"Desaku Menanti", Sarana Peningkatan Kualitas Hidup Pengemis
 
Go Back   Home > Politik, Ekonomi & Hukum

Daftar
Lupa Password?


Anda juga bisa login menggunakan akun Jejaringsosial.com anda
Gambar Umum Video Umum Radio & TV Online

Sponsored Links
 


 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

[Pemerintahan] "Desaku Menanti", Sarana Peningkatan Kualitas Hidup Pengemis

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengajak para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) untuk mengubah kualitas hidup melalui program "Desaku Menanti".

"Program Desaku Menanti Warga Binaan Sosial (WBS) bagi bekas pengamen, gelandangan pengemis (gepeng) dan pemulung,” ujar Mensos saat meresmikan rumah singgah WBS di Dusun Tugu, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta, Minggu (1/11/2015).

Mensos Khofifah juga menyatakan bahwa pelaksanaan program ini akan melibatkan pemerintah pusat, provinsi, Lembaga Swadaya Masyarakat dan WBS.

Seperti dilansir situs resmi Kemensos, hingga kini sudah ada delapan provinsi yang melakukan studi banding untuk model yang dilaksanakan di Yogyakarta ini.

Praktiknya, program ini akan merehabilitasi dan memberikan pelatihan keterampilan kepada ratusan pengemis. Bagi anak-anak WBS usia 6-21 tahun, bisa mendapatkan Kartu Indonesia Pintar mulai dari SD, SMP, dan SMA.

“KIP bagi anak usia SD Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu dan Rp 1 juta yang diberikan setahun sekali. Kuota KIP yang titipkan kepada Kemensos sebanyak 3,6 juta, ” ujarnya.

SUMBER
bolangfamous bolangfamous is offline
Home Level

Post: 11
 
Reputasi: 0

       





Reply With Quote     #2   Report Post  

Re: "Desaku Menanti", Sarana Peningkatan Kualitas Hidup Pengemis

Semoga lancar programnya dan ga dikotori sama mereka-mereka yang tidak bertanggung jawab. Hemmm, selain itu kita juga harus terus dukung perekonomian kita untuk maju lagi supaya ngga terpuruk ya.

Good news nya, rupiah menguat nih, tadi ane baca disini >> http://goo.am/sEo8S
irfan098 irfan098 is offline
City Level

Post: 174
 
Reputasi: 2






Reply With Quote     #3   Report Post  

Re: "Desaku Menanti", Sarana Peningkatan Kualitas Hidup Pengemis

Kutip:
Oleh irfan098 View Post

Good news nya, rupiah menguat nih, tadi ane baca disini >> http://goo.am/sEo8S
wah syukurlah ada peningkatan walaupun dikit
Muh.Ridwan
Muh.Ridwan Muh.Ridwan is offline
Continent Level

Post: 2.792
 
Reputasi: 46






Reply With Quote     #4   Report Post  

Re: "Desaku Menanti", Sarana Peningkatan Kualitas Hidup Pengemis

Kutip:
Oleh bolangfamous View Post
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengajak para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) untuk mengubah kualitas hidup melalui program "Desaku Menanti".

"Program Desaku Menanti Warga Binaan Sosial (WBS) bagi bekas pengamen, gelandangan pengemis (gepeng) dan pemulung,” ujar Mensos saat meresmikan rumah singgah WBS di Dusun Tugu, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta, Minggu (1/11/2015).

Mensos Khofifah juga menyatakan bahwa pelaksanaan program ini akan melibatkan pemerintah pusat, provinsi, Lembaga Swadaya Masyarakat dan WBS.

Seperti dilansir situs resmi Kemensos, hingga kini sudah ada delapan provinsi yang melakukan studi banding untuk model yang dilaksanakan di Yogyakarta ini.

Praktiknya, program ini akan merehabilitasi dan memberikan pelatihan keterampilan kepada ratusan pengemis. Bagi anak-anak WBS usia 6-21 tahun, bisa mendapatkan Kartu Indonesia Pintar mulai dari SD, SMP, dan SMA.

“KIP bagi anak usia SD Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu dan Rp 1 juta yang diberikan setahun sekali. Kuota KIP yang titipkan kepada Kemensos sebanyak 3,6 juta, ” ujarnya.

SUMBER
yang harus dipahami pemerintah adalah, mengemis itu tidak selalu identik dengan kemiskinan. Mengemis adalah profesi. Mereka bisa menghasilkan rata2 300ribu perhari untuk pengemis di Jakarta. Dalam sebulan penghasilan mereka melebihi dari gaji manager perusahaan BUMN
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.832
 
Reputasi: 1589






Reply With Quote     #5   Report Post  

Re: "Desaku Menanti", Sarana Peningkatan Kualitas Hidup Pengemis

Kutip:
Oleh spirit View Post
yang harus dipahami pemerintah adalah, mengemis itu tidak selalu identik dengan kemiskinan. Mengemis adalah profesi. Mereka bisa menghasilkan rata2 300ribu perhari untuk pengemis di Jakarta. Dalam sebulan penghasilan mereka melebihi dari gaji manager perusahaan BUMN
iya bener,
enak bgt ya jd pengemis,.. haha
tp memalukan
Muh.Ridwan
Muh.Ridwan Muh.Ridwan is offline
Continent Level

