Indonesia Akt: Kangen Band

Megha

New member
Rapper Pencaci KANGEN Band, Minta Maaf





BEBERAPA waktu lalu, beredar satu lagu rap berjudul 'KANGEN BITCH'yang menghebohkan. Mengapa? Karena selain liriknya menghujat habis KANGEN Band, band asal Lampung, juga disela liriknya terselip ancaman "pembunuhan" terhadap Kangen Band.

Rumor yang berhembus, lagu itu representasi dari komunitas hip-hop yang tidak suka dengan sukses band itu. Beberapa na sempat disebut-sebut sebagai pelantun lagu caci maki itu. Tapi usut punya usut, ternyata lagu itu dibuat dan dinyanyikan oleh seorang rapper asal Jogjakarta bernama M. Iqbal.

Setelah lagunya beredar dan menjadi kontrversi, ternyata Iqbal merasakan "tekanan" dan "rasa bersalah" yang kuat. Akhirnya lewat salah satu milis, Iqbal memberikan surat klarifikasi resmi. Inilah suratnya, sengaja penulis kutip sesuai aslinya.

"Sebelumnya saya cuma bisa bilang agar pemberitaan dimuat sebenar- benarnya, mengingat berita sebelumnya yang disalah artikan....saya bukan Baon dan tidak pula berdomisili di bandung (seperti yang diberitakan oleh salah satu situs berita) saya berasal dari jogja.

Saya sendiri tidak mengira lagunya akan seheboh sekarang, hingga muncul anggapan bahwa saya mencari sensasi dari lagu "sampah" saya itu...saya merasa terkejut ketika diberitakan hendak "membunuh" secara fisik, sungguh tidak ada niatan hal tersebut saya lakukan, saya cuma membuat lagu itu untuk "fun" representasi dari perasaan saya, dan juga mewakili perasaan teman2 agar terekspresikan.

Jadi, sekali lagi itu bukan hasutan.! mengingat simpati yang datang untuk kangen band malah semakin deras dan pada kenyataanya cacian bahkan ancaman pun saya terima, tapi saya siap dengan semua konsekuensinya, tapi satu hal yang saya tekankan, ini tidak ada kaitannya dengan komunitas hiphop, ini murni kemauan saya secara pribadi, bahkan setelah saya membuat lagu "sampah" itu, cercaan dan ancaman yang datang bukan hanya dari orang awam semata, anak2 dikomunitas hiphop begitu deras mengkritik dan mencerca saya habis2an, ini cerminan bahwa dalam hiphop sendiri respecting terhadap semua kalangan masih dijunjung tinggi, terbukti dengan mereka tidak setuju dengan cara yang saya tempuh...sebuah lagu diss seperti itu biasanya cuma akan hangat dipermukaan, setelah itu tenggelam, karena esensi seni yang memang berbau kontroversi yang sifatnya berumur lama....


11909576950.jpg


Album Perdananya, Sukses Besar



Seiring dengan adanya bulan suci ini, saya juga hendak menyampaikan permohonan maaf yang sebesar2 nya terhadap pihak kangen band, saya hanyalah kerikil kecil tak berguna yang mampu dilewati dalam perjalanan mereka menuju kesuksesan dan juga pihak lain yang merasa dirugikan karena ulah saya, termasuk semua komunitas hiphop di Indonesia, serta beberapa rekan yang menjadi korban salah sasaran....

Sebenarnya cukup sampai disini saja, saya tidak ingin hiphop terlalu diekspos karena ulah 1 orang yang salah....masih banyak hiphop lain yang lebih berbobot & "positif" di indonesia... ..[R/joko/foto: istimewa]
 
moga-moga aja nggak bakalan ada lagi orang-orang yang menggunakan musik sebagai sarana hujat-menghujat. musik bukan buat begituan bro.....
 
hidup kangen band......!!!

tapi kenapa ya..? kayaknya banyak orang yang nggak senang dengan kehadiran kangen band. padahal menurut gw mereka punya pengaruh yang cukup besar juga di blantika musik indonesia. tapi, nggak tau deh kenapa banyak yang menyepelekan mereka...
 
C

Selayaknya engkau tahu

Am Em

Betapa ku mencintaimu

F C Am G

Kau tenanganku dari mimpi burukku

C

Selayaknya kau mengerti

Am Em

Betapa engkau kukagumi

F C Am G

Kau telah tinggal dalam palung hati



C

Betapa hancur hatiku

Am Em

Melihat engkau bersamanya

F C Am G

Namun ku mencoba Tuk tegar menghadapinya



C

Jangan kau menangis lagi

Am Em

Tak sanggup aku melihatnya

F C Am G

Sekarang kau pilih Diriku atau dirinya



Reff:

Am Em

Kau tuliskan cerita

F C

Tentang engkau dan dia

Am Am G

Membuat hatiku semakin terluka

Am Em

Sudah usai sudah

F C

Cerita engkau dan aku

Am Am G

Kuanggap sebagai bingkisan kalbu





C G Am Em F

Tulis cerita tentang aku dan dia

C Dm G

Sehingga buatmu terluka

C G Am Em F

Sudah usai sudah Jangan menangis lagi

C Dm G

Kurasa sampailah di sini
 
Andhika 'Kangen' Band Sudah Tak Peduli Istri

Andhika 'Kangen' Band Sudah Tak Peduli Istri


80276_andhika_kangen_band_300_225.jpg



VIVAnews - Kehidupan rumah tangga, Andhika dan sang istri, Bunga, sudah mendekati ambang perceraian. Bahkan, Andhika terlihat sudah tak peduli dengan istrinya.

