Kisah Nabi Ayyub AS
 
Go Back   Home > Agama > Islam

Daftar
Lupa Password?


Anda juga bisa login menggunakan akun Jejaringsosial.com anda
Gambar Umum Video Umum Radio & TV Online





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

[Nabi/Rasul] Kisah Nabi Ayyub AS

Kisah Nabi Ayyub AS Selamat datang di Lahiya, situs (blog) sederhana yang berbagi ilmu dan pengetahuan dengan penuh keikhlasan. Dan, pada kesempatan kali ini, kami bakal sharing pengetahuan mengenai Kisah Nabi Ayyub AS, dan tak perlu berlama-lama lagi, langsung saja kita masuk ke pembahasannya, ya.

Nabi Ayub yaitu cucu dari Nabi Ishaq bin Ibrahim as. Semua umat manusia mengetahui beliau sebagai sosok seorang Nabi Allah yang mempunyai tingkat kesabaran yang tertinggi dalam menghadapi cobaan dari Allah swt.

Kekuranagan harta benda, menanggung derita berupa sakit yang berkelanjutan, serta bahkan juga kehilangan nyawa anak-anak beliau, semua itu tidak bisa meruntuhkan benteng keimanan Nabi Ayub as. Justru demikian sebaliknya, semua itu makin menambahkan cinta serta ketaatannya pada Allah swt. Beliau selalu melaksanakan ibadah pada Allah swt, dalam kondisi suka ataupun duka, sehat ataupun sakit, serta kaya ataupun miskin.

Di negeri tempatnya berpijak beliau serta keluarganya di kenal sebagai orang yang kaya-raya lagi dermawan. Harta yang melimpah ruah, tempat tinggal serta gedung-gedung indah yang dipunyainya, perhiasan emas serta perak, dan tanaman serta hasil bumi yang dihasilkannya, tidak menjadikan beliau sombong serta angkuh. Malah beliau serta keluarga (istri serta anak-anaknya) senantiasa membantu beberapa orang fakir yang miskin, anak-anak yatim, serta janda-janda tua yang hidupnya serba kekurangan.

Oleh sebab itu, tidak ada satu orang juga dari masyarakat setempat yang memohon pertolongan pada keluarga Nabi Ayub, pulang dengan tangan kosong. Tidak heran, jika semua orang memberikan pujian padanya atas kebaikkan serta kedermawanan beliau. Sanjungan itu tidak cuma datang dari kelompok manusia, bahkan juga beberapa malaikat juga ikut memberikan pujian pada amal saleh yang dilakukan oleh Nabi Ayub as.

Pada suatu hari, beberapa malaikat bumi sedang bicara tentang makhluk di bumi serta beribadah yang mereka lakukan. Satu diantara mereka berkata, “sekarang ini di muka bumi tidak ada orang yang lebih baik dari pada Ayyub. Dia yaitu orang yang paling agung keimanannya, paling banyak melaksanakan ibadah pada Allah, paling mensyukuri nikmat-Nya, serta paling banyak berdoa kepada-Nya.

Iblis mendengar apa yang dapat dikatakan malaikat, hingga coba memakainya. Dia lantas mendatangi Ayyub a. s. serta berupaya menggodanya. Tetapi Ayyub a. s. yaitu seseorang yang hatinya suci serta tulus mencintai Allah SWT, hingga iblis kehabisan akal untuk menggodanya.

Setelah jemu menggoda Ayyub a. s., iblis berkata pada Allah kalau Ayyub patuh kepada-Nya lantaran kekayaan serta kemegahan yang sudah Allah berikanlah padanya. Allah juga merelakan harta Ayyub diperbuat apa saja yang disenangi oleh iblis, iblis dengan selekasnya mendatangi tanah punya Ayyub, kekayaannya, tanaman-tanamannya, serta nikmat-nikmat yang dimiliknya, lantas menghancurkannya. Ayyub a. s. yang semula kaya raya berubah jadi miskin dalam sekejap mata. Tetapi, Ayyub a. s. merelakan seluruh hartanya lantaran semuanya hanya pinjaman dari pada Allah SWT.

Iblis yang terperanjat melihat reaksi Ayyub a. s. kembali menghadap Allah serta menyampaikan kalau Ayyub masihlah patuh serta takwa pada Allah tidak lain lantaran ia masihlah memiliki anak-anak, ia mau anak-anaknya untuk mengembalikan kekayaan yang dipunyainya.

Lantas Allah merelakan putra-putra Ayyub untuk iblis. Allah mengguncang tempat tinggal rumah Ayyub hingga putra-putra Ayyub juga wafat semua. Tetapi Ayyub a. s. tetap tegar serta tabah dalam menghadapi cobaan.

Iblis kembali tercengang serta kembali menghadap Allah SWT sambil berkata kalau Ayyub masihlah sabar serta tabah lantaran badannya masihlah sehat. Allah SWT. juga merelakan tubuh Ayyub pada iblis.

iblis juga memukul tubuh Ayyub a. s. dari mulai ujung kepala sampai kakinya yang paling bawah hingga Ayyub a. s. menderita penyakit kulit. Penyakit kulit yang dideritanya amat kronis sampai menyebar hingga kedalam dagingnya, serta semua badannya bernanah. Keluarga serta beberapa rekannya juga menjauhinya. Cuma istrinya yang setia menemaninya.

Walau keadaannya seperti itu, Ayyub a. s. masihlah saja bersukur pada Allah SWT. Beliau bersukur pada Allah atas hari-hari sehat yang pernah dirasakannya. Serta memberikan pujian pada Allah lantaran sudah memberikan cobaan yang berbentuk penyakit. Dalam kondisi sehat ataupun sakit, beliau tetap bersukur pada Allah SWT.

