[Sejarah] Sejarah China: Zaman Tiga Kerajaan (Three Kingdoms) Login dengan akun Jejaringsosial.com anda Daftar sebuah akun Jejaringsosial.com
 
Go Back   Home > Sejarah & Budaya

Daftar
Lupa Password?


Gambar Umum Video Umum





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #21   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Sejarah China: Zaman Tiga Kerajaan (Three Kingdoms)

Cao Cao,pemimpin negara Wei, raja perang, mempersatukan utara Cina

Cao Cao (Hanzi: 曹操)(155-220) merupakan seorang tokoh Zaman Tiga Negara yang terkenal. Ia dikenal sebagai pemikir ulung, ahli strategi dan juga ahli perang. Ia bernama lengkap Cao Mengde, juga dipanggil sebagai Cao A Man yang merupakan nama kecilnya. Cao Cao dikenal di kalangan Tionghoa Indonesia sebagai Tsao-tsao, Tso-tso atau Cho Cho.



Biografi

Ia lahir di kota Qiao (sekarang di Haozhou, Anhui). Kitab sejarah Catatan Sejarah Tiga Negara mencatat bahwa salah satu leluhurnya, Cao Can adalah seorang pejabat kekaisaran di awal Dinasti Han.

Karir politik

Karir politiknya dimulai dengan ikut memadamkan Pemberontakan Serban Kuning yang mengancam legitimasi Dinasti Han di masa-masa akhir dinasti tersebut. Setelah berhasil memadamkan pemberontakan tersebut, ia diberikan jabatan dan kemudian mengambil kesempatan tersebut untuk menguasai Prefektur Qingzhou. Ia kemudian memperkuat diri sendiri dengan membujuk bekas anggota pemberontak Serban Kuning untuk bergabung di dalam tentara pribadinya.

Tahun 196, ia menerima dan memberikan perlindungan kepada Kaisar Han Xiandi yang pada saat itu mendapat ancaman. Namun kemudian malah menyandera kaisar dan meminjam kesempatan ini untuk menaklukkan beberapa jenderal perang di sekitar wilayah Xuchang yang merupakan pusat kekuatannya.

Kemenangan terbesarnya adalah Pertempuran Guandu menaklukkan Yuan Shao yang pada saat itu merupakan jenderal perang terbesar di wilayah utara Tiongkok. Setelah penaklukan itu, ia resmi menjadi perdana menteri dan berhasil mempersatukan Tiongkok utara.

Setelah menggapai kedudukan sebagai perdana menteri, Cao Cao kemudian menyusun kekuatan untuk invasi ke Tiongkok selatan yang waktu itu dikuasai oleh Liu Bei dan Sun Quan. Pertempuran Chibi adalah pertempuran di antara Cao Cao melawan aliansi Liu Bei dan Sun Quan. Cao Cao kalah telak dalam peperangan terkenal sepanjang sejarah Tiongkok ini.

Ia memaklumatkan diri sebagai Raja Wei. Sepeninggalnya, anaknya Cao Pi kemudian memaklumatkan diri sebagai Kaisar Wei dan sekaligus berdirinya negara Cao Wei. Selanjutnya, Cao Cao diangkat statusnya menjadi Kaisar Wei Wudi.
KalinaMaryadi
Mod

Post: 32.785
 
Reputasi: 326


Recent Blog: My Best Peoples   

 






Reply With Quote     #22   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Sejarah China: Zaman Tiga Kerajaan (Three Kingdoms)

Cao Pi, anak dari Cao Cao, pemimpin pengganti negara Wei

Cáo Pī (曹丕, 187 - 226), yang secara formal dikenal sebagai Kaisar Wen dari (Cao) Wei (曹*文帝), atau juga dikenal dengan nama Zihuan (*桓), lahir di Distrik Qiao, Wilayah Pei (sekarang dikenal dengan daerah Bozhou, Anhui). Dia adalah anak kedua dari politisi dan pengarang Tiongkok pada zaman Tiga Kerajaan yang terkenal, Cao Cao, dan juga pencetus pertama kekaisaran Tiongkok bersatu dan juga pendiri asli "Kerajaan Wei") (lihat Kisah Tiga Negara).

