Cerita seram(Fiksi) Login dengan akun Jejaringsosial.com anda Daftar sebuah akun Jejaringsosial.com
 
Go Back   Home > Misteri & Supranatural

Daftar
Lupa Password?


Gambar Umum Video Umum





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #11   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Cerita seram(Fiksi)

Ketika selesai acara penguburan Merry, Susan melanjutkan membaca buku harian pak Jimmy dan menemukan sebuah surat dari Rusia yg mengatakan,

“Sahabatku, Semoga surat ini tidak terlambat. Apabila kamu selesai membaca Surat ini, segera buang dan bakar boneka yang saya berikan padamu, Boneka itu berbahaya,
Dulu, Boneka itu dimiliki oleh seorang bocah rusia berumur 8 tahun bernama Alev Andropov, ia selalu disiksa oleh keluarganya dan melampiaskan kekesalannya kepada binatang, awalnya ia hanya menggantung kadal, hingga tikus, lama-lama ia menggantung anjing peliharaannya, lalu sahabatnya. Setelah diperiksa, anak itu mengalami gangguan jiwa dan akhirnya anak itu meninggalkan surat yg isinya akan membalas perlakuan orang tuanya kepada semua orang yang ditemuinya dan ia ditemukan tewas tergantung sambil memeluk sebuah boneka badut kesayangannya dan beberapa generasi yang memiliki boneka tersebut, selalu kehilangan anggota keluargannya yang meninggal dengan tidak wajar dan biasanya Mati Tercekik...semoga surat ini tidak terlambat...”


Lalu sehelai foto wanita cantik terjatuh dari lembar terakhir buku harian tersebut, Susan melihat tulisan “yang kucintai Elisabeth” dan membaliknya, Susan melihat foto seorang wanita yang sepertinya ia pernah melihatnya.

Susan hanya bisa menanggis dan terdiam meratapi nasibnya lalu...
George???terkunci dalam sebuah kotak besi di ruang bawah tanah Rumahnya.Terkunci???anda yakin???
FoA
FoA FoA is offline
City Level

Post: 218
 
Reputasi: 0

 






Reply With Quote     #12   Report Post  

Re: Cerita seram(Fiksi)

contoh orang2 yg dibuai dan tertipu sendiri oleh imajinasinya, sehingga membuat cerita2 yg bersifat fiktif (fiksi ) seperti diatas, berharap agar orang lain ikut terbuai oleh imajinasi dan kebodohannya. memang sekilas terlihat menarik klo dihayati, sama halnya seperti ketika kita menonton sebuah film box office yg sedang laris dan naik daun, apalagi dinikmati hampir semua umat manusia di dunia. contoh sederhananya adalah film Titanic, gladiator, spiderman, dll. kelihatan menarik bukan, klo kita hayati...? apalagi memakai perasaan. nah, klo udah tahap seperti ini, naluri untuk merasakan itu sendiri tiba2 seakan menjadi nyata, biasanya klo udah tahap seperti ini, si penikmat akan berimajinasi dan berfantasi, seolah2 apa yg mereka liat direfleksikan secara nyata, dan berharap, kita menjadi tokoh itu ( tokoh film yg kita jadikan mirroring itu sendiri ). sama halnya juga ketika kita punya angan2 untuk bisa terbang seperti burung. dan itu wajar. tentunya semua orang pengin bisa melakukannya, termasuk yg baca tulisan ini. tapi itu hanya fiktif to...? pada kenyataanya kita tidak bisa terbang, hanya menjadi sebuah angan2 yg tak tersampaikan. akhirnya muncul dari ide manusia, yaitu menciptakan sebuah alat untuk bisa terbang, yaitu pesawat terbang, yg diciptakan oleh Orville Wright dan Wilbur Wright bersaudara.

point penting untuk kalian semua, hati2 oleh mata dan pikiran kalian, karena jika tidak mempunyai pengetahuan yg lebih tentang keduanya, atau bagaimana memperlakukannya dengan baik, maka kalian akan tertipu, bahkan terbodohi oleh keduanya, maka dari itu sebelum menyerap informasi yg belum jelas kedudukannya, atau masih ragu tentang sebuah informasi yg kita terima, ada baiknya kita cari tw dlu. dan itu harus fleksibel, jangan memandang ilmu hanya dari satu sisi saja, karena itu akan menyesatkan kalian kearah yg g jelas tujuannya kemana. bukan maksud untuk menggurui atau apa, sekedar meluaskan cara pandang dan cara berfikir, supaya nantinya kita tidak menjadi manusia yg terbelakang dan tidak mempunyai jalan pikiran yg monoton. seperti pepatah" KATAK DALAM TEMPURUNG "

Saya punya sedikit referensi untuk diulas, semoga bisa berguna.
baca dibawah ini :

Kutip:
Paranoia adalah proses pikiran yang terganggu yang cirinya adalah berupa kecemasan atau ketakutan yang berlebihan, sering sampai tidak rasional dan timbul delusi. Pemikiran paranoid biasanya disertai anggapan akan dianiaya oleh sesuatu yang mengancamnya. Dalam bahasa Yunani asli, παράνοια (paranoia) berarti gila (para = di luar; nous = pikiran) dan, dalam sejarahnya, karakterisasi ini digunakan untuk menggambarkan semua keadaan delusi.

Kesadaran merupakan suatu yang dimiliki oleh manusia dan tidak ada pada ciptaan Tuhan yang lain. Kesadara yang dimiliki oleh manusia merupakan bentuk unik dimana ia dapat menempatkan diri manusia sesuai dengan yang diyakininya. Refleksi merupakan bentuk dari penggungkapan kesadaran, dimana ia dapat memberikan atau bertahan dalam situasi dan kondisi tertentu dalam lingkungan. Setiap teori yang dihasilkan oleh seorang merupakan refleksi tetang realitas dan manusia. Manusia dalam melahirkan cinta untuk semua merupakan jawaban untuk eksistensi manusia yang membutuhkan rasa dan sayang dari yang lain. Begitupula, tetang kesadaran merupakan sangat berkaitan dengan manusia bahkan yang membedakan manusia dengan binatang. Kesadaran merupakan unsur dalam manusia dalam memahami realitas dan bagaimana cara bertindak atau menyikapi terhadap realitas. Manusia dengan dikaruniahi akal budi merpakan mahluk hidup yang sadar dengan drinya. Kesadaran yang dimiliki oleh manusia kesadaran dalam diri, akan diri sesama, masa silam, dan kemungkinan masa depannya. Manusia memiliki kesadaran akan dirinya sebagai entitas yang terpisah serta memiliki kesadaran akan jangka hidup yang pendek, akan fakta ia dilahirkan diluar kemauannya dan akan mati diluar keinginannya. Kesadaran manusia ia akan mati mendahului orang-orang yang disayanginya, atau sebaliknya bahwa yang ia cintai akan mendahuluimya , kesadran akan kesendirian, keterpisahan, akan kelelamahan dalam menghadapi kekuatan alam dan masyarakat. Semuanya kenyataan itu membuat keterpisahan manusia, eksistensi tak bersatunya sebgai penjara yang tak terperikan. Manusia akan menjadi gila bila tak dapat melepaskan diri dari penjara tersebut. (Erich Fromm, The Art of Love)

