Motivasi
 
Go Back   Home > Pengembangan Diri & Menjadi Lebih Baik

Daftar
Lupa Password?


Anda juga bisa login menggunakan akun Jejaringsosial.com anda
Gambar Umum Video Umum Radio & TV Online

Sponsored Links
 


 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #11   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Motivasi

MEJA KAYU



Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. Selain itu, tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun. Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih.

Keluarga itu biasa makan bersama diruang makan. Namun, sang orangtua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya. Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak.
Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan dengan semua ini. "Kita harus lakukan sesuatu," ujar sang suami. "Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini." Lalu, kedua suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan.

Disana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan. Karena sering memecahkan piring, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk si kakek. Sering, saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar isak sedih dari sudut ruangan.Ada air mata yang tampak mengalir dari gurat keriput si kakek. Namun, kata yang keluar dari suami-istri ini selalu omelan agar ia tak menjatuhkan makanan lagi.

Anak mereka yang berusia 6 tahun memandangi semua dalam diam. Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. "Kamu sedang membuat apa?". Anaknya menjawab, "Aku sedang membuat meja kayu buat ayah dan ibu untuk makan saatku besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat tempat kakek biasa makan."

Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya. Jawaban itu membuat kedua orangtuanya begitu sedih dan terpukul. Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, air matapun mulai bergulir dari kedua pipi mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orangtua ini mengerti, ada sesuatu yang harus diperbaiki.
Malam itu, mereka menuntun tangan si kakek untuk kembali makan bersama di meja makan. Tak ada lagi omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh, makanan yang tumpah atau taplak yang ternoda. Kini, mereka bisa makan bersama lagi di meja utama.



Sahabat,

Anak-anak adalah persepsi dari kita. Mata mereka akan selalu mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak, dan pikiran mereka akan selalu mencerna setiap hal yang kita lakukan. Mereka adalah peniru. Jika mereka melihat kita memperlakukan orang lain dengan sopan, hal itu pula yang akan dilakukan oleh mereka saat dewasa kelak. Orangtua yang bijak, akan selalu menyadari, setiap "bangunan jiwa" yang disusun, adalah pondasi yang kekal buat masa depan anak-anak. Mari, susunlah bangunan itu dengan bijak. Untuk anak-anak kita, untuk masa depan kita, untuk semuanya. Sebab, untuk mereka lah kita akan selalu belajar, bahwa berbuat baik pada orang lain, adalah sama halnya dengan tabungan masa depan.
snakedoctor
snakedoctor snakedoctor is offline
City Level

Post: 112
 
Reputasi: 0

       





Reply With Quote     #12   Report Post  

Bls: Motivasi

Ekxcelent..
I'ts Nice Story....

jd Inspirasi Bgd Buad Gue.....'
Nice...
1 bintang Deh Buad qmu
joemz
joemz joemz is offline
Continent Level

Post: 2.272
 
Reputasi: 16






Reply With Quote     #13   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Motivasi

^^ wow wow...dapet bintang...hihihi makasih...
snakedoctor
snakedoctor snakedoctor is offline
City Level

Post: 112
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #14   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Motivasi

Not Me Boss

Ada seorang bisnisman pergi ke Papua New Guinea untuk urusan bisnis. Ia ditemani oleh dua orang temannya dan tinggal di sebuah rumah di pedalaman. Rumah ini dirawat oleh seorang lokal, yang tugasnya hanya dua yakni merawat rumah dan memasak. Semuanya oke-oke saja, kecuali satu hal: mereka punya satu botol anggur yang mahal yang disimpan di ruang makan, yang setiap harinya sepertinya terus berkurang padahal mereka tidak pernah meminumnya. Anggur ini mahal dan mereka ingin menyimpannya untuk acara spesial. Yang mereka temukan adalah setiap hari jumlahnya sedikit demi sedikit berkurang.

