Trik mudah untuk menjaga kesehatan Reproduksi wanita

Fauzi27

New member
Organ reproduksi wanita meliputi vagina, rahim, tuba falopi, dan ovarium. Organ reproduksi wanita berperan penting dalam hubungan seksual, produksi sel telur, melindungi serta menjadi tempat sel telur berkembang, hingga dalam proses persalinan.

Kesehatan reproduksi wanita dimulai dengan kemampuan untuk melindungi diri sendiri dari penyakit menular seksual, penggunaan alat kontrasepsi seperti kondom dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit menular seksual, seperti gonore dan klamidia, yang menjadi salah satu penyebab utama infertilitas pada wanita.

Terlepas dari hal tersebut, berikut di bawah ini adalah Trik mudah untuk menjaga kesehatan Reproduksi wanita. Diantaranya :

Bersihkan Bagian Luar Vagina Setelah Buang Air

Hal yang paling sederhana untuk menjaga kebersihan alat reproduksi adalah selalu membersihkan area vagina luar setelah buang air kecil atau buang air besar. Gunakan air untuk membasuh area tersebut agar kuman-kuman yang berasal dari kotoran atau air kencing tidak masuk ke area alat reproduksi.

Sering Ganti Pembalut Saat Haid

Darah merupakan media yang paling efektif untuk tempat perkembangan kuman. Karena itu ketika Anda haid usahakan agar Anda selalu mengganti pembalut setidaknya 4 jam sekali. Cara tersebut mencegah perkembangan kuman pada pembalut yang telah terkena darah haid sehingga kuman tidak masuk ke area reproduksi.

Hindari Menggunakan Sabun pada Alat Kelamin

Alat reproduksi wanita telah dirancang sedemikian rupa dalam keadaan lembab. Jika Anda memiliki kebiasaan mencuci alat kelamin menggunakan sabun maka mulai sekarang hentikan kebiasaan tersebut. Mencuci alat kemaluan menggunakan sabun akan menyebabkan kulit kering dan mengalami iritasi kemudian muncullah reaksi gatal-gatal. Bahkan kandungan pewangi, buih, dan juga berbagai bahan kimia dalam sabun bisa menyebabkan gangguan sistem reproduksi.

Lakukan Pemeriksaan Rutin Alat Reproduksi

Kebanyakan wanita merasa malu dan risih jika harus memeriksakan alat reproduksi mereka ke dokter. Maka tidak heran, banyak kasus keterlambatan diagnosis terhadap penyakit pada reproduksi karena para wanita enggan memeriksakan kesehatan alat reproduksi mereka. Selain melakukan pemeriksaan rutin, Anda juga perlu memperhatikan siklus menstruasi Anda. Jika masa menstruasi Anda terjadi dalam siklus yang tidak menentu serta dalam kurun waktu yang lama maka segera lakukan pemeriksaan medis.

Lakukan Hubungan Seksual yang Aman

Beberapa jenis penyakit menular, salah satunya penyakit seksual bisa menyebabkan dampak buruk seperti hilangnya kesuburan karena anatomi reproduksi mengalami kerusakan. Untuk itu, pastikan agar Anda selalu melakukan hubungan seksual yang aman. Sebagian besar penyakit pada organ reproduksi tidak menunjukkan gejala awal yang terlihat langsung.
 
Back
Top