Tentang Kanjeng Dimas
 
Go Back   Home > Politik, Ekonomi & Hukum

Daftar
Lupa Password?


Anda juga bisa login menggunakan akun Jejaringsosial.com anda
Gambar Umum Video Umum Radio & TV Online





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #11   Report Post  

Re: Korban Kanjeng Dimas Lehernya Dijerat Tali, Ada Uang Rp 1 Triliun Disimpan di Jakarta

ini pembunuhan yg paling sadis
semoga cepat slesai . pelakunya di hukum seberat2 nya
klo bisa seumur hidup
Tonisanjaya Tonisanjaya is offline
Continent Level

Post: 4.083
 
Reputasi: 20

       





Reply With Quote     #12   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Korban Kanjeng Dimas Lehernya Dijerat Tali, Ada Uang Rp 1 Triliun Disimpan di Jakarta

Mahfud MD: Katanya Ada Beberapa Jenderal Gandakan Uang di Dimas Kanjeng


Mahfud MD pernah menyambangi padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Itu terjadi pada Pilpres lalu dan dia diajak Marwah Daud Ibrahim yang merupakan Ketua Yayasan Dimas Kanjeng.

Mahfud membeberkan, saat bertemu itu dirinya sudah tidak yakin Dimas Kanjeng memiliki kemampuan seorang kiai. Menurutnya Dimas Kanjeng tidak fasih membaca salam, salawat, dan doa-doa.

Mahfud melihat justru padepokan di Probolinggo itu lebih seperti tempat klenik, bukan pesantren. Di sana juga ada yang datang untuk menggandakan uang, termasuk dari kalangan jenderal.

"Saya yang klenik-klenik gitu enggak percaya saya. Katanya ada beberapa jenderal banyak gandakan uang di situ, itu yang saya dengar, saya kan kayak gitu muak juga, kayak apa ini zaman sekarang kok masih ada orang berlaku begitu kok masih ada yang percaya," terangnya, Selasa (27/9/2016).

"Wah banyak lah yang disebut-sebut di situ," tambahnya saat ditanya apakah Jenderal TNI atau Polisi.

Karena itu, Mahfud juga mengimbau kepada masyarakat luas agar lebih cerdas dan tidak percaya dengan penggandaan uang tersebut.

"Ini zaman sudah begitu maju ya, jadi masyarakat itu jangan mudah percaya dengan cara-cara klenik seperti itu," urainya.

~detik.com
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.908
 
Reputasi: 1605






Reply With Quote     #13   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Korban Kanjeng Dimas Lehernya Dijerat Tali, Ada Uang Rp 1 Triliun Disimpan di Jakarta

Dimas Kanjeng Tawarkan Paket Pengggandaan Uang: Paling Kecil Nilainya Rp 20 Juta

Bareskrim Polri menelusuri aliran dana para pengikut yang diserahkan kepada Dimas Kanjeng Taat Pribadi untuk dilipatgandakan. Total kerugian para pengikut diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

"(Kerugiannya) banyak. Rata-rata korban menyetor per paketnya itu Rp 20 juta. Untuk aliran dananya masih ditelusuri sambil kita koordinasi dengan Polda Jawa Timur," ujar Direktur Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Agus Adrianto kepada detikcom, Senin (26/9/2016) malam.

Agus mengatakan, kerugian para korban bervariasi dari puluhan juta hingga miliaran rupiah. "Untuk korban yang melapor ke kami itu kerugiannya Rp 25 miliar," sambung Agus.

Sementara, lanjut Agus, Polda Jawa Timur telah melakukan penyitaaan terhadap sejumlah uang yang disita di padepokan Dimas Kanjeng di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolonggo.

"Polda Jawa Timur sedang berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk memastikan apakan uang yang disita asli atau palsu," imbuh Agus.

Selain uang, polisi juga telah menyita barang bukti lainnya seperti baju kebesaran Dimas Kanjeng, keris pelastik, cincin logam dan gulungan selendang, satu kantong kain warna merah untuk tempat emas, kantong putih berisi logam kuning, 3 keping VCD, dan selembar foto cuplikan SMS.

Taat Pribadi mengumpulkan dana dari ribuan pengikutnya dengan iming-iming penggandaan uang. Para korban kemudian diberikan sebuah kotak yang diminta Taat untuk tidak dibuka sebelum waktunya.

Menurut Taat kepada pengikutnya, uang mereka akan berlipatganda apabila korban ikhlas memberikan uang tersebut. Tetapi, itu semua cuma akal-akalan Taat saja.

