Cerita sambung-sambung
 
Go Back   Home > Cerita Pendek Cerpen, atau Bersambung

Daftar
Lupa Password?


Anda juga bisa login menggunakan akun Jejaringsosial.com anda
Gambar Umum Video Umum Radio & TV Online





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

Cerita sambung-sambung

Ayo kita bikin cerita sambung2! Aku bikin ceritanya, kalian yang lanjutin, ok?:wink:
syifa-feehily
syifa-feehily syifa-feehily is offline
National Level

Post: 587
 
Reputasi: 1

       





Reply With Quote     #2   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Cerita sambung-sambung

Hmm... judulnya... apa ya?
syifa-feehily
syifa-feehily syifa-feehily is offline
National Level

Post: 587
 
Reputasi: 1






Reply With Quote     #3   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Cerita sambung-sambung

Siapa Aku?

"Siapa aku?" itulah kata-kata yang kuucapkan pertama kali ketika ku tersadar. Tiba- tiba aku berada di dalam sebuah ruangan yang tak kukenal. "Dimana ini?" tanyaku lagi. Aneh, hanya ada aku seorang diri di ruangan ini. Tiba - tiba ada seorang wanita menghampiriku. "Kau sudah sadar?" tanyanya. Kutatap wanita itu. Terlihat kecemasan yang tergambar dalam wajahnya. Siapa wanita ini, tanyaku dalam hati. Seolah dapat membaca pikiranku, dia menjwab, "Nama saya Liana, saya menemukan kamu pingsan di dekat sungai" Aku pingsan di tengah sungai? pikirku bingung. "Kamu tidk usah khawatir, saya akan merawat sampai kamu sembuh." katanya sambil menyodorkan segelas air putih padaku. Siapa aku? Siapa keluargaku? Mengapa aku pingsan di dekat sungai? aku tak mengerti sama sekali. "Siapa namamu?" tanuya wanita bernama Liana itu. "Aku tak tahu", jawabku pelan.

(lanjutin ya! dengn kata2mu sendiri)
syifa-feehily
syifa-feehily syifa-feehily is offline
National Level

Post: 587
 
Reputasi: 1






Reply With Quote     #4   Report Post  

Re: Cerita sambung-sambung

halo... lama gak ol nih... ok, fifa. gw lanjutin walau gak bisa ngarang.

mendengar jawabanku dia terpana. "ka-ka-kau kehilangan ingatan?" tanyanya. aku mengangguk pelan. liana berfikit sjenak. "baiklah, sebaiknya kau tinggal bersamaku saja. aku akan melindungimu. mm, sebaiknya kau kuberi nama. namamu... fitri? bagaimana dengan ityu?" tanyanya. aku hanya mengangguk. tak apalah aku tinggal bersamanya dengan nama fitri, tak ada pilihan lain.

udah segitu aja gw pusinx nih, gak biasa ngarang. yang lainx terusin ya
niakiara
niakiara niakiara is offline
City Level

Post: 220
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #5   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Cerita sambung-sambung

oh thanks ya, nia. yang lain juga lanjutin donkz! gw mo lanjut lagi nih..

Setelah lama bercakap-cakap, Liana meninggalkan ruangan itu. Aku berusaha mencoba mengingat-ingat masa laluku. Siapa aku? Siapa aku? tanyaku berulang-ulang dalam hati. Percuma, sudah setengah jam aku berpikir, tidak ada yang dapat kupikirkan. "Fitri? Waktunya makan siang." terdengar suara lembut Liana memanggilku. Aku segera bangkit dari tempat tidur dan keluar kamar. Nanti akan kupikirkan lagi, batinku. Setelah selesai makan, Liana mengajakku jalan-jalan ke tepi sungai.

