Honda Login dengan akun Jejaringsosial.com anda Daftar sebuah akun Jejaringsosial.com
 
Go Back   Home > Otomotif > Sepeda Motor
Lupa Password?

Gambar Umum Video Umum





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

Honda .... irit...cepat.....nggak ngabisin duit...spare part terjangkau

terbukti de segala medan..umur panjang bagi yang memiliki baby HONDA

silahkan teman2 share di sini!!

Honda Tiger Tahun 1997
Modifikasi Suspensi "Monoshock"

PERUBAHAN tampilan sepeda motor, kerap dilakukan para penggemar modifikasi untuk menyiasati rasa bosan. Di samping itu, modifikasi yang diaplikasikan membuat tampilannya lebih menarik dan penuh gaya. Hal itulah yang melatarbelakangi Azrar Alcurt, warga Kompleks Griya Bukit Manglayang Ujung Berung, Bandung, untuk mengubah tampilan Honda Tiger tunggangannya.

Tampilan Honda Tiger yang cukup besar, tak mengimbangi postur tubuh lelaki yang baru duduk di bangku SMA ini. Untuk itu, ia pun mempunyai ide guna mengubah tampilan resik plus fearing sebelumnya dengan tampilan baru. Dicaploklah konsep modifikasi trundul. Tujuan agar tampilan Tiger-nya lebih ramping dan terlihat pas dengan perawakannya.

Dipretelilah beberapa bagian Honda Tiger-nya, seperti, fearing, dan kedua dop sampingnya untuk mengejar konsep yang diusungnya. Tak hanya itu, bagian tangki pun ikut-ikutan dimodifikasi. Tangki orisinalnya direlakan dicoak bagian bawahnya sehingga tampilan tangki berkelir biru metalik ini memiliki kesan unik.

Sebagai penunjang konsep modifikasinya, bagian kaki-kaki pun dilakukan ubahan. Dibagian depan, shockbreaker orisinal masih dipertahankan untuk kemudian dipasangkan pelek racing Nikki berbalut ban Mizzel ukuran 90-80/17. Untuk meredam kecepatannya, dicomotlah cakram milik Honda Supra.

Khusus belakang, komposisi shockbreaker bawaan pabrik dilakukan pembenahan total. Sistem monoshock menjadi acuan Azrar agar tampilan sepeda motor lansiran tahun 1997 ini lebih trendy. Ditancapkanlah shockbreaker Suzuki TS, diapit shockbreaker Suzuki Satria sebagai pasangannya.

"Ide itu saya dapat untuk menambah kekuatan sistem monoshock yang terlalu empuk. Akhirnya ditancapkan satu lagi shockbreaker tepat di hadapannya," jelasnya.

Dengan konstruksi suspensi seperti itu, swing arm pun terkena imbasnya. Akhirnya, swing arm orisinal digudangkan diganti milik Suzuki TS. Sementara untuk roda belakang, pelek Nikki berbalut ban Mizzel ukuran 120-80/18 masih menjadi pilihannya.

Guna mendukung tampilan trundul Honda Tiger-nya, dicomotlah knalpot model custom dengan deruman suara yang terdengar lebih garang dan mantap. Dengan penampilan barunya itu, Azrar menjadi lebih percaya diri saat menunggangi Tigernya.

-Tips mencopot stiker bodi motor-
Tips mencopot stiker bodi motor

Menghilangkan Sisa Lem?
Terkadang kita akan membuka stiker yang berada di badan kendaraan kita, tetapi sisa lemnya masih melekat kuat dan susah untuk dihilangkan. Untuk menghilangkan bekas lem tersebut, kita bisa menggunakan minyak kayu putih dan selembar kain bersih untuk mengelapnya, niscaya sisa lem yang tadi susah dihilangkan sekarang tidak ada bekasnya lagi. Menghilangkan Sisa Lem?
Terkadang kita akan membuka stiker yang berada di badan kendaraan kita, tetapi sisa lemnya masih melekat kuat dan susah untuk dihilangkan. Untuk menghilangkan bekas lem tersebut, kita bisa menggunakan minyak kayu putih dan selembar kain bersih untuk mengelapnya, niscaya sisa lem yang tadi susah dihilangkan sekarang tidak ada bekasnya lagi.

Desain bodi motor yang terlalu simpel kayaknya udah nggak bisa diapa-apain lagi kalo pengen dimodifikasi. Saking simpelnya pernak-pernik yang ada di bodi juga nggak banyak. Paling cuma ditempelin stiker-stiker doang sama pabriknya. Yah, mungkin biar ada sedikit aksen aja kali. Tapi kalo nggak suka stiker yang ada di bodi standar pabrik, mending dilepas aja. Entah itu pengen ngeganti sama stiker yang desainnya lebih keren, atau pengen bodi dibikin polos aja tampilannya.

Tapi nyabut stiker itu nggak boleh sembarangan. Salah-salah bisa bikin bodi rusak atau kebaret. Ikutin deh langkah-langkah aman buat nyopot stiker bodi motor berikut ini!

1. Identifikasi stiker
Sebelum mulai mencopot, pertama identifikasi dulu stiker yang pengen dibuang. Ini penting jack! Pasalnya ada stiker yang emang penting dan harus ada di motor. Contohnya kayak sticker cara perawatan motor. Sebaliknya yang nggak penting, kayak sticker imej di bodi, boleh-boleh aja dicopot.

2. Prioritas
Setelah proses identifikasi selesai, berikutnya cari sticker mana yang susah dan yang gampang dicopot. Yang susah tuh kalo sticker yang nempel dilapisi pake clear coat. Yang gampang tentu aja sticker yang ditempel begitu aja tanpa dilapisi apapun. Dari sini bisa ditentuin mana yang pengen dikerjain lebih dulu.

3. Mencopot sticker tanpa clear coat
Yang ini agak cepet ngerjainnya, apalagi kalo motornya masih baru. Biasanya tuh sticker belum nempel-nempel banget, lantaran lemnya belum rekat banget. Bisa aja langsung dicopot setelah mencungkil bagian ujung-ujungnya pake kuku. Tapi saat mencungkil harus hati-hati, bisa-bisa cat bodi ikutan terkelupas. Biar lebih aman, panasi dulu sticker pake hair dyer. Panas dari hair dryer bakal mengurangi kerekatan lemnya.

4. Mencopot sticker dengan clear coat
Bagian ini agak susah lantaran harus 2 kali kerja. Pertama adalah mencopot dulu pelapisnya. Setelah itu baru mencopot stickernya. Biar gampang, caranya sih nggak jauh beda dengan cara sebelumnya. Panasin dulu sticker dan pelapisnya yang pengen dicopot, setelah itu baru dikerjain pencopotannya.Biasanya nggak cukup sekali aja pemanasan dengan hair dryer-nya. Pemanasan pertama adalah buat mencopot pelapis, dan pemanasan kedua buat mencopot stickernya.

cara ke-empat:
4. Mencopot sticker dengan clear coat
Bagian ini agak susah lantaran harus 2 kali kerja. Pertama adalah mencopot dulu pelapisnya. Setelah itu baru mencopot stickernya. Biar gampang, caranya sih nggak jauh beda dengan cara sebelumnya. Panasin dulu sticker dan pelapisnya yang pengen dicopot, setelah itu baru dikerjain pencopotannya.Biasanya nggak cukup sekali aja pemanasan dengan hair dryer-nya. Pemanasan pertama adalah buat mencopot pelapis, dan pemanasan kedua buat mencopot stickernya.

IV. Mencopot sticker dengan clear coat
Bagian ini agak susah lantaran harus 2 kali kerja. Pertama adalah mencopot dulu pelapisnya. Setelah itu baru mencopot stickernya. Biar gampang, caranya sih nggak jauh beda dengan cara sebelumnya. Panasin dulu sticker dan pelapisnya yang pengen dicopot, setelah itu baru dikerjain pencopotannya.Biasanya nggak cukup sekali aja pemanasan dengan hair dryer-nya. Pemanasan pertama adalah buat mencopot pelapis, dan pemanasan kedua buat mencopot stickernya.......

5. Panasi berulang-ulang
Sebenernya pemanasan nggak cukup dilakuin sekali aja di awal sebelum nyopot sticker. Selama pencopotan kalo bisa pemanasan dilakuin terus-menerus, soalnya siapa tau lemnya cepat mengeras lagi. Lakuin terus pemanasan denganhair dryer sampai sticker tercopot semua.

6. Semprot cairan pembersih
Setelah sticker berhasil dicopot semua pake cara tadi, biasanya jarang ada bekas lem yang tertinggal. Tapi nggak ada salahnya buat ngebersihin tempat bekas sticker nempel. Caranya bisa memakai semprotan pembersih, misalnya WD-40.

Banyak di antara kita yang suka modifikasi motor (modif), namun banyak pula yang tidak. Rata-rata yang mengaku suka malah menjadikan hobi. Bahkan banyak pula yang akhirnya jadi maniak modif.

Sebaliknya, yang tidak senang modif menganggap modif berbahaya dan menimbulkan biaya lebih (boros).

Nyatanya, hampir-hampir semua motor sudah mengalami modifikasi sedikit atau banyak. Mungkin orang tidak menyadari telah melakukan modif karena tampilan motor masih standar. Padahal sejumlah item telah mengalami perubahan. Ganti busi yang lebih kuat, ganti stang yang lebih nyaman, ganti model lampu yang lebih cakep dan terang adalah modif sederhana.

Karena itu, yang penting dari modifikasi adalah tujuan dan fungsinya. Tujuan modifikasi yang baik adalah meningkatkan kinerja dan tampilan motor sehingga lebih aman, nyaman, cepat, dan gaya.

Lebih aman karena modifikasi yang baik akan menggunakan alat yang biasanya after market atau limbah copotan motor import yang kualitasnya lebih baik. Lebih cepat karena dengan modifikasi, baik kapasitas mesin bisa dimaksimalkan, atau kemampuan pengendalian (handling) lebih dioptimalkan. Nah, terutama ini: lebih gaya. Dengan modif, tampilan stnadar ga lagi culun. Perpaduan berbagai asesori maupun piranti body, ajrutan, cat, dsb, bisa membuat motor benar-benar menarik: lebih macho atau manis, tergantung selera.

Tentu saja modif butuh biaya. Tapi seperti slogan lama "there is something money can't buy". Kepuasan adalah segalanya....

So, kata kuncinya adalah modif ringan, sedang, berat, dan ekstrem. Tinggal pilih sesuai selera dan kantong.
Siapa yang tidak kepincut dengan motor modif ala MV Agusta F4+Yamaha R1 di edisi ini? Jika Anda tertarik modif, mulailah sekarang. Tapi awas, sekali mencoba takkan berakhir sampai motor dijual.
Silahkan mencoba Smile

Contoh modifikasi edisi ini:

Model : MV Agusta F4+Yamaha R1
Aliran : Sport
Motor : Tiger 2000
Sok depan : Up-side down eks Cagiva Mito
Swingarm : Honda CBR400
Disk depan: Yamaha TZR125
Pelek dpn : Yamaha TZR125, 2,75-17
Pelek blkg : Yamaha TZR125, 3,50-17
Ban : Battlax, 100/80-17, 130/70-17
Footstep : Kawasaki Ninja
Knalpot : Karbon
Properti : Abrar Fitra

Dari pengamatan saya selama ini, swing arm Aprilia RS 125 paling favorit di kalangan para biker motor sport, terutama pada Tiger. Saingannya mungkin cuma arm Cagiva Mito atau GSX400R. Wajar saja, sebab dimensinya proporsional dan modelnya manis.

Arm Aprilia RS 125 yang saya gunakan di Tiger di atas, saya peroleh dari tukar tambah dengan salah satu kawan yang sudah bosan dengan motor modifikasi lamanya. Pada awalnya kondisi arm tersebut kurang memuaskan. Arm sedikit cacat akibat tergesek knalpot serta busing as arm dan pencoakan alur rante kurang bagus. Busing karet pada ujung atas soknya juga sudah hancur. Setelah dipoles sana-sini akhirnya lumayanlah. Berikut kelebihan dan kekurangan arm RS yang saya pakai ini

Modifikasi adalah soal hasrat. Soal libido! Bagi yang sudah kesemsem sebuah model, baiknya disalurkan. Ga ada yang salah sampai di sana. Ditahan-tahan malah bahaya. Masalahnya sekarang adalah menyalurkannya di mana. Seperti halnya libido seksual, hasrat modif harus melalui perhitungan yang matang dan perencanaan yang baik. Jika tidak, bisa kewalahan tuh.

Lalu apa yang perlu disiapkan seorang biker yang ingin motornya didandani?

Memenangkan kontes modifikasi adalah salah satu cita-cita pemilik motor maupun modifikator yang serius mendandani motornya. Kemenangan tersebut bisa menggambarkan prestasi tertinggi sebuah modifikasi. Bisa mendatangkan kebanggaan alias pride. Paling tidak, kepuasan batin bisa diraih setelah dana, waktu, pikiran, dan tenaga telah tercurah selama ini.

Namun demikian, tidak mudah memenangkan sebuah kontes modifikasi. Dibutuhkan persiapan yang memadai atas tunggangan anda. Jika tidak, hasilnya akan jeblok. Di samping itu ada baiknya mengerti kriteria penilaian untuk sebuah konteks modifikasi yang profesional. Bagaimana itu?

Kelebihan:

1) Dimensi. Swing arm ini tak terbantahkan, merupakan yang paling proporsional dan cantik untuk Tiger. Aprilia dengan cc 125 2 tak bisa disebut setara 250 4 tak. Dengan demikian, dimensi arm ini paling mendekati dimensi Tiger.

2) Model. Model banana (pisang) membuatnya terlihat artistik. Meskipun dari sisi stabilitas masih kalah dari banana Cagiva Mito, namun model dan finishingnya tak terkalahkan. Mito terlihat lebih kaku dan sedikit lebih panjang, sementara Aprilia bukan saja dobel banana, tapi juga detail setiap lekukannya sangat halus. Model banana seirama dengan kontur tanki di Tiger atau Thunder, namun kurang manis untuk Scorpio.