Andhika yang ditemui sedang mengisi acara di studio Penta, tidak terlihat bersama Bunga, sang istri. Andhikan justru tampak menggendong buah hatinya yang masih berumur balita.

"Sejauh ini hubungan aku sudah masing-masing, kita sudah tidak sejalan lagi. Sejauh ini lagi di follow up, tapi bingung juga inginnya cukup sampai disini," ujar Andhika di Studio Penta, 20 November 2009.

Dengan santai, Andhika juga mengungkit soal harta gono gini antara ia dan istrinya. "Harta gono gini sudah kita obrolin berdua, sama aja, punyaku juga punya dia, dan sebaliknya."

Hingga saat ini, hubungan Andhika dengan Bunga hanya sebatas dalam pengurusan anak. Diluar itu, keduanya sudah tidak berjalan bersama lagi.

"Secara pribadi udah jalan masing-masing, dia nggak ganggu aku, aku juga nggak ganggu dia, kita sama-sama punya pekerjaan," pungkasnya.
 
Bls: Indonesia Akt: Kangen Band

Rapper Pencaci KANGEN Band, Minta Maaf





BEBERAPA waktu lalu, beredar satu lagu rap berjudul 'KANGEN BITCH'yang menghebohkan. Mengapa? Karena selain liriknya menghujat habis KANGEN Band, band asal Lampung, juga disela liriknya terselip ancaman "pembunuhan" terhadap Kangen Band.

Rumor yang berhembus, lagu itu representasi dari komunitas hip-hop yang tidak suka dengan sukses band itu. Beberapa na sempat disebut-sebut sebagai pelantun lagu caci maki itu. Tapi usut punya usut, ternyata lagu itu dibuat dan dinyanyikan oleh seorang rapper asal Jogjakarta bernama M. Iqbal.

Setelah lagunya beredar dan menjadi kontrversi, ternyata Iqbal merasakan "tekanan" dan "rasa bersalah" yang kuat. Akhirnya lewat salah satu milis, Iqbal memberikan surat klarifikasi resmi. Inilah suratnya, sengaja penulis kutip sesuai aslinya.

"Sebelumnya saya cuma bisa bilang agar pemberitaan dimuat sebenar- benarnya, mengingat berita sebelumnya yang disalah artikan....saya bukan Baon dan tidak pula berdomisili di bandung (seperti yang diberitakan oleh salah satu situs berita) saya berasal dari jogja.

Saya sendiri tidak mengira lagunya akan seheboh sekarang, hingga muncul anggapan bahwa saya mencari sensasi dari lagu "sampah" saya itu...saya merasa terkejut ketika diberitakan hendak "membunuh" secara fisik, sungguh tidak ada niatan hal tersebut saya lakukan, saya cuma membuat lagu itu untuk "fun" representasi dari perasaan saya, dan juga mewakili perasaan teman2 agar terekspresikan.

Jadi, sekali lagi itu bukan hasutan.! mengingat simpati yang datang untuk kangen band malah semakin deras dan pada kenyataanya cacian bahkan ancaman pun saya terima, tapi saya siap dengan semua konsekuensinya, tapi satu hal yang saya tekankan, ini tidak ada kaitannya dengan komunitas hiphop, ini murni kemauan saya secara pribadi, bahkan setelah saya membuat lagu "sampah" itu, cercaan dan ancaman yang datang bukan hanya dari orang awam semata, anak2 dikomunitas hiphop begitu deras mengkritik dan mencerca saya habis2an, ini cerminan bahwa dalam hiphop sendiri respecting terhadap semua kalangan masih dijunjung tinggi, terbukti dengan mereka tidak setuju dengan cara yang saya tempuh...sebuah lagu diss seperti itu biasanya cuma akan hangat dipermukaan, setelah itu tenggelam, karena esensi seni yang memang berbau kontroversi yang sifatnya berumur lama....


11909576950.jpg


Album Perdananya, Sukses Besar



Seiring dengan adanya bulan suci ini, saya juga hendak menyampaikan permohonan maaf yang sebesar2 nya terhadap pihak kangen band, saya hanyalah kerikil kecil tak berguna yang mampu dilewati dalam perjalanan mereka menuju kesuksesan dan juga pihak lain yang merasa dirugikan karena ulah saya, termasuk semua komunitas hiphop di Indonesia, serta beberapa rekan yang menjadi korban salah sasaran....