KalinaMaryadi
Mod

Post: 32.785
 
Reputasi: 326


Recent Blog: My Best Peoples   





Reply With Quote     #23   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Sejarah China: Zaman Tiga Kerajaan (Three Kingdoms)

Cao Rui

Cao Rui (ch: 曹叡, py: cáo rùi, wg: Ts'ao-Jui) (205-239) adalah anak dari Cao Pi dan kaisar kedua dari negara Cao Wei pada Zaman Tiga Negara di Tiongkok. Dia juga dikenal dengan sebutan Kaisar Ming dari Wei dan juga sebutan Yuangzhong. Cao Rui dikenal sebagai kaisar yang mempunyai pemikiran strategi perang yang bagus dan bijaksana dalam memberi pangkat kepada pejabat yang cakap. Tetapi dia juga memiliki kekurangan seperti banyak menghabiskan harta untuk proyek pembangunan seperti istana dan juga memiliki selir yang banyak (yang berjumlah ribuan) yang menyebabkan kas dan harta negara terkuras habis.
KalinaMaryadi
Mod

Post: 32.785
 
Reputasi: 326


Recent Blog: My Best Peoples   





Reply With Quote     #24   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Sejarah China: Zaman Tiga Kerajaan (Three Kingdoms)

Cao Ren, paman dari Cao Pi

Cao Ren (168 – 223) adalah jendral militer yang bekerja dibawah panglima perang Cao Cao selama Zaman Tiga Negara di Tiongkok. Cao Ren memainkan peranan penting pada perang-perang sipil di Tiongkok yang menyebabkan keruntuhan Dinasti Han Timur dan pembentukan kerajaan Wei.
KalinaMaryadi
Mod

Post: 32.785
 
Reputasi: 326


Recent Blog: My Best Peoples   





Reply With Quote     #25   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Sejarah China: Zaman Tiga Kerajaan (Three Kingdoms)

Sima Yi, penasehat militer dan ahli strategi



Sima Yi (Hanzi: 司馬懿) (179 - 251) bernama lengkap Sima Zhongda adalah seorang penasehat militer terkenal negara Cao Wei di Zaman Tiga Negara. Ia lahir di He Nei (sekarang kabupaten Wen, Henan). Setelah cucunya, Sima Yan merebut kekuasaan dari kaisar Wei, Cao Huan, ia kemudian digelari menjadi kaisar Xuandi oleh sang cucu.
KalinaMaryadi
Mod

Post: 32.785
 
Reputasi: 326


Recent Blog: My Best Peoples   





Reply With Quote     #26   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Sejarah China: Zaman Tiga Kerajaan (Three Kingdoms)

Guo Jia, penasehat militer, mati muda

Guo Jia (Hanzi: *嘉; 170 - 207), bernama lengkap Guo Fengxiao (*奉*), adalah salah satu ahli strategi Cao Cao pada Zaman Tiga Negara. Pada awalnya ia mengabdi kepada Yuan Shao. Ia kemudian menjadi penasehat Cao Cao setelah direkomendasikan oleh Xun Yu. Selama 11 tahun membantu Cao Cao, kecerdasannya sangat berperan dalam menaklukkan Lu Bu, Yuan Shao, dan pemimpin suku Wuhuan yaitu Ta Dun. Guo Jia adalah salah satu ahli strategi favorit Cao Cao yang paling dipercaya.



Kisah (Novel)

Semasa bekerja pada Cao Cao, Guo Jia memiliki pengaruh yang besar dalam memberikan advis. Saat Liu Bei meminta suaka, dia membujuk Cao Cao untuk menerimanya agar menghindari ketidak puasan masyarakat umum. Ia juga meyakinkan Cao Cao bahwa Yuan Shao tidak perlu ditakuti. Sesuai dengan perkataan Guo Jia, Cao Cao akhirnya dapat menaklukkan Yuan Shao. Guo Jia juga yang menekankan pentingnya menuntaskan penaklukan putra-putra Yuan Shao yang lari ke utara. Dia berkata "Walaupun ketenaran Yang Mulia terdengar di seluruh negeri, tetapi bangsa di padang pasir utara tidak takut pada kita karena mengandalkan kesulitan medan di wilayahnya. Saat ini mereka belum siap bertahan melawan kita. Maka saran saya adalah kita serang dan kita pasti menguasai mereka. Selain itu Yuan Shao baik terhadap bangsa itu, belum lagi kedua putranya. Mereka harus dihancurkan sebelum menyulitkan kita."

