Senat AS Tolak Strategi Baru Bush
 
Go Back   Home > Politik, Ekonomi & Hukum

Daftar
Lupa Password?


Anda juga bisa login menggunakan akun Jejaringsosial.com anda
Gambar Umum Video Umum Radio & TV Online

Sponsored Links
 


 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

Senat AS Tolak Strategi Baru Bush

WASHINGTON - Belum genap sehari setelah Presiden AS George W. Bush meminta dukungan strategi penambahan pasukan ke Iraq, Senat AS melakukan pemungutan suara. Hasilnya, mereka menolak strategi tersebut. Penolakan senat itu terwujud dalam resolusi tak mengikat, yang menyebut penambahan pasukan AS ke Iraq bukan salah satu bentuk kepentingan nasional AS.

Rencana penolakan itu sebenarnya sudah tercium awal bulan lalu. Kubu Partai Demokrat yang menguasai kongres (terdiri atas senat dan DPR) kali pertama dalam 12 tahun terakhir mulai menyosialisasikan draf resolusi tersebut. Tapi, baru kemarin resolusi itu diajukan ke Komisi Hubungan Internasional Senat AS. Dari hasil voting, 12 senator setuju, sedangkan 9 orang lainnya menolak.
andree_erlangga
andree_erlangga andree_erlangga is offline
National Level

Post: 1.896
 
Reputasi: 5

       
Reply
 

(View-All Members who have read this thread : 0
There are no names to display.
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Hadapi Bush, Demokrat Rancang Strategi Baru kurdadia Politik, Ekonomi & Hukum 0
Dubes AS Tak Permasalahkan Demo Tolak Kedatangan Bush nurcahyo Politik, Ekonomi & Hukum 0
Massa Kepung Istana, Tolak Kedatangan Bush nurcahyo Politik, Ekonomi & Hukum 0
Ba`asyir Serukan Tolak Kedatangan Bush ke Indonesia nurcahyo Politik, Ekonomi & Hukum 0
Senat AS Tolak Strategi Baru Bush 2 andree_erlangga Politik, Ekonomi & Hukum 0


Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2017, Jelsoft Enterprises Ltd.