3) Sistem unitrack. Dibanding setiap monosok jenis konvensional, sistem arm Aprilia yang menganut unitrek bawah masih jauh lebih stabil. Ini dirasakan pada tikungan, terutama tikungan patah tunggal atau berganda (chicane) dan tikungan panjang melingkar (hairpin). Siapapun bisa rebahan tanpa takut slip, dengan catatan kondisi sok dan pemasangannya bagus.

4) Filter udara aman. Pemasangan braket biasanya agak rendah karena menganut unitrak dengan sok ke bawah. Terlihat cantik dan memungkinkan filter udara tetap terpasang. Bandingkan dengan pemasangan arm Mito atau CBR. Keduanya harus mencopot filter udara karena menganut sok miring ke sasis atas-depan. Begitu pula semua monosok dengan sistem konvensional seperti pada NSR (tipe biasa atau pro arm) juga mencopot filter. Tentu saja membuat konsumsi bahan bakar kurang lancar dan bisa merusak mesin dalam jangka panjang.

Kekurangan:

1) Stabilitas. Jarang kita menemukan arm Aprilia yang terpasang dengan bagus di Tiger atau Thunder. Umumnya yang menginginkan buntut motornya tinggi akan mengalami masalah dengan stabilitas. Hal ini juga terjadi pada arm Aprilia. Jadi sebaiknya tinggi buntut yang diatur oleh pemasangan sok harus tetap proporsional. Perhatikan juga kondisi sok. Kebanyakan sok Aprilia limbah diperoleh dalam kondisi buruk ini sehingga mengurangi performa unitracknya. Jika dibandingkan dengan arm Mito yang sempat pula saya pakai pada motor Tiger saya yang kedua, terasa perbedaan stabilitas saat menikung maupun saat melibas jalan-jalan keriting. Kata teman yang juga doyan modif, “Jangankan di motor modif, di pasang di motor aslinya aja, arm ini tidak begitu nyaman. Apalagi bila dipakai dilintasan yang buruk. Maklum copotan motor balap yang lebih berspek sirkuit atau jalan bebas hambatan.

2) Membuang standar tengah. Pernahkah ada yang memasang arm ini dengan tetap mempertahankan standar tengah? Hampir tidak ada. Meskipun beberapa bengkel bubut atau modifikasi sanggup memasang standar tengah, namun saya tidak yakin akan lebih berguna terhadapa konstruksi arm dan body secara keseluruhan. Alasan saya adalah takut mengubah stabilitas. Pengalaman salah satu teman membuktikan pemasangan standar tengah membuat kondisi sok tidak pernah stabil dan maksimal. 3 shok sudah dicobanya, namun stabilitas masih sulit diperoleh.

3) Kekuatan. Pada dasarnya kekuatan torsional arm ini sangat bagus karena dipake di GP 125. Hanya saja, pemasangannya di Tiger akan mengakibatkan kekuatannya berkurang sekian persen akibat harus memindahkan jalur rante. Pada kasus beberapa arm, hanya dengan mencoak bagian banana yang mendekati poros as tengah. Namun tidak jarang ada pula modifikator yang memotong terlalu banyak sehingga rompal. Perlu diketahui, arm Aprilia terdiri dari dua bagian yang bisa dibelah tengah. Apabila merompal sepersekian untuk jalur rante akan menghilangkan 1-2 posisi baut pengikatnya. Di samping itu juga mengakibatkan ikatan ke poros as tengah berkurang. Cara terbaik adalah yang dilakukan oleh “Kumis”, salah seorang ahli bubut di Jakarta Barat yang banyak mengerjakan pesanan modifikator profesional. Yakni dengan mencoak jalur rante secukupnya, lalu mengelas ulang bagian-bagian tertentu dengan batang almunium untuk menutup setiap bagian (samping dan bawah) yang telah dicoak. Diperkirakan cara ini mengembalikan 70-80 persen kekuatan yang terbuang akibat mencoak.

4) Rante sambungan. Adakah yang membayangkan memasang rante orie Tiger ke arm ini? Tidak mungkin kecuali dengan memotong dan memasang spi penyambung rante. Hal ini karena pencoakan tidak menyisakan jalur langsung untuk itu. Bahkan pemasangan rante pada motor asli Aprilia 125 sekalipun menggunakan spi penyambung. Penyambungan tidak akan mengurangi kekuatan, (secara) juga rante potong digunakan juga dalam balapan GP.

5) Bunyi kletek. Ini wajar kata sejumlah pemakai modif. Namun saat ini sudah dideteksi kalau disebabkan rante di bawah arm sering menyentuh arm, terutama saat berganti gigi. Hal yang sama dialami oleh arm Kumis (arm unitrack yang dijual oleh Inti Jaya Jakarta). Atau akan dialami oleh arm apapun jika tidak menggunakan karet/bantalan karet yang cukup di bawah arm. Karena itu bisa diatasi dengan memasang bantalan karet, bukan cuma di atas, tetapi juga di bawah arm.

Tujuan. Modifikasi harus punya tujuan khusus yang spesifik. Jika tidak nantinya cepat berubah pikiran yang berarti bisa menguras kocek. Bagi yang punya dana banyak dan suka persaingan, bolehlah membidik kontes. Bagi yang sekedar hobi biasa tujuannya cukup untuk mempercantik. Namanya modif harian, atau fungsional.

Corak. Pilih coraknya yang jelas, sport, kinclong, streefighter dst. Sebaiknya menyesuaikan aja dengan basis motor. Kalo punya dana lebih, beli motor yg pas. Misalnya tiger lebih cocok untuk streetfighter atau supermoto. Kalo dana berlebih, barulah bidik gaya ekstrim lainnya seperti operasi kelamin menjadi modif sport dan sport ekstrim.

Modifikator. Pilihlah modifikator yang baik. Nama modifikator adalah jaminan, bukan? Mungkin saja agak sedikit mahal, tapi jika ada masalah ada jaminan. Jaminan ini menyangkut dua hal. Pra dan pasca serah terima: pra itu menyangkut finishing. Yg mahir pastilah lebih halus dengan waktu yang lebih cepat. Kalaupun lebih lambat biasanya karena konsep belum disepakati (ide sering berubah-ubah karena anda banyak keinginan), lagi antri (maksa masukin motor padahal lagi padat kerjaan), atau minta model yang sama sekali baru.

Mental dan dana. Kawan-kawan saya biasanya menyarankan begini: “Utarakan maksud anda, corak dan gaya yang diinginkan (konsep). Lalu minta konsep pembanding dari modifikatornya. Tanyakan segala kemungkinan: konsekuensinya secara teknis, dana, waktu. Segalanya saling berpengaruh. Jangan kecewa jika ada aspek yg kurang sip hanya satu faktor saja. Diskusikan saja agar bisa diperbaiki dan jika mungkin tanpa dana tambahan. Minta juga agar dapat sedikit prioritas untuk penyempurnaan. Hanya dengan cara ini anda akan merasa nyaman dengan uang yang dikeluarkan dan waktu yang dipakai (dan terbuang).

Alternatif. Anda bisa mencoba modifikasi sendiri, meskipun tidak disarankan bagi pemula. Mengapa karena melakukan sendiri bisa mendatangkan rasa frustrasi. Di samping capek, belum tentu memuaskan. Kata Kumis, “serahkan kepada kami, kalian cari duit saja”. Terima beres!!!! Pengalaman saya, modif sendiri memang bisa lebih cepat, karena tidak antri. Bisa juga lebih murah karena bahan baku bisa kita hitung sendiri. Tapi yakinlah bahwa bedanya antara 10-20% saja. Malah jika anda salah perhitungan, akan membengkak menjadi lebih mahal dari biaya untuk modif yang dilakukan oleh modifikator tulen. Hanya bagi yg sudah kuat mental karena udah sering modif atau karena punya jiwa petualang saja (yg suka mencoba hal-hal baru) yang lebih tepat melakukan hal ini.

Batas dan step. Pilih batasan yang baik dalam modif beserta stepnya. Jika dana anda berlebih dan kosep matang, silahkan rombak dari ujung ban depan hingga ujung buntut spakboard. All in one. Namun sebaiknya belajarlah untuk melakukannya secara bertahap. Buat batasannya. Bulan atau tahun ini mau rombak kaki-kaki, lalu bulan atau tahun depan apanya lagi. Sebaiknya jika ada dana kelengkapan modif kaki-kaki disiapkan untuk satu set full. Lebih murah pembelian bahan dan pengesetan. Baru kemudian berfikir soal bodi. Setidaknya ada dua atau tiga tahap. Jika dana mencukupi barulah diberi finising di mana-mana. Soal cat, kit-kit tambahan, dst. Sembari membenahi aspek yang belum nyaman atau aman. Ini tahap ketika. Usahakan jangan modif tambal sulam, meskipun ini sangat sulit dihindari.

Setelah semua itu terpenuhi, jangan lupa berbagi dengan teman-teman lain, pra-pasca modifikasi. Yakinlah anda tak sendiri. Itu akan sangat membantu!

Just try it all with a simple plan.

Seakan tidak pernah ada habisnya, para biker’s pasti selalu menginginkan tampilan yang lebih istimewa pada tungganganya. Seperti halnya yang dilakoni oleh Made Sidrastana yang tinggal dikawasan Jati Bening Estate. Ayah dari 2 orang anak ini sangat menggemari dunia otomotif, utamanya untuk untuk urusan modifkasi. “Pada prinsipnya sih, modifikasi naked bike yang paling membuat aku tertarik,” Kata pegawai kontraktor pertambangan, yang demen banget dengan balap celeng alias Drag Race ini

Sidak pun (inspeksi mendadak) dilakukan oleh Made ke beberapa modifikator. Dan kali ini INSAN Motor yang terletak di kawasan Jatiasih, turut menjadi sasaran sidak yang dilakukan oleh Made. Dari sinilah awalnya Made berkeinginan untuk mengubah tampilan motornya dengan sentuhan seni INSAN Motor yang ditukangi oleh modifikator asal Malang, dengan gaya rambut ala rockergondrong;red) dan akrab disapa dengan Iyus (Yustinus Erwan Santoso) ini.

Tidak lama kemudian, Made dan si pemilik bengkel modifikasi pun lalu mendiskusikan style modifikasi yang akan diaplikasikan pada motor Tiger miliknya. “Mas Made memberikan konsep dasar yang diinginkannya, dan aku menterjemahkannya dalam bahasa artistik ala modifikasi,” kata Iyus. Konsep dasar yang tidak neko-neko, membuat modifikator yang masih betah membujang ini, tersulut jiwa seninya untuk membuat sebuah karya yang masterpiece. “Karena saya suka sekali dengan motor yang bergaya naked bike, akhirnya konsep itu juga yang menjadi pilihan utama. Sedangkan perwujudan dari naked bike-nya sendiri, saya serahkan sepenuhnya kepada Iyus, tapi tentu yang sesuai dengan keinginan saya,” kata Made.

Setelah melalui beberapa aspek pertimbangan akhirnya pilihan modelpun berlabuh di Motomorini “Corsaro 1200”. Oleh Iyus tongkrongan dari motor buatan negeri Pizza, Italia tersebut, diyakini dapat mewakili jiwa seni dan petualangan dari si pemilik. “Kesan sport touring dari konsep dasar Tiger sama dengan Cosaro, jadi model motor tersebut yang aku ajukan ke mas Made,” papar Iyus.

Disamping memasukkan limbah moge (Motor Gede', seperti Harley;red) pada upside down, swing arm dll, ternyata model buritan Motomorini “Corsaro 1200” yang agaknya lebih pendek dari Tiger, membuat rangka body, harus disesuaikan. “Untuk bisa sesuai dengan buritan yang dimiliki oleh Motomorini “Corsaro 1200”, maka bagian tersebut harus di reset, “ ujar Iyus. “Setidaknya panjang buritan aku kurangi 12 cm dan kemudian dinaikkan kurang lebih 10 cm,” lanjutnya kemudian.

Setelah rangka body dan beberapa ornamen diselesaikan, kemudian giliran pemilihan warna yang akan diaplikasikan pada motor tersebut. ”Biar eye cathing, aku usulkan warna kuning dan sesuai dengan jiwa mas Made yang suka drag race. Disamping itu saya juga memberikan streeping warna hitam ala mobil-mobil hotroad,” kata Iyus sambil menatapi hasil karyanya dengan bangga.

Data Spesifikasi:
Pemilik : Made Sidrastana Jati Bening Estate, Jati Bening

Rumah Modifikasi : INSAN Motor Jl. Swatantra 5 No. 50
Jatiasih-Bekasi, Modifikator (Yustinus Erwan Santoso atau IYUS "08129737900")
Konsep Modifikasi : Motomorini “Corsaro 1200”

Up Sidedown : GSX400

Pro Arm NSR-SP

Ban Battlax-Pirelli

Knalpot Karbon Custom

Tangki Yamaha R6

Tabular Mdl Casaro 1200

Lampu Depan Casaro 1200

Memenangkan kontes modifikasi adalah salah satu cita-cita pemilik motor maupun modifikator yang serius mendandani motornya. Kemenangan tersebut bisa menggambarkan prestasi tertinggi sebuah modifikasi. Bisa mendatangkan kebanggaan alias pride. Paling tidak, kepuasan batin bisa diraih setelah dana, waktu, pikiran, dan tenaga telah tercurah selama ini.

Namun demikian, tidak mudah memenangkan sebuah kontes modifikasi. Dibutuhkan persiapan yang memadai atas tunggangan anda. Jika tidak, hasilnya akan jeblok. Di samping itu ada baiknya mengerti kriteria penilaian untuk sebuah konteks modifikasi yang profesional. Bagaimana itu?

