Aduh Kasihan ... Anak Gadis Dikarantinakan (dipingit) Login dengan akun Jejaringsosial.com anda Daftar sebuah akun Jejaringsosial.com
 
Go Back   Home > Agama > Islam
Lupa Password?

Gambar Umum Video Umum




 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

Aduh Kasihan ... Anak Gadis Dikarantinakan (dipingit)

Kebiasaan ini telah populer dalam sebagian masyarakat. Yaitu seorang ayah mengkarantinakan anak gadisnya semenjak kecilnya, dan ia ucapkan :"anak gadisku ini untuk si 'Fulan' " Entah dari anak pamannnya, kerabatanya, anak teman bapaknya atau lainnya.



Dari sini timbullah isu bahwa gadis "Fulanah" hanyalah untuk si "Fulan", sehingga tak boleh laki-laki manapun meminangnya. Si perempuan tak boleh menolak laki-laki yang telah dipersiapkan, dan si laki-laki terlarang meminang perempuan lain.



Kebiasaan ini sama sekali tak ada tuntunannya dalam syari'at Islam. Sebab sama artinya membatasi dan menyulitkan agama yang telah dilonggarkan Allah, juga membahayakan bagi si gadis dan si laki-laki.



Lantas apa sih gerangan pendorongnya? Konon untuk menambah penghormatan dan kecintaan. Namun seringkali malah sebaliknya. Si laki-laki menjadi nyeleneh dan sinting. Terjadilah hubungan yang tak harmonis antara kedua keluarga. Si laki-laki tak lagi perhatian kepada si gadis tanpa sepengetahuan keluarganya, sehingga semua laki-laki yang ingin meminang menjauh dari si gadis, karena keyakinan mereka bahwa si gadis hanya 'dikadokan' untuk laki-laki tertentu.



Dan seringkali si gadis juga mengalami nasib buruk. Usianya terus menua namun belum menikah, dll. Kebiasaan ini sudah mentradisi, dan terjadilah perkawinan paksa, yang dibangun oleh sikap basa-basi, sehingga diniscayakan bangunannya akan runtuh.



Pernah saya bertanya kepada ulama yang sangat kita segani dan hormati, Syaikh Abdul Aziz bin Bazz -hafidhahullah- mengenai tradisi ini, lalu beliau berkomentar, "Pengkarantinaan (memingit gadis) seperti ini tak ada dasarnya sama sekali".



Di antara bentuk karantina, seseorang mengkarantinakan anak perempuan pamannya agar dinikahi salah seorang kawannya.



Ahli fatwa Saudi Arabia, yang terhormat Syaikh Muhammad bin Ibrahim Ali Syaikh -rahimahullah- pernah ditanya tentang seorang laki-laki yang mengkarantinakan anak perempuan pamannya dari semua laki-laki peminang, dengan tujuan agar dinikahi sendiri, atau salah seorang kawannya, atau anak laki-laki pamannya sementara si gadis tak suka, apakah si gadis boleh dipaksa atau tidak?



Beliau -rahimahullah- menjawab, "Kita berkesimpulan bahwa pengkarantinaan seperti ini tak diperkenankan dan tidak dibolehkan oleh syariat. Agama Islam tak memberi ajaran tentangnya, dan sunnah nabawiyah sarat larangan tentangnya. Pernikahan dengan model seperti ini adalah tidak dibenarkan, tak diakui keabsahannya, sebab mengkarantinakan anak adalah diantara bentuk kesewenang-wenangan dan kedhaliman terbesar.



Orang yang terus menerus mengkarantinakan gadis yang lemah, dan ingin memaksanya dan menikahkannya dengan laki-laki yang tak disukainya, ia harus dicegah oleh polisi pemerintah, jika nasehat qur'ani belum juga mempan baginya. (Fatawa wa Rosail, Syaikh Muhammad bin Ibrahim 10/83)





disalin dari buku "Apa Salahku... Hingga perkawinan tak mendatangkan bahagia", Muhammad bin Ibrahim Al-Hamad, ICB Press, Cet. Mei 2004
T-Rex
City Level

Post: 333
 
Reputasi: 0

Reply
 


Pergunakan juga aplikasi
Alquran Online
dan Terjemahan nya, sebagai bahan kajian atau sumber
Keyboard Virtual HurufArab/Arabic untuk menulis huruf arab/arabic

Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Aduh, maaf salah operasi nih andree_erlangga Politik, Ekonomi & Hukum 0
Kasihan Si Kecil andree_erlangga Humor 0
Aduh Sial betul irigster Internet 0


Pengumuman Penting

Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.