[MILITER] Kapal Perang Terbesar Milik Indonesia
 
Go Back   Home > Politik, Ekonomi & Hukum

Daftar
Lupa Password?


Anda juga bisa login menggunakan akun Jejaringsosial.com anda
Gambar Umum Video Umum Radio & TV Online

Sponsored Links
 


 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
    #1   Report Post  

[MILITER] Kapal Perang Terbesar Milik Indonesia

---- source: http://garudamiliter.com/693/kapal-p...lik-indonesia/ -------


KRI Irian 201KRI Irian 201 [semua foto dari def.pk]</p>Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah memiliki sebuah kapal penjelajah ringan (light cruiser class) bernama KRI Irian dengan nomor lambung 201.
Kapal itu merupakan salah satu andalan yang digelar dalam kampanye militer untuk merebut kembali Irian Barat (sekarang Papua) dari kekuasaan Belanda. Kala itu, KRI Irian merupakan kapal terbesar yang ada di kawasan Asia.
Data tentang KRI Irian ditulis oleh Alexander Pavlov berjudul Cruisher of Indonesia dan ditulis dalam Sejarah Pengembangan dan Penggunaan Penjelajah Kelas Sverdlov.
KRI Irian adalah kapal penjelajah ordzhonikidze dari armada Baltik angkatan laut Soviet yang dibeli oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1962. Pada saat itu, KRI Irian merupakan kapal terbesar di belahan Bumi selatan.
Kisahnya berawal dari modernisasi alutsista TNI yang dirintis Mayjen A.H. Nasution (Alm) sebagai Menko Hankam/Kasab sejak 1957. Tim dari TNI saat itu menyambangi Amerika Serikat mengajukan pinjaman untuk pembelian alutsista, tapi tidak ditanggapi.
Lalu, rombongan melanjutkan pencariannya ke Moskow dengan maksud yang sama. Proposal tersebut rupanya disetujui. Pada awal 1960, Nikita Kruschev berkunjung ke Jakarta dan menyetujui perjanjian pembelian alutsista dari Uni Soviet atas dasar kredit jangka panjang.
Pada 11 Januari 1961, pemerintah Soviet mulai mengeluarkan instruksi kepada Central Design Bureau untuk memodifikasi ordzhonikidze supaya ideal beroperasi di daerah tropis.
Pada 14 Februari 1961 kapal ini tiba di Sevastopol dan pada 5 April 1962 memulai uji coba lautnya. Pada saat itu, kru Indonesia sudah terbentuk. Mekanik kapal ini, Yathizan, kemudian hari menjadi Kepala Departemen Teknik ALRI.
Ordzhonikidze datang ke Surabaya pada 5 Agustus 1962, kapal ini dinyatakan keluar dari kedinasan AL Soviet pada 24 Januari 1963. Dalam sejarah militer Soviet, tidak pernah mereka menjual kapal dengan bobot seberat ini kepada negara lain kecuali kepada Indonesia.
ALRI yang belum pernah mempunyai armada sendiri sebelumnya kemudian belajar untuk mengoperasikan kapal-kapal canggih dan mahal ini dengan cara trial and error/coba-coba.
Kehadiran kapal ini memberikan efek psikologis bagi Kapal perang AL Belanda, terutama Kapal Induk Belanda, Kareel Doorman. Kehadiran KRI Irian juga membuat AL Belanda mengurangi kehadirannya di perairan Irian Barat.
Apalagi pada saat itu, TNI-AU juga mengoperasikan Bomber TU-16 Badger yang bisa membawa dua rudal anti kapal perang AS-1 Kennel. Rudal ini besarnya sama dengan pesawat pemburu Mig 15.
Pada November 1962 tercatat sebuah mesin diesel kapal selam rusak karena benturan hidrolis saat naik ke permukaan, sebuah destroyer rusak dan tiga dari enam boiler KRI Irian rusak.
Tinggal kenangan
Pada 1964 Kapal Penjelajah ini sudah benar-benar kehilangan efisiensi operasionalnya dan diputuskan untuk mengirim KRI Irian ke Galangan Kapal Vladivostok untuk perbaikan. Pada Maret 1964 KRI Irian sampai di Pabrik Dalzavod.
Para pelaut dan teknisi Soviet terkejut melihat kondisi kapal dan banyaknya perbaikan kecil yang seharusnya sudah dilakukan oleh para awak kapal ternyata tidak dilakukan.
Setelah perbaikan selesai, pada Agustus 1964, kapal menuju Surabaya dengan dikawal destroyer AL Soviet.
Setahun kemudian (1965), terjadi pergantian pemerintahan. Kekuasaan pemerintah praktis berada di tangan Soeharto. Perhatian Soeharto terhadap ALRI sangat berbeda dibandingkan Soekarno. Kapal ini dibiarkan terbengkalai di Surabaya, bahkan terkadang digunakan sebagai penjara bagi lawan politik Soeharto.

Pada 1970, kapal ini mulai terisi air. Tidak ada orang yang peduli untuk menyelamatkan kapal penjelajah ini. KRI Irian akhirnya dibesituakan di Taiwan pada tahun 1972 dengan alasan kekurangan komponen suku cadang.