Lanjutnya, "Masalah Liu Biao akan menyerang, itu cuma isu belaka. Liu Bei tidak sanggup mengemban tanggung jawab besar walaupun cocok dengan yang kecil. Anda bisa meninggalkan ibukota dengan rasa aman, tidak akan terjadi apa-apa." Guo Jia setia membimbing Cao Cao sampai akhir hayatnya;ia meninggal pada usia yang muda, 37 tahun. Cao Cao sangat terpukul atas kejadian ini.

Kutipan

"Jika Fengxiao masih hidup, dia pasti dapat menghindarkan saya dari kehancuran seperti saat ini." - Cao Cao, saat pasukannya diluluh lantakkan pada Pertempuran Chibi.

"Perhatikan kategori ini: kewajiban, kesetiaan, pemerintahan, toleransi, strategi, kebajikan moral, kedermawanan, penilaian, hukum dan ilmu perang. Itu semua adalah 10 titik lemah Yuan Shao yang akan membawa kehancurannya. Yang Mulia, Anda unggul di setiap kategori tadi, ini adalah 10 kunci kemenangan Anda." - Guo Jia terhadap Cao Cao saat Cao Cao bimbang akan kekuatan Yuan Shao.
KalinaMaryadi
Mod

Post: 32.785
 
Reputasi: 326


Recent Blog: My Best Peoples   





Reply With Quote     #27   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Sejarah China: Zaman Tiga Kerajaan (Three Kingdoms)

Xun Yu, penasehat militer

Xun Yu merupakan salah satu penasehat Utama Cao Cao selama periode Tiga Negara dimasa Tiongkok Kuno. Xun Yu berasal dari Yinghang, propinsi Yingchuan. Xun Yu awalnya mengabdi pada Yuan Shao, namun melihat Yuan Shao adalah orang yang tidak dapat menyelesaikan tugas besar, dia meninggalkannya dan mengabdi kepada Cao Cao bersama dengan keponakannya Xun You.

Semasa Kaisar Huan Di dari Han, dia cukup populer. Dia juga dianggap sebagai orang yang memiliki kemampuan yang luar biasa. Cao Cao menghargainya dengan menyebutnya "Zifangku". Zifang, adalah nama panggilan Zhang Liang yang merupakan orang yang membantu Liu Bang mendirikan dinasti Han.

Xun Yu bertanggungjawab atas sekian banyak nasehat berharga yang diberikannya kepada Cao Cao. Dia menasehati Cao Cao untuk menjadikan kaisar yang ada pada saat itu menjadi kaisar boneka sehingga Cao Cao mempunyai keuntungan politis terhadap panglima perang lainnya. Dia juga memberikan nasehat kepada Cao Cao selama perang Guandu, yang pada akhirnya menuntun pada kekalahan Yuan Shao. Sebagai contoh, saat Cao Cao menyadari persediaan makanannya hampir habis, Xun Yu menasehatinya menggunakan "taktik tak terduga karena perubahan besar sedang menanti". Nasehat ini mengakibatkan Cao Cao melancarkan serangan diam-diam ke garnisun Yuan Shao. Kejadian ini mengakibatkan pemenggalan jenderal Yuan Shao, Chunyu Qiong dan penyerahan Xu You kepada Cao Cao. Semua ini terjadi sesuai dengan prediksi Xun Yu.

Xun Yu kehabisan waktu pada saat ia jatuh sakit saat pembentukan Kerajaan Wei. Di tahun ke-17 Jian'an (212) Cao Cao ingin menjadi bangsawan Wei, Xun Yu menentangnya. Kejadian ini menyinggung perasaan Cao Cao. Cao Cao menganggap Xun Yu sudah tidak ingin membantunya lagi. Suatu hari saat Cao-Cao berperang dengan Sun Quan, Xun Yu jatuh sakit dan tinggal dirumah. Cao Cao kemudian mengirimkan sebuah "hadiah", saat Xun Yu membuka kotak tersebut, ia menemukan bahwa kotak tersebut kosong. Sang penasehat yang cerdas menangkap maksud yang tersembunyi dari pengiriman kotak tersebut, ia kemudian minum racun dan mati. Xun Yu berumumr 51 tahun pada saat kematiannya. Cao Cao kemudian menjadi bangsawan Wei di tahun berikutnya (Catatan: keponakan Xun Yu, Xun You, mati dengan cara yang sama). Dia dilanjutkan oleh anaknya Xun Han yang meninggal pada usia 30 tahun
KalinaMaryadi
Mod

