Perangi HIV/AIDS!!

Apakah Anda termasuk pelaku seks bebas?

  • Ya

    Votes: 1 3.8%
  • Tidak

    Votes: 25 96.2%

  • Total voters
    26
penyakit yang ssangat perlu kita beri apresiasi,,, pendidikan dan agama terutama yang harus di berikan secara maksimal unutk pencegahan thd penyakit ini
 
yang sudah dianjurkan agama harus kita taati bukanya untuk di jauhi, seperti dunia malam memang harus dijauhi pergaulan bebasnya
 
tapi sekarang beredar kabar sudah ada penyembuh HIV/AIDS yah ?
harusnya beritanya jangan disebarkan supaya si pelaku taku dengan penyakit tsb yah
 
tapi sekarang beredar kabar sudah ada penyembuh HIV/AIDS yah ?
harusnya beritanya jangan disebarkan supaya si pelaku taku dengan penyakit tsb yah

hingga saat ini penyembuhan HIV/AIDS belum ditemukan. banyak penjual obat herbal mengklaim obatnya bisa sembuhkan HIV/AIDS dan itu menyesatkan. Sekarang baru dapat menghentikan penyebarannya (tidak berjangkit) dan itupun masih dalam riset blm dipasarkan secara umum obatnya
 
Prihatin nih ama pemuda indonesia yg nglakuin seks bebas,, HIV?AIDS itu mematikan loh! Sebenarnya prilaku setiap manusia kan menjadi contoh bagi yg laen nih, bagi Anda pelaku seks bebas mendingan kasih contoh yg bener dech, tar rugi loh!!
 
setiap penyakit pasti ada obatnya..
cuman, mungkin manusia perlu lebih berusaha lagi untuk belajar dan mencarinya.
 
orang" kota banyak yang terkena hiv/aids karna dunia malam

Ya dunnia malam sudah tidak dipungkiri lagi den pembuat onar/penyakit besar ini semakit merajalela

Prihatin nih ama pemuda indonesia yg nglakuin seks bebas,, HIV?AIDS itu mematikan loh! Sebenarnya prilaku setiap manusia kan menjadi contoh bagi yg laen nih, bagi Anda pelaku seks bebas mendingan kasih contoh yg bener dech, tar rugi loh!!

iya den benar dan setuju, prilaku kita itu berdampak buruk bagi lingkungan sekitar juga, karna kebanyakan anak muda sekarang lebih banyak mencontoh yang kurang baiknya seperti penggunaan narkoba dan seks bebas

setiap penyakit pasti ada obatnya..
cuman, mungkin manusia perlu lebih berusaha lagi untuk belajar dan mencarinya.
Obatnya sudah ditemukan non untuk menyembuhkan penyakit HIV/AIDS tsb
mungkin akurasi penyembuhannya belum terlalu baik
namun masih dalam tahap penelitian kembali, supaya para korban HIV/AIDS ini tidak terjangkit lagi
 
setiap penyakit pasti ada obatnya..

setiap penyakit pasti ada obatnya, tapi ingat jika kita berprinsip seperti itu dan ga jaga pola hidup dan pola makan maka penyakit itu akan datang bertubi-tubi dan tak akan bisa diobati. Contohnya: seorang peminum alkohol yang bocor paru2nya bisa diobati tapi jika ia tetap saja minum alkohol kendati paru2nya sudah bocor maka orang itu akan MATI karena ulahnya sendiri.
 
setiap penyakit pasti ada obatnya, tapi ingat jika kita berprinsip seperti itu dan ga jaga pola hidup dan pola makan maka penyakit itu akan datang bertubi-tubi dan tak akan bisa diobati. Contohnya: seorang peminum alkohol yang bocor paru2nya bisa diobati tapi jika ia tetap saja minum alkohol kendati paru2nya sudah bocor maka orang itu akan MATI karena ulahnya sendiri.

hoho, bener den jadi jangan mentang" tau segala penyakit pasti ada obatnya jangan berarti berprilaku buruk dan tidak memperhatikan kesehatan/kebaikan diri sendiri
 
setiap penyakit pasti ada obatnya, tapi ingat jika kita berprinsip seperti itu dan ga jaga pola hidup dan pola makan maka penyakit itu akan datang bertubi-tubi dan tak akan bisa diobati. Contohnya: seorang peminum alkohol yang bocor paru2nya bisa diobati tapi jika ia tetap saja minum alkohol kendati paru2nya sudah bocor maka orang itu akan MATI karena ulahnya sendiri.
iyaa setuju bgt..
 
orang tua lah yg harus berperanaktif dlm memerangi hiv,semisal awasi dri penggunaan internet, terkadang hampir setiap situs,postingan dll berbau pornografi,yg dpat membuat anak2,pemuda/i penasaran,dan berdampak kelainnya (sex bebas)
melarang berpacaran, boleh pacaran klo udah sah.
 
Duh, 77 Orang di Pontianak Positif HIV



KOMISI Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pontianak mencatat selama periode Januari-Juni 2016 ditemukan 77 kasus orang baru dengan HIV positif di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

"Ke-17 orang dari 77 kasus baru HIV diantaranya adalah ibu rumah tangga," kata Sekretaris umum KPA Kota Pontianak, Lusi Nuryanti di Pontianak, Senin.

Sementara pada tahun sebelumnya KPA menemukan 156 orang dengan HIV/AIDS (Odha) 50 di antaranya adalah ibu rumah tangga.

Menurut dia, saat ini penularangan HIV masuk ke ranah rumah tangga. "Jadi perogram kita tidak hanya kepada populasi kunci, sehingga pemerintah juga harus fokus ke daerah di mana lelaki beresiko tinggi berada, baik itu di lokasi pelabuhan maupun di lokasi- lokasi lainnya," ucapnya.

Menurut dia, semakin dini mengetahui penyakit HIV tersebut maka pengobatannya pun lebih murah, sehingga tidak harus menunggu harus parah dulu.

"Temuan-temuan kami di Kota Pontianak setiap tahun menurun, tapi itu tidak menutup kemungkinan karena HIV/AIDS ibarat fenomena gunung es, kalau kita tidak terus bekerja menguak dimana saja HIV ini berada, ini menjadi bom waktu, sehingga berisiko pada anak-anak," katanya.

Ia menambahkan, dengan adanya program pemerintah ibu hamil wajib tes HIV, itu merupakan satu langkah maju dalam mencegah terinfeksinya virus HIV.

"Kalaupun hasil tesnya ibu yang bersangkutan misalnya positif, maka anak yang dikandungnya bisa dicegah menjadi negatif atau tidak terinfeksi virus HIV," katanya.

Sementara saat ini, menurut dia, kebanyakan orang takut untuk melakukan tes HIV karena takut ketahuan dirinya terjangkit.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat agar mau memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, jika bisa diketahui lebih awal, maka kesempatan untuk sehat semakin besar, walupun memang HIV sampai saat ini masih belum ada obatnya, karena obat hanya bersifat mempertahankan imun tubuh, agar tidak gampang sakit.

"Tapi jika minum obatnya rutin, insya Allah akan tetap sehat, obatnya juga gratis, kerahasiaannya juga dijamin," katanya.

okezone
 
Back
Top