Terungkap! Ini Dia Pria yang Biayai 65 Gurunya Piknik ke Luar Negeri

spirit

Mod
833cb69a-a9c2-41e2-a890-37764962d594_169.jpeg

Kisah seorang mantan murid yang membiayai puluhan gurunya berwisata ke luar negeri jadi perbincangan hangat. Siapakah dia?

Pria bernama Fredy Chandra merupakan pengusaha kabel fiber optik yang kini tinggal di Jakarta. Masa kecil hingga remajanya habis di Pekalongan.

Fredy mengajak guru-gurunya mulai dari SD, SMP hingga SMA di Pekalongan untuk berlibur ke luar negeri.

Puluhan guru SD Sampangan, SMPN 1, SMAN 1 Pekalongan yang pernah mendidik Fredy terbang ke Malaysia dan Singapura pada 19-24 September 2017.

Dia menanggung seluruh biaya perjalanan, uang saku, dan juga semua kebutuhan terkait kesehatan para gurunya selama berlibur. Meski begitu, dia tak bisa ikut dalam perjalanan itu karena harus menyelesaikan tugas pekerjaannya. Namun, Fredy sempat mengantar kepergian rombongan dan tetap memantau setiap kegiatan para gurunya. Dia juga menyertakan kru kesehatan untuk memastikan para guru sehat dan mendapat pelayanan yang terbaik.

"Saya bingung, nggak nyangka (jadi perbincangan banyak orang). Saya inginnya nggak sampai diekspos, saya kurang nyaman. Jadi kalau ada yang mau wawancara, saya bilang harusnya ke guru-guru saya," kata Fredy saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (30/9/2017).

Fredy merasa apa yang dia lakukan untuk para gurunya adalah hal yang sudah sepatutnya dia lakukan sebagai seorang murid kepada guru.

dd5645dd-88cf-48ad-9f70-625753b0a136_169.jpeg

"Orang tua saya menekankan, menanamkan, kalau utang budi sama orang yang berjasa, harus sekali-kali menyenangkannya," kata Fredy.

"Di Indonesia ini malah kaget (saat tahu ada cerita murid yang membalas jasa gurunya). Kalau kata istri saya, yang saya lakukan ini sepadan (dengan jasa para guru kepadanya)," imbuhnya.

Kemudian suatu saat dia mengetahui kabar seorang gurunya pensiun. Saat itulah dia bertekad untuk memberikan sesuatu untuk gurunya.

"Awalnya (berpikir) apa saya memberi mentahan. Tapi nanti seperti apa, saya putuskan mereka sekali-sekali menikmati pelayanan yang bagus," imbuhnya.

Fredy merasa bahagia melihat senyum sumringah para gurunya ketika berlibur. Dia mengerti seorang guru terutama yang pensiun kadang memiliki rasa dilupakan oleh muridnya.

"Bahkan ada yang sakit ginjal, (setelah berlibur) sekarang sudah semangat lagi, bisa beraktivitas," kata Fredy.

Fredy akhirnya mulai bisa menerima dirinya kini jadi perbincangan banyak orang. Terutama saat mengetahui guru-gurunya ternyata ikut bangga saat nama mereka ada di berbagai media di Indonesia.

"Saya tahu mereka bangga. Saya melihat mereka senyum sangat bahagia, itu tujuan saya," tuturnya.

sumber
 
Mengintip Perjalanan Piknik 65 Guru Fredy di Malaysia dan Singapura

5f8906e4-b521-404d-967c-5b477a523d35_169.jpg

Perjalan piknik guru Fredy Chandra. Foto: Dok Pribadi​

Sebanyak 65 guru yang pernah mengajar seorang pengusaha Fredy Chandra berlibur ke Singapura dan Malaysia. Seperti apa perjalanan liburan mereka?

Kepada detikcom, Sulikin, Kepala SMA N 1 Pekalongan, mengatakan, bersama rombongan menjajaki beberapa tempat wisata di Singapura, seperti Garden by the bay, pertunjukan sinar laser Marina Bay, dan komplek klentheng di China Town.

Sedangkan di Malaysia, rombongan melakukan kunjungan ke Istana Negara, Menara Petronas, China Town, Berjaya Hill, Genting dan Johor Baru.

"Suasana keakraban terasa. Apalagi untuk para guru-guru yang sepuh (tua), bener-bener diperhatikan," jelas Sulikin, Sabtu (30/9/2017).

b96526e9-b9c6-4a22-8f7f-77b744e62d83_169.jpeg

Kepala SMAN 1 Pekalongan, Sulikin bersama Fredy Chandra. Foto: Dok Sulikin​

Hal yang sama dikatakan oleh Dwi Atmadi, wali kelas dua SMAN 1 Pekalongan. Guru kimia yang menjadi guru favorit Fredy ini, mengakui merasa terharu atas inisiatif Fredy untuk menyenangkan para guru-gurunya.

Selain membiayai seluruh kebutuhan perjalanan gurunya, Fredy menyertakan kru yang bertugas untuk memastikan kondisi para guru sehat selama berlibur. Tak hanya itu, seorang dokter juga ikut mendampingi para guru.

"Suasana memang berbeda. Saya sudah dua kali ke Singapura. Namun, perjalanan kemarin lebih berkesan. Kita benar-benar dimanja oleh Fredy melalui biro perjalanannya," jelas Dwi Atmadi.

Bagi para guru yang dipesiarkan salah satu muridnya yang sukses ini menjadi hadiah spesial. Selama perjalanan, rombongan 65 guru ini, selalu disambut para alumni, baik yang berdomisili di Singapura maupun Malaysia.

5eedea58-489f-4f9c-a892-db5be93ccd19_169.jpg

Guru-guru Fredy saat di Singapura. Foto: Dok Pribadi​

Salah satu tempat tujuan wisata 65 guru yakni Genting di Malaysia. Lokasi ini memang berada di ketinggian, tepatnya puncak gunung dari daerah pegunungan Titiwangsa. Letak tepatnya ada di perbatasan antara Selangor dengan Pahang.

Di wisata Genting ini, para guru menikmati suasana paronama indah dari ketinggian, dengan menggunakan kereta gantung atau Genting Sky Way.

"Saya tersanjung. Yang paling berkesan, saat berada di Genting. Sempat naik kereta gantung. Lupakan penyakit lama," Ujar Wahyu, salah satu guru SD Fredy.

sumber
 
Back
Top