Sistem Ekonomi Apakah Yang Dianut Negara Ri ?

Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, menegaskan sistem ekonomi kapitalistik maupun sistem ekonomi komunistik dan sistem ekonomi neo-liberalisme tidak layak dikembangkan di Indonesia. Semuanya bukan merupakan pilihan untuk diterapkan dalam membangun ekonomi bangsa ke depan.

“Semua sistem ekonomi tersebut tidak menjamin hasilnya (kemajuan ekonomi – red) didistribusikan secara adil kepada masyarakat. Di era demokrasi ini Indonesia menerapkan sistem ekonomi terbuka berkeadilan,” tegas Presiden dalam sambutan tanpa teks pada HUT Koperasi ke-60, di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran Kabupaten Badung, Kamis (12/7)



tabloidparle*
 
Kalo menurut buku diktat SMA dan Kuliah sih Ekonomi Pancasila.

Sistem Ekonomi Pancasila memiliki empat ciri yang menonjol, yaitu :

1. Yang menguasai hajat hidup orang banyak adalah negara / pemerintah. Contoh hajad hidup orang banyak yakni seperti air, bahan bakar minyak / BBM, pertambangan / hasil bumi, dan lain sebagainya.

2. Peran negara adalah penting namun tidak dominan, dan begitu juga dengan peranan pihak swasta yang posisinya penting namun tidak mendominasi. Sehingga tidak terjadi kondisi sistem ekonomi liberal maupun sistem ekonomi komando. Kedua pihak yakni pemerintah dan swasta hidup beriringan, berdampingan secara damai dan saling mendukung.

3. Masyarakat adalah bagian yang penting di mana kegiatan produksi dilakukan oleh semua untuk semua serta dipimpin dan diawasi oleh anggota masyarakat.

4. Modal atau pun buruh tidak mendominasi perekonomian karena didasari atas asas kekeluargaan antar sesama manusia.

Masalahnya keempat ciri itu sudah diterapkan belom di Negara kita tercinta ini
 
Back
Top