Tuhan Diinsyafi dalam Tiga Konsep Login dengan akun Jejaringsosial.com anda Daftar sebuah akun Jejaringsosial.com
 
Go Back   Home > Agama > Hindu
Lupa Password?

Gambar Umum Video Umum





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

Tuhan Diinsyafi dalam Tiga Konsep

Bhagavata Purana 1.2.11
vadanti tat tattva-vidas
tatvam yaj jnanam advayam
brahmeti paramatmeti
bhagavan iti sabdyate

(Kebenaran yang paling utama yang maha mutlak diinsyafi dalam tiga tingkatan yaitu : Brahman yang tidak berbentuk pribadi, Paramatma (Roh Yang Utama yang berada dalam diri setiap mahluk hidup) dan Bhagavan yaitu Kepribadian Tuhan Yang Mahaesa Yang Asli)
Home Level

Post: 3
 
Reputasi: 0

 






Reply With Quote     #2   Report Post  

Bls: Tuhan Diinsyafi dalam Tiga Konsep

ko cuman segitu, jelasin janan setengah2 donk
icarus_69
National Level

Post: 751
 
Reputasi: 0

__________________
My Blog
Chatting Pake Avatar





Reply With Quote     #3   Report Post  

Bls: Tuhan Diinsyafi dalam Tiga Konsep

mungkin sloka yang lain nyusul ato dalam perjalanan
silahkan dilanjut Konsep Ketuhanan dalam Vaishnawa ........
sekedar perbandingan dengan

ParamaSiwa

SadaSiwa

Siwa


lalu sekalian kasih dong penjelasan tentang

Nirguna Brahman

Saguna Brahman
sakradeva
City Level

Post: 401
 
Reputasi: 6






Reply With Quote     #4   Report Post  

Bls: Tuhan Diinsyafi dalam Tiga Konsep

Parama Siva, Sada Siva dan Siva punya pengertian tersendiri dalam beberapa literatur Veda. Kalo menurut Hindu Bali saya kurang tahu artinya.
Brahma Samhita adalah kitab suci yg berisikan nyanyian-nyanyian suci Dewa Brahma kepada Krsna.

Brahma samhita 5.1 (Isvarah paramah Krsnah, sad-cid-ananda vigrahah, anadir adir govindah, sarva-karana-karanam), artinya Krsna adalah Kepribadian Yang paling utama, dan badan-Nya bersifat kekal, penuh pengetahuan, dan kebahagiaan. Beliau adalah Sri Govinda yang pertama dan Beliau adalah sebab dari segala sebab.
Jadi yang dimaksud dengan Parama Siva /Parama Isvara dalam Tri Purusa di Bali tidak ada lain adalah Sri Krsna, sedangkan yang dimaksud dengan Sada Siva adalah Sri Visnu, dan yang dimaksud dengan Siva barulah Rudra atau Dewa Siwa sendiri. Jadi disini sangat jelas kedudukan pribadi Sri Krsna sebagai yang tertinggi.
Demikian Sri Krsnalah yang pertamakali memberikan pelajaran Veda itu kepada Brahma seperti sloka dikutip.

yo brahmanam vidadhati
purvam yo vai vedam's'ca
gapayati smah krsnah

artinya :
Beliau yang sudah ada sebelum adanya dewa Brahma, yang memberikan pengetahuan Veda dan yang membebaskan dewa Brahma dari sifat kebodohan adalah Sri Krsna. (Atharva Veda, Gopala Tapani Upanisad 1.24).
RamaKiJay
Village Level

Post: 58
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #5   Report Post  

Bls: Tuhan Diinsyafi dalam Tiga Konsep

maksud membebaskan Dewa Brahma dari kebodohan itu gemana?

sedangkan Krsna adalah awatara Dewa Wisnu
icarus_69
National Level

Post: 751
 
Reputasi: 0

__________________
My Blog
Chatting Pake Avatar





Reply With Quote     #6   Report Post  

Bls: Tuhan Diinsyafi dalam Tiga Konsep

Itu adalah do'a Dewa Brahma kepada Krsna.
Krsna memberikan kecerdasan pada Dewa Brahma.

Krsna = avatar Visnu?
Itu adalah pendapat umum yang perlu dikoreksi, jika ditelusuri tidak ada sloka yg menjelaskan demikian.

