Deja Vu dan Asal-Usulnya Login dengan akun Jejaringsosial.com anda Daftar sebuah akun Jejaringsosial.com
 
Go Back   Home > Psikologi & Self-Help
Lupa Password?

Gambar Umum Video Umum





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

Deja Vu dan Asal-Usulnya

Deja Vu dan Asal-Usulnya




Hampir semua dari kita pernah mengalami apa yang dinamakan deja vu: sebuah perasaan aneh yang mengatakan bahwa peristiwa baru yang sedang kita rasakan sebenarnya pernah kita alami jauh sebelumnya. Peristiwa ini bisa berupa sebuah tempat baru yang sedang dikunjungi, percakapan yang sedang dilakukan, atau sebuah acara TV yang sedang ditonton. Lebih anehnya lagi, kita juga seringkali tidak mampu untuk dapat benar-benar mengingat kapan dan bagaimana pengalaman sebelumnya itu terjadi secara rinci. Yang kita tahu hanyalah adanya sensasi misterius yang membuat kita tidak merasa asing dengan peristiwa baru itu.

Keanehan fenomena deja vu ini kemudian melahirkan beberapa teori metafisis yang mencoba menjelaskan sebab musababnya. Salah satunya adalah teori yang mengatakan bahwa deja vu sebenarnya berasal dari kejadian serupa yang pernah dialami oleh jiwa kita dalam salah satu kehidupan reinkarnasi sebelumnya di masa lampau. Bagaimana penjelasan ilmu psikologi sendiri?

Terkait dengan Umur dan Penyakit Degeneratif

Pada awalnya, beberapa ilmuwan beranggapan bahwa deja vu terjadi ketika sensasi optik yang diterima oleh sebelah mata sampai ke otak (dan dipersepsikan) lebih dulu daripada sensasi yang sama yang diterima oleh sebelah mata yang lain, sehingga menimbulkan perasaan familiar pada sesuatu yang sebenarnya baru pertama kali dilihat. Teori yang dikenal dengan nama “optical pathway delay” ini dipatahkan ketika pada bulan Desember tahun lalu ditemukan bahwa orang butapun bisa mengalami deja vu melalui indra penciuman, pendengaran, dan perabaannya.

Selain itu, sebelumnya Chris Moulin dari University of Leeds, Inggris, telah menemukan pula penderita deja vu kronis: orang-orang yang sering dapat menjelaskan secara rinci peristiwa-peristiwa yang tidak pernah terjadi. Mereka merasa tidak perlu menonton TV karena merasa telah menonton acara TV tersebut sebelumnya (padahal belum), dan mereka bahkan merasa tidak perlu pergi ke dokter untuk mengobati ‘penyakit’nya karena mereka merasa sudah pergi ke dokter dan dapat menceritakan hal-hal rinci selama kunjungannya! Alih-alih kesalahan persepsi atau delusi, para peneliti mulai melihat sebab musabab deja vu ke dalam otak dan ingatan kita.

Baru-baru ini, sebuah eksperimen pada tikus mungkin dapat memberi pencerahan baru mengenai asal-usul deja vu yang sebenarnya. Susumu Tonegawa, seorang neuroscientist MIT, membiakkan sejumlah tikus yang tidak memiliki dentate gyrus, sebuah bagian kecil dari hippocampus, yang berfungsi normal. Bagian ini sebelumnya diketahui terkait dengan ingatan episodik, yaitu ingatan mengenai pengalaman pribadi kita. Ketika menjumpai sebuah situasi, dentate gyrus akan mencatat tanda-tanda visual, audio, bau, waktu, dan tanda-tanda lainnya dari panca indra untuk dicocokkan dengan ingatan episodik kita. Jika tidak ada yang cocok, situasi ini akan ‘didaftarkan’ sebagai pengalaman baru dan dicatat untuk pembandingan di masa depan.

Menurut Tonegawa, tikus normal mempunyai kemampuan yang sama seperti manusia dalam mencocokkan persamaan dan perbedaan antara beberapa situasi. Namun, seperti yang telah diduga, tikus-tikus yang dentate gyrus-nya tidak berfungsi normal kemudian mengalami kesulitan dalam membedakan dua situasi yang serupa tapi tak sama. Hal ini, tambahnya, dapat menjelaskan mengapa pengalaman akan deja vu meningkat seiring bertambahnya usia atau munculnya penyakit-penyakit degeneratif seperti Alzheimer: kehilangan atau rusaknya sel-sel pada dentate gyrus akibat kedua hal tersebut membuat kita sulit menentukan apakah sesuatu ‘baru’ atau ‘lama’.

Menciptakan ‘Deja Vu’ dalam Laboratorium

Salah satu hal yang menyulitkan para peneliti dalam mengungkap misteri deja vu adalah kemunculan alamiahnya yang spontan dan tidak dapat diperkirakan. Seorang peneliti tidak dapat begitu saja meminta partisipan untuk datang dan ‘menyuruh’ mereka mengalami deja vu dalam kondisi lab yang steril. Deja vu pada umumnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari, di mana tidak mungkin bagi peneliti untuk terus-menerus menghubungkan partisipan dengan alat pemindai otak yang besar dan berat. Selain itu, jarangnya deja vu terjadi membuat mengikuti partisipan kemana-mana setiap saat bukanlah hal yang efisien dan efektif untuk dilakukan. Namun beberapa peneliti telah berhasil mensimulasikan keadaan yang mirip deja vu.