Post: 32.785
 
Reputasi: 326


Recent Blog: My Best Peoples   





Reply With Quote     #28   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Sejarah China: Zaman Tiga Kerajaan (Three Kingdoms)

Xu Shu, penasehat militer

Xu Shu (Hanzi: 徐庶) adalah salah satu penasehat Liu Bei selama Zaman Tiga Negara di Tiongkok kuno. Cao Cao menganggumi Xu Shu, dan berharap menarik Xu Shu ke pihaknya dengan menahan ibu Xu Shu dan membawa ibunya ke ibukota negara Wei. Xu Shu yang dikenal akan budi baik seorang anak kepada ibu, meninggalkan Liu Bei dan pergi mencari ibunya. Tetapi dia berjanji kepada Liu Bei bahwa dia tidak akan memberi nasihat apapun kepada Cao Cao. Sewaktu pertempuran Tebing Merah, dia berada di kemah Cao Cao sewaktu Pang Tong menasehati Cao Cao supaya mengikat kapal-kapal bersamaan dengan rantai untuk menghindari mabuk laut karena prajurit Cao Cao tidak terbiasa dengan perang di laut. Xu Shu bisa menebak bahwa tipu daya ini adalah untuk membantu serangan api Zhou Yu untuk menyerang kapal Cao Cao. Xu Shu bertanya kepada Pang Tong bagaimana untuk melarikan diri, dan dia disuruh untuk menyebarkan rumor bahwa Ma Teng dan Han Sui memimpin pemberontakan melawan Cao Cao. Cao Cao kemudian memerintahkan Xu Shu untuk menghabisi pemberontakan, dari situlah Xu Shu dapat melarikan diri. Sedikit informasi bahwa Xu Shu yang merekomendasikan Zhuge Liang kepada Liu Bei, yang kemudian menjadi salah satu orang terpenting dan penasehat dan ahli strategi paling dipercaya Liu Bei.

KalinaMaryadi
Mod

Post: 32.785
 
Reputasi: 326


Recent Blog: My Best Peoples   





Reply With Quote     #29   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Sejarah China: Zaman Tiga Kerajaan (Three Kingdoms)

Xiahou Dun, jenderal perang

Xiahou Dun (Hanzi: 夏侯惇) (? - 220) adalah jendral perang negara Wei. Ia masih berkerabat dengan Cao Cao karena ayahnya diadopsi oleh keluarga Cao.

Ia terkenal dengan panggilan Si Buta Xiahou karena sebelah matanya buta setelah terluka dalam satu pertempuran di tahun 198, ketika ia sedang melawan Lu Bu mata kirinya tertancap panah, kemudian ia memakan matanya sendiri.

KalinaMaryadi
Mod

Post: 32.785
 
Reputasi: 326


Recent Blog: My Best Peoples   





Reply With Quote     #30   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Sejarah China: Zaman Tiga Kerajaan (Three Kingdoms)

Xiahou Yuan, abang dari Xiahou Dun, terkenal akan panahnya

Xiahou Yuan adalah salah satu jendral perang negara Wei pada zaman Tiga Negara, Xiahou Yuan adalah abang sepupu dari Xiahou Dun. Xiahou Yuan terbunuh dalam pertempuran di gunung Dingjun melawan Jendral dari negara Shu, Huang Zhong pada tahun 219. Xiahou Yuan terkenal akan kemampuan memanah dan berkuda.
KalinaMaryadi
Mod

Post: 32.785
 
Reputasi: 326


Recent Blog: My Best Peoples   
Reply
 


Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Sejarah "Kerajaan Majapahit" Gastaseni SMP/MTs Kelas 7 3
Sejarah China KalinaMaryadi Sejarah & Budaya 6
Sejarah Kerajaan Silla KalinaMaryadi Sejarah & Budaya 17
Sejarah- Sejarah Dunia Yang Dirahasiakan chickenfighter Umum & Tidak Masuk Kategori Lain 1


Pengumuman Penting

Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.