Pada kenyataannya, isi kotak tersebut hanya uang pecahan Rp 2.000 yang dilapis dengan uang Rp 2.00 ribu dan perhiasan imitasi.

~detik.com
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.908
 
Reputasi: 1605






Reply With Quote     #14   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Korban Kanjeng Dimas Lehernya Dijerat Tali, Ada Uang Rp 1 Triliun Disimpan di Jakarta

Kicauan 'Nyeleneh' Dimas Kanjeng dari Sakti Gandakan Uang Hingga Jin yang Lari


Dimas Kanjeng Taat Pribadi akhirnya blak-blakan mengaku bisa menggandakan uang sejak tahun 2006. Namun, Dimas Kanjeng sedang pusing kesaktiannya itu mulai memudar.

"Ya insya Allah begitu (bisa mendatangkan uang)," kata Dimas Kanjeng mantap.

Dengan apa? "Dengan ilmu lah," jawab Dimas Kanjeng yang mengenakan baju tahanan warna oranye ini.

Kesaktian Dimas Kanjeng ini melahirkan tanda tanya besar segenap kalangan. Ada yang percaya, ada pula yang tidak. Bahkan, pemuka agama dan kepolisian turun tangan mengimbau agar masyarakat tidak termakan rayuan modus penipuan ini.

Namun, sejumlah pengikut setia Dimas Kanjeng tetap mempercayai 'kesaktian' gurunya itu. Salah satunya, Marwah Daud Ibrahim yang tiga kali melihat Dimas Kanjeng mendatangkan uang.

"Demi rasul saya melihat sendiri dan di dalam ruangan kosong kemudian dikunci lalu beliau ditutup, nggak ada orang lain dan beberapa lama kemudian ada uang," cerita Marwah yang menjadi pengikut Dimas Kanjeng sejak tahun 2011 ini.

Atas kehebohan ini, Dimas Kanjeng didesak pengikutnya untuk membuktikan ucapannya tersebut. Tetapi sayang, Dimas Kanjeng belum bisa memenuhi permintaan itu. "Nggak bisa, Pak. Saya pusing. Jin ifrit saya juga lari," ujar pemilik padepokan dengan ribuan pengikut ini.


Berikut penjelasan Dimas Kanjeng:

Dimas Kanjeng mengaku memiliki kesaktian bisa mendatangkan uang gaib sejak 2006. Dengan kesaktiannya, dia mendirikan padepokan hingga memiliki ribuan pengikut.

"Sejak Tahun 2006 saya bisa (mendatangkan uang)," kata Dimas Kanjeng Taat Pribadi saat diperiksa di Ditreskrimus Polda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Rabu (28/9/2016).

Dimas Kanjeng mengatakan, dirinya bisa mendatangkan uang secara gaib. "Ya insya Allah begitu. Dengan ilmu lah," cetusnya.

Dimas Kanjeng pernah diminta polisi mengeluarkan uang gaib di kendaraan taktis barracuda dalam perjalanan dari Probolinggo ke Surabaya.

"Informasinya kan dia bisa mendatangkan uang," kata Kasubdit I/Kamneg Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim AKBP Cecep Ibrahim, Rabu (28/9/2016).

Cecep menceritakan, ketika usai menangkap Dimas Kanjeng Taat Pribadi di padepokannya, polisi membawa tersangka kasus pembunuhan korban Abdul Gani--mantan pengikut Dimas Kanjeng, ke Surabaya dengan menggunakan kendaraan taktis (rantis) Baracuda.

Selama perjalanan dari Probolinggo ke Surabaya, penyidik yang mengawal dan berada dalam satu mobil dengan Dimas Kanjeng, iseng bertanya dan memintanya untuk mendatangkan uang hingga memenuhi seluruh ruangan rantis.

"Nggak bisa pak, saya pusing. Jin Ifrit saya juga lari," ujarnya menirukan jawaban Kanjeng.

Kenapa lari? "Terkena (tembakan) gas air mata," ujarnya.

Mendengar jawaban Kanjeng seperti itu, penyidik yang berada dalam satu ruangan tertawa.

Saat penangkapan, Dimas Kanjeng tidak melakukan perlawanan. Namun, pengikutnya yang tergabung dalam garda, melakukan perlawanan dengan melempar batu ke arah polisi. Polisi pun membubarkan konsentrasi massa di padepokan dengan mengeluarkan tembakan gas air mata.

