DPR Berencana Panggil MUI soal Fatwa Larangan Atribut Natal
 
Go Back   Home > Arsip

Daftar
Lupa Password?


Anda juga bisa login menggunakan akun Jejaringsosial.com anda
Gambar Umum Video Umum Radio & TV Online

loading...



 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
    #1   Report Post  

DPR Berencana Panggil MUI soal Fatwa Larangan Atribut Natal


JawaPos.com - Komisi VIII DPR berencana memanggil Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait fatwa yang dikeluarkan soal pelarangan muslim menggunakan atribut agama lain. Pemanggilan tersebut akan dilakukan setelah masa reses berakhir, pada 9 Januari 2016.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Abdul Malik Harmain mengaku, pemangilan MUI itu untuk meminta penjelasan agar tidak menimbulkan polemik baru di masyarakat.

"Meminta penjelasan untuk MUI mejelaskan beberapa fatwanya yang menurut kita tidak relevan," ujar Malik kepada JawaPos.com, Senin (19/20).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menduga, adanya fatwa tersebut akan mengganggu kebebasan toleransi antara agama di Indonesia yang selama ini sudah terbangun dengan baik.

"Cukup mengganggu sikap toleransi hubungan antara agama," katanya.

Oleh sebab itu, dia menyarakan kepada MUI sebaiknya bijak dan berpikir sebab dan akibat terkait fatwa yang telah dikeluarkan. Hal ini agar tidak menimbulkan kegaduhan baru di tengah masyarakat.

"Fatwa MUI harus dipikirkan efek jangka panjangnya karena sekali lagi Indonesia dikenal sebagai nagara toleran," pungkasnya.

Sekadar informasi, MUI mengharamkan pengunaan atribut nonmuslim bagi karyawan muslim, termasuk mengajak atau memerintahkan penggunaan atribut keagamaan nonmuslim. Fatwa itu dikeluarkan MUI untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai hukum menggunakan atribut keagamaan nonmuslim.

Keputusan MUI Nomor 56 Tahun 2016 dikeluarkan pada 14 Desember 2016. Salah satu pertimbangannya adalah adanya pemilik usaha seperti hotel, super market, departemen store, restoran dan lainnya bahkan kantor pemerintah mengharuskan karyawannya termasuk yang muslim untuk menggunakan atribut keagamaan nonmuslim.

Dengan pertimbangan tersebut, MUI mengeluarkan fatwa mengenai pengenaan atribut nonmuslim. MUI juga meminta umat Islam agar memilih jenis usaha yang baik dan halal, serta tidak memperoduksi, memberikan atau memperjualbelikan atribut keagamaan nonmuslim.
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.824
 
Reputasi: 1589

       





    #2   Report Post     Original Poster (OP)

Re: DPR Berencana Panggil MUI soal Fatwa Larangan Atribut Natal

kenapa MUI tidak keluarkan fatwa tidak boleh menerima gaji dari orang non muslim ya
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.824
 
Reputasi: 1589






    #3   Report Post     Original Poster (OP)

Re: DPR Berencana Panggil MUI soal Fatwa Larangan Atribut Natal

MUI Sesalkan Tindakan FPI Terkait Fatwa Natal


-Pengunjung mal berfoto bersama dalam Meet & Greet with Mickey and Minnie Mouse di atrium Kota Kasablanka mall Jakarta sebagai bentuk upayua merayakan libur Natal dan tahun baru.

JawaPos.com -
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin menyesalkan tindakan aktivis Front Pembela Islam (FPI) yang melakukan sweeping atribut natal di pusat perbelanjaan di Surabaya, Jawa Timur.

Sweeping itu diketahui setelah mucul fatwa MUI yang mengharamkkan penggunaan atribut non-muslim atau agama lain seperti topi santa, kalung salib dan lainnya.

"Kita sangat menyayangkan, harusnya tidak perlu melakukan tindakan itu, cukup melaporkan saja. Tidak perlu ada aksi-aksi yang demikian," ujar Ma'ruf di Gedung Bank Indonesia (BI), MH Thamrin, Jakarta, Senin (19/12).

Sebelumnya, FPI melakukan sweeping dengan mendatangi pusat perbelanjaan di Surabaya, seperti Mal Galaxy, Grand City, Delta Plaza, Tunjungan Plaza, Ciputra World, dan Lenmarc.