Ini sy kutipkan sloka bhwa sebenarnya Krsna itu adalah Avatari (Sumber semua penjelmaan), yg turun sbg Visnu kemudian turun kembali dalam wujud asli-Nya ke dunia material.

Bhagavata Purana 1.3.28:
ete camsa-kalah pumsah
krsnas tu bhagavan svayam
indrari-vyakulam lokam
mrdayanti yuge yuge

(Semua penjelmaan tersebut di atas adalah bagian-bagian yang berkuasa penuh atau bagian-bagian dari bagian-bagian yang berkuasa penuh dari Tuhan, tetapi Tuhan Sri Krsna adalah Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa yang asli. Semuanya muncul di planet-planet bilamana ada gangguan yang diciptakan oleh kaum ateis. Tuhan menjelma untuk melindungi orang yang percaya kepada Tuhan)
RamaKiJay
Village Level

Post: 58
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #7   Report Post  

Bls: Tuhan Diinsyafi dalam Tiga Konsep

Kutip:
Oleh icarus_69 View Post
maksud membebaskan Dewa Brahma dari kebodohan itu gemana?

sedangkan Krsna adalah awatara Dewa Wisnu
Apa itu avatara?
Di dalam Veda dijelaskan Avatara adalah penjelmaan Tuhan.

Nah, Visnu bukanlah dewa melainkan Tuhan. Dalam literatur Veda, Siva adalah dewa tertinggi dan juga adalah Vaisnava / penyembah Visnu yang paling agung.

(Cc. Adi. 7.64) :
bhaja govinda bhaja govinda mudha mate
samprapte sanihite kale nahi nahi raksati duhrn karane

Pujalah Govinda, pujalah Govinda, hanya pujalah Govinda wahai orang bodoh. Semua argumentasimu, ilmu tata bahasa dan spekulasi filsafatmu tidak akan menyelamatkan kamu pada saat kematianmu."

Govinda adalah nama lain dari Krsna.
RamaKiJay
Village Level

Post: 58
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #8   Report Post  

Bls: Tuhan Diinsyafi dalam Tiga Konsep

Kutip:
Oleh RamaKiJay View Post

yo brahmanam vidadhati
purvam yo vai vedam's'ca
gapayati smah krsnah

artinya :
Beliau yang sudah ada sebelum adanya dewa Brahma, yang memberikan pengetahuan Veda dan yang membebaskan dewa Brahma dari sifat kebodohan adalah Sri Krsna. (Atharva Veda, Gopala Tapani Upanisad 1.24).
harap dipahami bahwa yang dimaksud dengan Gopala Tapani adalah sebuah Upanisad yang mengambil referensi dari Arthava Veda
kita tau masing2 dari Veda Samhita :
Rg Veda
Sama Veda
Yajur Veda
Arthava Veda

memiliki kitab Brahmana , Aranyaka dan Upanisad nya masing2
nah Samhita (kitab Mantra) + Brahmana + Aranyaka & Upanisad inilah yang masuk golongan Kitab Sruti
meski jika kita telusuri, sebenarnya Brahmana, Aranyaka Upanisad merupakan ulasan dari kitab Mantra (samhita) dengan penekanan tertentu

Brahmana : uraian panjang tetang ketuhanan/teologi, teristimewa observasi tentang jalannya upacara korban dan prosedur dari upacara kurban. Bisa dikatakan Brahmana adalah ilmu tentang upacara

Aranyaka : berisi tentang penjelasan tentang philosofis /arti dan makna upacara

Upanisad : merupakan kesimpulan dari kitab-kitab Aranyaka,karena itu upanisad disebut Vedanta, kesimpulan dari Veda

================================================== =======

Kutip:
Oleh icarus_69 View Post
maksud membebaskan Dewa Brahma dari kebodohan itu gemana?

sedangkan Krsna adalah awatara Dewa Wisnu
Kutip:
Oleh RamaKiJay View Post
Itu adalah do'a Dewa Brahma kepada Krsna.
Krsna memberikan kecerdasan pada Dewa Brahma.

Krsna = avatar Visnu?
Itu adalah pendapat umum yang perlu dikoreksi, jika ditelusuri tidak ada sloka yg menjelaskan demikian.