Vivanews










www.garudamiliter.com
langit_byru
langit_byru langit_byru is offline
National Level

Post: 685
 
Reputasi: 31

       





    #2   Report Post  

Re: [MILITER] Kapal Perang Terbesar Milik Indonesia

Kutip:
Oleh langit_byru View Post
---- source: http://garudamiliter.com/693/kapal-p...lik-indonesia/ -------


KRI Irian 201KRI Irian 201 [semua foto dari def.pk]</p>Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah memiliki sebuah kapal penjelajah ringan (light cruiser class) bernama KRI Irian dengan nomor lambung 201.
Kapal itu merupakan salah satu andalan yang digelar dalam kampanye militer untuk merebut kembali Irian Barat (sekarang Papua) dari kekuasaan Belanda. Kala itu, KRI Irian merupakan kapal terbesar yang ada di kawasan Asia.
Data tentang KRI Irian ditulis oleh Alexander Pavlov berjudul Cruisher of Indonesia dan ditulis dalam Sejarah Pengembangan dan Penggunaan Penjelajah Kelas Sverdlov.
KRI Irian adalah kapal penjelajah ordzhonikidze dari armada Baltik angkatan laut Soviet yang dibeli oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1962. Pada saat itu, KRI Irian merupakan kapal terbesar di belahan Bumi selatan.
Kisahnya berawal dari modernisasi alutsista TNI yang dirintis Mayjen A.H. Nasution (Alm) sebagai Menko Hankam/Kasab sejak 1957. Tim dari TNI saat itu menyambangi Amerika Serikat mengajukan pinjaman untuk pembelian alutsista, tapi tidak ditanggapi.
Lalu, rombongan melanjutkan pencariannya ke Moskow dengan maksud yang sama. Proposal tersebut rupanya disetujui. Pada awal 1960, Nikita Kruschev berkunjung ke Jakarta dan menyetujui perjanjian pembelian alutsista dari Uni Soviet atas dasar kredit jangka panjang.
Pada 11 Januari 1961, pemerintah Soviet mulai mengeluarkan instruksi kepada Central Design Bureau untuk memodifikasi ordzhonikidze supaya ideal beroperasi di daerah tropis.
Pada 14 Februari 1961 kapal ini tiba di Sevastopol dan pada 5 April 1962 memulai uji coba lautnya. Pada saat itu, kru Indonesia sudah terbentuk. Mekanik kapal ini, Yathizan, kemudian hari menjadi Kepala Departemen Teknik ALRI.
Ordzhonikidze datang ke Surabaya pada 5 Agustus 1962, kapal ini dinyatakan keluar dari kedinasan AL Soviet pada 24 Januari 1963. Dalam sejarah militer Soviet, tidak pernah mereka menjual kapal dengan bobot seberat ini kepada negara lain kecuali kepada Indonesia.
ALRI yang belum pernah mempunyai armada sendiri sebelumnya kemudian belajar untuk mengoperasikan kapal-kapal canggih dan mahal ini dengan cara trial and error/coba-coba.
Kehadiran kapal ini memberikan efek psikologis bagi Kapal perang AL Belanda, terutama Kapal Induk Belanda, Kareel Doorman. Kehadiran KRI Irian juga membuat AL Belanda mengurangi kehadirannya di perairan Irian Barat.
Apalagi pada saat itu, TNI-AU juga mengoperasikan Bomber TU-16 Badger yang bisa membawa dua rudal anti kapal perang AS-1 Kennel. Rudal ini besarnya sama dengan pesawat pemburu Mig 15.
Pada November 1962 tercatat sebuah mesin diesel kapal selam rusak karena benturan hidrolis saat naik ke permukaan, sebuah destroyer rusak dan tiga dari enam boiler KRI Irian rusak.
Tinggal kenangan
Pada 1964 Kapal Penjelajah ini sudah benar-benar kehilangan efisiensi operasionalnya dan diputuskan untuk mengirim KRI Irian ke Galangan Kapal Vladivostok untuk perbaikan. Pada Maret 1964 KRI Irian sampai di Pabrik Dalzavod.
Para pelaut dan teknisi Soviet terkejut melihat kondisi kapal dan banyaknya perbaikan kecil yang seharusnya sudah dilakukan oleh para awak kapal ternyata tidak dilakukan.
Setelah perbaikan selesai, pada Agustus 1964, kapal menuju Surabaya dengan dikawal destroyer AL Soviet.
Setahun kemudian (1965), terjadi pergantian pemerintahan. Kekuasaan pemerintah praktis berada di tangan Soeharto. Perhatian Soeharto terhadap ALRI sangat berbeda dibandingkan Soekarno. Kapal ini dibiarkan terbengkalai di Surabaya, bahkan terkadang digunakan sebagai penjara bagi lawan politik Soeharto.

Pada 1970, kapal ini mulai terisi air. Tidak ada orang yang peduli untuk menyelamatkan kapal penjelajah ini. KRI Irian akhirnya dibesituakan di Taiwan pada tahun 1972 dengan alasan kekurangan komponen suku cadang.


Vivanews










www.garudamiliter.com
selain kapal perang, indonesia juga punya senjata andalan yg sudah di eksport seperti Senjata Serbu (SS) tipe 1 dan tipe 2.
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.828
 
Reputasi: 1589






    #3   Report Post  

Re: [MILITER] Kapal Perang Terbesar Milik Indonesia

wa indonesia sekarang udah cangi ya
Tonisanjaya Tonisanjaya is offline
Continent Level

Post: 4.083
 
Reputasi: 20






    #4   Report Post  

Re: [MILITER] Kapal Perang Terbesar Milik Indonesia

suatu ketika Indonesia akan menjadi negara yang mengeksport skala besar peralatan perang yang canggih. Asalkan riset2 yang dilakukan di dukung oleh pemerintah dari segi pendanaannya
d-net
d-net d-net is offline
Mod

Post: 2.006
 
Reputasi: 44

Reply
 

(View-All Members who have read this thread : 5
akbar54, Tonisanjaya, Tsanie
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Indonesia Sudah Mampu Buat Kapal Perang Dipi76 Politik, Ekonomi & Hukum 6


Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2017, Jelsoft Enterprises Ltd.