Dalam sweeping itu FPI mengajak umat Islam untuk tidak mengucapkan selamat Natal, mengikuti, dan menggunakan atribut-atribut Natal dan tahun baru. Alasan FPI, berdasarkan fatwa MUI.

Sekadar informasi, MUI mengharamkan pengunaan atribut non-muslim bagi karyawan muslim, termasuk mengajak atau memerintahkan penggunaan atribut keagamaan non-muslim termasuk haram.

Fatwa itu dikeluarkan MUI untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai hukum menggunakan atribut keagamaan non-muslim.

Keputusan MUI Nomor 56 Tahun 2016 dikeluarkan pada 14 Desember 2016. Salah satu pertimbangannya adalah adanya pemilik usaha seperti hotel, super market, departemen store, restoran dan lainnya bahkan kantor pemerintah mengharuskan karyawannya termasuk yang muslim untuk menggunakan atribut keagamaan non-muslim.

Dengan pertimbangan tersebut, MUI mengeluarkan fatwa mengenai pengenaan atribut non muslim. MUI juga meminta umat Islam agar memilih jenis usaha yang baik dan halal, serta tidak memperoduksi, memberikan atau memperjual belikan atribut keagamaan non muslim.
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.824
 
Reputasi: 1589






    #4   Report Post     Original Poster (OP)

Re: DPR Berencana Panggil MUI soal Fatwa Larangan Atribut Natal

Respon Adik Gus Dur ada Sweeping Atribut Natal


-Sholahuddin Wahid

JawaPos.com - Organiasasi masyarakat (ormas) dari Front Pembela Islam (PFI) melakukan sweeping ke pusat perbelanjaan di Surabaya, Jawa Timur, setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa pelarangan nonmuslim mengunakan atribut agama lain.

Kiai Salahuddin Wahid meminta kepada ormas Islam tidak bertindak seenaknya dengan cara-cara melakukan sweeping. Karena hal tersebut akan membuat resah dan menakuti masyarakat.

"Karena di sini (Indonesia) yang berlaku hukum negara dan bukan hukum Islam," ujar pria yang akrab Gus Solah kepada JawaPos.com, Selasa (20/12).

Karenanya, adik dari Presiden keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur) berharap aparat kepolisian bisa mencegah agar aksi itu tidak terulang lagi. Karena hal itu akan menggangu toleransi antar umat beragama yang selama ini sudah berjalan baik di Indonesia.

"Polisi harus bertindak dan mecegah itu (tidak terjadi lagi sweeping)," katanya.

Sebelumnya, FPI melakukan sweeping dengan mendatangi pusat perbelanjaan di Surabaya, seperti Mal Galaxy, Grand City, Delta Plaza, Tunjungan Plaza, Ciputra World, dan Lenmarc.

Dalam sweeping itu FPI mengajak umat Islam untuk tidak mengucapkan selamat Natal, mengikuti dan menggunakan atribut-atribut Natal. Alasan FPI, karena berdasarkan dari fatwa MUI.

Sekadar informasi, MUI mengharamkan pengunaan atribut nonmuslim bagi karyawan muslim. Sementara kepada pemilik usaha seperti hotel, super market, pusat perbelanjaan, restoran juga dilarang atau diharamkan memaksa karyawan muslim untuk menggunakan atribut agama lain.

Fatwa itu dikeluarkan MUI untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai hukum menggunakan atribut keagamaan non muslim.

Keputusan MUI Nomor 56 Tahun 2016 dikeluarkan pada 14 Desember 2016.

Dengan keluarnya fatwa tersebut MUI meminta umat Islam agar memilih jenis usaha yang baik dan halal, serta tidak memperoduksi, memberikan atau memperjual belikan atribut keagamaan non muslim.
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.824
 
Reputasi: 1589






    #5   Report Post     Original Poster (OP)

Re: DPR Berencana Panggil MUI soal Fatwa Larangan Atribut Natal

Menag Angkat Bicara soal Fatwa MUI Atribut Natal


JawaPos.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa mengharamkan bagi muslim menggunakan atribut agama lain.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, fatwa MUI tersebut tidak mengikat. Sehingga dijalankan boleh apabila tidak dilakukan juga tidak mengapa.

Menurut Lukman, Fatwa tesebut hanya mengikat bagi masyarakat yang memintanya, sedangkan yang tidak meminta tidak menjadi sebuah keharusan.