Sesampainya disana, tiba-tiba kuteringat sesuatu. Rasanya aku seperti pernah kesini, batinku. Kulihat sungai yang begitu jernih dan ikan-ikan yang berenang di dalamnya. Kucoba merasakan sentuhan air itu. Sejuk dan segar! Aku merasa nyaman di sungai ini. Tiba-tiba aku terpeleset. "Fitriiii!!" teriak Liana. Liana meraih tanganku yang hampir tercebur dalam sungai ini. Tiba-tiba aku merasa takut "L-Liana, s..s-se-se-sebaiknya kita segera pu..lang sa..ja" ujarku. Liana mengangguk. Aneh, wajahnya tidak seperti yang eaktu itu. Wajah ramahnya lanyap. Senyumnya menghilang. Aku semakin takut melihatnya.

ayo lanjuuuut...
syifa-feehily
syifa-feehily syifa-feehily is offline
National Level

Post: 587
 
Reputasi: 1






Reply With Quote     #6   Report Post  

Re: Cerita sambung-sambung

kayak trheadnya om richie
chickenfighter
chickenfighter chickenfighter is offline
World Level

Post: 15.244
 
Reputasi: 38

__________________
SUDAH BEDA APA EMANG BEDA

Recent Blog: Resmi Jadi Kakek   





Reply With Quote     #7   Report Post  

Re: Cerita sambung-sambung

w lnjutn ya....

aku mulai berpikir untuk mencari tahu siapa diriku. kutinggalkan rumah liana diam2 dan pergi seorang diri. tapi...pergi k mana? apa aki nisa menemukan jati diriku yang sebenarnya? hatiku diliputu rasa bimbang dan ragu2. kuurungkan niatku untuk pergi. akupun masih penasaran dengan liana. apa arti air mukanya yang waktu itu? aku semakin tak mengerti (w aj g ngrti mo nulis aopa).
nicha
nicha nicha is offline
Village Level

Post: 59
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #8   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Cerita sambung-sambung

gw juga gak ngerti haha... lanjut aja deh...

Semalaman aku tak tidur memikirkan apa yang sebaiknya kulakukan. Aku menguap dan menahan kantuk. Sebentar lagi pagi. Sebaiknya segera kubuka jendela agar dapat melihat sang fajar tersenyum padaku. Benar juga, tak lama kemudian sang fajar mulai menampakkan dirinya beserta suara ayam jantan berkokok. Kubuka jendela lebar - lebar dan tersenyum melihat suasana pagi yang indah ini. Embun yang menetes pada daun terlihat berkilauan. Daun - daun berwarna hijau keemasan karena disinari sinar matahari. Sangat indah melihatnya. Bagaikan kristal putih di atas lembaran emas. Suara kicauan burung sangat merdu, bahkan terdengar lebih merdu dari suara Westlife (gw jitak gw sndiri wktu nulis kalimat ini). Langit yang berwarna biru begitu cerah, seolah menggantikan malam yang suram. Aaah, inilah hidup, pikirku. Tiba - tiba kuingat tujuanku semula. Aku memandang dunia ini begitu indah, dan aku... Ah, aku ingin menjelajahi dunia luas. Duniaku bukan hanya di sini, bukan hanya Liana dan aku. Akupun tak tahu siapa diriku. Yang kutahu, aku yang dulu bukanlah anak asuhan Liana yang bernama Fitri. Aku tahu, aku harus pergi. Menjelajahi dunai, mencari tahu siapa aku, orangtuaku, dan sebagainya. Aku tahu, aku tahu aku harus pergi tapi... "Fitri? Sudah bangun rupanya," deg! suara Liana membuyarkan lamunanku. Segera kuurungkan niatku untuk pergi. "Fitri, segeralah mandi. Aku akan menyiapkan sarapan," katanya sambil menguap kecil. Aku mengangguk dan langsung menuju kamar mandi.
syifa-feehily
syifa-feehily syifa-feehily is offline
National Level

Post: 587
 
Reputasi: 1






Reply With Quote     #9   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Cerita sambung-sambung