Ini sy kutipkan sloka bhwa sebenarnya Krsna itu adalah Avatari (Sumber semua penjelmaan), yg turun sbg Visnu kemudian turun kembali dalam wujud asli-Nya ke dunia material.

Bhagavata Purana 1.3.28:
ete camsa-kalah pumsah
krsnas tu bhagavan svayam
indrari-vyakulam lokam
mrdayanti yuge yuge

(Semua penjelmaan tersebut di atas adalah bagian-bagian yang berkuasa penuh atau bagian-bagian dari bagian-bagian yang berkuasa penuh dari Tuhan, tetapi Tuhan Sri Krsna adalah Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa yang asli. Semuanya muncul di planet-planet bilamana ada gangguan yang diciptakan oleh kaum ateis. Tuhan menjelma untuk melindungi orang yang percaya kepada Tuhan)

apa yang disampaikan oleh saudara RamaKiJay adalah salah satu pandangan dari sekian banyaknya Aliran dalam Hindu
di Hindu kita mengenal tiga aliran Utama

1. Saiva
2. Vaishnava
3. Sakta /Shakti

dari ketiga aliran utama terbagi lagi dalam banyak cabang
masing2 Aliran mempunyai perbedaan dalam realitas dari Brahman (Tuhan)

Saiva , mempersonalisasi Shiva sebagai realitas dari Brahman , beserta turunannya : Ganesa , Murugan /Skanda

Vaishnava ' mempersonalisasi Vishnu sebagai realitas dari Brahman , beserta Avatara nya seperti Rama dan Khrisna

Sakta , mempersonalisasi ibu / Devi sebagai realitas dari Brahman , beserta variasinya Uma , Laksmi dll....

masing 2 disamping menerima otoritas Veda sruti juga memiliki kitab Suci yang dikenal dengan Agamasastra.

jadi wajar apa yang disampaikan oleh saudara RamaKiJay dari sudut pandang Vaishnawa dan yang dikutip pun bersal dari kitab pedomannya
seperti Brahma Samhita yang merupakan salah satu dari Pancaratra, kitab utama para Vaishnawa. demikian pula Bhagavata Purana / Srimad Bhagavatam adalah salah satu dari Kitab Purana yang masuk golongan Satwika

bila kita runut kembali, perbedaan pandangan ini bisa dikatakan berawal dari adanya kitab-kitab Purana ( 18 Mahapurana )
yang digolongkan menjadi 3
Satwika : mengagungkan Vishnu
Rajasika : Mengagungkan Brahma
Tamasika : Mengagungkan Shiva

jadi janganlah berdebat mana yg benar , apakah Shiva adalah personalitas Tuhan, Vishnu personalitas Tuhan, Khrisna Personalitas Tuhan, Brahma Personalitas Tuhan, atau Devi adalah Personalitas Tuhan ya silahkan saja
itu sah2 saja dalam Hindu
sakradeva
City Level

Post: 401
 
Reputasi: 6






Reply With Quote     #9   Report Post  

Bls: Tuhan Diinsyafi dalam Tiga Konsep

Bukan cuma itu kok, bahkan Vaisnava juga menggunakan Siva Purana. Dlm Vaisnava jg dikatakan bhwa Siva adalah dewa tertinggi.
Cek, kenapa dalam Siva Purana, Siva dianggap sebagai Tuhan:

PERCAKAPAN DEWA SIVA DENGAN PARVATI DEWI

Parvati Dewi berkata kepada Dewa Siva, :"Tuanku, Engkau mengatakan kepada saya bahwa hendaknya seseorang menghindari berbicara dengan para Mayavadi. Bagaimanakah ciri-ciri mereka dan apa yang mereka lakukan?". Dewa Siva berkata, "Orang yang dihayalkan oleh kebodohan menjelaskan bahwa ada kepribadian lain yang lebih tinggi dari Visnu, penguasa seluruh alam semesta, maka dia adalah Mayavadi. Orang yang memakai kalungan tengkorak, tulang-tulang dan mengolesi badannya dengan abu, tidak memakai tanda-tanda Veda yang benar yang menganggap Sri Visnu sejajar dengan kepribadian lain seperti Brahma dan Rudra dan yang tidak menyembah Visnu, maka dia adalah Mayavadi."