Post: 2.792
 
Reputasi: 46






Reply With Quote     #6   Report Post  

Re: "Desaku Menanti", Sarana Peningkatan Kualitas Hidup Pengemis

Kutip:
Oleh spirit View Post
yang harus dipahami pemerintah adalah, mengemis itu tidak selalu identik dengan kemiskinan. Mengemis adalah profesi. Mereka bisa menghasilkan rata2 300ribu perhari untuk pengemis di Jakarta. Dalam sebulan penghasilan mereka melebihi dari gaji manager perusahaan BUMN
ini lebih perlu diketahui masyarakat, yang memberi uang kan masyarakat, karena mengira pengemis itu sudah pasti orang miskin, ternyata sebagian berbohong/menipu

karena menipu, ini sudah kejahatan & bisa dipidana secara hukum, bukan karena mengemisnya
ini yang kemungkinan akan terjadi terhadap pengemis selanjutnya
agungsuhada
agungsuhada agungsuhada is online now
Admin

Post: 7.147
 
Reputasi: 128

spirit:





Reply With Quote     #7   Report Post  

Re: "Desaku Menanti", Sarana Peningkatan Kualitas Hidup Pengemis

Kutip:
Oleh agungsuhada View Post
ini lebih perlu diketahui masyarakat, yang memberi uang kan masyarakat, karena mengira pengemis itu sudah pasti orang miskin, ternyata sebagian berbohong/menipu

karena menipu, ini sudah kejahatan & bisa dipidana secara hukum, bukan karena mengemisnya
ini yang kemungkinan akan terjadi terhadap pengemis selanjutnya
menurutku yang paling efektif itu jika para ustadz yang berkhotbah pada hari jumat menyerukan agar jamaah tidak menyumbangkan uangnya ke pengemis di jalan dan lebih baik baik jika di sumbangkan ke masjid2 atau badan amil. Nah tentu badan amil inilah yang akan membagikan uang tersebut ke org2 yang berhak menerimanya. Jika ternyata ada pengemis yang benar2 miskin ya akan kebagian juga tentunya jika ia warga setempat tapi kl ia pendatang sebagai pengemis maka tugas dinas sosial yang akan mendatanya apakah ia benar2 miskin atau hanyalah kedok sebagai pengemis
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.832
 
Reputasi: 1589






Reply With Quote     #8   Report Post  

Re: "Desaku Menanti", Sarana Peningkatan Kualitas Hidup Pengemis

Kutip:
Oleh Muh.Ridwan View Post
iya bener,
enak bgt ya jd pengemis,.. haha
tp memalukan
oh jadin pengemis enak ya ?
sepertinya aden yang satu ini ingin menjajaki langkah menjadi pengemis gagahha
msyahrul
msyahrul msyahrul is offline
Continent Level

Post: 3.903
 
Reputasi: 28






Reply With Quote     #9   Report Post  

Re: "Desaku Menanti", Sarana Peningkatan Kualitas Hidup Pengemis

Pengemis sekarang lebih kaya dari pekerja kantoran....

Semoga program pemerintah untuk menangani pengemis berjalan lancar....
achamanda
achamanda achamanda is offline
City Level

Post: 138
 





Reply With Quote     #10   Report Post  

Re: "Desaku Menanti", Sarana Peningkatan Kualitas Hidup Pengemis

Kutip:
Oleh achamanda View Post
Pengemis sekarang lebih kaya dari pekerja kantoran....

Semoga program pemerintah untuk menangani pengemis berjalan lancar....
Mencengangkan, Kisah Hidup Pengemis Terkaya di Indonesia Ini

Kutip:
Citizen6, Jakarta - Ternyata tidak semua pengemis itu betul-betul miskin, inilah pengemis terkaya di Indonesia yang memiliki banyak kendaraan dan juga rumah, namanya Cak To (nama samaran). Boleh percaya boleh tidak, tapi justru dari profesinya sebagai pengemis itulah sekarang dia bisa hidup enak. Penghasilannya selama sebulan bahkan seperti gaji orang yang bekerja kantoran, mungkin juga lebih.

Cak To adalah nama samarannya, karena dia tidak mau nama aslinya disebut dan dipublikasikan. Saat ini dia membawahi puluhan pengemis yang ada di Surabaya. Dari hasilnya menjadi seorang bos pengemis itulah dia sekarang bisa hidup enak, punya dua sepeda motor, satu mobil, dan juga empat rumah berbeda. Cak To sendiri memiliki dua orang anak dan dia juga dibesarkan dari keluarga pengemis.

Profesi sebagai pengemis sudah dia jalani bahkan sebelum menginjak usia 10 tahun, dia adalah sulung dari empat bersaudara. Dia sering diajak oleh ibunya yang dia panggil sebagai “Emak” untuk meminta-minta di perempatan jalan. Emak dan bapaknya juga berprofesi sebagai pengemis di Bangkalan. Pria kelahiran 1960 ini memang berasal dari Bangkalan dan akhirnya diajak oleh orang tuanya pindah ke Surabaya sementara adiknya yang lain tidak ikut.
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.832
 
Reputasi: 1589

Reply
 


(View-All Members who have read this thread : 10
achamanda, agungsuhada, firda63, gee_fra, msyahrul, Muh.Ridwan, Prasety0, sandipratama, satubola
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search





Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2017, Jelsoft Enterprises Ltd.