Dimas Kanjeng juga belum bisa memenuhi janjinya untuk unjuk kesaktian mendatangkan uang di hadapan wartawan.

Dimas Kanjeng dikeluarkan dari tahanan Polda Jatim dengan menggunakan baju tahanan warna oranye.

Dia digelendang petugas untuk dibawa ke ruang pemeriksaan Direktorat Resrse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim.

Ketika ditanya wartawan, Dimas Kanjeng mengakui bisa mendatangkan uang. "Ya bisa lah," kata Dimas Kanjeng, Rabu (28/9/2016).

Dengan apa Kanjeng. "Ya dengan ilmu," ujarnya sambil berjalan masuk ke dalam ruang pemeriksaan.

Wartawan sudah menunggu di luar ruang pemeriksaan. Setelah ditunggu-tunggu, ternyata Dimas Kanjeng hari ini tidak bisa mengeluarkan 'kesaktiannya' mendatangkan uang.

"Nggak bisa. Katanya dia masih pusing, masih belum bisa fokus," kata Kasubdit I/ Kamneg, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim AKBP Cecep Ibrahim.

Kapan bisa Dimas Kanjeng bisa menunjukkan bisa mendatangkan uang? "Nggak tahu. Sekarang dia belum bisa fokus," tandasnya.

Dimas Kanjeng berjanji akan mengembalikan uang para pengikutnya. Dia akan bertanggung jawab.

"Saya tetap berjuang di padepokan. Niat saya baik," katanya. "Saya tetap mengembalikan (uang para pengikut-red)," sambung Dimas Kanjeng.

Selama ini sudah berapa banyak uang yang dikumpulkan dan diberikan ke pengikutnya? "Saya eggak tahu," ucapnya.

Dia juga mengaku tidak hapal saat ditanya berapa jumlah uang yang berhasil dilipatgandakannya.

"Saya enggak tahu," ujarnya.

Sementara itu, Dimas Kanjeng membantah saat ditanya apakah kesaktiannya mendatangkan uang digunakan untuk pemenangan calon presiden pada Pilpres 2014 lalu. "Tidak ada," ucapnya.

~detik
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.908
 
Reputasi: 1605






Reply With Quote     #15   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Korban Kanjeng Dimas Lehernya Dijerat Tali, Ada Uang Rp 1 Triliun Disimpan di Jakarta

Marwah Daud Tepis Dimas Kanjeng Lakukan Penggandaan Uang


Marwah Daud Ibrahim menepis adanya penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Marwah Daud yang juga Ketua Yayasan Dimas Kanjeng menyebut, anggota yang datang dan memberi uang sebagai iuran.

"Tidak ada setor penggandaan uang. Yang ada di sana iuran," jelas Marwah, Rabu (28/9/2016).

Marwah menyampaikan di padepokan ada yang namanya sumbangan para santri yang uangnya digunakan untuk berbagai keperluan.

"Fasilitas rumah, toko, dan yang lainnya itu yang menbangun santri," sambung Marwah yang bergabung sejak 2011 ini.

Sumbangan dari anggota bermacam-macam nilainya, ada yang Rp 50 ribu sampai puluhan juta rupiah.

"Ada yang dana yang besar dari pengusaha properti di Makassar yang yakin dengan karomah beliau," imbuhnya.

Jadi menurutnya apa yang dilakukan bukan penggandaan uang melainkan kontribusi dari santri. Dana kontribusi ini nantinya ada juga yang kembali ke anggota.

"Ada yang dikembalikan kan sebagai amil," tutup dia. ~detik.com
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.908
 
Reputasi: 1605






Reply With Quote     #16   Report Post  

Re: Korban Kanjeng Dimas Lehernya Dijerat Tali, Ada Uang Rp 1 Triliun Disimpan di Jakarta

kalau menurut ane, ini orang perlu juga diperiksa kejiwaannya gan, terkadang orang yang berilmu itu memang tidak bisa membawa ilmu nya gan, seperti sebuah gelas yang di isi air terus menerus smp penuh dan akhirnya tumpah,

tapi ada juga pelajaran yang bisa diambil dari kasus ini , ternyata masyrakat kita ini masih banyak yang berharap bisa mendapatkan uang banyak tapi tidak mau usaha, jadinya mereka mengantungkan nasib ke hal hal magic sperti ini,
ibamfx
ibamfx ibamfx is offline
National Level

Post: 756
 
Reputasi: 17






Reply With Quote     #17   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Korban Kanjeng Dimas Lehernya Dijerat Tali, Ada Uang Rp 1 Triliun Disimpan di Jakarta

Bela Dimas Kanjeng, Marwah Daud Ibrahim: Dia Aset Indonesia


TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Gerindra, Marwah Daud Ibrahim, mengatakan pemilik Padepokan Dimas Kanjeng, Taat Pribadi, adalah guru yang baik. Dia menganggap Taat sebagai orang istimewa yang dianugerahi ilmu dan karomah, bahkan bisa menjadi aset bangsa.