Kesadaran menurut Sartre berifat itensional dan tidak dapat dipisahkan di dunia. Kesadaran tidak sama dengan benda-benda. Kesadaran selalu terarah pada etre en sio (ada-begitu-saja) atau berhadapan dengannya. Situasi dimana kesadaran berhadapan oleh Sartre disebut etre pour soi (ada-bagi-dirinya). Bahwa kesadaran saya akan sesuatu juga menyatakan adanya perbedaan antara saya dan sesuatu itu. Saya tidak sama dengan sesuatu yang saya sadari ada jarak antara saya dengan objek yang saya lihat. Misalkan entre pour soi menunjuk pada manusia atau kesadaran. Manusia adalah eter pour soi sebab ia tidak persis menjadi satu dengan dirinya sendiri. Tiadanya identitas manusiadengan dirinya sendiri memungkinkan manusia untuk melampaui, untuk mengatasi dirinya dan menghubungkan benda-benda dengan dirinya sesuai dengan yang dimaksud dan tujuannya. Ketidak identikan manusia dengan dirinya sendiri tampak dalam kesadaran yang ditandai oleh regativitas, penidakan. Negativitas menunjukan bahwa terhadap etre pour soi atau kesadaran hanya dikatan it is not what it is. Maka kesadaran disini merupakan non identitas, jarak, distansi. Kegiatan hakiki kesadaran merupakan menindak, mengatakan tidak. Etre por soi tidak lain dari pada menindak atau menampilkan ketiadaan. Kebebasan bagi Sartre merupakan kesadaran menindak, dan manusi sendiri merupakan kebebasan. Pada manusialah itu eksistensi itu mendahului esensi, sebab manusia selalu berhadapan dengan kemungkinan untuk mengatakan tidak. Selama manusia masih hidup ia bebas untuk mengatakan tidak, baru setelah kematian maka cirri-ciri hidupnya dapat dibeberkan. (Alex Lanur, Pengantar dalam “Kata-Kata”)

Kesadaran sebagai keadaan sadar, bukan merupakan keadaan yang pasif melainkan suatu proses aktif yang terdiri dari dua hal hakiki; diferensiasi dan integrasi. Meskipun secara kronologis perkembangan kesadaran manusia berlangsung pada tiga tahap; sensansi (pengindraan), perrseptual (pemahaman), dan konseptual (pengertian). Secara epistemology dasar dari segala pengetahuan manusia tahap perseptual. Sensasi tidak begitu saja disimpan di dalam ingatan manusia, dan manusia tidak mengalami sensasi murni yang terisolasi. Sejauh yang dapat diketahui pengalaman indrawi seorang bayi merupakan kekacauan yang tidak terdeferensiasikan. Kesadaran yang terdiskreminasi pada tingkatan persep. Persep merupakan sekelompok sensasi yang secara otomatis terimpandan dintgrasikan oleh otak dari suatu organisme yang hidup. Dalam bentuk persep inilah, manusia memahami fakta dan memahami realitas. Persep buka sensasi, merupakan yang tersajikan yang tertentu (the given) yang jelas pada dirinya sendiri (the self evidence). Pengetahuan tentang sensasi sebagai bagian komponen dari persep tidak langsung diperoleh mnusia jauh kemudian, merupakan penemuan ilmiah, penemuan konseptual.


Skizofrenia merupakan penyakit otak yang timbul akibat ketidakseimbangan pada dopamine, yaitu salah satu sel kimia dalam otak. Ia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).

Skizofrenia bisa mengenai siapa saja. Data American Psychiatric Association (APA) tahun 1995 menyebutkan 1% populasi penduduk dunia menderita skizofrenia.

75% Penderita skizofrenia mulai mengidapnya pada usia 16-25 tahun. Usia remaja dan dewasa muda memang berisiko tinggi karena tahap kehidupan ini penuh stresor. Kondisi penderita sering terlambat disadari keluarga dan lingkungannya karena dianggap sebagai bagian dari tahap penyesuaian diri.

Pengenalan dan intervensi dini berupa obat dan psikososial sangat penting karena semakin lama ia tidak diobati, kemungkinan kambuh semakin sering dan resistensi terhadap upaya terapi semakin kuat. Seseorang yang mengalami gejala skizofrenia sebaiknya segera dibawa ke psikiater dan psikolog.

gejala
Indikator premorbid (pra-sakit) pre-skizofrenia antara lain ketidakmampuan seseorang mengekspresikan emosi: wajah dingin, jarang tersenyum, acuh tak acuh. Penyimpangan komunikasi: pasien sulit melakukan pembicaraan terarah, kadang menyimpang (tanjential) atau berputar-putar (sirkumstantial). Gangguan atensi: penderita tidak mampu memfokuskan, mempertahankan, atau memindahkan atensi. Gangguan perilaku: menjadi pemalu, tertutup, menarik diri secara sosial, tidak bisa menikmati rasa senang, menantang tanpa alasan jelas, mengganggu dan tak disiplin.

Gejala-gejala skizofrenia pada umumnya bisa dibagi menjadi dua kelas:

1. Gejala-gejala Positif

Termasuk halusinasi, delusi, gangguan pemikiran (kognitif). Gejala-gejala ini disebut positif karena merupakan manifestasi jelas yang dapat diamati oleh orang lain.

1. Gejala-gejala Negatif

Gejala-gejala yang dimaksud disebut negatif karena merupakan kehilangan dari ciri khas atau fungsi normal seseorang. Termasuk kurang atau tidak mampu menampakkan/mengekspresikan emosi pada wajah dan perilaku, kurangnya dorongan untuk beraktifitas, tidak dapat menikmati kegiatan-kegiatan yang disenangi dan kurangnya kemampuan bicara (alogia).

Meski bayi dan anak-anak kecil dapat menderita skizofrenia atau penyakit psikotik yang lainnya, keberadaan skizofrenia pada grup ini sangat sulit dibedakan dengan gangguan kejiwaan seperti autisme, sindrom Asperger atau ADHD atau gangguan perilaku dan gangguan stres post-traumatik. Oleh sebab itu diagnosa penyakit psikotik atau skizofrenia pada anak-anak kecil harus dilakukan dengan sangat berhati-hati oleh psikiater atau psikolog yang bersangkutan.

Pada remaja perlu diperhatikan kepribadian pra-sakit yang merupakan faktor predisposisi skizofrenia, yaitu gangguan kepribadian paranoid atau kecurigaan berlebihan, menganggap semua orang sebagai musuh. Gangguan kepribadian skizoid yaitu emosi dingin, kurang mampu bersikap hangat dan ramah pada orang lain serta selalu menyendiri. Pada gangguan skizotipal orang memiliki perilaku atau tampilan diri aneh dan ganjil, afek sempit, percaya hal-hal aneh, pikiran magis yang berpengaruh pada perilakunya, persepsi pancaindra yang tidak biasa, pikiran obsesif tak terkendali, pikiran yang samar-samar, penuh kiasan, sangat rinci dan ruwet atau stereotipik yang termanifestasi dalam pembicaraan yang aneh dan inkoheren.

Tidak semua orang yang memiliki indikator premorbid pasti berkembang menjadi skizofrenia. Banyak faktor lain yang berperan untuk munculnya gejala skizofrenia, misalnya stresor lingkungan dan faktor genetik. Sebaliknya, mereka yang normal bisa saja menderita skizofrenia jika stresor psikososial terlalu berat sehingga tak mampu mengatasi. Beberapa jenis obat-obatan terlarang seperti ganja, halusinogen atau amfetamin (ekstasi) juga dapat menimbulkan gejala-gejala psikosis.

Penderita skizofrenia memerlukan perhatian dan empati, namun keluarga perlu menghindari reaksi yang berlebihan seperti sikap terlalu mengkritik, terlalu memanjakan dan terlalu mengontrol yang justru bisa menyulitkan penyembuhan. Perawatan terpenting dalam menyembuhkan penderita skizofrenia adalah perawatan obat-obatan antipsikotik yang dikombinasikan dengan perawatan terapi psikologis.

