Reinkarnasi
 
Go Back   Home > Agama > Hindu

Daftar
Lupa Password?


Anda juga bisa login menggunakan akun Jejaringsosial.com anda
Gambar Umum Video Umum Radio & TV Online





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #11   Report Post  

Re: Reinkarnasi

Jalankan meditasi dan yoga dengan mantap dan Sradha yang kokoh kuat.
Setelah sampai di pintu gerbang
Minta Tuhan membukakan pintu
profmads
profmads profmads is offline
Continent Level

Post: 2.565
 
Reputasi: 14

__________________
made
       





Reply With Quote     #12   Report Post  

Re: Reinkarnasi

Bhaktivedanta VedaBase : Kembali Lagi (Sains Reinkarnasi)

-----₹-----
Pendapat para Ilmuwan Mengenai Reinkarnasi :

“Saya yakin bahwa hal seperti hidup kembali itu betul-betul ada, bahwa mereka yang hidup itu berasal dari mereka yang sudah meninggal, dan bahwa arwah orang yang sudah meninggal itu masih ada.” —Socrates

“Sang roh berasal dari luar dan masuk ke dalam badan manusia, seolah-olah memasuki tempat tinggal sementara, lalu keluar lagi . . . ia masuk ke dalam tempat tinggal yang lain, sebab sang roh itu kekal.” —Ralph Waldo Emerson (Journals of Ralph Waldo Emerson)

“Saya mulai ada bukan dari saat saya lahir, ataupun dari saat saya di dalam kandungan. Saya telah tumbuh, berkembang, selama beribu-ribu tahun yang lalu. Semua diri-diri saya dari dahulu kala itu menyisakan suara-suara, gu-maman, bisikan-bisikan di dalam diri saya . . . Wah, tidak dapat dihitung berapa kali lagi saya akan lahir.” —Jack London (The Star Rover)

“Tidak ada kematian. Bagaimana mungkin ada kematian kalau segala sesuatu adalah bagian dari Tuhan Yang Maha Esa? Sang roh tidak pernah mati dan badan sebenarnya tidak pernah hidup.” —Isaac Bashevis Singer (Pemenang Hadiah Nobel Stories from Behind the Stove)

“Dia melihat semua bentuk-bentuk dan wajah-wajah itu dalam seribu hubungan . . . menjadi lahir kembali. Semuanya tidak kekal, sebuah contoh yang penuh gairah dan menyakitkan tentang segala sesuatu yang bersifat sementara. Namun tidak ada satu pun di antara mereka yang mati, mereka hanya berubah, dan mereka selalu lahir kembali, senantiasa mempunyai wajah baru: hanya waktu saja yang memisahkan wajah yang satu dengan wajah yang lain.” —Herman Hesse (Pemenang Hadiah Nobel, Siddhartha)

“Apakah kamu dapat membayangkan berapa kali kehidupan yang harus kita lewati sebelum kita mendapat gagasan pertama bahwa dalam hidup ada hal-hal yang lebih penting ketimbang makan, atau bertengkar, atau adu kekuatan antar kawan? Seribu penjelmaan, John, sepuluh ribu! . . . Kita memilih dunia kita yang akan datang melalui apa yang kita pelajari di dunia ini . . . Tetapi Anda, John, telah mempelajari begitu banyak sekaligus sehingga Anda tidak harus melewati seribu penjelmaan untuk mencapai kesadaran ini.” —Richard Bach (Jonathan Livingston Seagull)

“Seperti halnya kita mengalami ribuan mimpi dalam hidup kita sekarang, begitu pula hidup kita sekarang ini hanyalah salah satu di antara ribuan kehidupan seperti itu yang kita masuki dari kehidupan lain yang lebih sejati . . . dan kemudian kita kembali sesudah meninggal. Kehidupan kita ini hanyalah salah satu di antara impian-impian dalam kehidupan yang lebih sejati itu, dan berlangsung untuk selamanya, sampai yang paling akhir, yakni kehidupan yang sangat sejati-kehidupan ketuhanan.” —Count Leo Tolstoy
riwancack
riwancack riwancack is offline
Village Level

Post: 49
 
Reputasi: 2






Reply With Quote     #13   Report Post  

Re: Reinkarnasi

Bhaktivedanta VedaBase : Kembali Lagi (Sains Reinkarnasi)

-----₹-----
Bhagavad-gītā 2.20

na jāyate mriyate vā kadācin
nāyam bhūtvā bhavitā vā na bhūyah
ajo nityah śāśvato 'yam purāno
na hanyate hanyamāne śarīre

"Tidak ada kelahiran maupun kematian bagi sang roh pada saat manapun. Dia tidak diciptakan pada masa lampau, ia tidak diciptakan pada masa sekarang, dan dia tidak akan diciptakan pada masa yang akan datang. Dia tidak dilahirkan, berada untuk selamanya dan bersifat abadi. Dia tidak terbunuh apabila badan dibunuh."

