cerpen: PENDAKIAN YANG TERTUNDA

MINA

New member
Senggal nafasku masih belum mereda, lari sembari merasakan ketakutan
yang tak terperi, hooost....
"hooooooooosst.....!!"

Ada harimau.
Nafas ke 3 temanku juga masih memburu, hanya purnomo yang terlihat lebih tenang.
Aku bertumpu pada batu yang penuh lumut, ingatanku menari sama pesan emak.
Bismilllah saja kamu ini tidak bisa kok mau ke gunung gentong, dolanan
maneh, kalau tidak mau mendengarkan omongan mak'e, jangan di lanjutkan
kalau kalian menenemukan tapak kaki mbah'e (harimau),
kalaulah kalian benar akan sampai ke puncak, kalian akan di hadang kabut.
Tidak gampang nduk mau melihat gentong itu, pendakian kalian
bukan tidak mungkin tapi kalian harus dewasa dulu.
Kalian harus tau dulu, apa itu kalap (hilang tanpa bekas) kalian lebih
baik ke perpustakaan dan mencermati buku-buku geografis dan pendakian
yang tertunda ini.


"Min....!" tepukan di pundakku mengagetkanku.
"kita harus melanjutkan perjalanan sebelum jam menunjukkan waktu
dzuhur." purnomo mengucap tanpa peduli kami berempat yang masih
ketakutan...!
Dewi dan aku hanya menurut, sedang tika hanya bilang
"aku ragu kita bisa sampai ke puncak"
Rizki seakan tidak mau kalah,
"ok sekarang aku yang di depan menyibak semak-semak"
Perjalanan semakin terasa ringan walau, jalan ke gunung tentu
menanjak, semakin ke atas yang tumbuh di antara pohon-pohon besar,
pakis galar, pohon asing penuh keangkuhan, kengerian karena banyak
akar-akar menjulur di kulit kayunya.
Udara pun semakin senyap, sunyi, terdengar gemericik air, kami merasa
asing, tapi kami menyukai ini, alami, bebas, indah.

Sinar matahari tidak bisa tembus ke tanah yang kami pijak.
Selesei sholat dzuhur dan menikmati bekal yang kami bawa, kami berlima
sohib karib sejak "BUMI POETRA" nama group di sekolahku terbentuk,
camping, hiking,
dalam acara kepramukaan kami tak mau di pisahkan.
Sering emak mengusir kami yang lagi asik men corat-coret di bawah pohon nangka depan rumah aku.
MINA, RIZKI, DEWI, PURNOMO, TIKA, ttg/../.. mencintai alam ini, indah,
sejuk, kami berusaha mengukir di batu sungai kecil ini.



10 tahun kemudian
Di sungai yang sama aku, sama purnomo masih menemukan ukiran nama
kami, aku menambahkan Rizki kami telah datang kemari, tetapi kicauan
burung tak lagi merdu, pohon yang rindang dan sangar tak lagi aku
temukan, sinar matahari bebas menerobos masuk, tanah tidak lagi
dingin, sungai inipun airnya tak kutemukan lagi.

Apa yang telah terjadi pada tanahku...??
Kami hanyalah orang desa, air masih alami kami dapatkan dari
mata air langsung, tetapi kenapa kalian rela hati memunahkan semuanya,
pohon kamu tebangi,hanya dengan alasan untuk meneruskan hidup, padahal
kalian telah menerima upah sekian dari sang pemborong kayu....!
Lalu kalau banjir dan tanah longsor melanda apakah kehidupan terasa nyaman..?
kemana ya mbah'e pergi, ataukah telah di bunuh pula..?
sehingga mitos kalau mbah'e penghuni gaib gunung gentong tak dapat
menghalangi penjarahan hutan...???

by:mina
 
Last edited:
Bls: cerpen: PENDAKIAN YANG TERTUNDA

waaaahhh..
aku yang pertama nih..>%|

"pendakian yang tertunda"

bagus bangeettzz :finger:

yang romantis ada ga.....:D
 
Bls: cerpen: PENDAKIAN YANG TERTUNDA

@Diday: makasih, mohon koreksinya,,,, hehehe
Untuk yang romantice2, aku ga seberapa bisa..
Di ii juga udah banyak kan ahlinya,


@Joemz: menurutmu bercerita tentang hutan asyik ga..??

>:>>:>>:>>:>
 
Bls: cerpen: PENDAKIAN YANG TERTUNDA

@Ney: >:>
Ga ada hebatnya, dudul aku ni..


@sa sayang: >:>>:>


@rhe: hiks, aku pakai 2 ribu keberanian mosting coretanku Ini, hiks >:>
 
Bls: cerpen: PENDAKIAN YANG TERTUNDA

lah keren kok...yadah ntar mmmmmosting-mosting lagi yak....
 
Bls: cerpen: PENDAKIAN YANG TERTUNDA

@Ney: >:>
Ga ada hebatnya, dudul aku ni..

justru kekurangan u menjadi kelebihan bwt u ney....
tulisan2 u sebener na bagus2,
tp u cuma kurang PD aja.



yakinlah bahwa u bisa melakukan sesuatu yg u inginkan.
g ada yg sulit di dunia ini.
 
Bls: cerpen: PENDAKIAN YANG TERTUNDA

Dai: makasih ya,,, hiks jadi ke gr an... :D


Ney: thanks ya, hehehe aku akan terus belajar,
>:>
 
Bls: cerpen: PENDAKIAN YANG TERTUNDA

tumpahkan unek2mu dg menulis,so akan ada manfaat na buat org laen juga
kan lumayan dapat pahala....
 
Back
Top