Pada dasarnya semua konteks modifikasi mengenal 3 kriteria dalam melakukan penilaian alias penjurian. Tiga hal yang menjadi scoring juri adalah: Kategori, Ide, Eksekusi. Jika pada setiap kriteria anda memperoleh nilai tertinggi alias nilai maksimal, dapat dipastikan andalah jawaranya.

1) Kategori

Jika anda mendaftarkan motor modifikasi, perhatikan baik-baik kategori apa yang cocok (kecuali untuk memperebutkan best of the best atau kelas free for all). Kategori ini layaknya kamar mandi bagi anda. Tidak mungkin anda masuk kamar perempuan, jika anda laki-laki, dan sebaliknya. Jangan sampai motor modif yang sangar anda daftar di kategori kinclong. Bisa terdiskualifikasi dengan sendirinya. Anda bisa dianggap butuh belajar lagi atau minimal acuh tak acuh.

Untuk tiap-tiap kategori yang tersedia, sangat bergantung pada panitia penyelenggara. Ada kategori kelas (bebek dan motor sport), ada kategori tema (kinclong, ekstrim, ceper, dsb), ada juga kategori aliran (techno, old school, brutal, dsb). Jika populasi motor modif diperkirakan tidak banyak, maka kadang-kadang semua jenis kategori digabung. Namun makin optimis panitia akan jumlah peserta, maka makin banyak kategori yang disediakan.

2) Orisinalitas Ide

Dalam setiap modifikasi, gagasan baru sangat dihargai. Namanya orisinalitas gagasan. Artinya, modifikasi yang diajukan tidak basi, alias sudah banyak yang mengaplikasi. Orisinalitas ini bisa mengacu pada penggunaan barang baru yang masih jarang, atau teknik modifikasi yang baru, atau bisa juga model body maupun kaki-kaki yang baru.

Bagi yang sering mencoba gagasan baru ini, biaya modifikasi akan tinggi. Hal ini karena menyangkut trial and eror yang lumayan banyak untuk memperoleh aplikasi ide baru. Tidak jarang mengorbankan sejumlah barang modifikasi hanya untuk mendapatkan master modifikasi untuk model yang baru.

2) Eksekusi

Salah Satu komponen penilaian yang memiliki nilai tertinggi adalah eksekusi. Artinya meskipun kategori sudah benar (alias tidak salah kamar) atau ide orsinal (artinya tidak asal jiplak), namun apabila teknik, detil, komposisi modifikasinya masih ngawur, maka bisa dipastikan akan gagal memperoleh tempat terhormat.

Modifikasi adalah ajang pamer kemampuan menurunkan gagasan ke dalam praktek untuk menghasilkan produk yang cantik dan memukau. Karena itu menuntut kemampuan artistik dan teknik seorang modifikator. Kehati-hatian, kesungguhan, dan pengalaman adalah kunci agar eksekusi modifikasi benar-benar sesuai ide yang diharapkan dan hasilnya tidak mengecewakan. Seperti sebuah keris, makin halus tempaannya, makin memperjelas kualifikasi empunya. Demikian pula sebuah motor modif. Makin halus eksekusi dan makin detail pengolahannya, makin tinggi kualitasnya.

Jika tiga kriteria itu di atas telah terpenuhi, anda sudah boleh berharap menang dalams ebuah ajang kontes. Kalaupun gagal, paling tidak itu karena ada tiga faktor ini:

* Lawan-lawan juga memenuhi kriteria yg sama sehingga kompetisi ketat untuk masuk 3 besar.
* Juri tidak ”bener”, alias tidak paham kriteria atau main mata dengan peserta.
* Apabila kompetisi/kontesnya sendiri untuk ajang dansa-dansi alias tidak profesional.

Selamat mencoba.

Spesifikasi CB 100 super extrem weleh…weleh…

1.Upsidedown Cagiva Mito
2.Cakram depan Buell
3.Swingarm VFR kondom (MV Agusta style)
4. Monoshok sistem RC211V (Unit-Prolink)
5. Knalpot Ducati
6. Fairing GSX dengan lampu GSXR 750
7. Buntut CBR 1000 with brake lamp.
8. Tangki R6 fiber hidrolik plus aquarium
9. Cat ala CBR 1000 with glitter
10. Subframe kastem, bisa naik turun dengan remote control
11. Blok mesin bore-up 200cc
12. Footstep Yoshimura original
13. Rangkanya Aprilia RS 125 plus no rangka asli CB.
14. Master/kaliper rem Brembo 6 piston depan.
15. Footstep belakang sistem lipat

Total biaya modif 60jt. Prestasi Juara Kemon 2004

Honda CB Tahun 1978
Rombak Total untuk Modifikasi Harian

BAGI sebagian penggemar modifikasi sepeda motor khusus kontes, modifikasi yang dikenakan biasanya selalu ada perubahan. Itu sengaja dilakukan agar sesuai dengan keinginan dan keperluan pemiliknya. Saat kontes modifikasi yang diikutinya selesai, tampilan sepeda motor diubahnya menjadi kendaraan harian, namun tetap dibuat menarik.

Itulah yang kerap dilakukan Jank Kazew, pemuda warga Kp. Galumpit RT 02/01, Garut pada Honda CB tunggangannya. Meski saat ini modifikasi Honda CB-nya terlihat sederhana, ubahan yang diaplikasikan masih memiliki daya tarik tersendiri. Sepeda motor keluaran 28 tahun silam tersebut dirombak total, hanya menyisakan bagian rangka dan blok mesin bagian kiri. Konsep modifikasi yang digarapnya membuat tampilan Honda CB-nya berubah wajah dari penampilan aslinya.

Rombakannya dimulai dari pegangan kemudi yang digawangi setang Honda Tiger, kemudian shockbreaker mencomot Suzuki Satria. Untuk posisi head lamp, mengadopsi lampu Yamaha RX King mengganti orisinalnya. Sementara bagian roda, Kazew sapaan akrab rekan se-komunitas, mempercantik dengan penggunaan pelek standar yang dihiasi jari-jari rapat berjumlah 72 buah.

Pembungkusnya, ban berlabel Swallow berdimensi 200-17 menambah tampilan rodanya lebih trendi. Penutupnya ditancapkan spakbor milik Suzuki Satria berkelir oranye menggusur spakbor aslinya. Segi keamanan berkendara pun tak luput dari perhatiannya. Satu set cakram Suzuki Satria dipercaya mampu menangkal kecepatan sepeda motornya.

Ubahan lainnya segera dilanjutkan dengan mengganti posisi tangki orisinal dengan menancapkan tangki milik Honda Mega Pro yang telah dicelup krom. Tak hanya dibuat kinclong, tampilan tangkinya lebih unik dengan coakan di bawahnya. Keberadaan tangki Mega Pro tersebut diserasikan dengan diaplikasikannya seperangkat bodi belakang, lengkap dengan handle bermerek serupa serta dilabur cat berwarna oranye.

Setelah sektor depan selesai digarap, tampilan belakang Honda CB-nya tak ketinggalan ikut diperbaharui dan tak kalah semaraknya. Sistem suspensi dibuat mantap dengan menancapkan sokbreker Yamaha F1ZR yang dipasang lebih miring dari dudukan aslinya. Untuk penopangnya dibuat kokoh dengan menancapkan arm Honda Tiger. Di bagian roda masih menggunakan pelek standar dengan jari-jari berjumlah 72 buah dengan dibalut ban berlabel Swallow ukuran 200-17 pula. Demi mendukung tampilan tangki dan bodi, lampu belakang pun turut mencomot produk Mega pro.

Merasa belum puas dengan modifikasinya, wakil ketua dari Komunitas GMCC (Garut Motor Ceper Club) ini, melanjutkan garapannya pada mesin. Seteleh bagian luar mesin dibuat resik dengan laburan cat berkelir oranye, "jeroan" mesin ikut dilakukan modifikasi pula. Kinerja dapur pacunya sudah dipastikan lebih meningkat setelah mesin dilakukan pembenahan dengan mengadopsi perangkat dari Honda Tiger. "Awalnya sih Honda CB-nya digarap khusus untuk sepeda motor drag. Jadi sudah pasti jeroan mesin ikut dioprek," ungkap Kazew.

HARLEY DAVIDSON

Dijual HARLEY DAVIDSON ULTRA Classic Electra Glide Thn 2002 Warna Pearl White,Harga 175Jt NEGO Hub:0811.115694

HONDA

11,5JT: TIGER’01 VR,ISTIMEWA T.70673097

BU:Grand’95 Mulus,Stater Nyala 3,95jt.TKI I H.112 T.5408058

JL:TIGER’04 CW HTM,DBL DISC, BATTLAX.JL.PAJAJARAN 37 KONI

Jl Cpt:Supra’03 Mls, Hrg.Nego Gg.Repeh Rapih 28. T:7100864

Jl,Cpt:TIGER’04 CW,Mulus 15jt Leuwi Panjang, 081 321 486 484

Jl.cpt:Legenda’02 (Kdy) Mulus, Trwt. 4,65jt. T:91721643

Jl:Legenda’03Msn/BdyMls5jtNego Gumuruh111(dpnAttaufik)7318127

New Supra Fit DP? Angs.406rb. Aplikasi Diambil 022-91594339

Ov.kred:Supra Fit’04 VR.2,8jt. sisa 11x380rb. T:91897629

TIGER’04 CW HTM.SLVR,TGN1,ORSL a/n.Sndri 16,5 HUB:0811216064

JL:KHARISMA’04 MULUS,KODYA JL.LEUWIANYAR 7 No.76 T5233547

JL:TIGER’96.TRWT/BODY BARU/9Jt ANTUSIN BEKAMIN.H:081321711716

JL:TIGER’06.HTM,1TGN,MLS.15Jt PSR JATI UTM C147 UBER.7803683

CBR150R HondaKlikCBU BaruMurah Surat2LkpBsKrdt.MARTANEGARA 62

JL:H.PHANTOM’03HitamKm3RbAntik Skl.KomNataEndahBlokM8-5416002

4,1GL100’94;Pro97 6,5;FitDB’05 6,6Kirana03 6,2PX95Pagarsih207

BU 6,2Jt SUPRAFIT DB’03 95%MLS MARKEN A2 No.7 T.91371444

JL:SUPRA X 125’05 HTM SLV,A/N SDRI MLS 9.75JT NEGO-70323397

Over Krdt Supra Fit’05 DP2,8Jt 485x..Caringin70A 081394673131

ASTREA GRAND’96 Mulus.Hrg Nego GG.GEMAH NO.14.MOH TOHA

SupraX’02=6,5;VegaR06;JupiterZ 04.TrsSuryaniGgAbadi73:6120834

Jl.Cpt Karisma125’O3 95%OrsMls Skl Spki 6,95Jt Hub:91314396

ProMax,STR,CUP,C70=1,3;Astr800 TRS,RC,GS,CRST,VIVA T.2531585

DICARI MOTOR OVER KREDITAN JL.A.YANI 454 CICADAS-7275845

BU:NEW SUPRA FIT’06-+2BLN ISTW SklSpt BARU.JL.A.YANI 541 Ccds

JL.KARISMA X’05(KDY) BRG BAGUS 8,9Jt. Jl.SUKARAJIN T.70059181

JLCPT:SUPRA FIT NEW’06 6,6 MLS Trs.PASIRKOJA BLK 265-91316077

BU:SupraX’02KdyIstw1TgnStnkPjg 7,1Jt.Kebaktian1/129-91177044

VARIO STD MERAH READY STOCK T. 7 O 6 5 5 O 5 7

Grand’91+Star’95 Istw STNK Pjg SPakai.Gg.Hanafiah 6A:70422842

KARISMA-D’04 95%Kodya.Caringin BlokBeas Rt3/6No5:085624961602

NEW SUPRA FIT RACING’07 U/PEMAKAI HUB:70724240

JlCptSUPRA FIT’05 5,9;GLPRO’86 3,5.Trs.Pasirkoja 174/70079210

5,7JtSUPRA X’02+S.FIT’05 5,8Jt SuryaniDlmIV FotoCopy-70169662

7,6JT NEW FIT DB’06 BLN 4(KDY) HITAM 100%ASLI&ORSL.SRIMAHI 27

JlCptTIGER’94 F.Modifikasi(Ors Ada)Kodya,HargaNego T.70031727

JlSlh1 KarismaVR’03/SHOGUN 125 ‘05(D-Kdy)Mls-2 Skl T.70782533

NEW SUPRA FIT’06,KARISMA X’05 TAMAN KOPO INDAH I H-115

JL KARISMA’02(D-KDY)MLS,1TGN 6,5JT HUB:70155859

Slh1:NEW FIT DB’06/05=7,6NOUVO Z’06/05Nego.Garuda104/91368008

KrismaD03=6,9Star87Cryst94=1,7 Rx95Nouvo03Smas04-CARINGIN 270

SUPRA’01=5,9Jt MULUS PISAN Jl.SUDIRMAN No.796 T.70165942

JL.SUPRA X’04. SARIWATES SELA- TAN 14A KEBAKTIAN-085221267270

CptSUPRA XX’02 Sttr,Orsl.5,6Ng BbkanSariI/211 Kircon/70689264

H.TIGER CW’04(Kab) 15,5Jt TRS BUBAT 213 T.08157044634

JLCPT:TIGER STD’05 VR,HRG.NEGO READY FIT S. TRM.INDENT VARIO HUB: 70659250

TIGER CW’04=15,25;NINJA R’03= 14,75;RGR’97=4,65;RGR91VR=3,35 KOMP.RS.PINDAD NO.7 T.91731616

DP.MULAI 350RB PROSES KILAT Harga Ok,Kond.Istw H.Sonic’05+ ‘01;NouvoZ’06;Mio’06 CW’06 New Vega R DB’06; New Sufit DB’06 Shogun SP’06 Arashi’06; MX’06 ScrpioZ’05 ZX CW’06 M.Ramdan80

KAWASAKI

ZX 130’06HTM-ORNG Istw=8,9jtNG MELONG KDL III 49/36D’91272648

BU:ZX CW’06 OREN,1TgnIstwSptBr SituAksan GgMadrasahRT7/1 Roni

AllTypeZX130 Dp900RbAng400Rban Pros.Cpt “OCEANO” Pajajaran137 Telp:6012845/70716093/70389351