"Begini fatwa itu kan mengikat bagi yang memintanya. Jadi bagi yang tidak meminta, maka tentu tidak terikat dengan isi fatwa itu," ujar Lukman di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (20/12).

Sekadar informasi, MUI mengharamkan pengunaan atribut nonmuslim bagi karyawan muslim. Sementara kepada pemilik usaha seperti hotel, super market, pusat perbelanjaan, restoran juga dilarang atau diharamkan memaksa karyawan muslim untuk menggunakan atribut agama lain.

Fatwa itu dikeluarkan MUI untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai hukum menggunakan atribut keagamaan nonmuslim.

Keputusan MUI Nomor 56 Tahun 2016 itu dikeluarkan pada 14 Desember 2016. Dengan keluarnya fatwa tersebut, MUI meminta umat Islam agar memilih jenis usaha yang baik dan halal, serta tidak memperoduksi, memberikan atau memperjual belikan atribut keagamaan nonmuslim.
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.824
 
Reputasi: 1589






    #6   Report Post  

Re: DPR Berencana Panggil MUI soal Fatwa Larangan Atribut Natal

kebalik tuh!.. harusnya DPR dipanggil MUI. Bakalan ditanya tuh orang2 yg di DPR.. apa kerja loe? bikin UU 1 ayat saja sampai 5 tahun. bisa loe cuma revisi.
Serahkan aku sehari keluar 100... dan pasti dikawal pengikut setiaku.

- n1 -
n1ngs1h
n1ngs1h n1ngs1h is offline
Continent Level

Post: 3.971
 
Reputasi: 487






    #7   Report Post     Original Poster (OP)

Re: DPR Berencana Panggil MUI soal Fatwa Larangan Atribut Natal

Kutip:
Oleh n1ngs1h View Post
kebalik tuh!.. harusnya DPR dipanggil MUI. Bakalan ditanya tuh orang2 yg di DPR.. apa kerja loe? bikin UU 1 ayat saja sampai 5 tahun. bisa loe cuma revisi.
Serahkan aku sehari keluar 100... dan pasti dikawal pengikut setiaku.

- n1 -
keluarkan fatwa MUI utk DPR ya.
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.824
 
Reputasi: 1589






    #8   Report Post  

Re: DPR Berencana Panggil MUI soal Fatwa Larangan Atribut Natal

Wah, ada masalah apalagi ini ya hehehehehehe
ahmaulana ahmaulana is offline
Home Level

Post: 1
 
Reputasi: 0

__________________
burunglovebird.com
Ternak Lovebird





    #9   Report Post  

Re: DPR Berencana Panggil MUI soal Fatwa Larangan Atribut Natal

hahahaha,, betapa lucunya yah,, MUI bikin fatwa buat umat muslim aja pada ribet.. Diterima syukur gak diterima yah udah, kan tujuannya cuma buat mengingatkan umat muslim aja..
jonikeren jonikeren is offline
Home Level

Post: 7
 





    #10   Report Post  

Re: DPR Berencana Panggil MUI soal Fatwa Larangan Atribut Natal

Kutip:
Oleh jonikeren View Post
hahahaha,, betapa lucunya yah,, MUI bikin fatwa buat umat muslim aja pada ribet.. Diterima syukur gak diterima yah udah, kan tujuannya cuma buat mengingatkan umat muslim aja..
yg bikin ribet bukan fatwanya.. meskipun sehari bikin 100 pun gak bakalan jadi ribet kalo kelompok .. organisasi apapun namanya, gak asal main grudugan rame2 nge"sweeping" (istilah apa pula ini! kenyataan biasanya main obrak-abrik+keroyokan..)
dg dalih menegakkan fatwa.
(tangkep 1 bawa ke polsek, usut siapa yg nyuruh. tak pastikan biangnya sudah di bai'at organisasi radikal/anti toleran)

- n1 -
nunggu th baru besok, jadi pesta kembang-api apa bom panci.
n1ngs1h
n1ngs1h n1ngs1h is offline
Continent Level

Post: 3.971
 
Reputasi: 487

spirit:
Reply
 


Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Soal Century, BPK Segera Panggil Menkeu Dewa Arsip 0
DPR Panggil Pertamina Soal Kenaikan Elpiji Dewa Arsip 0


Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2017, Jelsoft Enterprises Ltd.