Parvati berkata, "Tuanku, uraian kitab suci menyalahkan memakai tengkorak, abu dan tulang-tulang, lalu mengapa anda menggunakannya?, ceritakanlah rahasia ini dan maafkanlah hamba kalau pertanyaan hamba ini tidak berkenan". Dewa Siva berkata, "Oh, devi, dengarkanlah, aku akan menceritakan suatu rahasia yang ajaib. Oh Dewi, hendaknya kau jangan katakan hal ini pada orang lain.

Pada jaman Svayambhuva (manu) ada banyak raksasa yang sakti seperti Namuci dan lainnya. Semua dewa yang dipimpin oleh Indra semua merasa takut dan frustrasi, lalu mereka mendekati Sri Visnu untuk meminta perlindungan, dan para dewa berdoa, "Oh Kesava, Engkau sendiri mampu menaklukkan raksasa-raksasa besar ini, yang tak mampu kami kalahkan. Lindungilah kami yang menyerahkan diri pada kaki padmaMu
".

Dewa Siva melanjutkan, "Setelah mendengar permohonan para dewa yang ketakutan itu, Sri Visnu, Purusottama, bersabda kepadaku; "O Rudra, untuk menghayalkan musuh para dewa susunlah suatu lapangan tindakan yang diikuti oleh para mayavadi. Ceritakanlah purana-purana gelap (purana-purana yang menyesatkan), juga rancanglah teks-teks suci yang membingungkan. Dengan kekuatan sugesti (bhava sakti) mu pengaruhilah para brahmana dan resi mulia seperti Kanada, Gautama, Sakti, Upamayu, Jaimini, Kapila, Durvasa, Mrikandu, Brihaspati, Bhragava dan Jamadagnya untuk menguraikan purana gelap dan ajaran-ajaran yang menyebabkan para asura tersesat seketika, dan untuk membingungkan orang-orang di ketiga dunia ini kau sendiri pakailah tanda-tanda seperti tengkorak, abu dan tulang-tulang. Juga susunlah ajaran-ajaran yang tidak bertanda khusus yang diluar ajaran Veda. Orang-orang yang memakai abu, tulang dan tengkorak dan sejenisnya akan menyembah engkau sebagai kepribadian yang paling utama atau Tuhan. Dengan menerima ajaran-ajaran gelap ini maka para asura itu akan segera menentangku. O, Rudra dalam penjelmaan-penjelmaanKu, Aku akan menyembahmu dalam setiap jaman hanya untuk lebih membingungkan orang-orang jahat. Setelah menyelami ajaran-ajaran ini mereka pasti jatuh".

Itulah sebabnya mengapa penjelmaan Tuhan sebagai Sri Rama menyembah Dewa Siva. Mahadeva berkata, "O Dewi, setelah mendengar sabda Sri Visnu, aku merasa lemas tak berdaya. Setelah aku menyampaikan doa-doa pujian, aku berkata, "O Devata, jika hamba laksanakan perintah anda di bumi maka hal ini akan mnghancurkan hamba sendiri. O Visnu, tidak mungkin hamba melaksanakan perintah-Mu, akan tetapi hal ini sangat menyakitkan, O dewi", selesai aku berkata demikian Sri Visnu bersabda, "Aku akan melindungimu, kau tidak akan hancur, lakukanlah seperti apa yang aku perintahkan. Aku akan memberikanmu sebuah mantra yang bernama Visnusahasranama (seribu nama Visnu). Semayamkanlah Aku dihatimu dan ucapkanlah mantra ini "ramaya namah" (sembah sujud pada Sri Rama, suami Sita Dewi). Mantra ini menghancurkan segala dosa dan menganugrahkan pembebasan. Ucapkanlah mantra ini setiap hari, maka kau akan bebas dari segala kesalahan menyampaikan ajaran Mayavadi, memakai abu, tengkorak dan tulang-tulang. Pujalah Aku di hatimu, patuhilah perintahKu, semua ini akan mujur bagimu. Setelah bersabda demikian, Sri Visnu menghilang.