Sebenarnya cukup sampai disini saja, saya tidak ingin hiphop terlalu diekspos karena ulah 1 orang yang salah....masih banyak hiphop lain yang lebih berbobot & "positif" di indonesia... ..[R/joko/foto: istimewa]

alah...busyiiiiiit, buktikan kalau 8 ball minta maaf(tunjukan fotona misal:8 ball sedang bersalaman bersama kangen band)
 
Bls: Indonesia Akt: Kangen Band

Kangen Band Syuting Film di Victoria Park Berbuah Masuk Angin

SURABAYA - Sesudah mengisi acara J Trax, tayangan JTV, kelompok musik Kangen Band singgah ke redaksi Jawa Pos Surabaya pada Sabtu malam (27/2). Ada Izzy (keyboard), Tama (gitar), Bebe (bas), Baim (drum), dan Andika (vokal). Sementara itu, Doddy (gitar) dan Eern (backing vocal) tidak bisa datang karena sakit. Berikut petikan wawancara dengan mereka.

---

Bagaimana kesannya setelah tampil di Surabaya?

Andika: Asyik, puas. Tadi (Sabtu lalu, Red) ngantuk, sekarang sudah fresh. Apalagi, tadi hujan. Makin segar rasanya.

Siapa yang dapat tepuk tangan penonton paling banyak?

Izzy: Andika. Mungkin karena dia nyanyi dengan enak.

Andika: Mudah-mudahan itu benar. Tapi, setiap kali manggung, memang saya yang dapat tepuk tangan penonton paling banyak. Itulah yang membuat saya semakin bersemangat. Yang lain jangan iri, ya.

Kesibukan terakhir?

Bebe: Kami lagi promo lagu Nilailah Aku. Selain itu, kami merampungkan pengambilan gambar klip Juminten. Bercerita tentang anak desa yang kangen dengan kekasihnya. Bertahun-tahun dia ditinggal kekasihnya bekerja di luar negeri.

Ada tawaran main film?

Bebe: Sudah. Kami baru menyelesaikan syuting film garapan Lola Amaria Minggu pagi (28/2) di Victoria Park. Di situ kami jadi diri sendiri. Jadi anak band yang disukai para TKI di Hongkong. Syuting dilakukan di Hongkong bareng dengan klip Juminten pada Desember lalu.

Ada cerita menarik saat syuting film itu?

Bebe: Syutingnya biasa saja. Kami nggak perlu baca skenario. Cukup beraksi seperti mau manggung. Yang menarik, di sana kami masuk angin berat. Saat itu musim dingin di Hongkong. Suhu sampai minus derajat Celsius. Sudah pakai jaket berlapis-lapis, tetap teler.
 
Andhika Kangen Band ngikutin Ariel ke Polisi?

Gara2 Laptop Hilang Andhika Kangen Band dilaporkan ke Polisi

Vokalis Kangen Band, Andhika Mahesa Setiawan (28), dilaporkan ke Polsektro Ciracas, Jakarta Timur, dengan tuduhan penaniayaan oleh teman satu kosnya, Rahmat Fauzi (28). Kini Andhika telah ditetapkan sebagai tersangka dengan pelanggaran pasal 351 tentang penganiayaan. Pihak kepolisian tidak menahan Andhika, tetapi Ia dikenai wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis.

Kapolsektro Ciracas Kompol Dani Harndani menjelaskan, laporan penganiayaan yang dilakukan Andhika diterima pihaknya, Sabtu (29/5) lalu, Kejadiannya sekitar seminggu lalu. Dia sekarang sudah menjadi tersangka,’ ujarnya, Jakarta Timur, Kamis (10/6).

Kapolsek mengungkapkan, Andhika dikenai pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan biasa dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun penjara. Karena ancaman hukumannnya di bawah lima tahun itulah, penyidik tidak melakukan penahanan, namun Andhika dikenal wajib lapor.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Andhika melakukan penganiayan terhadap Rahmat pada Jumat (28/5) silam sekitar pukul 22.00 di tempat kos mereka di Jalan H Baim RT 5/4, Kelurahan Kelapadua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Rahmat di pukul di bagian belakang kepalanya sebanyak dua kali oleh Andhika hingga memar dan lecet. Rahmat lalu melaporkan penganiayaan itu ke Polsektro Ciracas.

Pemukulan berawal dan Andhika yang mengklarifikasi laptopnya yang hilang pada 1 Mei 2010. Diduga Andhika menuduh Rahmat yang mencuri laptop miliknya. Namun Rahmat membantah dan Andhlka kesal. Penyanyi itu lalu memukul kepala bagian belakang Rahmat dengan tangan kosong hingga memar dan lecet. Diketahui, Andhika dan Rahmat berteman sejak dari kampung halamannya di Lampung. Karena sudah berteman sejak lama itulah’ mereka berdua menyewa kamar d Ciracas.

Kamis (10/6) kemarin untuk pertama kalinya Andhika memenuhi panggilan Polsektro Ciracas, Jakarta Timur, sekaligus wajib lapor. Saat diklarlfikasi kasusnya ini, Andhika membantah dirinya tersangkut kasus penganiayaan.

Siapa yang mukul orang? Enggak, enggak ada apa-apa. Kita cuma mau laporin kehilangan laptop milik abang gue aja.’ ujarnya sambil buru-buru masuk ke mobilnya.





Sumber : Warkot
 
Back
Top