Terapi Chromium Tak Banyak Menolong Pasien Diabetes

nurcahyo

New member
Terapi Chromium Tak Banyak Menolong Pasien Diabetes


KapanLagi.com - Berlawanan dengan apa yang diharapkan, pemberian terapi suplemen chromium dosis tinggi tak bisa menetralisir kadar gula dalam darah atau parameter lainnya pada kasus pasien diabetes tipe 2 yang berkelebihan berat badan serta kurang mendapat pengawasan dari dokter.

Pemberian terapi chronium bertujuan untuk meningkatkan kontrol terhadap kadar gula dengan sensitifitas insulin dalam populasi tertentu dari kelompok pasien diabetes type 2, "kata Dr Nanne Kleefstra beserta teman-temannya dari klinik Isala, Zwolle, Belanda.

Mereka memeriksa dampak terapi chromium selama enam bulan terhadap pasien diabetes tipe 2 terhadap kelompok pasien dari kalangan bangsa kulit putih.

Penelitian ini melibatkan responden yang memiliki tingkat glycosylated hemoglobin, HbA1c, (ukuran standar gula darah) dan kebutuhan insulin lebih besar dari 50 unit per hari.

Mereka secara acak diberi placebo (obat tanpa efek namun lebih menekankan kepada dampak bagi sisi kejiwaan saja, berupa keyakinan) atau diberikan 1000 microgram per hari.

Jumlah total 53 pasien diberikan terapi chromium secara acak, dengan jumlah peserta yang mengikuti penelitian hingga tuntas sebanyak 46 orang dan memiliki angka perbandingan antara lain 17 orang menerima placebo, 14 pasien menerima 500 micrograms chromium dan 15 lainnya menerima 1000 microgram chromium.

Menurut tim peneliti terapi chromium dosis tinggi tidak memberikan efek pengurangan kadar gula darah dalam HbA1c dibanding placebo. Penurunan kadar gula darah dalam HbA1c kurang lebih sama dalam tiga kelompok penelitian.

Kaitan yang lemah ditemukan antara meningkatnya konsentrasi serum chromium dan adanya perbaikan pada profil lipid.

"Dalam penelitian yang melibatkan responden dalam jumlah besar ini mungkin diperlukan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, mengenai kemungkinan dampak suplemen chromium pada glycemic kontrol atau profil lipid di kalangan bangsa kulit putih," kata Kleefstra dan teman-teman sejawatnya.

"Apakah ada kemungkinan untuk memilih sub kelompok pasien yang mungkin menerima manfaat atau tidak mendapatkan manfaat, dari terapi suplemen chromium, juga masih diperlukan penelitian lebih lanjut." (reuters/rit)
 
Back
Top