"Saya pendiri dan ketua yayasan di sana. Saya mempelajari lama sebelum saya memutuskan full di sana. Saya malah menganggap ini aset untuk Indonesia," kata Marwah, yang juga bekas politikus Partai Golkar, kepada Tabloidbintang.com, Rabu, 28 September 2016.

Menurut Marwah, saat ini adalah momen yang tepat untuk pergantian peradaban. "Peradaban yang kita butuhkan adalah berilmu dan beriman. Percaya kepada Allah, percaya kepada yang gaib, dan menjalankan perintah-Nya," ujar doktor alumnus American University itu.

Marwah mengimbuhkan, tidak sembarang orang bisa memiliki kemampuan mirip kemampuan Taat. Dia bercerita, sebelum memutuskan bergabung dan menjadi Ketua Yayasan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Marwah mengaku sudah melakukan istikarah sekaligus perenungan panjang.

Marwah menegaskan, jika Taat mengajarkan hal-hal tidak baik atau menipu seperti yang santer diberitakan, dia tak mungkin bergabung ke Padepokan Dimas Kanjeng. "Saya membawa banyak institusi. Saya di ICMI, alumnus penerima beasiswa Habibie, masak enggak rasional," tuturnya.

Marwah lantas membandingkan B.J. Habibie dengan Taat karena keduanya dianggap memiliki kemampuan luar biasa untuk sisi berbeda. "Saya lihat Pak Habibie diberi kemampuan luar biasa dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi, beliau (Dimas Kanjeng) ini juga diberi karomah yang luar biasa," ucapnya.

Dimas Kanjeng menjadi perhatian publik, baik di dunia nyata maupun dunia maya, akibat tersebarnya video dia bisa menghadirkan uang berjumlah banyak. Marwah mengakui Dimas Kanjeng bisa menghadirkan uang secara gaib. Kemampuan itulah yang kemudian Marwah sebut sebagai karomah.

Selain diduga menipu para pengikutnya dengan modus penggandaan uang, Dimas Kanjeng sudah menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan. Polisi menduga Taat sebagai dalang di balik kematian dua pengikutnya, yang ditemukan tewas dengan leher terjerat dalam kurun yang berbeda.
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.908
 
Reputasi: 1605






Reply With Quote     #18   Report Post  

Re: Tentang Kanjeng Dimas

Kutip:
Nggak bisa, Pak. Saya pusing. Jin ifrit saya juga lari,"
Kenapa lari? "Terkena (tembakan) gas air mata," ujarnya.
bisa aja alesannya, jinnya kabur




Kutip:
Dimas Kanjeng berjanji akan mengembalikan uang para pengikutnya. Dia akan bertanggung jawab.
ini udah mengaku, tinggal detailnya cara yang dilakukan beliau setengah uang asli, setengah uang palsu atau bagaimana
dan yang lebih penting pembunuhannya
agungsuhada
agungsuhada agungsuhada is offline
Admin

Post: 7.163
 
Reputasi: 128






Reply With Quote     #19   Report Post  

Re: Tentang Kanjeng Dimas

Kutip:
Marwah Daud Ibrahim menepis adanya penggandaan uang yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
loh padahal bosnya udah mengaku diatas, bisa


Kutip:
ujar doktor alumnus American University itu

Marwah menegaskan, jika Taat mengajarkan hal-hal tidak baik atau menipu seperti yang santer diberitakan, dia tak mungkin bergabung ke Padepokan Dimas Kanjeng. "Saya membawa banyak institusi. Saya di ICMI, alumnus penerima beasiswa Habibie, masak enggak rasional," tuturnya.
wow, padahal
agungsuhada
agungsuhada agungsuhada is offline
Admin

Post: 7.163
 
Reputasi: 128






Reply With Quote     #20   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Korban Kanjeng Dimas Lehernya Dijerat Tali, Ada Uang Rp 1 Triliun Disimpan di Jakarta

Pengikut Dimas Kanjeng Membela, Tak Percaya Junjungannya Terlibat Pembunuhan


Muslih Berkacamata (Foto: Imam Wahyudiyanta/detikcom)

Probolinggo - Para pengikut Dimas Kanjeng tetap mempercayai pimpinannya tak bersalah. Mereka tetap meyakini apa yang disangkakan polisi adalah rekayasa saja. Mereka juga mengeluhkan media yang lebih banyak mengutip dari pihak kepolisian.