Kesabaran dan perhatian yang tepat sangat diperlukan oleh penderita skizofrenia. Keluarga perlu mendukung serta memotivasi penderita untuk sembuh. Kisah John Nash, doktor ilmu matematika dan pemenang hadiah Nobel 1994 yang mengilhami film A Beautiful Mind, membuktikan bahwa penderita skizofrenia bisa sembuh dan tetap berprestasi.
sumber :http://id.wikipedia.org
(edit by moderator, alasan ;dilarang memasukan referal)
dan khusus yg beragama Kristiani, baca ini :

http://www.buletin####ar.org/fileadm...tober_2006.pdf

selanjutnya cari sendiri refensinya, klo butuh bantuan, PM saya.


oleh karena itu, jangan sesatkan pikiran kalian dengan halusinasi dan imajinasi yg tak jelas ujungnya, klo mo jelas ujungnya, lakukan seperti pencipta kapal terbang tadi, atau seperti para cendekiawan2 yg ada sebelumnya.

untuk membedakannya memang sulit, tapi disitulah sebernya letak jawabannya. Jadi....

Apakah yang membedakan ilmu pengetahuan dan bukan ilmu pengetahuan pengetahuan? Untuk menjawab pertanyaan ini memang kita tidak bisa dilepaskan dari sejarah pengetahuan manusia. Dahulu kala, antara pengetahuan dan mitos berbaur menjadi satu sebagai sebuah penjelasan. Perbauran inilah yang biasa kita kenal dengan mitologi, perpaduan antara mitos dan logos, sehingga kita mengenal banyak mitologi dalam setiap peradaban bangsa.

Jaman pencerahan Eropa, aukflarung, membawa sebuah gelombang baru kemajuan ilmu pengetahuan dengan membebaskan diri dari belenggu �mitos� di Eropa yang diciptakan oleh kekuasaan. Kekuasaan para pendeta, raja, dan kekuasaan para tabib. Dari sinilah titik awal pencerahan dengan menempatkan pengetahuan sebagai ujungnya mulai di buka.

Lantas, apakah ilmu pengetahuan itu?

Science (ilmu pengetahuan)
Ilmu pengetahuan itu memenuhi kriteria empiris, atau dapat dibuktikan. Ilmu pengetahuan selalu menempatkan obyek pengetahuan sebagai sesuatu yang dicari penjelasaanya. Jadi dalam pengetahuan ada sistematisasi yang diperoleh dari observasi, studi dan percobaan. Dengan ilmu pengetahuan juga kemudian sebuah obyek dapat dikembangkan dan dimanfaatkan dalam kehidupan manusia. Makanya fisika, kimia, matematika, kedokteran sangat berguna dan membuktikan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan untuk kepentingan manusia.

Pseudoscience (ilmu pengetahuan palsu)
Pengetahuan barat ini juga membawa pengaruh yang cukup kental dalam kehidupan manusia modern. Apa yang kita sebuat sebagai logosentrisme, yaitu memusatkan semua penjelasan pada kategori ilmiah bukan pada proses ilmiahnya. Kategori ilmiah ini bisa berupa gelar, kampus, nama2 yang aneh, dan semacamnya. Singkatnya apapun yang disebut dengan bahasa2 yang seperti ilmiah, ada penjelasannya, oleh orang yang bergelar, seakan akan sudah bisa disebut ilmu pengetahuan.
Yang terjadi biasanya adalah, diantara tarikan anatara mistos dan logos, sesuatu yang mitos namun dipaksakan sebagai keilmuan rasional. Nah yang bisa kita kategorikan pseudoscience adalah, astrologi, hongsui, parapsikologi, dan semacamnya. Ada beberapa indikator dari pseudoscience; isolasi (tertutup, karena penarikan kesimpulan asal jawab), teori apapaun bisa dibenarkan (non falsibility), tidak bisa dikoreksi, dan banyak lainnya.

Mistisme
Sedangkan kategori ini memang tidak bisa dipertemukan dengan ilmu pengetahuan. Mistism hanya dipercaya dan menjadi bagian dalam sebuah kehidupan. Mistism adalah cara berpikir yang secara apriori menerima apapun yang pernah dilihat oleh mata, pernah didengar, pernah dirasakan tanpa dirasakan kembali. Perbedaannya adalah, mistism dapat disentuh (dipelajari) ilmu pengetahuan, sedangkan ilmu pengetahuan tidak dapat disentuh mistism.

Nah, pernahkah anda menemukan tiga gejala itu dalam kehidupan sehari-hari??

Dalam perkembangan kajian keilmuan Hypnosis dan variannya ternyata juga tidak luput dari pseudoscience. dahulu kala anton mesmer meneorikan bahwa hipnosis terjadi karena adanya cairan semacam magnet dalam tubuh manusia. makanya dia menggunakan magnet sebagai alat induksi. ritual dia juga masih aenh2 dengan baju dan sesajen yang aneh pula.

yang terbaru dan digugat adalah apa yang dilakukan oleh Anthoni Robin dengan NLPnya. Anthoni Robin dalam setiap sesi seminarnya biasanya selalu diakhiri dengan berjalan diatas api. teorinya dia; pikiran mengalahkan realitas. kepercayaan menundukkan keterbatasan.

namun, apa yang dikatakan oleh ahli fisika? apakah ini karena kekuatan pikirankah? ternyata tidak. karena menurut hukum fisika persentuhan langsung dengan jarak yang tidak jauh tidak memberikan panas yang berlebihan. karena ada uap bla....bla....(penjelasaanya panjang deh)..... hal ini berbeda jika jaraknya 30 meter. tentu hal ini menjawab kenapa selama ini hanya lintasan pendek, jika ada lombanya tentu menarik.

nah, problem ini juga rupanya menjadi persoalan perkembangan hipnosis di indonesia. karena keterbatasan inform, maka penjelasan apapun akan diterima dengan mentah. mungkin anda pernah ada yang mengikuti seminar ALPHA POWER nya pak Ian Nurindra. orang bisa mecahin dragon pake koran, jatuhin bola lampu tidak pecah dll. Teorinya dengan meyakinkan kalau itu karena kekuatan pikiran, atau pemanfaatan alpha state. namun apa kata seorang fisikawan...itu logis (penjelasaanya panjang juga)... makanya coba anda lakukan tanpa harus ritual meng-alphakan diri.

Untuk hal semacam itu masih banyak yang bisa di pamerkan, anda bisa terbang diatas koran, mecahin ekor botol, bergantungan diatas bohlam lampu, bergulir di kaca atau duri salak dan banyak lainnya. kalau kebal air keras? berani gak pake air keras yang saya bawa dan terbukti ampuh melumat tangan?!


Mengenai beberapa fenomena pseudoscience kami telah melakukan
beberapa percobaan dan mereduplikasi dengan hasil yang serupa.
Hipotesis dan eksperimen kami tentu bukan sebuah penjelasan yang
final dan mutlak, namun bisa disejajarkan dan diperbandingkan dengan
teori2 "alpha" yang kami tuduh pseudoscience dan teori2 mistik para
dukun.

Ada beberapa fenomena yang sebenarnya bisa kami jelaskan secara
ilmiah, namun saya akan mengambil yang paling umum dilakukan yaitu
berjalan diatas api. Teknik pertunjukan ini hampir ada dalam setiap
bangsa, jadi bukan Indonesia saja. Teknik yang kami tawarkan ini
telah berhasil kami uji coba, bahkan kepada remaja SMP yang
setelahnya dikenal jadi sakti.

