Tradisi Dunia untuk mengisi liburan

Megha

New member
Berikut ini adalah gambar-gambar & berita, yang aku kumpulkan semasa liburan musim panas lalu. Ternyata gak selamanya liburan itu cuma monoton tentang senang-senang dan pesta, coba deh jalan-jalan ke luar negeri (lewat media masa aja) :D, disana kita bisa berlibur sambil mengenal adat & budaya.


Rapa Des Bestas Cukur Binatang



Seorang pria melompat keatas kuda-kuda liar pada acara festival kuda yang disebut Rapa Des Bestas atau pencukuran binatang di Sabucedo Spanyol (6/7/08).
Dalam festival yang telah berlangsung selama 400 tahun silam itu, kuda-kuda liar digiring dari pegunungan terdekat menuju sebuah kandang terbuka untuk dicukur rambut tengkukanya.
Jika dilihat-lihat acara ini bahkan lebih mirip seperti acara Rodeo :D


Ivana Kupala Lompatan Pembebas Dosa



Warga Desa Kuritsko di Novgorod, Rusia, menjalankan tradisi unik dini hari kemarin. Tradisi yang mereka pertahankan dari zaman kezaman itu bernama Ivana Kupala. Dengan menggendong keluarganya, warga desa melompati api unggun, Ialu mandi di telaga atau sungai. Mereka yakin, ritual itu akan membebaskan mereka dari dosa dan membuat mereka Iebih sehat.



menjadi turis luar angkasa



LATIHAN :Turis luar angkasa Richard Garriott dari AS(tengah) dan back up-nya Nik Halik dari Australia (kanan) saat ikut serta dalam penerbangan gravitasi nol dengan diawasi seorang pelatih di kawasan Moskuw, Rusia.



Festival Sanfermines Spanyol



Hari kalima Festival Sanfermines di Pamplona, utara Spanyol, rabu 9/7/08 lalu diwarnai tujuh korban Iuka, salah satunya akibat tandukan banteng. Dalam tradisi yang memicu adrenalin itu, para peserta yang lazim disebut mozos berlari berhamburan di jalanan menghindari kejaran banteng-banteng.



Festifal Anak Muslim


Anak-anak Muslim berkumpul dikompleks masjid al-aqsa, dikota tua Yarussalem beberapa waktu allu.
Rinbuan warga arab israel menghadiri sebuah pawai tahunan anak-anak Al-Aqsa yang diselenggarakan gerakan islam di israel.


Ngaben Bali













NGABEN KELUARGA KERAJAAN: Puluhan ribu warga dan wisatawan menyaksikan arak-arakan menara (bade) setinggi 28,5 meter saat prosesi kremasi keluarga kerajaan (pelebon) Puri Ubud di Ubud. Gianyar, Bali, 16/7 lalu. Keluarga Puri Ubud menyelenggarakan upacara pelebon bagi jenazah orang-orang yang dituakan, yakni kepala Keluarga Puri Ubud Tjokorda Gede Agung Suyasa, Tjokorda Gede Raka, dan Desak Raka (Gung Niang Raka). (IP)
 
Last edited:
Pesta Lumpur Pantai Daecheon Boryeong Seoul Korea Selatan

Lumpur Juga Bisa Bikin Senang




BORYEONG (SINDO) -Di Indonesia, khususnya Jawa Timur, lumpur identik dengan bencana. Wajar, karena lumpur yang meluap dan sumur PT Lapindo Brantas di Kecamatan Porong, Sidoarjo, telah menciptakan mimpi buruk bagi masyarakat sekitar semburan, dan warga Sidoarjo pada khususnya.
Karena itu, ketika mendengar kata lumpur, tak heran jika ingatan kolektif masyarakat Indonesia tertuju pada bencana itu. Lumpur jadi momok yang ingin dihindari.
Namun, jika ada orang Indonesia yang terlanjur berpikiran seperti itu mampir ke Festival Lumpur yang diadakan di Pantai Daecheon di Boryeong, sekitar 190 km arah barat laut dari Seoul, Korea Selatan, beberapa waktu lalu, mungkin cara berpikir tentang lumpur akan sedikit berubah.
Lumpur tak melulu merepresentasikan musibah yang ingin dihindari. Lumpur malah jadi daya tarik bagi ratusan orang dari Korea Selatan sendiri maupun turis dari luar negeri yang berlomba-lomba ingin bergumul dengan tanah basah itu.
Lumpur yang ditampung dalam kolam khusus -seperti lumpur Lapindo dalam pond mungkin, tapi dalam bentuk kecil? itu dipercaya berkhasiat bagi kesehatan kulit agar tetap awet muda. Momen ini pun menjadi daya tarik wisata yang mengasyikkan Sekaligus menyehatkan, bagi yang memercayainya khasiatnya. Orang-orang berlomba-lomba ?melumpuri? sekujur tubuh mereka.
Tentunya, lumpur di Daecheon tak sepanas lumpur Lapindo.Terasa adem malah. Dan lumpur ini dikelola dengan baik serta dikemas dalam bentuk wisata yang menghibur
Bisa Dimanfaatkan
Sebenarnya, tidak menutup kemungkinan lumpur Lapindo itu jadi ajang rekreasi. Menurut pakar Geologi ITS Surabaya Amin Widodo, lumpur panas di Porong, Sidoarjo tergolong langka di dunia. Karena faktor unik itulah, pemerintah bisa memberdayakannya menjadi objek wisata yang mengagumkan.
Nantinya, objek yang dipakai adalah danau lumpur. Secara prinsip, lumpur yang ada di Porong sulit ditemui di negara lain di dunia. (MI)
 
KIRAB



Berbagai kelompok kesenian di wilayah DIY mengikuti kirab merti code, beberapa waktu lalu. Kirab ini merupakan rangkaian akhir dari acara merti code yang merupakan agenda tahunan masyarakat yang tinggal di kawasan Kali Code.


Festival San Fermin Pamplona Spanyol


Seorang gadis terjatuh setelah didorong seekor banteng liar pada han ketujuh festival San Fermin, kemarin, di Pamplona, Spanyolutara: Dalam festival itu, warga Spanyol menggiring banteng-banteng liar di permukiman penduduk.
 
Festifal Hindu Rath Yatra India

Saya mau ikutan nambahin ya, kayaknya Mod Ganjen lupa sama yang satu ini :wink:


Festifal Hindu Rath Yatra India


Pemeluk agama hindu mengikuti Rath Yatra, satu prosesi religius, di bagian timur India kota Puri 4 Juli, 2008. Menurut seorang polisi setempat, sedikitnya enam orang mati terinjak-injak dan cedera dalam festifal perebutan kereta perang tahunan atau Rath Yatra di Orissa. Peringatan Rath Yatra sendiri merupakan momen untuk mengenang perjalanan sejarah Dewa Krishna, yang juga dikenal sebagai Dewa Jagannath pada tempat kelahirannya di Mathura. *Reuters
 
Back
Top