Bhagavad-gītā 2.22

vāsāmsi jīrnāni yathā vihāya
navāni gṛhnāti naro 'parāni
tathā śarīrāni vihāya jīrnāny
anyāni samyāti navāni dehī

"Seperti halnya seseorang mengenakan pakaian baru, dan membuka pakaian lama, begitu pula sang roh menerima badan-badan jasmani yang baru, dengan meninggalkan badan-badan lama yang tidak berguna"

-----₹-----
Apakah hidup dimulai dengan kelahiran dan diakhiri oleh kematian?
Apakah kita pernah hidup sebelumnya?

Pertanyaan semacam itu pada umumnya diidentikkan sebagai agama-agama Timur, yang memiliki keyakinan bahwa kehidupan seorang manusia bukan hanya berlangsung antara lahir hingga ke liang lahat, melainkan melalui perjalanan panjang yang berlangsung selama berjuta-juta zaman.

Kesusasteraan Veda membenarkan bahwa sang roh, menurut penyamaannya dengan alam material, menerima salah satu di antara 8.400.000 bentuk kehidupan dan, setelah ia menerima badan dalam jenis kehidupan tertentu, ia berevolusi secara otomatis dari bentuk yang lebih rendah ke bentuk yang lebih tinggi, dan akhirnya mencapai badan manusia hingga menyatu kepada kesadaran utama (uttama)
riwancack
riwancack riwancack is offline
Village Level

Post: 49
 
Reputasi: 2






Reply With Quote     #14   Report Post  

Re: Reinkarnasi

Bhagavad-gītā 2.13

dehino 'smin yathā dehe
kaumāram yauvanam jarā
tathā dehāntara-prāptir
dhīras tatra na muhyati

"Seperti halnya sang roh terkurung di dalam badan terus menerus mengalami perpindahan, di dalam badan ini, dari masa kanak-kanak sampai masa remaja sampai usia tua, begitu juga sang roh masuk ke dalam badan lain pada waktu meninggal. Orang yang tenang tidak bingung karena penggantian itu"

-----₹-----
Pikiran adalah mekanisme yang mengatur perpindahan-perpindahan tersebut, yang terus memacu sang roh mendapatkan badan baru dan yang terbaru.

Dalam Bhagavad-gītā dijelaskan, “Keadaan hidup mana pun yang diingat seseorang pada saat ia meninggalkan badannya, . . . pasti kea-daan itulah yang akan dicapainya (dalam kehidupan yang akan datang).”

Segala sesuatu yang kita pikirkan dan yang kita lakukan selama hidup ini akan berkesan dalam pikiran kita, dan jumlah total kesan tersebut memengaruhi kesadaran terakhir pada saat kita meninggal.

Sesuai dengan kualitas kesadaran tersebut, alam material memberikan ba-dan yang cocok bagi kita. Karena itu jenis badan milik kita sekarang adalah pengekspresian kesadaran kita pada saat kita mengalami kematian kita yang terakhir kali.

Selanjutnya, reinkarnasi tidak selalu menanjak ke atas; belum pasti bahwa nanti manusia akan lahir sebagai manusia.

Misalnya, jika seseorang meninggal dengan mentalitas seperti hewan dalam hidupnya, maka dalam kelahiran berikutnya dia pun akan bermata, bertelinga, berhidung, dsb berbadan hewan, demikian ia diizinkan menikmati kesenanganya sebagai hewan.

Śrī-Krṣna membenarkan bahwa begitulah nasib sang roh yang kurang beruntung seperti dalam sabda-Nya “Bila ia meninggal dalam sifat-sifat kebodohan, maka ia akan lahir dalam kerajaan binatang.”
riwancack
riwancack riwancack is offline
Village Level

Post: 49
 
Reputasi: 2

Reply
 


(View-All Members who have read this thread : 2
abraham.moses, riwancack
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search





Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2017, Jelsoft Enterprises Ltd.