Mereka pun memutuskan untuk mengukur kekurangannya dengan membuat garis kecil pada botol, sehingga apabila memang berkurang lagi mereka bisa tahu dengan jelas. Dan setelah membuat garis tersebu! t, mereka menemukan memang jumlah anggur dalam botol tersebut berkurang terus setiap hari, walau sedikit demi sedikit. Mereka tidak punya tertuduh lain lagi selain sang penunggu rumah lugu tersebut, sebab ketiganya memang jarang di rumah.

Suatu kali ketiganya pulang ke rumah dalam keadaan mabuk dan mereka merencanakan memberi pelajaran si penunggu rumah. Mereka mengambil botol anggur dan mengganti isinya dengan air seni mereka. Setelah itu mereka letakan kembali seperti biasa. Dan yang mereka temukan, setiap hari jumlah air seni ini pun berkurang seperti halnya anggur.

Suatu hari mereka tidak tega lagi membayangkan bahwa si penunggu rumah yang baik hati ini sampai meneguk air seni mereka. Mereka memutuskan untuk memanggil si penunggu rumah dan menanyakan perihal anggur. Dan dengan gaya yang tidak menuduh langsung, mereka mengatakan bahwa mereka perhatikan persediaan anggur mereka di satu-satunya botol di rumah itu selalu menipis, dan pasti ada seorang di rumah ini yang meminumnya!

Serta merta si penunggu rumah polos ini menyahut "Not me, Boss! Selama ini saya hanya selalu pakai untuk keperluan memasak untuk para Boss!"

Moral kisah ini :

Kalau bisa bertanya, kenapa berasumsi?
Kalau bisa sederhana, kenapa dibuat rumit?
Kadang kita justru mendapatkan akibat dari perbuatan kita sendiri, yang sebenarnya tidak perlu.

Selamat Berkomunikasi !!!
snakedoctor
snakedoctor snakedoctor is offline
City Level

Post: 112
 
Reputasi: 0

SaiTheAnbu:





Reply With Quote     #15   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Motivasi

Dengan satu Senar

Niccolo Paganini, seorang pemain biola yang terkenal di abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh.

Tiba-tiba salah satu senar biolanya putus. Keringat dingin mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan memainkan lagunya. Kejadian yang sangat mengejutkan karena senar biolanya yang lain pun putus satu persatu dan hanya meninggalkan satu senar, ...tetapi dia berusaha tetap main sebaik mungkin.... Ketika para penonton melihat dia hanya memiliki satu senar dan tetap bermain, mereka berdiri dan berteriak,"Hebat, hebat." mereka tepuk tangan riuh memujanya...

Paganini menyuruh mereka untuk duduk. memberi hormat pada para penonton dan memberi isyarat pada dirigen orkestra untuk meneruskan bagian akhir dari lagunya itu.dia menaruh biola di dagunya lalu memainkan bagian terakhir lagu itu dengan anggun dan menawan... HANYA DENGAN SATU SENAR !!!!

Penonton menjadi sangat terpukau mereka berdiri dan memberi aplaus panjang...

sebuah renungan yang dalam,

Kalau semuanya baik dan lancar tidak ada suatu kendala apapun, segala sesuatu mendukung... tidak ada yang istimewa jika kita melakukan tugas dengan sukses dan berhasil.. tetapi bila " senar anda putus" ditengah permainan yang belum selesai... sanggupkah anda TETAP BERMAIN DAN MENYELESAIKAN tugas anda dengan baik ?...diperlukan seni, kreatifitas, inovasi dan semangat yang tinggi untuk bisa melakukan hal tersebut.

Susahnya kadang banyak orang terkonsentrasi pada "senar yang putus", segala sesuatu yang tidak pernah kita pikirkan tetapi terjadi.. kita menjadi sangat takut, bingung, khawatir, melihat ke belakang, mengalami kekecewaan . hal tersebut justru akan membunuh hidup kita...