LAIN-LAIN

30JT OTR.READY STOCK H.NEW CBR’06 CBU THAI. JL.KENARI 12

READY NEW CBR’07 CBU THAI OTR 31JT JL.MOH RAMDHAN 80

!!!.UANG MUKA 250RB SAJA.!!! NEW MIO’06 CCL=386RB NEWVEGA R DB’06 CCL=386RB NEW SUPRA FIT DB’06 CCL=366RB VEGA R DB’05 CCL=331RB SHOGUN 125R’05 CCL=311RB ISTIMEWA-2 JL.PROF EYCKMAN 8

MOGE

BU:SUZUKI RR’95 MULUS PISAN HARGA NEGO. HUB:70196972

SUZUKI

JUAL:TORNADO GS’95 = 3JT HUB:5432245 / 6011242

SATRIA AGRSIP’04;SHOGUN NEW’02 KBN.KAWUNG GG.RAIS 2-70322970

SmashNeoR’05(KDY)95%Orsl=6,1jt VegaR’05 95%Mls=5,8jt’91757721

DP250Rb:SmashR’05CcL244/CEVIRA ‘05CCL=244Rb.JL.PROF EYCKMAN 8

6jt_SMASH NEO’O5(D)VR,CAKRAM DIENG III/97 CIJERAH T:6OO46O7

ShogunNew’02=5,7VegaR’04/Fit04 =6,2+FitNew’06=7,9Jt.JAMIKA 59

SHOGUN’97 4JT NEGO MANTAP PIZZA HUT KOPO T:5417785(J8+)

BU:ARASHI’2006+SHOGUN’05+SMASH ‘2005.SPT BARU. MOH.RAMDHAN 5A

Jl;SMASH MR’03 1TgnDrBaru,Mls. KEMBAR BARU SELT 18.T.70346660

BU:THUNDER’06 (KDY)IstwSKL Spt BrHITAM=11,5jtJL.A.YANI 541Ccd

7,9! ARASHI’06 STATER ISTIMEWA Jl.JAKARTA DlmV No46A-70673097

BUCptSmasR’04 2Wrna95%OrslIstw 5,7Jt.TrsKopoMgahayu.T91141538

Tornado97=2,6;Grand97=4,7;Crys Tal’92=2,2 Rasdan 37 T.5223784

VESPA

JL:VESPA CLASIC’72 MULUS 2JT HUB:7313458

YAMAHA

JL:F1ZR CW’04 MLS SKLI 5,9JT Jln.PASUNDAN 125 T.91726354

Jual BU Cepat: Mio’06 Mulus Hub: 0888 208 3965 - 70280159

VEGA R’04=6,2 SupraFit’05=6,35 SirnamanahDlm 411 Skjd 2037265

JL:RX KING’03,VEGA RNew’06Mls2 BOJONGBUAH RT2/2-535T.70404597

NOUVO Z’05(Dkdy)VAR,AntikJam8+ JL.BlkPASAR 115(Grdjt)91127606

98%Vega’05;F1Z’02 5,3;Tiara’01 5,7;Jupiter01 6,5.Pagarsih 207

VEGA-R 2005 (D) MERAH PUTIH JUAL CEPAT HUB:7041.8248

Alfa’96 2,8,Satria DD’O3 6,1Jt FitNew’O6 7,5Garuda24-7O355188

Jl.VEGA’04=5,4+F1ZR CW’04=4,6 Jl.PLERED I No.1 ANTAPANI

BU:NEW VEGA R’06 SptBaru 7,6Jt MARKEN C8 NO.3 T.5425085

BU:VEGA R’05 VR,NKEY ISTW JL.A.YANI 541 CICADAS

NouvoZ’06(D)SptBR=8,5 /Jupiter Z’05 (D)Istw=8,5jt T.70309159

VEGA R NEW DB’06(D)ISTW=7,7jt VegaR’05AkhOrsl=6,6jt’70309159

BU:MIO’06 BIRU ISTW SKL=7,8jt JL.A.YANI 541 Ccds

JlCptJUP Z’05 7,8;NewVEGA R’06 7,8 Trs.Pasirkoja 174/70079210

Jl:JUPITER Z’04 Akhr+MIO CW’05 95%MlsCaringinBlokKupat5437258

JUPITER Z CW’06,04, JUP MX’06 TAMAN KOPO INDAH I H-115

JL.NOUVO’2006 MULUS, TANGAN 1 HUB: 081 2201 3766

VEGA R’05=6,5Jt MULUS SEKALI Jl.SUDIRMAN No.796 T.70165942

BU:VEGA R NEW’06(D) Cakram=7,6 Mls Ors JL.HOLIS No17-70745617

DP.MULAI 350RB HONDA,YMH,SZK, KWSK,Jl.Asmi 43 BlkPungkur 106

JL.JUPITER Z’2005 JL.KOPO 109 T.70663801

JUPITER’05=4,9;VEGA R’04=3,85M MIO’06=7,85;LGNDA’02=3,5;SuFIT 04=3,6;NewSuFIT’05=5,8;SMAS’04 =3,65.Kond.TdkLkp-M.RAMDHAN 62

MODIF TIGER :

ban depan : 2.25, velg jari2 venom hitam, cakram+tromol ninja
ban belakang : 2.50, velg star yoko, tromol biasa (jangan pake cakram)

^ setelan ceper mencium bumi

tangki : cat warna asli + glitter, stiker asli dicopot
mesin : full chrome
rangka + chassis : full chrome
knalpot : standard aja (biar ga berisik n mesinnya oke)

segitu aja dah cukup buat modif tiger

Sejarah Rafflesia Tiger-NSR Club
RTNC berawal dari beberapa orang pengendara sepeda motor Honda Tiger 2000 yang sering bertemu di tempat Penjualan Accessories Motor di Bengkulu yang mempunyai hoby yang sama yaitu touring keluar kota dengan sepeda motor.
Seiring dengan berjalannya waktu dan sedikit demi sedikit mereka mencoba untuk menjaring para pengguna / pemakai / penunggang Honda Tiger 2000 yang ada di kota Bengkulu Khususnya dan lama kelamaan menampakkan hasil yang cukup lumayan yang akhirnya terkumpul kurang lebih dari 25 Motor Honda Tiger 2000 yang ikut kumpul bersama-sama kemudian berkembang dengan masuknya Kelompok Honda NSR. Karena tidak ingin dibilang cuma kumpul-kumpul anak motor yang tidak jelas tujuannya, maka tergugah keinginan untuk membentuk sebuah perkumpulan motor atau biasa disebut klub motor.
Pada tanggal 02 Mei 2004 diadakan Rapat Kilat yang bertempat di Daerah Wisata Pantai Panjang Bengkulu kami mengagendakan pembentukan klub dan dihadiri kurang lebih dua puluh orang.
Pemilihan dari Ketua Umum sampai dengan pengurus-pengurus yang ada dibawahnya, dipilih secara aklamasi. Terpilihlah Pak Edi (AG, Edi Rustanto) yang menjadi Ketua Umum dan saudara B. Sitorus sebagai Wakil Ketua dan Hari Itu Juga Kami Sepakat untuk memakai nama RAFFELSIA TIGER NSR Club ( RTNC ) sebagai nama klub dan tanggal 02 Mei 2004 sebagai tanggal berdirinya RTNC.
Nama RTNC, kami sengaja menggunakan nama RAFFLESIA yang merupakan salah puspa langka yang ada di Bengkulu, supaya orang lebih cepat mengenal bahwa club motor tersebut berasal dari Kota Bengkulu.

RTNC memberi kesempatan kepada rekan-rekan yang memiliki Tiger 2000 atau NSC yang berdomisili di Bengkulu untuk bergabung bersama kami.

Jangan Asal Modifikasi Motor

Alih-alih untuk bergaya, modifikasi malah bisa bikin celaka.

Bila kita perhatikan secara saksama, dari ratusan bahkan ribuan sepeda motor yang melintas di sekitar kita, beberapa persen di antaranya telah mengalami perubahan (modifikasi). Entah itu perubahan pada bagian depan, belakang, atas maupun bawah.
Perubahan itu bisa terjadi pada bagian ban, besar kecilnya ban yang digunakan, kembangan ban yang tidak standar velg (racing/jari-jari), sayap motor (tipe bebek), front dan rear spatbor, knalpot pendek, peredam kejut (shockbreaker) dibuat pendek atau panjang, klakson, lampu sen yang berubah warna, atau kaca spion yang dibuat beraneka bentuk, hingga berubahnya cat warna dasar sebuah motor.

Perubahan (modifikasi) ini tentu sah-sah saja. Asal tidak mengganggu dan merugikan orang lain. Lagi pula, modifikasi itu pada umumnya hanya diperuntukkan bagi mereka yang memang hobi mengutak-atik sepeda motor untuk mengikuti kontes modifikasi.
Bagi mereka yang senantiasa mengikuti kontes modifikasi sepeda motor, melakukan perubahan pada tunggangannya mutlak dilakukan. Sebab, dari perubahan dan keunikan yang dilakukan pada motor itulah akan dinilai bagus atau tidaknya hasil karyanya. Motor yang modifikasinya bagus akan mendapatkan hadiah berupa tropi (piala) dan sejumlah uang. Namun, jika melihat dari hasil yang didapatkan (terutama hadiah dan uang), tampaknya tidak sebanding dengan perubahan (biaya modifikasi) yang dilakukan.

Jika dikalkulasi, perubahan bisa mencapai Rp 5 juta per unit (total) atau bahkan lebih, sementara hadiah atau tropi yang didapatkan terkadang kurang dari nilai tersebut atau bahkan lebih kecil lagi. Namun, bagi sebagian penggemar modifikator, tujuan sesunguhnya bukanlah hadiah, melainkan kepuasan diri. Sebab, memodifikasi motor itu akan melahirkan kreasi-kreasi baru dalam hal modifikasi. Demikian halnya dengan motor untuk balap, modifikasi menjadi hal yang harus dilakukan. Sebab, tanpa perubahan sama sekali, maka tarikan motor dirasa kurang kencang.

Melihat bentuk dan gaya perubahan (modifikasi) yang demikian beragam, bahkan sebagian terkesan sangat ekstrem modifikasi yang merubah total bentuk motor -modifikasi untuk motor sebenarnya hanyalah sekedar kesenangan. Lihatlah motor yang dimodifikasi ala kadarnya (satu-dua komponen), mereka tetap melakukan perubahan pada motornya, namun tunggangannya tetap bisa dipakai sebagian kendaraan harian. Sementara, beberapa kendaraan yang dimodifikasi habis, beberapa di antaranya tidak bisa dipergunakan sebagai kendaraan harian.

Bagi yang senang melakukan perubahan pada motornya, hendaknya tidak sembarangan melakukan modifikasi. Sebab, alih-alih untuk bergaya, akibatnya bisa malah bahaya. Bahkan, pabrikan sepeda motor pun tidak merekomendasikan kendaraannya untuk dimodifikasi. Sebab, akan muncul banyak keluhan penggunanya bila kendaraan dimodifikasi.

Ragam Modifikasi Motor

Saat ini sangat banyak ragam atau varian modifikasi sepeda motor. Baik untuk modifikasi ala kadarnya maupun modifikasi ekstrem (semuanya). Untuk itu, ada baiknya kita mengenali satu per satu jenis-jenis yang biasa dimodifikasi pada sepeda motor.

Kembangan Ban.
Buat yang suka iseng tukar ganti ban depan dan ban belakang, atau gonta-ganti ban motor, berhati-hatilah sebab hal ini bisa berbahaya. Motor bisa selip atau oleng (hilang keseimbangan). Karena, kembangan ban depan dan belakang dibuat tidak sama, sehingga bagi yang ingin modifikasi, harus disesuaikan dengan fungsinya. Kembangan ban belakang umumnya lebih banyak dan terkesan kasar. Hal ini untuk menjaga keseimbangan saat berbelok. Sementara kembangan ban depan, cenderung biasa saja

Front dan Rear Fender terlalu Pendek.
Buat pengendara motor yang suka mengganti spatbor (front and rear fender), sebaiknya berhati-hati. Sebab, bisa-bisa malah diomeli orang. Pasalnya, front and rear fender yang pendek, acapkali mengganggu pengendara sepeda motor yang berada di belakangnya, karena dapat menyebabkan semburan air atau keciptratan lumpur di kala hujan turun.

Knalpot Dibuat lebih Pendek.
Seperti dijelaskan pada edisi sebelumnya, tidak semua knalpot yang dibuat pendek (ala racing) memberikan tarikan kendaraan jadi kencang. Alih-alih bisa kencang, akibatnya malah mengganggu masyarakat karena sangat berisik. Sebab, jika tidak dilakukan perubahan pada mesin, tidak mungkin tarikan motor menjadi kencang. Dan sebaliknya, knalpot yang pendek malah bisa bikin boros bahan bakar.

Stang Jepit.
Bila stang yang dibuat pendek saja sudah terasa tidak nyaman, apalagi dengan stang jepit untuk motor bebek. Sebab, stang jepit yang tidak ada stopper (pengaman), bisa mutar sendiri kalau motor mengalami benturan. Akibatnya bisa bahaya karena akan mengenai badan pengendaranya. Dan peredam kejut (shockbreaker) pun menjadi kurang berfungsi maksimal, soalnya jarak langkah shockbreaker menjadi lebih pendek

Stang Motor Kependekan.
Stang motor yang dibuat pendek, salah satu alasannya biasanya untuk menghindari jalanan yang sempit di sela-sela kemacetan. Di tengah arus lalu lintas yang padat, maka stang motor yang pendek, amat dimungkinkan mampu menerobos di sela-sela mobil yang berjejer rapat. Namun, stang yang dibuat pendek, juga tidak selamanya menguntungkan. Pasalnya, pengendara akan menjadi cepat lelah dan capek, apalagi saat menempuh perjalanan jauh. ''Sebab, postur tubuh pengendara menjadi tidak benar jika menurut kaidah safety riding (keselamatan berkendara),'' jelas Dwi Supriyatno, Claim Supervisor PT Wahana Makmur Sejati (WMS), yang juga instruktur Safety Riding WMS.
Demikian juga kalau mau berbelok, stang yang pendek menjadi tidak maksimal, karena stangnya kemungkinan akan beradu dengan tangki bensin (tipe sport).