Seperti yang dilaporkan LiveScience, Kenneth Peller dari Northwestern University menemukan cara yang sederhana untuk membuat seseorang memiliki ‘ingatan palsu’. Para partisipan diperlihatkan sebuah gambar, namun mereka diminta untuk membayangkan sebuah gambar yang lain sama sekali dalam benak mereka. Setelah dilakukan beberapa kali, para partisipan ini kemudian diminta untuk memilih apakah suatu gambar tertentu benar-benar mereka lihat atau hanya dibayangkan. Ternyata gambar-gambar yang hanya dibayangkan partisipan seringkali diklaim benar-benar mereka lihat. Karena itu, deja vu mungkin terjadi ketika secara kebetulan sebuah peristiwa yang dialami seseorang serupa atau mirip dengan gambaran yang pernah dibayangkan.

LiveScience juga melaporkan percobaan Akira O’Connor dan Chris Moulin dari University of Leeds dalam menciptakan sensasi deja vu melalui hipnosis. Para partisipan pertama-tama diminta untuk mengingat sederetan daftar kata-kata. Kemudian mereka dihipnotis agar mereka ‘melupakan’ kata-kata tersebut. Ketika para partisipan ini ditunjukkan daftar kata-kata yang sama, setengah dari mereka melaporkan adanya sensasi yang serupa seperti dejavu, sementara separuhnya lagi sangat yakin bahwa yang mereka alami adalah benar-benar deja vu. Menurut mereka hal ini terjadi karena area otak yang terkait dengan familiaritas diganggu kerjanya oleh hipnosis.

Sumber:

Some Imagination! How Memory Fails Us – LiveScience

Patients Suffer Deja Vu… Over and Over – LiveScience

Blind Man Has Deja Vu, Busting a Myth – LiveScience

Origin of Deja Vu Pinpointed – LiveScience

Entri Wikipedia Mengenai Deja Vu (lihat juga beberapa tautan yang diberikan di sana untuk bacaan lebih lanjut)


Tulisan ini didapat dari sahabat popsy
Megha
World Level

Post: 16.442
 
Reputasi: 546

__________________

 






Reply With Quote     #2   Report Post  

Bls: Deja Vu dan Asal-Usulnya

Aku merasa sering bgt mengalami deja vu..
Hm..
Kadang sampe buat aku terkejut sendiri dan gagpercaya..
Hm..
Thx atas infonya..
wahyucaqeuep
National Level

Post: 1.351
 
Reputasi: 1






Reply With Quote     #3   Report Post  

Bls: Deja Vu dan Asal-Usulnya

Kok w blm pernah ya? Jd pengen punya pgalaman mistik geto
nagaswara
City Level

Post: 152
 
Reputasi: 9






Reply With Quote     #4   Report Post  

Bls: Deja Vu dan Asal-Usulnya

jiah.. deja vu kalo gak salah bukan pengalaman mistik deh bos... tapi pengalaman listrik...
popoi
Continent Level

Post: 6.098
 
Reputasi: 31

__________________
The one and only pop


Jangan pernah menyerah dalam melakukan hal - hal yang baik
www.masterpunker.blogspot.com

Recent Blog: Keracunan RC   





Reply With Quote     #5   Report Post  

Bls: Deja Vu dan Asal-Usulnya

bukan pengalaman listrik om pop, tapi pengalaman bistik....

kalu aku juga sering mengalaminya. Seolah olah ya emang pernah mengalami hal hal seperti itu sebelumnya....
bla_bla_bla
Continent Level

Post: 7.579
 
Reputasi: 243

__________________
Nyi Belang







Reply With Quote     #6   Report Post  

Bls: Deja Vu dan Asal-Usulnya

yupi...merasa pernah mengalami hal yang sama, di tempat yang sama..kondisi sama...semua sama dah
resi_dj
World Level

Post: 10.827
 
Reputasi: 52

__________________
Putri PetiR






Reply With Quote     #7   Report Post  

Bls: Deja Vu dan Asal-Usulnya

namanya keren banget yah

"Susumu Tonegawa" awkakakka
rafed
National Level

Post: 1.058
 
Reputasi: 12

__________________





Reply With Quote     #8   Report Post  

Bls: Deja Vu dan Asal-Usulnya

apasih..?? apasih..?? apasih..??
popoi
Continent Level

Post: 6.098
 
Reputasi: 31

__________________
The one and only pop


Jangan pernah menyerah dalam melakukan hal - hal yang baik
www.masterpunker.blogspot.com

Recent Blog: Keracunan RC   





Reply With Quote     #9   Report Post  

Bls: Deja Vu dan Asal-Usulnya

dejavu bukan tuh orang mau mati
karena roh nya melayang layang
rizalolo
Mod

Post: 45.499
 
Reputasi: 260

__________________
Pangeran kegelapan






Reply With Quote     #10   Report Post  

Bls: Deja Vu dan Asal-Usulnya

Kutip:
Oleh rafed View Post
namanya keren banget yah

"Susumu Tonegawa" awkakakka
apaan rafed? kok ada susumu susuku segala?

Kutip:
Oleh popoi View Post
apasih..?? apasih..?? apasih..??
sih apa..?? sih apa..?? sih apa..??

Kutip:
Oleh rizalolo View Post
dejavu bukan tuh orang mau mati
karena roh nya melayang layang
bukan abang lolo, de javu tuh kalau kita ngerasa pernah mengalami kejadian yang terjadi saat ini sebelumnya....
bla_bla_bla
Continent Level

Post: 7.579
 
Reputasi: 243

__________________
Nyi Belang


Reply
 


Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Asal Usul Pujian singthung Buddha 1
asal kata kingkong buddye8910i Humor 3
Asal muasal anak.... andree_erlangga Humor 0
Asal si Joni ekoyudi Humor 1
Asal - Peribahasa Gia_Viana Penulis, Buku, Sastra & Bahasa 0


Pengumuman Penting

Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.