Deva Siva melanjutkan, "Demi kebaikan para dewa aku menerima jalan mayavadi, memakai kalungan tengkorak, abu dan tulang-tulang. Sesuai dengan perintah Sri Visnu aku mulai menyusun purana sesat dan ajaran-ajaran Saiva atau Pasupata. Dengan kekuatanku, aku mempengaruhi para brahmana dan resi untuk melaksanakan missi ini sehingga kaum asura menentang Sri Visnu dan malah merekan akan menyembahku dengan persembahan daging, darah dan sejenisnya. Dengan menerima berkahku mereka akan menjadi sombong, terikat dengan obyek-obyek indria, penuh nafsu dan marah. Orang-orang di bumi yang menyimpang dari jalan kebenaran akan berkindung pada doktrin/ajaran-ajaran sehingga mereka akan pergi ke neraka.

Dengan melaksanakan perintah Sri Visnu, O Dewi, aku memakai tanda-tanda ini (tengkorak, abu dan lain-lain). Ini hanya tanda-tanda luar saja untuk membingungkan orang-orang jahat, akan tetapi dihati aku selalu bersemadi pada Sri Visnu
". Parvati berkata, "O yang tak ternoda, uraikanlah ajaran-ajaran gelap yang disusun oleh para brahmana yang kurang berbhakti pada Sri Visnu. Katakanlah nama-namanya". Dewa Siva menjawab, "Dengarkanlah, O Dewi, akan kuuraikan ajaran-ajaran jahat itu, hanya dengan mengingatnya bahkan orang bijaksanapun akan dihayalkan.
Pertama-tama aku sendiri menyusun doktrin atau ajaran Saiva. Dengan kekuatanku aku telah mempengaruhi para brahmana dan resi seperti Kanada menyusun doktrin atau ajaran Vaisesika, Gautama dengan doktrin Nyaya, Kapila dengan doktrin Sankhya, Brhaspati dengan doktrin Carvaka, Sri Visnu dalam penjelmaannya sebagai Buddha dengan doktrin Buddha yang palsu. Doktrin maya (ilusi) adalah doktrin jahat dan disebut dengan buddhist gadungan. Doktrin atau ajaran ini akan aku sampaikan sendiri dalam penjelmaanku sebagai seorang brahmana di Kali Yuga. Ajaran ini akan melemah artikan ajaran-ajaran Veda yang benar. Untuk membingungkan orang-orang kali yuga, aku akan menghadirkan ajaran-ajaran yang besar yang mirip dengan penjelasan veda-veda tetapi sebenarnya hanya hayalan (maya) belaka. Atas perintahku Jaimini menyampaikan doktrin purva mimamsa yang menguraikan faham meniadakan Tuhan dan meniadakan arti Veda."
RamaKiJay
Village Level

Post: 58
 





Reply With Quote     #10   Report Post  

Bls: Tuhan Diinsyafi dalam Tiga Konsep

Kutip:
Oleh RamaKiJay View Post
Bukan cuma itu kok, bahkan Vaisnava juga menggunakan Siva Purana. Dlm Vaisnava jg dikatakan bhwa Siva adalah dewa tertinggi.
Cek, kenapa dalam Siva Purana, Siva dianggap sebagai Tuhan:

PERCAKAPAN DEWA SIVA DENGAN PARVATI DEWI

.................................................. ....

.................................................. ....
Jadi bahas Purana deh

kebetulan anda menyinggung tentang Shiva Purana
berarti anda juga tau dong kisah lain yang disebutkan dalam Shiva Purana

Tentang bagaimana Vishnu memperoleh Cakra Sudarsana

Dahulu kala, ketika para Deva terdesak oleh Asura, mereka menghadap dan meminta perlindungan kepada Vishnu.
Vishnu berkata dia memerlukan sebuah senjata sakti untuk mengalahkan para Asura, untuk itu Beliau Memuja Siva
Vishnu mulai memuja Siva, dengan menyebutkan Shivasahasranama disertai 1000 kuntum bunga teratai setiap hari.
Shiva bermaksud menguji Vishnu, suatu hari Beliau 'mencuri' satu bunga persembahan Vishnu.
tetapi Vishnu menggantinya dengan salah satu mata Beliau sehingga genap berjumlah 1000 kuntum untuk Shivasahasranama.
Shiva pun sangat puas lalu menganugerahkan Cakra Sudarsana kepada Vishnu.
sakradeva
City Level

Post: 401
 
Reputasi: 6

Reply
 


Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Konsep Cinta dalam Agama Buddha singthung Buddha 1
Spiritualisme Islam dalam Arus Modernitas : Tuhan-Tuhan Kesesatan nizhami Islam 3


Pengumuman Penting

Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.