Lampu tidak Standar.
Saat ini banyak varian lampu righting yang dijual di pasar loakan. Karena bentuk, warna dan modelnya yang unik, acapkali pengendara mengganti lampu righting dengan lampu variasi tersebut. Namun, lampu yang demikian itu (mengganti lampu righting), bisa sangat merugikan pengendara yang berada di belakangnya. Jika berwarna gelap, maka pengendara di belakang akan kesulitan mengenalinya. Demikian pula kalau lampu rem diganti menjadi warna putih, pengendara di belakang menjadi silam. Alih-alih menjadi lebih terang, akibatnya malah dikhawatirkan akan terjadi tabrakan.

Motor Dibuat Ceper.
Saat ini cukup banyak pemilik sepeda motor yang memodifikasi motornya dengan lebih ceper (pendek). Perubahannya dilakukan pada velg dan shockbreaker yang dibuat lebih kecil dan lebih pendek. Perlu diperhatikan, modifikasi yang seperti ini tidak selamanya enak dipakai, apalagi dibuat berboncengan. Bahkan saat melintasi jalanan yang berlubang atau ada polisi tidurnya, motor seperti ini lebih banyak ruginya. Karena, sering kali motor demikian akan menyentuh jalanan. Akibatnya akan terjadi benturan antara bodi motor dan jalanan.

Modifikasi demikian ini tentu tidak akan membuat nyaman. Selain kurang seimbang dan tidak stabil, juga tidak nyaman karena suspensinya telah berubah. Bahkan, ban yang dibuat lebih kecil menyesuaikan dengan velgnya, membuat ban cepat rusak, soalnya ban kecil tidak tahan terhadap benturan.

Side Cover dan Leg Shield Dicopot.
Mencopot side cover (sayap motor tipe bebek), banyak dianggap akan dapat mempercepat laju kendaraannya. Menurut pihak pabrikan, side cover dibuat telah sesuai dengan kondisi. Sehingga apabila side cover dicopot, tidak akan mempengaruhi apa-apa, apalagi menambah kecepatan laju kendaraan.

Lampu motor dan mobil, fungsinya sebagai pencahayaan sekaligus memberikan tanda saat akan melakukan pengereman atau mau berbelok arah. Bila lampu standar ini diganti, akibatnya pencahayaan makin berkurang. Bahkan, saat ini juga banyak diperkenalkan lampu pengereman tambahan yang penempatannya diletakkan di antara shockbreaker. Penambahan lampu pengereman ini juga dapat mengganggu pengendara di belakangnya, karena akan menambah silau.

Ganti Klakson.
Mengganti atau menambah klakson pada sepeda motor, dapat membuat aki cepat aus (soak). Selain itu, juga bisa membuat korslet dan mengganggu sistem kelistrikan lain kalau mengambil arus listriknya keliru. Satu efeknya lagi, suara klakson yang keras bisa mengganggu pengendara lainnya.

Kaca Spion tidak Standar.
Salah satu unsur safety riding adalah kelengkapan kaca spion. Sebab, spion berfungsi untuk mengetahui pengendara yang berada di belakangnya. Kita sering melihat, saat ini banyak pengendara sepeda motor yang mengganti kaca spion dengan model yang lebih trendi. Sebab, kaca spion dari pabrikan dianggap kurang trendi karena bentuknya seperti orang yang terus berdoa. Karena bentuknya yang kurang trendi itu, maka banyak pengendara motor yang mengganti kaca spion dengan model baru dan lebih kecil. Terlalu kecil, dapat mengurangi pandangan pengendaranya. Karena itu, Kompol Warsinem, Kasie Dikmas Ditlantas Polda Metro Jaya, berpesan, ''Tidak usah terlalu banyak gaya, akibatnya bisa malah bahaya.''

Shockbreaker (Peredam Kejut).
Peredam kejut ini fungsinya untuk memberikan keseimbangan saat pengendara motor melintasi jalanan yang tidak rata. Saat berkendara, maka sentuhan peredam kejut akan membuat pengendara tetap nyaman dan stabil berada di atas sepeda motor. Namun, apa jadinya jika kemudian peredam kejut ini dibuat lebih pendek. Keseimbangan akan menjadi berkurang, dan akan menjadi tidak enak saat dikendarai. Apalagi saat berboncengan, dikhawatirkan akan membuat peredam kejut menjadi patah.

Geliat modifikasi di Tanah Air dari tahun ke tahun telah menjadi sebuah fenomena jika mengikuti perkembangan industri sepeda motor. Ini lazim dilakukan bagi mereka yang mencari nilai lebih dari sebuah sepeda motor, baik dari bentuk bodi, motif warna hingga performa mesin.

Golongan penggemar modifikasi ini biasanya datang dari kalangan muda yang tengah mencari jati diri untuk tampil beda atau pemilik sepeda motor yang benar-benar fanatik dengan seni mengubah bentuk motor standard. Ekspresi atau gejolak mereka pun, konon kerap mewarnai sebuah proses modifikasi itu. Meski pada dasarnya modifikasi adalah proses penukaran komponen standar dengan perangkat lain, namun kecenderungan dalam mengikuti tren yang tengah in ini merupakan gejala tersendiri.
Umpamanya tren pemakaian ban yang berprofil mungil bagi anak muda yang mengidolakan konsep sepeda motor untuk konsumsi kompetisi drag bike atau balapan di trek lurus sepanjang 201 meter atau 402 meter. Belum lagi geliat kegiatan petualangan off-road roda dua dengan memakai basis sepeda motor trail yang sekarang menumbuhkan berbagai komunitas di berbagai daerah. Meski memiliki pasar terbatas, tapi sepeda motor jenis trail bisa menjadi varian pelengkap bagi ATPM untuk menyodorkan citranya sebagai perakit kendaraan segala tipe.

“Show Bike”
Secara umum, penggemar modifikasi itu terbagi atas beberapa kalangan, yakni mereka yang benar-benar menganut show bike atau spesial untuk pajangan dalam ajang kontes dan motor harian tapi diubah bentuknya dengan gaya show bike. Namun, banyak pula motor harian yang dimodifikasi untuk difungsikan menjadi teman perjalanan jarak jauh atau touring. Model ini biasanya banyak disukai oleh para pemilik sepeda motor yang tergabung dalam sebuah klub atau komunitas.
Lalu, seperti apa kira-kira tren gaya perubahan yang akan disukai para penggila modifikasi di tahun ini? Banyak acuan atau konsep yang ditawarkan sekaligus diperkirakan para modifikator atau para pemain modifikasi akan mewarnai dan merebut simpati khususnya kalangan muda.
Untuk bodi, Budi Udin Fakkar, pemilik rumah modifikasi Jatayu Motorsport di bilangan Tubagus Angke, Jakarta Utara, mengungkapkan, kontur berujung lancip diyakini akan menjadi pilihan utama, baik untuk sepeda motor jenis sport atau bebek (cub). “Untuk keseluruhan model bodi, gaya street fighter saya kira tahun ini akan semakin digemari. Hal itu bisa dilihat dari perkembangan modifikasi dan desain motor baru di luar negeri yang banyak menganut desain itu,” ungkapnya.
Hal itu, menurut Budi, dipertajam juga dengan kreasi lain seperti penempatan knalpot di bawah jok (under tail). Menyoal warna atau motif, pilihan cat bernuansa bunglon dengan glitter atau vernis gaya hologram akan menjadi alternatif finishing bodi karena makin membuat penampilan motor lebih eye catching.
Ditambahkan lagi, tren warna krom bisa jadi akan ditinggalkan mengingat materialnya rentan terhadap karatan. “Mungkin untuk pernik-pernik yang kecil, krom masih tetap dipakai,” ujarnya.
Budi juga mengakui bahwa perkembangan modifikasi di Indonesia terbilang cepat dan menyuguhkan banyak ragam menu. Misalnya, yang sekarang tengah menjadi perbincangan hangat dalam setiap event kontes modifikasi adalah model velg tanpa teromol yang populer dengan sebutan hubless wheel.
Namun, ia masih melihat bahwa untuk mendapatkan bearing dengan lingkaran sebesar itu cukup sulit di pasaran Indonesia. “Makanya banyak yang melakukannya dengan memakai material seadanya dengan ubahan yang saya lihat cukup miris bila dipakai untuk jalan. Mungkin kalau sekadar buat show bike sah-sah saja,” ucapnya lagi.

Warna Krom
Opini lain soal tren modifikasi bodi diungkapkan Budi Rahmanto dari gerai Performa Big Modification di Duren Sawit, Jakarta Timur, yang rajin mengikuti acara kontes modifikasi di beberapa daerah. Menurutnya, krom masih tetap bisa dijadikan salah satu kiat andalan untuk tampil beda namun dengan teknik lain, yakni krom seluruh bodi.
“Sekarang sudah ada yang bisa menyepuh bodi plastik dengan celupan krom. Ini bisa menjadi solusi untuk menambah penampilan ubahan bodi dengan kelir yang memikat,” tuturnya.
Budi menerangkan, teknik krom full bodi ini merupakan upaya lain mencari fitur baru dalam khasanah modifikasi. “Cara ini lebih mudah dilakukan dan biayanya pun tidak terlalu mahal, untuk seluruh bodi kurang lebih menghabiskan Rp 2 juta,” sebutnya.
Secara keseluruhan, dianalisis Budi, modifikasi gaya minimalis akan lebih banyak diaplikasi serta bergeser pada fungsi utilitas. “Artinya dengan beberapa ubahan tersebut masih tetap bisa dipakai nyaman untuk harian,” imbuhnya. Apalagi sekarang sudah banyak sepeda motor standar pabrikan dengan model yang mengikuti gaya modifikasi, jadilah adonan kosmetik bodi yang digunakannya pun tidak terlalu banyak.
Soal corak warna, pelaku seni di bidang pengecatan dan grafis, Tommy Gunawan yang terkenal sebagai airbrusher mengatakan, di tahun 2005, kreatifitas dan inovasi motif akan makin lebih modern. Menurut Tommy, tren warna memang selalu mendapat perhatian utama karena menyangkut kesempurnaan sebuah penampilan apalagi jika berbalut modifikasi.
Kemajuan teknologi sepeda motor yang ditandai oleh aspek rancangan bodi hingga ramuan terkini soal dapur pacu, menuntut sebuah keserasian dari motif warna yang stylish sebagai nilai jual yang tinggi. Untuk itu, water effect, marble, carbon kevlar yang dipadukan dengan airbrush disebut Tommy akan meramaikan gairah dunia painting.
“Intinya sekarang lebih menonjolkan grafis ekslusif yang rapi dan simpel. Masih ada memang yang masih mempertahankan airbrush motif tribal, tapi itu lebih cocok bagi yang memiliki motor modifikasi ekstrem,“ ulasnya.

Ayam Jago (Supra X 2001)
Awal niat untuk memodif motor adalah untuk memuaskan nafsu punya tunggangan yang sesuai dengan karakter yang punya, selain itu memang ingin memiliki kendaraan berbeda dari yang lain. Yah klo jadi pusat perhatian paslagi lewat mungkin itu efek sampingnya kali yak. Niat hati punya motor sport, apa daya duit tak sampai. Model modifikasi motor ini condong ke tipe ayam jago, karena sosok motor ini gagah dan sesuai untuk modif motor jenis motor bebek.

Kaki-kaki di buat tinggi dan menggunakan ban tapak lebar (cukup lebar untuk motor bebek) agar kesan motor sport muncul. Bagian depan menggunakan Shock Gl-pro di bantu alat penerangan dari Kawak Leo, serta speedometer digital kosso untuk sektor pemantauan bensin, kecepatan, jarak tempuh, dan putaran mesin.di bagian belakang menggunakan arm variasi Posh, spakbor cagiva raptor dengan dibantu lampu-lampu lengkap dari sanex Hussar, serta dipasang saluran buang doble made in AHRS factory 4 warna hitam. Juga tak ketinggalan BOX untuk keperluan turing. Untuk sektor ciet, depan belakang dipasang cakram untuk depan menggunakan kaliper Supra x + ABS dengan piringan cakram lebar dan disektor belakang menggunakan cakram F1ZR dengan kaliper GL-Pro.

Motor ini pernah juara 2 kontes modifikasi sewaktu Honda mengadakan acara "HONDA 15 MILLION ROAD RACE" di Pekan Raya Jakarta dimana salah satu katagori acara adalah kontes modifikasi class minimalis. Pada awalnya saya sebagai pemilik motor tidak mempunyai niat untuk ikut serta dalam kontes tersebut.Namun karena dorongan dari teman-teman Hornet dan karena menurut saya tidak ada ruginya untuk mencoba,ya sudah motor ini turut didaftarkan. Tidak diduga ternyata dapat meraih juara 2!!

Data Modifikasi Supra X 2001
Shock : Gl Pro
Kedok Lampu : Kawak Leo
Sein : Sanex Hussar
Lampu REM : Sanex Hussar
Speedometer : Wave Koso Digital
Stang Jepit : NSR
Cakram depan : Variasi
Cakram belakang : F1ZR
Kaliper depan : Supra X + ABS
Kaliper belakang : Gl Pro
Velg : Racing Palang 5
Ban : Depan - belakang Mizzle90/80-17 F), (100/80-17 R).
Arm : Posh pernekel
Knalpot : Double Exhoust AHRS.
Box : Core 588
Spakbor Belakang : Cagiva Raptor
Cutting Sticker : Body,mesin,kedok lampu,& box

Ide Modifikasi : Owner.
Pelaksana ide : Bang Radja & anak 2x mekanik otista.
Thanks to Cling Chrome dan cutting stiker maker (di depan SMP Putra Kalimalang), kerjanya rapi jali.