Kunikmati sarapan pagi ini. Makanannya lezat dan suasananya menakjubkan. Liana membereskan meja dan mencuci piring. Sekali lagi kunikmati suasana pagi ini. "Liana, bolehkah aku pergi sebentar?" tanyaku. "Kau mau ke mana?" tanyanya heran. "Yah, cuma jalan-jalan pagi. Boleh kan?" Fitri terlihat berpikir sejenak. "Boleh, deh. Hati-hati di jalan," katanya setelah berpikir selama 15 menit. Aku bersorak girang dalam hati. "Aku pergi dulu!" ujarku lalu kemudian melesat pergi setelah memakai sepatu. Hm, hm, senangnya, gumamku dalam hati. Ini waktunya pergi! Tapi aku tak mau pergi. Atau tepatnya, tak bisa pergi. Sejenak aku merasa bimbang lagi. BRAKK! "Aduuuuhh..." rintihku. "Maaf, kamu nggak apa- apa?" tanya sesosok yang menabrakku. Aku menoleh, maksudku ingin marah tapi... oh oh... aku melihat sesosok pria tinggi tegap, rambutnya halus dan hitam berkilauan terkena sinar matahari. Kulitnya yang kecoklatan menambah kesan gagah dalam dirinya. Mata yang berwarna coklat cerah dengan sorot pandang yang tajam. Hidung yang mancung dan lehernya yang menawan (hhe... rahasia nih... gw suka leher cowok). Sangat... sangat... sangat, aku lupa kata itu namun yang kutahu adalah suatu keindahan, keindahan yang mempesona bagaikan suasana pagi tadi. "Hei, kamu tidak apa-apa?" tanyanya lagi. Sepertinya dia merasa sedikit risi karena aku memandangnya sejak tadi. "Aah, aku, aku,...," entah kenapa aku merasa gugup. "Aku... a, aku baik... baik baik saja..." ucapku dengan gemetar. "Syukurlah kalau begitu. Kalau begitu sampai jumpa!" katanya dengan wajah ceria dan sosok itu pun pergi merninggalkanku. Ah, sangat indah, ini seindah,... bukan, lebih indah dari suasana pagi tadi.
syifa-feehily
syifa-feehily syifa-feehily is offline
National Level

Post: 587
 
Reputasi: 1






Reply With Quote     #10   Report Post  

Re: Cerita sambung-sambung

absen, mau ikutan ah..

aku berjalan dengan ringan, terasa seperti melayang. Pria itu sangat menawan, tapi siapa dia? Sorot matanya sangat dalam & seolah menghujam jantung orang yang menatapnya.


Keesokan hari disaat yang sama sehabis sarapan aku berjalan-jalan & melihatnya sedang duduk membaca buku ditaman kompleks. Aku terdiam, aku memandanginya dari kejauhan. Damai sekali wajahnya, tapi siapa wanita yang duduk disampingnya? aku merasa kenal dengan wanita itu, tapi siapa? ah masa bodoh..

Cukup lama aku berjalan-jalan keliling kompleks, ternyata tempat ini indah sekali dipagi hari. tiba-tiba "Bukkkkk" aduh lagi-lagi aku ditabrak. Kesal sekali, tubuhku jadi kotor. Eeeits... ternyata cowok bermata indah itu yang (lagi-lagi) menabrakku. "kamu nggak apa-apa?" aku menggeleng sambil membersihkan kotoran yang menempel dicelana panjangku. Orang ini membersihkan celanaku juga, Oh my gosh.. "ayo bangun" katanya sambil mengulurkan kedua tangannya yang salah satunya juga sedang memegang buku yang sepertinya sudah dari taman tadi dia baca. Aku ragu, tapi kemudian tangan itu menyambutku. Tangannya yang besar & lembut menarik & membangunkanku, astaga ia tersenyum..

Dia terlihat seperti menahan tawa. "ada apa?" tanyaku bingung
"wajah kamu lucu, jadi merah gitu" sambil senyum-senyum "kenapa aku keren ya?"
"ih pede banget sih" kataku agak senyum protes.
kemudian kami berjalan sambil mengobrol, ya kami mengobrol panjang. Entah mengapa damai sekali berada didekatnya, tubuh besarnya melindungiku dari sengatan matahari yang agak meninggi diatas langit.

"eh.... eeem... sorry ya gara-gara gw celana loe jadi kotor gitu, oh ya nama gw Diego" sambil meluncurkan senyum paling manis yang pernah ku lihat.

tanpa terasa kami sudah sampai di jalan bercabang, kami berpisah dijalan ini. dia berjalan ke sebalah kanan sedangkan aku yang satunya. aku masih terdiam di persimpangan jalan ini, memperhatikannya menghilang dari pandangan. Ah pantas saja dua kali kami bertabrakan, ternyata ia membaca sambil berjalan.

Diego.. nama yang bagus




Lanjut >>>
Insomnia_Syndrome Insomnia_Syndrome is offline
City Level

Post: 125
 
Reputasi: 1

Reply
 


Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search





Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2017, Jelsoft Enterprises Ltd.