Iblis juga makin kesal. Dia tidak tahu lagi apa yang harus dikerjakannya terhadap Ayyub a. s. Dikumpulkannya seluruh rekan setannya. Di depan mereka ia bercerita kisahnya dengan Ayyub a. s. Dia memohon pendapat mereka sesudah mengakui kegagalannya menggoda Ayyub a. s. atau bikin Ayyub a. s. berhenti bersabar serta bersukur.



Salah seorang dari rekannya ajukan pertanyaan kenapa ia tidak dapat menggoda Ayyub sedangkan ia dapat menggoda Adam a. s. hingga di keluarkan dari syurga. Iblis itupun tersadar akan suatu hal serta langsung melesat pergi. Ia mendatangi istrinya Ayyub a. s. serta memenuhi fikirannya dengan keputusasaan hingga istri Ayyub a. s. menjumpai Ayyub a. s. serta ajukan pertanyaan padanya kenapa ia tidak memohon pada Allah untuk mengobati penyakitnya.

Ayyub juga menjawab kalau istrinya itu udah dapat digoda oleh setan. Ayyub juga ajukan pertanyaan balik pada istrinya berapakah lama mereka sudah hidup dalam kesenangan. Istrinya menjawab 80 th.. Serta Ayyub ajukan pertanyaan lagi berapakah lama mereka hidup dalam cobaan. Istrinya menjawab 8 th.. Ayyub juga berkata kalau ia merasa malu memohon pada Allah untuk mengobati penyakitnya lantaran kalau sebenarnya Allah semakin banyak memberinya kesenangan dibandingkan dengan cobaan. Ayyub juga menyuruh istrinya pergi dari hadapannya hingga Ayyub cuma hidup sendirian serta sebatang kara.

Setelah sekian lama, Ayyub a. s. juga memohon Allah SWT untuk memberikan kesembuhan padanya namun bukanlah dengan mengeluh tetapi dengan penuh rasa simpati. Allah juga mengabulkan doa Ayyub a. s. serta mengobati penyakitnya dan memberikan kembali kemewahan serta anak-anak padanya. (Sumber : Nabi-Nabi Allah karya Ahmad Bahjat dengan sedikit pengubahan)

Kesembuhan Nabi Ayub as

Penyakit Nabi Ayub amat kronis hingga ia cuma bisa berbaring. Makin lama keadaannya makin memburuk. Penyakit ini ia derita udah 18 th.

Orang-orang di sekelilingnya melupakan kedermawanan Nabi Ayub. Selama beliau sakit, semua masyarakat di sekelilingnya mengasingkan dirinya. Cuma istrinya yang mengurusi semua kepentingan Nabi ayub. Tetapi, iblis senantiasa menghasut istri Nabi Ayub yang bernama Rahmah. Iblis membisikkan kebencian kedalam hati istri Nabi Ayub. Pada sebuah hari, istri Nabi Ayub menyampaikan beberapa hal yang menyakiti Nabi ayub. Nabi Ayub juga amat sedih. Ia bersumpah jika ia pulih nantinya, ia bakal memukul istrinya sejumlah 100 kali.

Pada saat keadaan Nabi Ayub makin lemah, Allah menurunkan wahyu padanya, “Hentakanlah kakimu hingga keluar air yang sejuk untuk mandi serta minum. ”

Nabi Ayub menghentakan kakinya ke tanah hingga air keluar. Air itu dipakai untuk mandi serta minum Nabi Ayub. Tidak lama kemudian, tubuh Nabi Ayub kembali sehat. Bahkan juga. Ia lebih sehat serta kuat di banding sebelumnya.

Setelah pulih, istri Nabi Ayub kembali pada suaminya Nabi Ayub teringat dengan sumpahnya. Tetapi, ia tidak tega memukul istrinya. Oleh sebab itu, ia tidak bisa memenuhi sumpahnya. Kemudian, turunlah perintah Allah supaya Nabi Ayub melakukan sumpahnya. Ia diperintah memukul istrinya memakai 100 helai rumput yang diikat.

Cerita Nabi Ayub ini sudah dikisahkan dalam Al-Quran Surat Shaad ayat 41-44 yang artinya, “Dan ingatlah akan hamba Kami Ayub saat ia menyeru Tuhannya, “Sesungguhnya aku diganggu setan dengan kepayahan dan siksaan” (Allah berfirman). “Hantamkanlah kakimu ; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum. ” Serta Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan (kami tambahkan) pada mereka sebanyak mereka pula sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran untuk orang-orang yang mempunyai fikiran. Serta ambillah dengan tanganmu seikat (rumput), setelah itu pukullah dengan ikatan rumput itu pada istrimu supaya kamu tidak melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia sangat taat (pada Tuhannya) ”

Kesabaran Nabi Ayub bisa dijadikan contoh untuk kita. Sebaiknya kita tidak cepat mengeluh pada saat menghadapi kesulitan serta hidup.
alfinfafaz1 alfinfafaz1 is offline
Village Level

Post: 64
 
Reputasi: 1

       
Reply
 

(View-All Members who have read this thread : 1
alfinfafaz1
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
KISAH NABI TAKLUKKAN SYAM PERTAMA KALI ISWANDA Islam 0
kisah nabi muhammad saw menjelang ajal roems_tia Islam 1
Abdullah Ibnu Rawahah (Kisah Sahabat Nabi) Redbastard Islam 5
Kisah Sahabat Nabi -Abbad Bin Bisyir r.a- Redbastard Islam 5
Kumpulan Kisah para Nabi Allah Bayu_erfastianto Islam 19


Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2017, Jelsoft Enterprises Ltd.