Jangan Asal Modif
MEMODIFIKASI Jupiter MX tak segampang memodif motor bebek lain. Dibutuhkan kejelian ekstra untuk menentukan tema dan karakter. Untuk penggarapannya pun harus ekstra hati-hati.

Tak bisa dimungkiri kalau fisik MX sudah oke sejak dari pabriknya. Tetapi, jangan salah, MX termasuk motor yang paling repot saat diservis.

Untuk membuka bodi tengah saja demi membersihkan busi atau bagian mesin di sisi ini, membutuhkan waktu lebih banyak hingga 3-4 kali lipat daripada membuka sisi yang sama pada motor bebek lain.

Silakan perhatikan bagaimana repotnya mekanik saat harus menyervis mesin Jupiter MX. Susunan plastik bodinya yang berlapis, kadang membuat bingung.

Tapi, apa sih yang tak mungkin di dunia modifikasi motor? Buktinya, selalu ada modifikasi terbaru dari tipe motor ini.

“Harus ekstra hati-hati memang untuk pengerjaan modif MX. Tapi kalau sudah tahu selanya, malah bisa membuat ketagihan,” papar Fuji Wibawa, dedengkot Fuji Jaya Motor, di Jl Biawan, Samarinda, yang menjadi home base kebanyakan modif SMOC.

Menurutnya, menggarap MX itu, baik untuk modif maupun servis, butuh penguasaan khusus. Plus kesabaran khusus.

“Secara mendasar, memang harus jeli. Tapi, MX itu punya satu keuntungan lagi. Yakni sudah nyaris sempurna dari pabriknya. Tinggal bagaimana memberikan sentuhan tambahan sesuai imajinasi pemodif,” tambahnya. Asal tahu saja, bagi pemodif, tak ada motor yang sempurna, selain motor yang sudah mereka modif

Karakter Baru
Apa yang membuat modifikasi sepeda motor jadi lebih menantang? Salah satu jawabannya adalah membuat karakter baru dari karakter standar bawaan pabrik.

Dari tren sepeda motor saat ini, tak bisa dimungkiri, race look jadi patokan utama tongkrongan produk terbarunya. Baik tipe bebek sport hingga matic.

Nah, virus ini sebenarnya sudah lama menular ke tangan “gatal” para pemodif. Hanya saja, kadang mereka terjebak dengan gaya bebek-bebekan alis suka ikut-ikutan. Walhasil, modifnya hanya sekadar jadi pengikut dari tren yang sudah ada. Tak ada yang baru.

Nah, menghindari opini tadi, Sahidin, salah satu pentolan Samarinda MX Owner Community (SMOC) punya kiat sendiri untuk membuat tampilan motornya punya karakter tersendiri. Apa itu?

“Jangan terpaku pada modif standar. Terutama untuk warna. Karena nilai utama paling awal modifikasi itu, dilihat dari visualnya,” ungkapnya.

Tak heran, Jupiter MX miliknya kini tak lagi terlihat “menjiplak” modif MX kebanyakan. Padahal tak banyak yang ia pugar. “Hanya butuh sedikit kreativitas untuk mengganti komponen utama dan kejelian memilih warna,” tambahnya.

Dimulai pada kaki-kaki, Sahidin memercayakan swing arm spark versi Thailand untuk stabilitas guncangan belakang. Khusus depan, shock Jupiter masih jadi kepercayaannya. Cuma, sudah dimodif sedikit untuk mendapatkan sedikit celah untuk pelat dudukan spakbor made in sendiri.

Ya, spakbor depan terlihat unik, dirancang khusus agar terlihat lebih nyatu dengan ban battlax berbalut velg palang tiga versi wave merek Enkei. Cakram depan ditandemkan dengan piringan big size, biar nuansa race-nya lebih kental.

Jalur pembuangan dipercayakan pada merek tangguh, Yoshimura.

Paling utama, pewarnaan memilih jalur yang lumayan berani nabrak. Yakni, paduan metalik cokelat dan hijau.

Butuh keberanian memang untuk memadukan dua warna tadi. Dipadu sedikit kreasi grafis line paduan biru merah dan kuning, hasilnya oke loh. Apalagi efek airbrush white shadow-nya pun digarap lumayan halus.

Tak ketinggalan, ornamen krom juga menyebar di sekujur bodi. Melengkapi ciri khas modifikasi motor Kaltim.

Keseluruhan, tampangnya jadi oke. Jadi, dengan materi warna yang lumayan nabrak pun, sentuhan karakter baru bisa didapatkan. “Yang penting bagaimana meramu antara paduan warna, komponen pengganti, dan alternatif warna pendukung,”

bogoronline, Ciheuleut,- Seiring dengan penjualan motor baru maupun bekas yang semakin meningkat setiap bulannya, bisnis komponen dan akserosis motor pun ternyata ikut menunjukan perkembangan. Hal ini didukung dengan semakin kreatifnya para pemilik motor yang memiliki hobi untuk memodifikasi motornya atau melengkapi aksesoris pada kendaraannya. Tentunya dengan tujuan penampilan yang lain dari pada yang lain dengan motor lainya yang nyaris seragam.

Berbicara masalah modifikasi atau ciri khas yang dinginkan para pemilik motor, tentunya sangat beragam. Untuk kelas motor bebek, banyak cara yang bisa dilakukan, baik itu dengan cara memotong per Shock Breaker yang membuat motor menjadi pendek (ceper-red), bisa di air-brush, hingga memodifikasi motor bebek menjadi bentuk motor-motor road race yang saat ini sedang digandrungi.

”Banyak sumber kreatifitas yang bisa kita contoh, karena sumber informasi untuk hal-hal seperti ini bisa didapatkan dari tabloid-tabloid yang memang mengkhususkan untuk meliput aktifitas ini,” ujar Harry warga Leuiwiliang, Bogor Barat yang juga merupakan pemilik motor modifikasi.

Hal ini juga yang mendukung para pehobi yang memiliki modal yang cukup untuk sekaligus membuka toko Spare Part dan Akesoris motor. Seperti dicontohkan oleh Majid Abdul Salam atau yang akrab disapa Majid ini, menurutnya pada awalnya ia hanya tertarik untuk memodifikasi motornya sendiri. Tapi seiring waktu ia pun berpindah usaha dari usaha lamanya yaitu jual- beli mobil menjadi seperti sekarang ini, penjualan sparepart dan aksesoris motor.

Dengan nama Campus Motor, usaha yang terletak di Jl. Pakuan tepatnya didepan SMAN 3 ini telah berdiri selama 2 tahun dan hingga saat ini, seperti dituturkan oleh Majid sendiri, pembeli yang mengunjungi tempatnya tidak pernah kurang dari 30 orang. Baik itu dengan membeli sparepart atau hanya menambahkan asesoris yang sedang in saat ini, tetapi pasti, pengunjungnya selalu melakukan transaksi..

“Tapi bukan berarti menjalankan bisnis ini mudah, karena bisnis ini menuntut kita harus jeli melihat keinginan pasar. Aksesoris seperti apa yang sedang digandrungi untuk saat ini, dan terkadang juga kita harus mulai berani bersaing dikarenakan untuk kategori penjual, sudah sangat menjamur,” ujarnya.

Demikian pula dengan Yanto, pemilik Bengkel Modifikasi PUKA 22 yang terletak di Jl. Sempur Kaler 22 Bogor ini, ia mengungkapkan bahwa untuk mengikuti keinginan pasar, adalah tantangannya yang terberat, karena belum tentu style (gaya atau model-red) atau bentuk modifikasi yang diterapkan di satu motor akan bertahan hingga satu bulan. Pasalnya, terkadang bila mengikuti perkembangan modifikasi motor yang beredar di beragam tabloid itu terus berubah.

“Pada akhirnya, kita akan menyerahkan bentuk dan style modifikasi berdasarkan keinginan dari konsumen kita sendiri, biar mereka yang menentukan, sedangkan kita penjual hanya bisa menawarkan dan membantu konsumen kita”

Tanggal. 30 Januari 2005 motor tiger hitam tersebut telah tiba di rumah, tak berapa lama berselang mulai ada niatan untuk modif standard, cukup dengan menempeli body belakang dengan sticker skotlite hitam dan mengganti stang dengan stang ninja, serta spion yang agak macho.

Beberapa minggu berselang, setelah uang terkumpul dan mencari tahu tentang modifikasi mulailah ada niatan untuk memodif kembali, kali ini cukup banyak dan cukup menguras tabungan, modif edisi kedua dimulai dari kaki2, mengganti Ban Standard dan Velg Racing dengan Ban Battlax serta Velg Daichi 17” agar serasa lebih macho, kemudian menutupi bagian bawah motor dengan delta box serta cover mesin yang dipesan langsung dari purwokerto, walhasil tampilan agak berbeda. Akan tetapi menjadi semakin tergiur setelah jalan2 ke bonjer dan menemukan monoshock model baru (unitrack) akhirnya mulailah mengganti si tiggy ini dengan monoshock. Modifikasi kedua lumayan mencengangkan, dimana tampilan motor menjadi warna hitam ditutupi dengan scotlite dan delta box serta cover mesin hitam, tampilan juga semakin sangar dengan monoshock unitrack.

Beberapa bulan setelah modif kedua, mulai kembali me review modif tersebut, yang sepertinya kurang nyaman dan aman untuk dikendarai, maka mulailan niatan untuk modif edisi ketiga dengan mengusung tema : “touring style”. Tiger hitam tersebut mulai dilengkapi dengan box Givi E33 dan Spion dengan lampu sein, cover mesindan deltabox dicopot serta monoshock pun dijual dan diganti dengan standard, dengan penambahan anting shockbreaker atas, untuk body samping tangki, ditutupi dengan kulit jeruk dan jok motor dibuat model “rossi” dengan tujuan agar si boncenger tidak terhempas ke depan saat mengerem. Tidak cukup sampai disitu, klakson pun dilegkapi dengan Stebel agar suaranya menggelegar untuk mengusir bis2 yang menghalau, merasa handle kurang nyaman ditambahkan raiser (peninggi stang) didukung oleh stang ninja, agar handle menjadi lebih percaya diri. serat penambahan windshield. Akan tetapi masih mengusung knalpot standard sejak awal, dimaksudkan agar tidak boros bensin, mengimbangi kondisi keuangan saat ini.

Data Modifikasi Tiger Touring Style by Dicky

Ban : Battlax BT 45 (depan 100/80/17-belakang 120/80/17)
Lampu : tambahan Strobo biru dan Flasher 6 model
Klakson : standard dan Stebel Nautilus Italy
Velg : Daichi 17” palang enam
Stang : Trail Suzuki YT disertai raiser
Console Box : GIVI E 33
Braket Console Box : model double full besi
Jok : AFS Jok cempaka putih
Shocbreaker : standard (depan dihiasi penutup shock model trail-belakang ditambah anting atas)
Winshield : model modif (dari Hersal)
Spakboard depan : model modif (KMS)
Scotlite : Body belakang hitam, tangki kulit jeruk


Ide Modifikasi : Owner.

Disain Mesin Dan Komponen Mesin Sepeda Motor PDF Cetak
Tujuan:
� Peningkatan kemampuan rekayasa dan rancang bangun bidang motor bakar.
� Melakukan disain mesin dan komponen mesin sepeda motor dengan cara reverse enginering.

Kegiatan:
1. Perakitan mesin modifikasi
2. Uji performance mesin modifikasi
3. Analisa data uji
4. Teardown mesin modifikasi dan komponen mesin terkait
5. Redrawing mesin modifikasi
6. Disain dan analisa disain komponen utama mesin
7. Drawing

Hasil:
1. Data performance mesin modifikasi
2. Disain komponen utama mesin sepeda motor 125 cc
3. Perhitungan kekuatan komponen-komponen utama
4. Gambar disain komponen-komponen mesin sepada motor
5. Gambar Sub Assembly disain komponen mesin sepeda motor
6. Gambar Assembly disain prototipe awal(1) mesin modifikasi

Program : Unggulan Teknologi
Bidang : Transportasi
Proyek : Pengembangan Teknologi Mesin Sepeda motor
Lokasi : Serpong Tangerang
Durasi : 2003 s/d 2005
Tahun ke : 2/3 (tahun ke 2 dari 3 tahun)
Unit Kerja : Balai TMP
Koordinator : Dr. Ir. Prawoto, MSAe
Peneliti Utama : Dr. Ir. Prawoto, MSAe
Peneliti : Hari S, MT., Bagus Anang N, MT., Hasan, ST, Anis S., ST.
Alamat : BTMP-BPPT Gd. 230 PUSPIPTEK-Serpong
Telepon/Fax : 7560539/7560538
Email : pra_woto@yahoo.com
Dana DIP : Rp. 989.040.000,-
Dana Mitra : Rp.-
Nama Mitra Kerja: PT. SCM PT. ITM Univ. Pancasila
Pengguna : Industri Sepeda Motor

Diklat Otomotif 2005 Teknik Mesin: Belajar Mengutak-atik Motor

Sebelum penghujung akhir tahun 2005, mahasiswa dari Fakultas Teknik Mesin UGM sibuk mengadakan acara diklat otomotif. Diklat tersebut dinamakan “Diklat Otomotif 2005”. Diklat semacam ini biasa diadakan oleh mereka setiap tahun dengan tujuan agar para mahasiswa bisa mengerti secara mendalam mengenai mesin otomotif. Ketua panitia diklat, Budi Cahyono (Teknik Mesin ’04) mengatakan, di jurusan ini untuk mesin otomotif modern tidak terlalu didalami. Padahal dalam kenyataannya orang-orang sering menganggap, mahasiswa jurusan teknik mesin pasti paham mengenai mesin otomotif.