Saya menantang anda sekarang :
Beranikah anda tetap bermain.. sekalipun HANYA DENGAN SATU SENAR ?.....
snakedoctor
snakedoctor snakedoctor is offline
City Level

Post: 112
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #16   Report Post  

Bls: Motivasi

Kutip:
Oleh snakedoctor View Post
Dengan satu Senar

Niccolo Paganini, seorang pemain biola yang terkenal di abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh.

Tiba-tiba salah satu senar biolanya putus. Keringat dingin mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan memainkan lagunya. Kejadian yang sangat mengejutkan karena senar biolanya yang lain pun putus satu persatu dan hanya meninggalkan satu senar, ...tetapi dia berusaha tetap main sebaik mungkin.... Ketika para penonton melihat dia hanya memiliki satu senar dan tetap bermain, mereka berdiri dan berteriak,"Hebat, hebat." mereka tepuk tangan riuh memujanya...

Paganini menyuruh mereka untuk duduk. memberi hormat pada para penonton dan memberi isyarat pada dirigen orkestra untuk meneruskan bagian akhir dari lagunya itu.dia menaruh biola di dagunya lalu memainkan bagian terakhir lagu itu dengan anggun dan menawan... HANYA DENGAN SATU SENAR !!!!

Penonton menjadi sangat terpukau mereka berdiri dan memberi aplaus panjang...

sebuah renungan yang dalam,

Kalau semuanya baik dan lancar tidak ada suatu kendala apapun, segala sesuatu mendukung... tidak ada yang istimewa jika kita melakukan tugas dengan sukses dan berhasil.. tetapi bila " senar anda putus" ditengah permainan yang belum selesai... sanggupkah anda TETAP BERMAIN DAN MENYELESAIKAN tugas anda dengan baik ?...diperlukan seni, kreatifitas, inovasi dan semangat yang tinggi untuk bisa melakukan hal tersebut.

Susahnya kadang banyak orang terkonsentrasi pada "senar yang putus", segala sesuatu yang tidak pernah kita pikirkan tetapi terjadi.. kita menjadi sangat takut, bingung, khawatir, melihat ke belakang, mengalami kekecewaan . hal tersebut justru akan membunuh hidup kita...

Saya menantang anda sekarang :
Beranikah anda tetap bermain.. sekalipun HANYA DENGAN SATU SENAR ?.....
ini lagi ak kasih bintang
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.832
 
Reputasi: 1589






Reply With Quote     #17   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Motivasi

^^ wew..dapet lg.....
snakedoctor
snakedoctor snakedoctor is offline
City Level

Post: 112
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #18   Report Post  

Bls: Motivasi

klik juga buat snakedoctor
resi_dj
resi_dj resi_dj is offline
World Level

Post: 10.824
 
Reputasi: 53

__________________
Putri PetiR


Recent Blog: I'm Allive   





Reply With Quote     #19   Report Post  

Bls: Motivasi

Kutip:
Oleh resi_dj View Post
klik juga buat snakedoctor
spirit
spirit spirit is offline
Mod

Post: 65.832
 
Reputasi: 1589






Reply With Quote     #20   Report Post  

Bls: Motivasi

nice post kk,,,,,
satu bintang buatmu,,,,
^-^
YUmee_miru
YUmee_miru YUmee_miru is offline
Continent Level

Post: 9.442
 
Reputasi: 140

__________________
"~Daina Amare~"

Reply
 


(View-All Members who have read this thread : 0
There are no names to display.
Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Tentang Motivasi spirit Pengembangan Diri & Menjadi Lebih Baik 2
Motivasi Kerja spirit Pengembangan Diri & Menjadi Lebih Baik 7
Motivasi spirit Pengembangan Diri & Menjadi Lebih Baik 18
Motivasi diri EsterAntonia Pengembangan Diri & Menjadi Lebih Baik 1


Pengumuman Penting

- Pengumuman selengkapnya di Forum Pengumuman & Saran


Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2017, Jelsoft Enterprises Ltd.