Tentang Kanjeng Dimas
 
Go Back   Home > Politik, Ekonomi & Hukum

Daftar
Lupa Password?


Anda juga bisa login menggunakan akun Jejaringsosial.com anda
Gambar Umum Video Umum Radio & TV Online





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #21   Report Post  

Re: Tentang Kanjeng Dimas

itu uang palsu apa uang asli sih ?
gustianalamsyah
gustianalamsyah gustianalamsyah is offline
National Level

Post: 1.518
 
Reputasi: 14

       





Reply With Quote     #22   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Tentang Kanjeng Dimas

Marwah Daud Siap Mundur Demi Dimas Kanjeng, MUI: Kita Tak Berhak Menahan Dia


Marwah Daud menyatakan siap mundur dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) demi kesetiaan kepada Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Namun pihak MUI masih menunggu laporan terkait aktivitas keagamaan di Padepokan Dimas Kanjeng tersebut.

"Ya akan kita lihat nanti, pertama kita menunggu laporan dari MUI Jatim tentang Dimas Kanjeng itu. Nanti apa hasilnya kan bisa kita lihat minta laporannya nanti baru kita bahas di pusat," kata Ketua MUI Ma'aruf Amin saat dihubungi, Jumat (30/09/2016) malam.

Ma'aruf mengatakan pihaknya tidak dapat menahan apabila Marwah memutuskan untuk keluar dari MUI. Tapi MUI ingin meminta alasan jelas bila Marwah benar-benar mengundurkan diri.

"Mengenai Marwah kan itu pribadi dia kalau dia mau mundur ya itu kan hak dia. Kalau dia minta mau mundur ya kita enggak punya hak menahan dia tapi nanti kita tanya alasannya apa, nanti kita lihat," sambungnya.

"Kita ada mekanismenya, jadi nanti kita akan lihat ajaran Kanjeng itu bagaimana, syariahnya bagaimana," imbuh Ma'ruf.

Marwah Daud yang juga pengurus MUI sekaligus ICMI sudah bergabung dengan Yayasan Padepokan Dimas Kajeng sejak 2011 lalu. Marwah mengaku siap mundur dari MUI.

"Hari ini atau besok, saya siap undur diri. Atas petunjuk Allah, Bismillah," kata Marwah yang jadi Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kajeng ini kepada detikcom.

Marwah mengatakan memang banyak yang tidak mengerti soal Dimas Kanjeng. Tentu saja pemahaman itu tak bisa dipaksakan dan dia memakluminya.

Sedangkan Dimas Kanjeng sudah ditetapkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim sebagai tersangka penipuan dengan modus penggandaan uang. Dimas Kanjeng sebelumnya juga menjadi tersangka kasus pembunuhan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya menetapkan status tersangka berdasarkan hasil tindaklanjut atas laporan para korban.

sumber
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.908
 
Reputasi: 1605






Reply With Quote     #23   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Tentang Kanjeng Dimas

Polisi Masih Telusuri Duit Rp 202 M yang 'Raib' Usai Disetor ke Dimas Kanjeng


Tiga orang melaporkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi karena menjadi korban penipuan dengan modus penggandaan uang. Total duit pelapor yang raib setelah disetor ke Dimas Kanjeng sangat fantastis mencapai Rp 202 miliar.

"Ada 3 pelapor dengan (laporan penyetoran uang) Rp 830 juta, Rp 1,5 miliar ditambah Rp 200 miliar," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (1/10/2016).

Polisi masih menelusuri kemana uang para korban yang jumlah persisnya Rp 202,330 miliar disimpan atau digunakan. Namun Dimas Kanjeng belum mau bicara karena menolak diperiksa pada hari Jumat (30/9).

"Dia belum mau diperiksa kemarin. Kita masih telusuri kemana duitnya," kata Argo.

Para korban yang melapor adalah Prayitno Supriyadi dari Jember, yang mengaku sudah menyetorkan Rp 830 juta. Korban kedua, Rahmadi dari Kabupaten Bondowoso yang mengaku menyetorkan Rp 1,5 miliar.