Kalau anda masih meragukan kapasitas saya sebagai orang
lokal, maka baiklah saya akan pinjam sebuah penelitian kecil yang
dilakukan oleh fisikawan bernama Bernard Leikind dan psikolog Bill
Mc Carthy dari UCLA. Mereka sengaja mendatangi seminar Anthony Robin
untuk mengecek kebenaran klaim "pikiran mengatasi material". Bill Mc
Carthy masuk kedalam seminar dan menerima sugesti yang dilakukan
oleh Robin selama seminar, sedangkan Leikind menunggu diluar dan
baru masuk pada saat moment "fire walk" saja. Bill Mc Carthy
mengikuti prosedur sugesti yang Robin berikan, tarikan nafas dalam
dan panjang, kepalan tangan, dan mantra "lumut dingin" berkali kali,
dan dia sukses berjalan diatasnya. Sedangkan Leikind melakukan hal
sebaliknya, hal yang sama hanyalah kecepatan langkah kaki mereka.
Toh nyatanya mereka sama-sama bisa melakukannya meski melalui
prosedur yang berbeda.

Bagaimana itu bisa terjadi? Dalam sebuah penjelasan ilmiah ini
yang disebut sebagai "efek leidenfrost". Pernahkan anda melihat
wajan yang panas dan ditetesi air, maka yang terjadi adalah air
menari-nari dulu dan bukan langsung menguap. Hal ini disebabkan
ketika ada cairan yang mengalami pemanasan mendadak akan membentuk
suatu lapisan insulasi berupa uap. Ketika kita sedikit nervous maka
kaki kita akan berkeringat, dan jalan di api akan menciptakan efek
leidenfrost.

Dr, leikind kemudian menambahkan teori ini, bahwa faktor utama
pada pertunjukan Robin adalah bara api sebagai faktor utama. Ia
berpikir bahwa batubara bukanlah konduktor yang baik dan cukup padat
untuk dapat menghantarkan panas dan membuat kaki terbakar apabila
terjadi kontak langsung. Inilah bedanya antara temperatur dan panas,
temperatur bisa mencapai ribuan derajat. Namun panasnya belum tentu
sama, karena penghantar menentukan berapa energi panas yang akan
muncul. Dengan langkah yang tepat, panas merambah perlahan dan
sebelum terjadi perpindahan panas maka kaki telah berpindah.

Demikian penjelasan singkat saya, sekedar catatan bahwa apa yang
kami lakukan justru ingin membuka mata anda terhadap sebuah
penjelasan lain. Dan kami justru senang jika ada juga yang skeptis
terhadap kami.


jadi, daripada pikiran dibuang hanya untuk melihat, mengimajinasikan dan meresapi bualan yg ngga rasional, mending membaca ilmu yg saya suguhkan diatas tadi. lumayan kan buat nambah ilmu...?? bisa jadi bahan juga buat diskusi sama teman2 atau keluarga. daripada pikiran digunakan yang engga'2 dan sama sekali ngga berguna.


semoga bisa membuka LUAS jalan pikiran dan cara pandang kita semua untuk kearah yg lebih baik lagi. Amien...
magic_reality
City Level

Post: 198
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #13   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Cerita seram(Fiksi)

contoh orang2 yg dibuai dan tertipu sendiri oleh imajinasinya, sehingga membuat cerita2 yg bersifat fiktif (fiksi ) seperti diatas, berharap agar orang lain ikut terbuai oleh imajinasi dan kebodohannya.


maaf...sebelumnya saya berterima kasih atas jawaban anda...

saya ingin bertanya pada anda...apakah menjadi pengarang cerita misteri salah???Apakah JK ROWLING yg membuat cerita fiksi harry potter gila / bodoh???
apakah anda sudah lebih hebat dari dia???kalau "ya" bagus...saya turut gembira...dan kalau belum "Ambil kaca" dan anda akan mengerti dengan sendirinya....

saya kira kata2 anda yang saya cetak tebal...mencerminkan bahwa anda adalah seorang yg...(maaf) berhati sempit dan tidak memiliki kebahagiaan...

apa anda pernah mengalami penyiksaan sehingga anda seperti ini???

saya hanya membagi cerita kepada penggemar kisah2 misteri...
mengapa anda menjudge saya bodoh dan memberikan penjelasan2 dengan "COPAS"


ini forum milik bersama...alangkah baiknya bila anda menjawab atau posting dengan bijaksana...jangan sampai postingan anda membuat anda terlihat tidak berAgama atau Berpendidikan....


biasanya klo udah tahap seperti ini, si penikmat akan berimajinasi dan berfantasi, seolah2 apa yg mereka liat direfleksikan secara nyata, dan berharap, kita menjadi tokoh itu

manusia adalah makhluk yang diberikan akal dan kehendak...manusia tau mana yang baik dan mana yg salah...mana yg mustahil dan mana yang mungkin...

tulisan anda yang saya cetak tebal...membuktikan bahwa anda berfikir seperti (maaf)anak SD(Sekolah Dasar)...kenapa???karena hanya anak SD yg sehabis menonton film super hero lalu berimajinasi dan beraksi seperti tokoh super hero tersebut...

namun bagi orang yg sudah dewasa...berfikiran maju...menjadi super hero tidak selalu harus bergaya...berakting...dan berkelakuan seperti super hero tersebut...dengan melakukan hal yg benar...membantu sesama...anda sudah menjadi super hero...

jadi saya harap anda mengerti untuk tidak mencemooh hasil karya orang lain...
"Menghina Karya seorang Pengarang...sama saja dengan mengatakan kekasihnya "Gendut"

terima kasih...dan apabila anda kurang berkenan dengan jawaban saya...

ditunggu postingan anda ^__^
GBU
FoA
FoA FoA is offline
City Level

Post: 218
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #14   Report Post  

Re: Cerita seram(Fiksi)

keren

tapi jangan berantem ya! piece
chickenfighter
World Level

Post: 15.285
 
Reputasi: 37

__________________
SUDAH BEDA APA EMANG BEDA

Recent Blog: Main Ketoprak   





Reply With Quote     #15   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Cerita seram(Fiksi)

wew...ada om chicken..


tnang om...gk berantem kok ^__^

dihadapi dengan kepala dingin ^_^

itu "keren" apanya om???

cerita saya???atau wajah saya...ho ho ho...
FoA
FoA FoA is offline
City Level

Post: 218
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #16   Report Post  

Re: Cerita seram(Fiksi)

itu loh yang keren tulisan GBUnya !!!! ketikan huruf U nya begitu menawan
chickenfighter
World Level

Post: 15.285
 
Reputasi: 37

__________________
SUDAH BEDA APA EMANG BEDA

Recent Blog: Main Ketoprak   





Reply With Quote     #17   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Cerita seram(Fiksi)

Kutip:
Oleh chickenfighter View Post
itu loh yang keren tulisan GBUnya !!!! ketikan huruf U nya begitu menawan

ha ha ha a....wada wada waza...

U inya itu gue ketik 3 hari 3 malam om...dengan penuh konsentrasi...keseriusan tingkat tinggi dan berpuasa...akhirnya saya menekan tombol "U" dan lahirlah
huruf "U" yg menawan seperti yang anda lihat...


mantaaap....


terimakasih atas pujiannya
...bin...ehemmm....tang....eheemm.... nya....ehem...ehem...pliss....
FoA
FoA FoA is offline
City Level

Post: 218
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #18   Report Post  

Re: Cerita seram(Fiksi)

hehe, lama ya menunggu jawaban dari saya...?? maaf, akhir2 ini saya banyak jadwal yg harus saya tuntaskan, jadi bru ini saya bisa membalas apa yg masih dipertanyakan oleh dik FoA ini.
baiklah, saya akan coba jawab...!!

memangnya dari segi mana saya bilang klo anda bodoh..?? yg bodoh adalah postingan anda. waah hebat ya bro foa ini, udah jadi pengarang sekarang...!! kasi aplause dong......!!! prok prok.....
tapi saya heran, klo memang anda pengarang, lalu kenapa ngga dimasukin aja karangan anda ke penerbit...?? lumayan kan, bisa ngetop plus tajir, apalgi buah karya sendiri.