Diklat ini diadakan selama 2 hari, Sabtu Minggu (26-27/11). Para peserta diklat dibagi menjadi 2 kelas, yaitu kelas teori dan kelas praktik. Peserta kelas teori mengikuti diklat di D-3 Teknik Mesin, sedangkan kelas praktik diadakan di pelataran parkir S-1 Teknik Mesin.

Tema yang dibahas adalah mengupas tentang mesin motor 4 tak. Selain proses pembuatannya, juga ditekankan pada pemahaman dalam keseharian pemakaian sepeda motor, seperti bagaimana cara menyervis mesin motor sendiri. Materi diklat ini juga adalah pengembangan dari teori mata kuliah Motor Bakar yang dipelajari di kuliah.

Yang menarik dari diklat ini, para peserta menjadi tahu bagian mesin, prinsip kerja motor bakar, dan tentang teknologi mesin mobil modern. Komentar tersebut dilontarkan oleh salah satu peserta, Petrus Bona Setianto (Teknik Industri ’05) setelah mengikuti diklat ini. “Saya senang mendapat banyak tambahan pengetahuan tentang mesin dan mendapat ide untuk modifikasi motor balap atau racing,”

Adalah Vero, seorang constructor HD, modifikator yang benar-benar “membangun” motor sesuai dengan keinginan customernya, mulai dari nol yang hanya berupa sketsa, sampai menjadi sebuah karya seni yang luar biasa. “Customer yang dateng biasanya gue ajak ngobrol secara intens dulu, maunya dia kaya apa, mulai dari hal-hal kecil aja, kaya posisi duduk, posisi setang, lebar ban dan lain-lain. Abis itu gue gambarin deh sketsanya, kira-kira seperti itulah motornya nanti. Kalo dia oke, baru deh pekerjaan gue mulai”, ulas Vero tentang proses kerjanya. “Satu hal yang pasti, motor hasil karya gue harus tetep fungsional dan ngga cuma jadi pajangan, karena motor tersebut gue bikin sesuai dengan kebutuhan customer gue”, tambahnya lagi. Untuk idenya sendiri, pria yang juga doyan memasak ini mengaku mendapat inspirasi dari berbagai hal, seperti dari desain mobil hot rod, mucle car, dan lain-lain. Selain itu ia juga menambah referensi dari seringnya membaca buku-buku modifikasi.

Pria yang sudah mengenal HD sebagai motor pertamanya sejak masih duduk di bangku SMP ini mengaku, awal ketertarikannya terhadap modifikasi HD akibat motor pertamanya yang sering mogok. “Gue benerin sendiri sampe hidup sambil sedikit-sedikit gue modifikasi biar kelihatan lebih keren, hehe”, kenang kolektor die cast
ini. “Dari situ lama-lama gue makin cinta sama modifikasi HD. Sekitar tahun 95an gue udah mulai tuh makin serius dandanin HD, dan udah mulai rada extreme dengan ngerubah bentuk dan memotong chassis (chopper)”, cerita Vero lagi. Seiring berjalannya waktu, sekitar tahun 8 Vero mulai membuka bengkel modifikasi HD bernama Kick Ass Choppers di rumahnya. “Waktu itu gue nyebutnya bengkel weekend, hehe”, kenang pria ramah ini. Nama Kick Ass Choppers sendiri dipilih karena aliran modifikasi yang dianut Vero umumnya Choppers (dari kata chop yang berarti potong/ cincang, Choppers – pemotongan di beberapa bagian) dan hasil modifikasinya haruslah Kick Ass (bahasa slank Amerika yang artinya kurang lebih nyeleneh/ keren banget). Di awal tahun 2000, barulah Kick Ass Choppers dijadikan bengkel professional oleh Vero. Hal ini dilakukan sebab order yang datang semakin banyak. Tak hanya dari Jakarta, namun dari berbagai daerah di Indonesia, sebutlah Semarang, Surabaya, Lampung, Kalimantan dan masih banyak lagi.

Sejauh ini, Kick Ass Choppers sudah mengerjakan puluhan motor modifikasi, baik yang dalam kategori ringan (misal hanya ganti setang atau knalpot saja), sampai kategori extreme (fully custom). Dan motornya pun tak melulu HD, namun ada juga merk lain semisal Honda Shadow, Steed, Suzuki GT250, dll. Untuk aksesoris atau perlengkapan yang ada di motor hasil modifikasinya, Vero menegaskan jika barang yang diinginkan customer-nya tersedia di pasaran, maka lebih baik membeli. Namun, jika barang yang diinginkan tidak tersedia di pasaran, maka Kick Ass Choppers siap untuk membuat barang tersebut. “Tapi barangnya harus bener-bener ngga ada loh di pasaran, soalnya gue males bikin kalo cuma nyontek”, tegas Vero. Tak heran jika di beberapa motor hasil customized-nya, ada beberapa pernak-pernik yang tergolong unik. Namun tak jarang pula peranti-peranti canggih dan terkini juga terpasang di HD karyanya, seperti air suspension, ban super lebar atau velg ring 23 untuk ban depan dan ring 20 untuk belakang contohnya!

“Buat gue rasa fun dan pleasure itu muncul saat motor yang gue custom dipakai sama yang punya dan yang punya ngerasa puas dan bangga atas motornya. Hal itu yang bisa bikin gue puas banget karena gue bisa nyalurin ide gue dan sekaligus bisa menghasilkan sebuah karya yang ngga cuma jadi pajangan, tapi bisa dipakai, fungsional dan harus Kick Ass..”, senyum pria yang juga meng-custom HD milik DJ Riri ini menutup pembicaraan. Dan jika Anda cermati beberapa hasil karya Vero di atas, motor-motor tersebut dan beberapa detail atributnya memang benar-benar Kick Ass!



>Photos by: Insan Kurniawan
Kick Ass Choppers, Jl. Mampang Prapatan Raya No.3
JakSel, 798 9369

Menteri Perhubungan Hatta Radjasa meminta pengendara sepeda motor menyalakan lampu pada siang hari saat mudik Lebaran nanti. Ini untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Pilot project program safety riding di Surabaya dengan menyalakan lampu pada siang hari, kata Hatta, terbukti efektif menekan jumlah kecelakaan lalu lintas. "Pemudik dengan kendaraan roda dua diprediksi akan semakin banyak. Pilot project di Jawa Timur untuk menyalakan lampu pada siang hari terbukti berhasil. Untuk itu, pada H-7 sampai H+7 Lebaran, kami imbau untuk menyalakan lampu meski siang hari," papar Hatta usai mengikuti rapat koordinasi terbatas di Kantor Departemen Keuangan kemarin. Imbauan itu, lanjutnya, berlaku untuk semua jalur mudik nasional.

Sebenarnya, menurut dia, imbauan tersebut sudah dilakukan sejak tahun lalu. "Namun, memang belum pernah ada pilot project-nya. Saya optimistis pemudik sudah mulai familiar dengan imbauan ini. Terlebih, pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah melaporkan bahwa program ini disambut positif," bebernya.

Meski demikian, Menhub belum bisa mewajibkan kebijakan itu. "Kalau wajib, harus ada sanksinya. Sementara itu, semua sanksi harus diatur dalam undang-undang. Nanti, kita akan kaji lebih mendalam jika ingin dituangkan dalam undang-undang," terangnya.

Hatta sendiri tidak menampik kemungkinan hal itu akan berlaku secara nasional dan tidak hanya pada saat mudik Lebaran. "Semua bergantung undang-undang nanti. Kami juga butuh masukan dari berbagai pihak," ujarnya.

Tentang kesiapan angkutan Lebaran secara umum, Hatta mengaku saat ini sudah cukup baik. "Pengamanan angkutan Lebaran tidak lagi dilakukan per kabupaten. Tapi, akan dibagi per zona. Jawa akan kami bagi menjadi tujuh zona," jelasnya.

Perubahan itu, kata Hatta, dilakukan untuk mempermudah koordinasi. "Terutama untuk menyelesaikan kalau terjadi kemacetan di suatu titik. Sehingga, bisa disalurkan ke jalur alternatif maupun sistem buka tutup lalu lintas," terangnya. Jika koordinasi dilakukan per kabupaten seperti tahun-tahun lalu, tambahnya, akan sulit mendeteksi secara cepat arus yang berat.

Hatta memperkirakan arus mudik akan mencapai puncak pada H-2. "Pihak kepolisian sudah menyampaikan bahwa hampir di semua terminal, stasiun, dan bandara dilakukan pengamanan ekstra ketat," tuturnya.

Soal tarif, Hatta kembali memastikan tahun ini tetap tidak ada tuslah. "Tetap tidak ada tuslah. Tapi, kami persilakan angkutan umum menggunakan batas tertinggi yang telah ditentukan. Di hari-hari biasa, mereka kan baru menerapkan tarif batas tengah," jelasnya.

Tarif ekonomi yang meliputi Sumatera, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, sambungnya, batas bawahnya adalah Rp 76 per penumpang per kilometer. Batas atasnya Rp 114 per penumpang per kilometer. Untuk wilayah dua seperti Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya, Maluku, dan pulau lainnya, batas bawahnya Rp 84 per penumpang per kilometer dan batas atasnya Rp 126 per penumpang per kilometer.

Di bagian lain, Kepala Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Djoko Sulaksono mengatakan, aturan baru seperti yang disampaikan Menhub tersebut, rencananya, akan diundangkan melalui Instruksi Dirjen Perhubungan Darat pada 7 November mendatang. Penerbitan ketentuan operasional dari instruksi presiden tentang penyelenggaraan angkutan Lebaran terpadu itu sekaligus akan menandai uji coba nasional program menyalakan lampu sepeda motor pada siang hari.

"Semua aturan dari berbagai instansi terkait program angkutan Lebaran akan mengacu pada inpres yang dikeluarkan presiden," kata Djoko.

Menurut dia, beberapa ketentuan baru dalam instruksi Dirjen Perhubungan Darat soal pemudik dengan sepeda motor, antara lain, larangan bagi pemudik untuk beristirahat di SPBU usai mengisi bahan bakar. Dengan ketentuan tersebut, pemudik diharapkan beristirahat di tempat-tempat peristirahatan sementara. Pertamina tahun ini juga akan menyediakan pompa bensin khusus untuk pemudik bersepeda motor.

"Berdasar pengalaman tahun-tahun sebelumnya, terutama di jalur pantura (pantai utara) Jawa, masalah ini menjadi penyebab kemacetan. Soalnya, mobil yang hendak masuk pompa bensin tertutup jalannya oleh sepeda motor. Kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina," paparnya.

Selain itu, pemudik dilarang melakukan modifikasi motor menyerupai bentuk kereta gandeng (papan tempat bagasi di ekor kendaraan) karena membahayakan pengendara di belakangnya.

Meski dianjurkan berangkat dalam konvoi, pemudik dilarang berdampingan dengan motor lain. "Regulasi untuk pemudik dengan sepeda motor perlu dikeluarkan karena jumlah motor selama masa angkutan Lebaran meningkat signifikan setiap tahun. Tahun lalu mencapai 235.103 motor," pungkasnya.

Salah satu faktor yang mempengaruhi optimalisasi kinerja pada motor diesel adalah pembakaran kurang sempurna di dalam ruang bakar. Untuk mengoptimalkan kinerja dari motor bakar tersebut dilakukan modifikasi dengan jalan meningkatkan suhu dan tekanan udara masuk ke ruang bakar.
Perubahan suhu udara masuk ruang bakar akan berpengaruh terhadap kerapatan udara, sehingga akan mempengaruhi jumlah udara yang masuk ke ruang bakar. Penambahan tekanan pada udara yang masuk ke ruang bakar akan membantu campuran mencapai kondisi pembakaran dengan lebih cepat, sehingga keterlambatan pembakaran, terutama pada kondisi kecepatan putaran yang tinggi dapat dihindari.
Hasil penelitian melalui percobaan menunjukkan bahwa kondisi optimal melalui peningkatan suhu dan udara masuk ruang bakar akan dicapai pada 50°C dan tekanan 3 bar.

One of the factor that influences optimation of performance of diesel engine is an imperfect combustion in the combustion chamber. To optimize performance of this engine it is necessary to do modification by increasing air temperature and air pressure into combustion chamber.
A change of inlet air temperature in the combustion chamber will effect the air density, so will influence the amount of air in the combustion chamber. The increasing air pressure into the combustion chamber will help the mixture to reach its combustion condition faster. So that combustion deceleration, specially in the high rotation speed condition can be avoided.
The result of the research showed that the optimal condition can be achieved at the temperature 50°C and the pressure 3 bars.

Arisan Motor Online (Rp.15.000, 1 xBayar)

Depok, Jawa Barat
364303 - Posted on: Feb 10, 2007 - By: M Arief - Expired on: Mar 12, 2007
Dapatkan Sepeda Motor Impian hanya dengan Rp.15.000,- 1 x Bayar ..Tanpa Cicilan atau Iuran Lainnya SEGERA !! Kunjungi
http://www.motorarisan.cjb.net Kalau ingin $$ gratis kunjungi http://www.AdBrite.PasarBisnis.Info?id=free$$
http://www.motorarisan.cjb.net
Arisan Motor Online (Rp.15.000, 1 xBayar)

Depok, Jawa Barat
364257 - Posted on: Feb 9, 2007 - By: M Arief - Expired on: Mar 11, 2007
Dapatkan Sepeda Motor Impian hanya dengan Rp.15.000,- 1 x Bayar ..Tanpa Cicilan atau Iuran Lainnya SEGERA !! Kunjungi
http://www.motorarisan.cjb.net Kalau ingin $$ gratis kunjungi http://www.AdBrite.PasarBisnis.Info?id=free$$
http://www.motorarisan.cjb.net
FOR SALE: Dijual motor Jupiter Z 2004 warna merah hitam

Jakarta Selatan, DKI Jakarta
364084 - Posted on: Feb 9, 2007 - By: Adhi Prasetyo - Expired on: Mar 11, 2007
Dijual motor Jupiter Z 2004 warna merah hitam, stnk panjang, terawat, milik pribadi, peminat serius hub 0811846127 (jakarta)

FOR SALE: DIJUAL CEPAT.