Korban terakhir yang melapor adalah Muhammad Najmur yang mewakili Ibundanya. Ibu Najmur mengaku menyetor uang hingga Rp 200 miliar sejak tahun 2014.

"Pelapor menyetorkan uang memakai 5 tas, satu tas isinya Rp 2 miliar pecahan 100 ribu. Tapi semuanya bertahap tidak ada yang sekaligus (menyerahkan uang)," kata Argo.

sumber
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.908
 
Reputasi: 1605






Reply With Quote     #24   Report Post  

Re: Tentang Kanjeng Dimas

Kutip:
"Pelapor menyetorkan uang memakai 5 tas, satu tas isinya Rp 2 miliar pecahan 100 ribu. Tapi semuanya bertahap tidak ada yang sekaligus (menyerahkan uang)," kata Argo.
ada yg aneh, padahal kalau mau coba berhasil jadi ganda atau tidak, coba aja sedikit uangnya 1x
apa belum tahu berhasil atau ga, ditambahin lagi uangnya? percaya begitu sampai Rp200miliar?
agungsuhada
agungsuhada agungsuhada is offline
Admin

Post: 7.163
 
Reputasi: 128






Reply With Quote     #25   Report Post  

Re: Tentang Kanjeng Dimas

gila itu uang apa daun sampai sebanyak itu
semogah aja tiap perbuatan nya di balas sm yg maha kuasa
Tonisanjaya Tonisanjaya is offline
Continent Level

Post: 4.083
 
Reputasi: 20






Reply With Quote     #26   Report Post  

Re: Tentang Kanjeng Dimas

polisi nemukan mas batangan punya kajeng dimas
bener apa ga ya . kajeng dimas punya mas batangan
Tonisanjaya Tonisanjaya is offline
Continent Level

Post: 4.083
 
Reputasi: 20






Reply With Quote     #27   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Tentang Kanjeng Dimas

Ditemui Anggota DPR, Dimas Kanjeng Blak-blakan, Bikin Terperangah


Wakil Ketua Komisi III Benny K. Harman dengan Ketua Yayasan Dimas Kanjeng, Marwah Daud Ibrahim, di Masjid Padepokan, Probolinggo, Jawa Timur, akhir pekan. [DPR]

Dimas Kanjeng mengaku bukan kyai dan dia juga tidak merasa sebagai kyai.

Suara.com - Dimas Kanjeng Taat Pribadi mau buka suara kepada tim kunjungan spesifik Komisi III DPR yang dipimpin Wakil Ketua Benny K. Harman didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Anton Setiadji di Mapolda Jatim, Sabtu (1/10/2016) malam.

Dalam pertemuan tersebut, anggota Komisi III DPR Akbar Faisal (Fraksi Nasdem) bertanya, "Apakah anda kyai dan berapa jumlah sultan yang telah anda lantik."

Dimas Kanjeng mengaku bukan kyai dan dia juga tidak merasa sebagai kyai.

"Saya orang biasa-biasa saja karena di sana bukan pesantren, tapi padepokan. Kalau padepokan itu umum, nasional. Kalau pesantren khusus keagamaan," katanya.

Pemilik padepokan yang kini namanya menggegerkan publik itu mengaku selama ini telah melantik kurang lebih 150 sultan di berbagai daerah di Indonesia.

"Jadi saya tunjuk sendiri," kata dia.

Saat ditanya tentang tugas sultan, Dimas Kanjeng tidak bisa menjawab. Dia kemudian menegaskan tidak ada tugas khusus terkait dengan sultan.

Benny Harman kemudian bertanya: "Menurut cerita anda punya kekuatan mistik yang dapat menggandakan uang, apakah dapat dibuktikan di hadapan kami?"

Kemudian, Benny Harman juga mempertanyakan mengenai kalender meja dengan foto Dimas Kanjeng bersama Presiden Joko Widodo, Kapolri, Panglima TNI. Dia juga menanyakan apa sesungguhnya permasalahannya sehingga Dimas Kanjeng ditahan polisi.