Kutip:
Oleh FoA
saya ingin bertanya pada anda...apakah menjadi pengarang cerita misteri salah???Apakah JK ROWLING yg membuat cerita fiksi harry potter gila / bodoh???
apakah anda sudah lebih hebat dari dia???kalau "ya" bagus...saya turut gembira...dan kalau belum "Ambil kaca" dan anda akan mengerti dengan sendirinya....
sekarang coba kmu ambil semut, kemudian hadapkan dengan anda...! samakah otak anda dengan semut itu...??

Kutip:
Oleh FoA
saya kira kata2 anda yang saya cetak tebal...mencerminkan bahwa anda adalah seorang yg...(maaf) berhati sempit dan tidak memiliki kebahagiaan...

apa anda pernah mengalami penyiksaan sehingga anda seperti ini???
bukannya terbalik...?
yg jelas saya tidak akan memblok mental dan pikiran saya untuk mengalami penyiksaan seperti yg anda utarakan. bukankah statement anda yg tak cetak tebal ini hanya imajinasi kan..?? kurang mengerti juga yaa kmu...??


Kutip:
Oleh FoA
ini forum milik bersama...alangkah baiknya bila anda menjawab atau posting dengan bijaksana...jangan sampai postingan anda membuat anda terlihat tidak berAgama atau Berpendidikan....
memang...!

alangkah lebih bijaksana lagi bila kmu membaca postingan saya sebelumnya.

Kutip:
Oleh FoA
tulisan anda yang saya cetak tebal...membuktikan bahwa anda berfikir seperti (maaf)anak SD(Sekolah Dasar)...kenapa???karena hanya anak SD yg sehabis menonton film super hero lalu berimajinasi dan beraksi seperti tokoh super hero tersebut...
manusia memang mempunyai akal, tetapi tidak digunakan secara liar seperti kmu.
jadi, jika memang kmu bner2 punya akal dan bijak dalam mengambil keputusan kmu pasti tw mksud postingan saya sebelumnya, tidak asal ngomong, dan tidak asal posting seperti yg saya quote diatas tulisan saya ini. jadi,.....
ini yang tidak lulus SD siapa..???

Kutip:
Oleh FoA
namun bagi orang yg sudah dewasa...berfikiran maju...menjadi super hero tidak selalu harus bergaya...berakting...dan berkelakuan seperti super hero tersebut...dengan melakukan hal yg benar...membantu sesama...anda sudah menjadi super hero...
klo saya balik menjadi anak kecil lagi, mungkin saya akan sependapat dengan anda. seperti yg saya quote diatas..

saya tidak ada besit sama sekali untuk mencemooh kmu, memang saya mencemooh hasil karya kmu yaa...? hehe, lucu yaa kmu...
disini saya cuma memberi pengarahan sama kmu supaya bisa berkembang lebih baik lagi.
Dan menjadi seorang pengarang pun harus punya dasar yg kuat...!!


klo masih bingung dan kurang penjelasan saya baca lagi dibawah ini...

contoh orang2 yg dibuai dan tertipu sendiri oleh imajinasinya, sehingga membuat cerita2 yg bersifat fiktif (fiksi ) seperti diatas, berharap agar orang lain ikut terbuai oleh imajinasi dan kebodohannya. memang sekilas terlihat menarik klo dihayati, sama halnya seperti ketika kita menonton sebuah film box office yg sedang laris dan naik daun, apalagi dinikmati hampir semua umat manusia di dunia. contoh sederhananya adalah film Titanic, gladiator, spiderman, dll. kelihatan menarik bukan, klo kita hayati...? apalagi memakai perasaan. nah, klo udah tahap seperti ini, naluri untuk merasakan itu sendiri tiba2 seakan menjadi nyata, biasanya klo udah tahap seperti ini, si penikmat akan berimajinasi dan berfantasi, seolah2 apa yg mereka liat direfleksikan secara nyata, dan berharap, kita menjadi tokoh itu ( tokoh film yg kita jadikan mirroring itu sendiri ). sama halnya juga ketika kita punya angan2 untuk bisa terbang seperti burung. dan itu wajar. tentunya semua orang pengin bisa melakukannya, termasuk yg baca tulisan ini. tapi itu hanya fiktif to...? pada kenyataanya kita tidak bisa terbang, hanya menjadi sebuah angan2 yg tak tersampaikan. akhirnya muncul dari ide manusia, yaitu menciptakan sebuah alat untuk bisa terbang, yaitu pesawat terbang, yg diciptakan oleh Orville Wright dan Wilbur Wright bersaudara.

point penting untuk kalian semua, hati2 oleh mata dan pikiran kalian, karena jika tidak mempunyai pengetahuan yg lebih tentang keduanya, atau bagaimana memperlakukannya dengan baik, maka kalian akan tertipu, bahkan terbodohi oleh keduanya, maka dari itu sebelum menyerap informasi yg belum jelas kedudukannya, atau masih ragu tentang sebuah informasi yg kita terima, ada baiknya kita cari tw dlu. dan itu harus fleksibel, jangan memandang ilmu hanya dari satu sisi saja, karena itu akan menyesatkan kalian kearah yg g jelas tujuannya kemana. bukan maksud untuk menggurui atau apa, sekedar meluaskan cara pandang dan cara berfikir, supaya nantinya kita tidak menjadi manusia yg terbelakang dan tidak mempunyai jalan pikiran yg monoton. seperti pepatah" KATAK DALAM TEMPURUNG "

Saya punya sedikit referensi untuk diulas, semoga bisa berguna.
baca dibawah ini :

Quote:
Paranoia adalah proses pikiran yang terganggu yang cirinya adalah berupa kecemasan atau ketakutan yang berlebihan, sering sampai tidak rasional dan timbul delusi. Pemikiran paranoid biasanya disertai anggapan akan dianiaya oleh sesuatu yang mengancamnya. Dalam bahasa Yunani asli, παράνοια (paranoia) berarti gila (para = di luar; nous = pikiran) dan, dalam sejarahnya, karakterisasi ini digunakan untuk menggambarkan semua keadaan delusi.

