbohong buat cv dengan data palsu, pastinya setiap hari stres dia nya.

Kalo saya ada pengalaman, istri saya sih yg ngalamin. Jadi ceritanya ada temen kerjanya yang masuk kerja pakai identitas palsu, karena waktu dia ngelamar belum cukup umurnya. Akhirnya ketahuan juga, tapi bosnya baik dia tetep boleh kerja disitu, tapi namanya sampai sekarang dipanggil pakai nama yang identitas palsu itu.
 
Back
Top