"Kami tak diberi ruang untuk membela yang mulia (sebutan untuk Dimas Kanjeng)," ujar salah satu pengikut, Muslih, kepada detikcom di Padepokan Kanjeng Dimas di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Probolinggo, Kamis (29/9/2016).

Untuk kasus pembunuhan yang dilakukan Dimas Kanjeng, Muslih hanya mengatakan bahwa dua orang korban yakni Abdul Ghani dan Ismail Hidayah adalah pengkhianat. Namun untuk siapa pembunuhnya, Muslih hanya mengatakan tidak tahu. "Menurut rumor mereka adalah pengkhianat. Mereka membawa lari uang padepokan, uang mahar pengikut tak disetor. Bisa saja yang membunuh adalah pengikut yang uangnya dibawa lari. Yang mulia sering mengatakan kalau nyamuk saja nggak boleh dibunuh, apalagi ini manusia," kata Muslih.

Muslih yang mewakili para pengikut lain itu juga mengatakan bahwa tak ada penggandaan uang di padepokan. Yang ada hanyalah pengeluaran uang."Uang dikeluarkan dari bagian belakang yang mulia. Itu adalah mutlak ilmu yang mulia. Yang keluar tidak hanya uang rupiah, tapi uang negara lain juga ada. Uang kuno juga ada. Apa yang diambil dari belakang itulah yang ada," lanjut Muslih.

Muslih mengecam MUI yang seakan-akan mengatakan bahwa ajaran Dimas Kanjeng adalah sesat terutama terkait ujaran Dimas Kanjeng adalah Tuhan dan salawat fulus. Muslih mengaku belum pernah mendengar Dimas Kanjeng mengatakan bahwa ia Tuhan. Dan untuk salawat fulus, itu adalah salawat yang sama yang menurutnya juga diajarkan di sebuah ponpes di Trenggalek.

Bahkan Muslih menyamakan salawat fulus dengan salawat nariyah dan munjiat yang biasa dilafalkan oleh kalangan NU. "Kalau salawat fulus sesat, salawat nariyah dan munjiat juga sesat. Salawat itu kan meminta sesuatu. Kalau salawat fulus meminta baju, harta, makanan, dan uang sementara salawat nariyah dan munjiat meminta keselamatan dari huru hara. Intinya salawat itu memohon atau meminta sesuatu," terang Muslih.

Muslih hanya tertawa saat dikonfirmasi apakah Dimas Kanjeng mempunyai empat istri. Muslih menyangkalnya dengan mengatakan bahwa Dimas Kanjeng hanya mempunyai satu istri yakni Rahmah Hidayati yang biasa dipanggil Nyi Ajeng. "Yang mulia ini memang sudah tak kumpul dengan istrinya selama sembilan tahun. Bukan apa-apa, itu untuk ilmunya, untuk mengekang hawa nafsu," bela Muslih. ~detik.com

Apapun alasan para pengikutnya, yang pasti Dimas Kanjeng saat ini masih berada dalam tahanan polisi dengan status tersangka pembunuhan. Para pelaku telah mengakui keterlibatan Dimas Kanjeng. Untuk penggandaan uang, sudah ada dua korban yang melapor ke Polda Jatim dan kasusnya tengah diproses. Istri kedua dan dan istri ketiga Dimas Kanjeng juga sudah diketahui, dan mereka mengakuinya.

(iwd/Hbb)
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.908
 
Reputasi: 1605

Reply
 


(View-All Members who have read this thread : 24
agungsuhada, akbar54, alissaskincare, ardifebrian, dakwahsukses2017, Elin_A, eln, erfan_dj, gustianalamsyah, ibamfx, jakartawebhosting.com, jangkrik.bos, MauIkutNimbrung, mfah112, n1ngs1h, onizuka_sensei, rizalolo, rohman_suratman, Tonisanjaya, Tsanie, umadbro199x, zhingex
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search





Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2017, Jelsoft Enterprises Ltd.