Kesadaran merupakan suatu yang dimiliki oleh manusia dan tidak ada pada ciptaan Tuhan yang lain. Kesadara yang dimiliki oleh manusia merupakan bentuk unik dimana ia dapat menempatkan diri manusia sesuai dengan yang diyakininya. Refleksi merupakan bentuk dari penggungkapan kesadaran, dimana ia dapat memberikan atau bertahan dalam situasi dan kondisi tertentu dalam lingkungan. Setiap teori yang dihasilkan oleh seorang merupakan refleksi tetang realitas dan manusia. Manusia dalam melahirkan cinta untuk semua merupakan jawaban untuk eksistensi manusia yang membutuhkan rasa dan sayang dari yang lain. Begitupula, tetang kesadaran merupakan sangat berkaitan dengan manusia bahkan yang membedakan manusia dengan binatang. Kesadaran merupakan unsur dalam manusia dalam memahami realitas dan bagaimana cara bertindak atau menyikapi terhadap realitas. Manusia dengan dikaruniahi akal budi merpakan mahluk hidup yang sadar dengan drinya. Kesadaran yang dimiliki oleh manusia kesadaran dalam diri, akan diri sesama, masa silam, dan kemungkinan masa depannya. Manusia memiliki kesadaran akan dirinya sebagai entitas yang terpisah serta memiliki kesadaran akan jangka hidup yang pendek, akan fakta ia dilahirkan diluar kemauannya dan akan mati diluar keinginannya. Kesadaran manusia ia akan mati mendahului orang-orang yang disayanginya, atau sebaliknya bahwa yang ia cintai akan mendahuluimya , kesadran akan kesendirian, keterpisahan, akan kelelamahan dalam menghadapi kekuatan alam dan masyarakat. Semuanya kenyataan itu membuat keterpisahan manusia, eksistensi tak bersatunya sebgai penjara yang tak terperikan. Manusia akan menjadi gila bila tak dapat melepaskan diri dari penjara tersebut. (Erich Fromm, The Art of Love)

Kesadaran menurut Sartre berifat itensional dan tidak dapat dipisahkan di dunia. Kesadaran tidak sama dengan benda-benda. Kesadaran selalu terarah pada etre en sio (ada-begitu-saja) atau berhadapan dengannya. Situasi dimana kesadaran berhadapan oleh Sartre disebut etre pour soi (ada-bagi-dirinya). Bahwa kesadaran saya akan sesuatu juga menyatakan adanya perbedaan antara saya dan sesuatu itu. Saya tidak sama dengan sesuatu yang saya sadari ada jarak antara saya dengan objek yang saya lihat. Misalkan entre pour soi menunjuk pada manusia atau kesadaran. Manusia adalah eter pour soi sebab ia tidak persis menjadi satu dengan dirinya sendiri. Tiadanya identitas manusiadengan dirinya sendiri memungkinkan manusia untuk melampaui, untuk mengatasi dirinya dan menghubungkan benda-benda dengan dirinya sesuai dengan yang dimaksud dan tujuannya. Ketidak identikan manusia dengan dirinya sendiri tampak dalam kesadaran yang ditandai oleh regativitas, penidakan. Negativitas menunjukan bahwa terhadap etre pour soi atau kesadaran hanya dikatan it is not what it is. Maka kesadaran disini merupakan non identitas, jarak, distansi. Kegiatan hakiki kesadaran merupakan menindak, mengatakan tidak. Etre por soi tidak lain dari pada menindak atau menampilkan ketiadaan. Kebebasan bagi Sartre merupakan kesadaran menindak, dan manusi sendiri merupakan kebebasan. Pada manusialah itu eksistensi itu mendahului esensi, sebab manusia selalu berhadapan dengan kemungkinan untuk mengatakan tidak. Selama manusia masih hidup ia bebas untuk mengatakan tidak, baru setelah kematian maka cirri-ciri hidupnya dapat dibeberkan. (Alex Lanur, Pengantar dalam “Kata-Kata”)

Kesadaran sebagai keadaan sadar, bukan merupakan keadaan yang pasif melainkan suatu proses aktif yang terdiri dari dua hal hakiki; diferensiasi dan integrasi. Meskipun secara kronologis perkembangan kesadaran manusia berlangsung pada tiga tahap; sensansi (pengindraan), perrseptual (pemahaman), dan konseptual (pengertian). Secara epistemology dasar dari segala pengetahuan manusia tahap perseptual. Sensasi tidak begitu saja disimpan di dalam ingatan manusia, dan manusia tidak mengalami sensasi murni yang terisolasi. Sejauh yang dapat diketahui pengalaman indrawi seorang bayi merupakan kekacauan yang tidak terdeferensiasikan. Kesadaran yang terdiskreminasi pada tingkatan persep. Persep merupakan sekelompok sensasi yang secara otomatis terimpandan dintgrasikan oleh otak dari suatu organisme yang hidup. Dalam bentuk persep inilah, manusia memahami fakta dan memahami realitas. Persep buka sensasi, merupakan yang tersajikan yang tertentu (the given) yang jelas pada dirinya sendiri (the self evidence). Pengetahuan tentang sensasi sebagai bagian komponen dari persep tidak langsung diperoleh mnusia jauh kemudian, merupakan penemuan ilmiah, penemuan konseptual.


Skizofrenia merupakan penyakit otak yang timbul akibat ketidakseimbangan pada dopamine, yaitu salah satu sel kimia dalam otak. Ia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).

Skizofrenia bisa mengenai siapa saja. Data American Psychiatric Association (APA) tahun 1995 menyebutkan 1% populasi penduduk dunia menderita skizofrenia.

75% Penderita skizofrenia mulai mengidapnya pada usia 16-25 tahun. Usia remaja dan dewasa muda memang berisiko tinggi karena tahap kehidupan ini penuh stresor. Kondisi penderita sering terlambat disadari keluarga dan lingkungannya karena dianggap sebagai bagian dari tahap penyesuaian diri.

Pengenalan dan intervensi dini berupa obat dan psikososial sangat penting karena semakin lama ia tidak diobati, kemungkinan kambuh semakin sering dan resistensi terhadap upaya terapi semakin kuat. Seseorang yang mengalami gejala skizofrenia sebaiknya segera dibawa ke psikiater dan psikolog.

gejala
Indikator premorbid (pra-sakit) pre-skizofrenia antara lain ketidakmampuan seseorang mengekspresikan emosi: wajah dingin, jarang tersenyum, acuh tak acuh. Penyimpangan komunikasi: pasien sulit melakukan pembicaraan terarah, kadang menyimpang (tanjential) atau berputar-putar (sirkumstantial). Gangguan atensi: penderita tidak mampu memfokuskan, mempertahankan, atau memindahkan atensi. Gangguan perilaku: menjadi pemalu, tertutup, menarik diri secara sosial, tidak bisa menikmati rasa senang, menantang tanpa alasan jelas, mengganggu dan tak disiplin.

Gejala-gejala skizofrenia pada umumnya bisa dibagi menjadi dua kelas:

1. Gejala-gejala Positif

Termasuk halusinasi, delusi, gangguan pemikiran (kognitif). Gejala-gejala ini disebut positif karena merupakan manifestasi jelas yang dapat diamati oleh orang lain.

1. Gejala-gejala Negatif

Gejala-gejala yang dimaksud disebut negatif karena merupakan kehilangan dari ciri khas atau fungsi normal seseorang. Termasuk kurang atau tidak mampu menampakkan/mengekspresikan emosi pada wajah dan perilaku, kurangnya dorongan untuk beraktifitas, tidak dapat menikmati kegiatan-kegiatan yang disenangi dan kurangnya kemampuan bicara (alogia).

Meski bayi dan anak-anak kecil dapat menderita skizofrenia atau penyakit psikotik yang lainnya, keberadaan skizofrenia pada grup ini sangat sulit dibedakan dengan gangguan kejiwaan seperti autisme, sindrom Asperger atau ADHD atau gangguan perilaku dan gangguan stres post-traumatik. Oleh sebab itu diagnosa penyakit psikotik atau skizofrenia pada anak-anak kecil harus dilakukan dengan sangat berhati-hati oleh psikiater atau psikolog yang bersangkutan.