Dimas Kanjeng menjawab dengan santai."Mohon maaf, sejak saya masuk tahanan tidak konsentrasi lagi dan yang mendatangkan uang itu guru saya," ujarnya.

Dia mengatakan foto-foto dengan pejabat di kalender meja adalah bukan rekayasa. "Bukan editan."

Dia mengaku pernah diundang resmi ke Istana Negara dalam acara Maulid Nabi, pelantikan Ketua KPK dan peringatan 17 Agustus. Pengundangnya adalah Deputi Sekretariat Presiden Yudhi Wijaya.

Dimas mengatakan masuk tahanan polisi karena ada laporan soal pembunuhan terhadap pengikutnya, Abdul Ghani, dan soal kasus penipuan.

"Oleh karena itu saya berjanji dan bertanggungjawab akan mengganti uang itu. Kalau soal pembunuhan kita ketemunya di sidang pengadilan saja," kata dia.

Dalam pertemuan tersebut, anggota Komisi III DPR yang membidangi masalah hukum menggali niat untuk memulangkan para pengikut Dimas Kanjeng yang masih berada di padepokan dan mengatakan bahwa kasus ini sudah berakhir.

Dimas Kanjeng menolak mengimbau pengikutnya pulang dari padepokan.

Dia beralasan, hati pengikut-pengikutnya sudah terpupuk karena sebelumnya sudah diberi motivasi oleh Abah Ilyas dan Abah Dofir.

Dimas Kanjeng juga tidak merasa menyesal atas perbuatannya.

"Saya punya niat baik. Di padepokan ada visi dan misi yang harus dilaksanakan, karena melakukan sesuatu yang benar," kata dia.

Sementara Bahrudin Nasori dari Fraksi Kebangkitan Bangsa merasa keberatan kalau di padepokan disebut santri. Bahrudin mengatakan itu mencoreng santri-santri yang ada di pesantren.

"Jadi sejak hari ini, detik ini juga anda tidak boleh bicara santri lagi, bilang saja pengikut," kata dia.
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.908
 
Reputasi: 1605






Reply With Quote     #28   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Tentang Kanjeng Dimas

Kutip:
Oleh agungsuhada View Post
ada yg aneh, padahal kalau mau coba berhasil jadi ganda atau tidak, coba aja sedikit uangnya 1x
apa belum tahu berhasil atau ga, ditambahin lagi uangnya? percaya begitu sampai Rp200miliar?
kata marwah daud, 3 kali menyaksikan kanjeng Dimas mengadakan uang
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.908
 
Reputasi: 1605






Reply With Quote     #29   Report Post  

Re: Tentang Kanjeng Dimas

Kutip:
Kemudian, Benny Harman juga mempertanyakan mengenai kalender meja dengan foto Dimas Kanjeng bersama Presiden Joko Widodo, Kapolri, Panglima TNI. Dia juga menanyakan apa sesungguhnya permasalahannya sehingga Dimas Kanjeng ditahan polisi.
pernah ketemu saja sih mudah, tapi belum tentu bisa ketemu, tidak melanggar hukum


Kutip:
Dia beralasan, hati pengikut-pengikutnya sudah terpupuk karena sebelumnya sudah diberi motivasi oleh Abah Ilyas dan Abah Dofir.
he motivasi apaan dulu nih
agungsuhada
agungsuhada agungsuhada is offline
Admin

Post: 7.163
 
Reputasi: 128






Reply With Quote     #30   Report Post  

Re: Tentang Kanjeng Dimas

coba bisa ngegandain orang....
Tsanie Tsanie is offline
National Level

Post: 982
 
Reputasi: 20

Reply
 


(View-All Members who have read this thread : 24
agungsuhada, akbar54, alissaskincare, ardifebrian, dakwahsukses2017, Elin_A, eln, erfan_dj, gustianalamsyah, ibamfx, jakartawebhosting.com, jangkrik.bos, MauIkutNimbrung, mfah112, n1ngs1h, onizuka_sensei, rizalolo, rohman_suratman, Tonisanjaya, Tsanie, umadbro199x, zhingex
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search





Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2017, Jelsoft Enterprises Ltd.