Larsson Hantui Wenger

Adamsuhada

New member
Manajer Arsenal, Arsene Wenger masih merasa dihantui oleh Henrik Larsson. Wenger tidak akan melupakan bagaimana Larsson menjadi aktor sentral kekalahan timnya di final Liga Champions tahun lalu.

Ia pikir pertemuan tahun lalu akan menjadi pertemuan terakhirnya dengan penyerang gaek asal Swedia tersebut. Tapi ternyata apa yang dipikirkan oleh Wenger keliru saat Manchester United meminjamnya untuk sepuluh pekan dari Helsingborgs.

Sekarang di depan matanya terbentang kesempatan untuk melakukan revenge kepada striker yang menjadi aktor utama dua gol yang dilesakkan Barcelona saat timnya terlebih dahulu memimpin 1-0 di Paris, Mei 2007. Kedua gol tersebut yang dihasilkan oleh Samuel Eto'o dan Juliano Belletti tidak terlepas dari peran Larsson yang masuk ke lapangan sebagai pemain pengganti di babak kedua.

Seperti dilansir The Sun, Wenger mengaku: ?Saya tidak memiliki kenangan yang buruk dengan Henrik Larsson. Tapi tepatnya ia adalah mimpi buruk buat kami! Dia mengatakan tidak akan kembali bertemu dengan kami lagi setelah meninggalkan Barcelona musim panas lalu tapi saya pikir masa keemasannya telah lewat.?

Tapi, ?Dia tetap pemain yang sangat saya kagumi atas kecerdikannya dalam menciptakan dan menyelesaikan peluang serta perannya yang selalu mengutamakan kepentingan tim. Tetap bermain di level atas saat usianya telah menginjak 35 tahun merupakan catatan yang sungguh luar biasa,? lanjut The Professor.

The Gunners saat ini berada di urutan keempat klasemen sementara Liga Primer Inggris dan tertinggal 15 poin di belakang MU yang memimpin klasemen. Wenger mengaku merindukan suasana dimana keduanya sering saling menghujat dan perang kata-kata di media. Sebelum kedatangan Jose Mourinho ke Chelsea dua musim lalu, Wenger dengan Arsenal-nya dan Fergie dengan MU-nya menjadi dua klub yang sering berbenturan di puncak klasemen.

?Sampai dua musim lalu pertandingan antara Arsenal melawan Manchester United merupakan pertandingan yang tidak ingin dilewati. Saya sangat menyukai tekanan yang begitu intens pada saat itu. Tapi saya jelaskan kalau hubungan saya dengan Sir Alex Ferguson tidak pernah buruk sampai saat ini,? tuturnya.

Tapi faktanya sekarang, ?Chelsea menjadi kekuatan yang baru dan melunturkan fokus terhadap pertandingan antara kami. Belum lagi Liverpool yang juga ikut gabung. Biarpun kami menang pada hari Minggu nanti, saya yakin banyak orang yang masih beranggapan kalau kami tidak memiliki peluang untuk menjadi juara. Tapi yang ada dalam pikiran kami Cuma satu, memenangkan pertandingan nanti untuk memangkas selisih poin yang ada,? tegasnya.
 
Back
Top