Pada remaja perlu diperhatikan kepribadian pra-sakit yang merupakan faktor predisposisi skizofrenia, yaitu gangguan kepribadian paranoid atau kecurigaan berlebihan, menganggap semua orang sebagai musuh. Gangguan kepribadian skizoid yaitu emosi dingin, kurang mampu bersikap hangat dan ramah pada orang lain serta selalu menyendiri. Pada gangguan skizotipal orang memiliki perilaku atau tampilan diri aneh dan ganjil, afek sempit, percaya hal-hal aneh, pikiran magis yang berpengaruh pada perilakunya, persepsi pancaindra yang tidak biasa, pikiran obsesif tak terkendali, pikiran yang samar-samar, penuh kiasan, sangat rinci dan ruwet atau stereotipik yang termanifestasi dalam pembicaraan yang aneh dan inkoheren.

Tidak semua orang yang memiliki indikator premorbid pasti berkembang menjadi skizofrenia. Banyak faktor lain yang berperan untuk munculnya gejala skizofrenia, misalnya stresor lingkungan dan faktor genetik. Sebaliknya, mereka yang normal bisa saja menderita skizofrenia jika stresor psikososial terlalu berat sehingga tak mampu mengatasi. Beberapa jenis obat-obatan terlarang seperti ganja, halusinogen atau amfetamin (ekstasi) juga dapat menimbulkan gejala-gejala psikosis.

Penderita skizofrenia memerlukan perhatian dan empati, namun keluarga perlu menghindari reaksi yang berlebihan seperti sikap terlalu mengkritik, terlalu memanjakan dan terlalu mengontrol yang justru bisa menyulitkan penyembuhan. Perawatan terpenting dalam menyembuhkan penderita skizofrenia adalah perawatan obat-obatan antipsikotik yang dikombinasikan dengan perawatan terapi psikologis.

Kesabaran dan perhatian yang tepat sangat diperlukan oleh penderita skizofrenia. Keluarga perlu mendukung serta memotivasi penderita untuk sembuh. Kisah John Nash, doktor ilmu matematika dan pemenang hadiah Nobel 1994 yang mengilhami film A Beautiful Mind, membuktikan bahwa penderita skizofrenia bisa sembuh dan tetap berprestasi.
sumber :http://id.wikipedia.org
(edit by moderator, alasan ;dilarang memasukan referal)
dan khusus yg beragama Kristiani, baca ini :

http://www.buletin####ar.org/fileadm...tober_2006.pdf

selanjutnya cari sendiri refensinya, klo butuh bantuan, PM saya.


oleh karena itu, jangan sesatkan pikiran kalian dengan halusinasi dan imajinasi yg tak jelas ujungnya, klo mo jelas ujungnya, lakukan seperti pencipta kapal terbang tadi, atau seperti para cendekiawan2 yg ada sebelumnya.

untuk membedakannya memang sulit, tapi disitulah sebernya letak jawabannya. Jadi....

Apakah yang membedakan ilmu pengetahuan dan bukan ilmu pengetahuan pengetahuan? Untuk menjawab pertanyaan ini memang kita tidak bisa dilepaskan dari sejarah pengetahuan manusia. Dahulu kala, antara pengetahuan dan mitos berbaur menjadi satu sebagai sebuah penjelasan. Perbauran inilah yang biasa kita kenal dengan mitologi, perpaduan antara mitos dan logos, sehingga kita mengenal banyak mitologi dalam setiap peradaban bangsa.

Jaman pencerahan Eropa, aukflarung, membawa sebuah gelombang baru kemajuan ilmu pengetahuan dengan membebaskan diri dari belenggu �mitos� di Eropa yang diciptakan oleh kekuasaan. Kekuasaan para pendeta, raja, dan kekuasaan para tabib. Dari sinilah titik awal pencerahan dengan menempatkan pengetahuan sebagai ujungnya mulai di buka.

Lantas, apakah ilmu pengetahuan itu?

Science (ilmu pengetahuan)
Ilmu pengetahuan itu memenuhi kriteria empiris, atau dapat dibuktikan. Ilmu pengetahuan selalu menempatkan obyek pengetahuan sebagai sesuatu yang dicari penjelasaanya. Jadi dalam pengetahuan ada sistematisasi yang diperoleh dari observasi, studi dan percobaan. Dengan ilmu pengetahuan juga kemudian sebuah obyek dapat dikembangkan dan dimanfaatkan dalam kehidupan manusia. Makanya fisika, kimia, matematika, kedokteran sangat berguna dan membuktikan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan untuk kepentingan manusia.

Pseudoscience (ilmu pengetahuan palsu)
Pengetahuan barat ini juga membawa pengaruh yang cukup kental dalam kehidupan manusia modern. Apa yang kita sebuat sebagai logosentrisme, yaitu memusatkan semua penjelasan pada kategori ilmiah bukan pada proses ilmiahnya. Kategori ilmiah ini bisa berupa gelar, kampus, nama2 yang aneh, dan semacamnya. Singkatnya apapun yang disebut dengan bahasa2 yang seperti ilmiah, ada penjelasannya, oleh orang yang bergelar, seakan akan sudah bisa disebut ilmu pengetahuan.
Yang terjadi biasanya adalah, diantara tarikan anatara mistos dan logos, sesuatu yang mitos namun dipaksakan sebagai keilmuan rasional. Nah yang bisa kita kategorikan pseudoscience adalah, astrologi, hongsui, parapsikologi, dan semacamnya. Ada beberapa indikator dari pseudoscience; isolasi (tertutup, karena penarikan kesimpulan asal jawab), teori apapaun bisa dibenarkan (non falsibility), tidak bisa dikoreksi, dan banyak lainnya.

Mistisme
Sedangkan kategori ini memang tidak bisa dipertemukan dengan ilmu pengetahuan. Mistism hanya dipercaya dan menjadi bagian dalam sebuah kehidupan. Mistism adalah cara berpikir yang secara apriori menerima apapun yang pernah dilihat oleh mata, pernah didengar, pernah dirasakan tanpa dirasakan kembali. Perbedaannya adalah, mistism dapat disentuh (dipelajari) ilmu pengetahuan, sedangkan ilmu pengetahuan tidak dapat disentuh mistism.

Nah, pernahkah anda menemukan tiga gejala itu dalam kehidupan sehari-hari??

Dalam perkembangan kajian keilmuan Hypnosis dan variannya ternyata juga tidak luput dari pseudoscience. dahulu kala anton mesmer meneorikan bahwa hipnosis terjadi karena adanya cairan semacam magnet dalam tubuh manusia. makanya dia menggunakan magnet sebagai alat induksi. ritual dia juga masih aenh2 dengan baju dan sesajen yang aneh pula.

yang terbaru dan digugat adalah apa yang dilakukan oleh Anthoni Robin dengan NLPnya. Anthoni Robin dalam setiap sesi seminarnya biasanya selalu diakhiri dengan berjalan diatas api. teorinya dia; pikiran mengalahkan realitas. kepercayaan menundukkan keterbatasan.

namun, apa yang dikatakan oleh ahli fisika? apakah ini karena kekuatan pikirankah? ternyata tidak. karena menurut hukum fisika persentuhan langsung dengan jarak yang tidak jauh tidak memberikan panas yang berlebihan. karena ada uap bla....bla....(penjelasaanya panjang deh)..... hal ini berbeda jika jaraknya 30 meter. tentu hal ini menjawab kenapa selama ini hanya lintasan pendek, jika ada lombanya tentu menarik.

nah, problem ini juga rupanya menjadi persoalan perkembangan hipnosis di indonesia. karena keterbatasan inform, maka penjelasan apapun akan diterima dengan mentah. mungkin anda pernah ada yang mengikuti seminar ALPHA POWER nya pak Ian Nurindra. orang bisa mecahin dragon pake koran, jatuhin bola lampu tidak pecah dll. Teorinya dengan meyakinkan kalau itu karena kekuatan pikiran, atau pemanfaatan alpha state. namun apa kata seorang fisikawan...itu logis (penjelasaanya panjang juga)... makanya coba anda lakukan tanpa harus ritual meng-alphakan diri.

Untuk hal semacam itu masih banyak yang bisa di pamerkan, anda bisa terbang diatas koran, mecahin ekor botol, bergantungan diatas bohlam lampu, bergulir di kaca atau duri salak dan banyak lainnya. kalau kebal air keras? berani gak pake air keras yang saya bawa dan terbukti ampuh melumat tangan?!


Mengenai beberapa fenomena pseudoscience kami telah melakukan
beberapa percobaan dan mereduplikasi dengan hasil yang serupa.
Hipotesis dan eksperimen kami tentu bukan sebuah penjelasan yang
final dan mutlak, namun bisa disejajarkan dan diperbandingkan dengan
teori2 "alpha" yang kami tuduh pseudoscience dan teori2 mistik para
dukun.

Ada beberapa fenomena yang sebenarnya bisa kami jelaskan secara
ilmiah, namun saya akan mengambil yang paling umum dilakukan yaitu
berjalan diatas api. Teknik pertunjukan ini hampir ada dalam setiap
bangsa, jadi bukan Indonesia saja. Teknik yang kami tawarkan ini
telah berhasil kami uji coba, bahkan kepada remaja SMP yang
setelahnya dikenal jadi sakti.

Kalau anda masih meragukan kapasitas saya sebagai orang
lokal, maka baiklah saya akan pinjam sebuah penelitian kecil yang
dilakukan oleh fisikawan bernama Bernard Leikind dan psikolog Bill
Mc Carthy dari UCLA. Mereka sengaja mendatangi seminar Anthony Robin
untuk mengecek kebenaran klaim "pikiran mengatasi material". Bill Mc
Carthy masuk kedalam seminar dan menerima sugesti yang dilakukan
oleh Robin selama seminar, sedangkan Leikind menunggu diluar dan
baru masuk pada saat moment "fire walk" saja. Bill Mc Carthy
mengikuti prosedur sugesti yang Robin berikan, tarikan nafas dalam
dan panjang, kepalan tangan, dan mantra "lumut dingin" berkali kali,
dan dia sukses berjalan diatasnya. Sedangkan Leikind melakukan hal
sebaliknya, hal yang sama hanyalah kecepatan langkah kaki mereka.
Toh nyatanya mereka sama-sama bisa melakukannya meski melalui
prosedur yang berbeda.

Bagaimana itu bisa terjadi? Dalam sebuah penjelasan ilmiah ini
yang disebut sebagai "efek leidenfrost". Pernahkan anda melihat
wajan yang panas dan ditetesi air, maka yang terjadi adalah air
menari-nari dulu dan bukan langsung menguap. Hal ini disebabkan
ketika ada cairan yang mengalami pemanasan mendadak akan membentuk
suatu lapisan insulasi berupa uap. Ketika kita sedikit nervous maka
kaki kita akan berkeringat, dan jalan di api akan menciptakan efek
leidenfrost.

Dr, leikind kemudian menambahkan teori ini, bahwa faktor utama
pada pertunjukan Robin adalah bara api sebagai faktor utama. Ia
berpikir bahwa batubara bukanlah konduktor yang baik dan cukup padat
untuk dapat menghantarkan panas dan membuat kaki terbakar apabila
terjadi kontak langsung. Inilah bedanya antara temperatur dan panas,
temperatur bisa mencapai ribuan derajat. Namun panasnya belum tentu
sama, karena penghantar menentukan berapa energi panas yang akan
muncul. Dengan langkah yang tepat, panas merambah perlahan dan
sebelum terjadi perpindahan panas maka kaki telah berpindah.

Demikian penjelasan singkat saya, sekedar catatan bahwa apa yang
kami lakukan justru ingin membuka mata anda terhadap sebuah
penjelasan lain. Dan kami justru senang jika ada juga yang skeptis
terhadap kami.


jadi, daripada pikiran dibuang hanya untuk melihat, mengimajinasikan dan meresapi bualan yg ngga rasional, mending membaca ilmu yg saya suguhkan diatas tadi. lumayan kan buat nambah ilmu...?? bisa jadi bahan juga buat diskusi sama teman2 atau keluarga. daripada pikiran digunakan yang engga'2 dan sama sekali ngga berguna.


semoga bisa membuka LUAS jalan pikiran dan cara pandang kita semua untuk kearah yg lebih baik lagi. Amien...
magic_reality
City Level

Post: 198
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #19   Report Post     Original Poster (OP)

Re: Cerita seram(Fiksi)

contoh orang2 yg dibuai dan tertipu sendiri oleh imajinasinya, sehingga membuat cerita2 yg bersifat fiktif (fiksi ) seperti diatas, berharap agar orang lain ikut terbuai oleh imajinasi dan kebodohannya


makasih atas jawabannya...
namun saya masih mempertanyakan tulisan saudara...masihkah belum terlihat cemoohan anda terhadap karangan saya???

saya mungkin belum berbakat dalam menulis cerita...
wong cerita fiksi saya ini hanya saya buat dalam waktu 2 jam...
so...saya kira jauh dari sempurna...

saya hanya tidak suka...anda mencemooh orang yang suka berimajinasi...
toh imajinasi tidak membuat kita berdosa???selama imajinasi itu masih dalam tahapan2 tertentu tentunya...

mungkin saya agak terbawa emosi pada postingan sebelumnya...dan saya mohon maaf...

saya tidak ada besit sama sekali untuk mencemooh kmu, memang saya mencemooh hasil karya kmu yaa...? hehe, lucu yaa kmu...
disini saya cuma memberi pengarahan sama kmu supaya bisa berkembang lebih baik lagi.


contoh orang2 yg dibuai dan tertipu sendiri oleh imajinasinya, sehingga membuat cerita2 yg bersifat fiktif (fiksi ) seperti diatas, berharap agar orang lain ikut terbuai oleh imajinasi dan kebodohannya

saya harap perdebatan ini tidak menjadi terlalu jauh dan berlebihan...
saya menghargai saudara yg sudah repot2 membaca karangan kebodohannya saya...bagi saya itu sudah cukup dan saya berterimakasih atas kritikannya ^__^


"Menghilangkan 1 sahabat sama dengan menambah 1 Musuh"
GBU....
FoA
FoA FoA is offline
City Level

Post: 218
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #20   Report Post  

Re: Cerita seram(Fiksi)

@ Semuanya yth.
Mohon untuk TIDAK mencantumkan link pada postingan. Mungkin, suatu saat kami akan memperbolehkan, namun karena satu dan lain hal, saat ini II dot com belum memperbolehkan. Semoga bisa di mengerti oleh Masyarakat II dot com. Terimakasih atas kerjasamanya..


"Salam Damai"
~~Sat-Pol PP~~
delapanjagad
World Level

Post: 10.595
 
Reputasi: 33

__________________
Pelayan Warung Lesehan

KHUSUS TEMPAT Ogok-Ogok Thok (OOT)
Reply
 


Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Cerita-cerita Mistik. Silahkan Posting Di Sini KalinaMaryadi Misteri & Supranatural 70
cerita seram True story BNI 46 (Baca dulu Baru KOmentar) ramon Humor 23
Lagu-lagu yang bisa kamu jadiin cerita cinta. Fiksi ato Fakta.. KalinaMaryadi Cinta & Romantis 8
Cerita Seram di ICU RS Sarjito andree_erlangga Humor 0
Cerita Seram Naik Bis TIngkat andree_erlangga Humor 0


Pengumuman Penting

Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.