SAWANGAN, DEPOK
363894 - Posted on: Feb 8, 2007 - By: eko - Expired on: Feb 11, 2007
Yamaha Crypton keluaran Oktober 1996,warna hitam, STNK atas nama sendiri, Plat Nomor B (Jakarta Pusat). Motor ada di Depok. Ditawarkan Rp. 3.000.000 (nego). Hubungi email: ekoimut@yahoo.com.

FOR SALE: Honda Tiger 04 velg CW/Racing Hitam Bebas Banjir

Jaksel, DKI Jakarta
363536 - Posted on: Feb 7, 2007 - By: Muhammad Anugrah - Expired on: Mar 9, 2007
Dijual honda tiger 04 warna hitam striping merah velg CW/racing stnk atas nama sendiri, mulus abis, bebas banjir buktikan sendiri. Harga 14,5 jt nego. Hub: 0817882960 (Gege)

FOR SALE: Aprilia RS 125 dijual

Bdg, jabar
363053 - Posted on: Feb 5, 2007 - By: Anton - Expired on: Mar 7, 2007
Aprilia RS 125 2001 dijual
13 Juta NEGO
Surat Motor Besar Polda Jabar
Non STNK
BANDUNG
Minat,
Call 08122109439

Arisan Motor Online (Rp.15.000, 1 xBayar)

Depok, Jawa Barat
362914 - Posted on: Feb 5, 2007 - By: M Arief - Expired on: Mar 7, 2007
Dapatkan Sepeda Motor Impian hanya dengan Rp.15.000,- 1 x Bayar ..Tanpa Cicilan atau Iuran Lainnya SEGERA !! Kunjungi
Arisan Motor Kalau ingin e-gold gratis kunjungi Kesempatan Menjadi Milyuner
Arisan Motor
Arisan Motor Online (Rp.15.000, 1 xBayar)

Depok, Jawa Barat
362113 - Posted on: Feb 1, 2007 - By: M Arief - Expired on: Mar 3, 2007
Dapatkan Sepeda Motor Impian hanya dengan Rp.15.000,- 1 x Bayar ..Tanpa Cicilan atau Iuran Lainnya SEGERA !! Kunjungi
Arisan Motor Kalau ingin e-gold gratis kunjungi Kesempatan Menjadi Milyuner
Arisan Motor
FOR SALE: Suzuki Thunder 250cc th 2001

Jkt, Jkt
361860 - Posted on: Jan 31, 2007 - By: Budi - Expired on: Apr 1, 2007
Dijual Cepat Suzuki Thunder 2001 Black 250 cc .. kondisi, surat2 lengkap.. tangan pertama.. loaksi di cengkareng.. Harga nego 15jt. Hub Budi 0816 111 6122 or 927 599 49

FOR SALE: vespa

tangerang, indonesia
361813 - Posted on: Jan 31, 2007 - By: ambary ibnu ahmad - Expired on: Apr 1, 2007
dijual vespa px150 th 82 biru body & mesin mulus siap pakai stnk & bpkb tangerang harga 2,2jt nego hub bp ahmad 021-93489391
SAHLA AGENCY
Arisan Motor Online (Rp.15.000, 1 xBayar)

Depok, Jawa Barat
361757 - Posted on: Jan 31, 2007 - By: M Arief - Expired on: Mar 2, 2007
Dapatkan Sepeda Motor Impian hanya dengan Rp.15.000,- 1 x Bayar ..Tanpa Cicilan atau Iuran Lainnya SEGERA !! Kunjungi
Arisan Motor Kalau ingin e-gold gratis kunjungi Kesempatan Menjadi Milyuner
Arisan Motor
Arisan Motor Online (Rp.15.000, 1 xBayar)

Depok, Jawa Barat
361529 - Posted on: Jan 30, 2007 - By: M Arief - Expired on: Mar 1, 2007
Dapatkan Sepeda Motor Impian hanya dengan Rp.15.000,- 1 x Bayar ..Tanpa Cicilan atau Iuran Lainnya SEGERA !! Kunjungi
Arisan Motor Kalau ingin e-gold gratis kunjungi Kesempatan Menjadi Milyuner
Arisan Motor
Arisan Motor Online (Rp.15.000, 1 xBayar)

Depok, Jawa Barat
361462 - Posted on: Jan 30, 2007 - By: M Arief - Expired on: Mar 1, 2007
Dapatkan Sepeda Motor Impian hanya dengan Rp.15.000,- 1 x Bayar ..Tanpa Cicilan atau Iuran Lainnya SEGERA !! Kunjungi
Arisan Motor Kalau ingin e-gold gratis kunjungi Kesempatan Menjadi Milyuner
Arisan Motor
FOR SALE: DIJUAL MOTOR NOUVO Z MODIFIKASI

jakbar, ind
360839 - Posted on: Jan 28, 2007 - By: hendry - Expired on: Mar 29, 2007
Dijual motor Nouvo Z tahun 2005 bulan 07,, Sudah full modifikasi aplikasi dari Nouvo MX Thailand.Assesoris semuanya asli Thailand khusus import dari Nouvo MX Thailand. Harga 10 Juta.NETT. Diberikan gratis juga cadangan spareparts lampu 1set, fairing depan, tutup body kepala atas dan bawah. Bagi peminat serius hubungi (021) 92662016 atau di 08129218379 dengan Hendry. (NO SMS PLEASE)

FOR SALE: Motor Supra Fit

bekasi, indonesia
360566 - Posted on: Jan 27, 2007 - By: hsuherman - Expired on: Feb 26, 2007
Di Jual motor honda supra fit tahun 2005 bulan 06. nopol bekasi. barang bagus. harga 5.8 juta damai.
hub . 021-4806047 / 08568920318
Aldi.

Arisan Motor Online (Rp.15.000, 1 xBayar)

Depok, Jawa Barat
360399 - Posted on: Jan 26, 2007 - By: M Arief - Expired on: Feb 25, 2007
Dapatkan Sepeda Motor Impian hanya dengan Rp.15.000,- 1 x Bayar ..Tanpa Cicilan atau Iuran Lainnya SEGERA !! Kunjungi
Arisan Motor Kalau ingin e-gold gratis kunjungi Kesempatan Menjadi Milyuner
Arisan Motor
Arisan Motor Online (Rp.15.000, 1 xBayar)

Depok, Jawa Barat
359084 - Posted on: Jan 22, 2007 - By: M Arief - Expired on: Feb 21, 2007
Dapatkan Sepeda Motor Impian hanya dengan Rp.15.000,- 1 x Bayar ..Tanpa Cicilan atau Iuran Lainnya SEGERA !! Kunjungi
Arisan Motor Kalau ingin e-gold gratis kunjungi Kesempatan Menjadi Milyuner
Arisan Motor
Arisan Motor Online (Rp.15.000, 1 xBayar)

Depok, Jawa Barat
358959 - Posted on: Jan 22, 2007 - By: M Arief - Expired on: Feb 21, 2007
Dapatkan Sepeda Motor Impian hanya dengan Rp.15.000,- 1 x Bayar ..Tanpa Cicilan atau Iuran Lainnya SEGERA !! Kunjungi
Arisan Motor Kalau ingin e-gold gratis kunjungi Kesempatan Menjadi Milyuner
Arisan Motor
Arisan Motor Online (Rp.15.000, 1 xBayar)

Depok, Jawa Barat
357744 - Posted on: Jan 17, 2007 - By: M Arief - Expired on: Feb 16, 2007
Dapatkan Sepeda Motor Impian hanya dengan Rp.15.000,- 1 x Bayar ..Tanpa Cicilan atau Iuran Lainnya SEGERA !! Kunjungi
Arisan Motor Kalau ingin e-gold gratis kunjungi Kesempatan Menjadi Milyuner
Arisan Motor
FOR SALE: Vespa Exclusive 2

Jakarta, JAKARTA TIMUR
357643 - Posted on: Jan 17, 2007 - By: Muhammad - Expired on: Mar 18, 2007
Dijual Vespa Exclusive thn 94,kondisi mulus dari baru, standar pabrik, tidak pernah dimodifikasi, Tgn Pertama, surat2 lngkp, warna biru tua, mau dilepas 3 jt(nego), peminat serius , hub 92913734,8017113

FOR SALE: Over kredit motor

bandung, jabar
356743 - Posted on: Jan 13, 2007 - By: niaka - Expired on: Mar 14, 2007
over kredit Honda Supra Fit 2006 mulus sekali, KM 5000,blue silver, cicilan sisa 27x 470rb. Bandung kodya. hub. email : cemarabagus@yahoo.com

WANTED: Mio sporty

Jakarta Barat, Indonesia
351627 - Posted on: Dec 20, 2006 - By: Hendra Wijaya Djiono - Expired on: Feb 18, 2007
Beli Motor Mio sporty Tahun 2004-2006
Harga Bole Nego Yg Penting Hubungin :08174914109(Hendra)
Harga Pasaran Paling 5jt-7jt

Yamaha Nouvo Z
Minimalis Berpadu dengan Stereo Set

DUNIA otomotif roda dua kini tengah melanda beberapa wilayah tanah air dengan motor automatic-nya.

Jumlah motormatik yang berkeliaran di jalanan terlihat meningkat, menyusul maraknya pabrikan sepeda motor meluncurkan varian matic ke pasaran.

Bagi dunia modifikasi sendiri, kehadiran motor bertransmisi otomatis tersebut tentu membawa dampak yang cukup signifikan. Para modifikator seakan berlomba-lomba menuangkan kreativitasnya pada motor yang cukup digemari konsumen tersebut. Budi Djunjunan, komandan Sky Motor Jln. Lengkong Kecil Bandung, sepertinya tak ingin ketinggalan.

Melalui salah satu bebek matic lansiran Yamaha yaitu Nouvo Z, kepiawaiannya dalam olah modifikasi coba ditumpahkan. Motor keluaran tahun 2006 tersebut dirombaknya mengarah pada penampilan yang apik dengan mengusung konsep minimalis. Itu tercermin melalui display warna two tone sebagai bawaan diguyurkannya cat Spies Hecker kelir super white. Paduan warna hitam dan putih itulah yang membuat penampilan motor tampak apik dan resik.

Untuk urusan penggantian perangkat, Budi tidak sembarangan mengadopsi aksesori. Guna hasil yang lebih meyakinkan, berbagai produk orisinal pabrikan OEM (Original Equipment Manufacture) didatangkannya langsung dari Thailand. Melalui perangkat yang memang sejatinya skuter matic 115 cc tersebut, rombakannya menjadi tampak lebih presisi dan akurat.

Perlengkapan pilihannya tersebut melekat di bagian handle, windshield, cover master rem, endbar, end muffler, cover CVT, tutup oli, lever camshaft,

serta footrest. Begitu pula dengan perangkat bertekstur karbon pada cover speedometer, serta cover fan, masih dipakai dari pabrikan yang sama.

Material di luar label di atas pun turut disertakan. Di antaranya untuk sepasang shockbreaker belakang yang memakai Gazi Hip Up, serta cakram depan yang dipercayakan pada Papero. Untuk bagian jok digunakan model touring. Sementara pada pelek berdiameter 16 incinya, dibalutkan ban Swallow ukuran 90/90 depan dan 110/80 di belakang.

Rampung dengan urusan dandanan motor, muncul gagasan untuk menyertakan konsep modifikasi lain pendukungnya. Stereo set pada sepeda motor yang belakangan ini mulai ngetren, ingin turut diaplikasikan.

Realisasinya dimulai dengan pencangkokan speaker Altec Lansing, berukuran mini untuk dipasang di kedua tebeng bodi depan. Givi boks yang bertengger di bagian buritan motor dimanfaatkan untuk menyimpan subwoofer berukuran 8 inci berikut power amplifier 1300 W yang masih dari merek yang sama. Sebagai pengumpan sinyal utama, dipilih main source yang sederhana berupa pemutar musik iPod yang dudukannya ditempatkan pada setang. Untuk pasokan listriknya, dikoneksikan aki Amaron 35A yang tersimpan di bagasi motor di bawah jok.

Two wheels. Dua kata yang sangat identik dengan kendaraan roda dua. Berbicara soal kendaraan roda dua, ada banyak sekali cakupannya, sebutlah sepeda, scooter electric/ listrik, goped, maupun motor. Dari berbagai cakupan itu tadi, masih terbagi lagi dalam berbagai jenis atau tipe yang juga beragam. Misalnya sepeda, ada jenis mountain bike, dari goped, ada tipe off road, dan lain sebagainya. Untuk motor apalagi, mulai jenis bebek (underbone), sport, touring, scooter, trail dan masih banyak lagi. Kesemuanya merupakan sebuah definisi yang cukup luas akan kendaraan beroda dua.

Namun, kali ini kita akan membahas sepeda motor dalam porsi yang lebih banyak dibandingkan dengan kendaraan roda dua jenis lainnya. Kenapa? Sebab motor saat ini merupakan hot issue yang pantas untuk dibicarakan. Motor kini menjadi sebuah alat transportasi primadona di Jakarta jika tidak ingin dibilang fenomenal. Disebut demikian sebab dengan semakin crowded-nya lalu lintas di Jakarta, banyak kaum urban metropolitan yang mengalihkan alat transportasinya dari mobil ke motor. Alasannya pun cukup masuk akal. Praktis dan efisien dari banyak sisi. Praktis karena tidak perlu mengantri lama di saat macet, mudah mencari tempat parkir, dan lain-lain. Efisien karena biaya transportasi sudah pasti jauh lebih irit dibanding dengan mobil. Di samping itu, hemat waktu juga menjadi alasan utama. Sampai rumah tepat waktu sehingga bisa menghabiskan waktu lebih lama dengan keluarga (bagi yang telah berkeluarga), atau bisa beristirahat lebih lama di rumah daripada bermacet-macetan di jalan raya menjadi faktor yang cukup membuat motor menjadi pilihan.

Tak ada lagi gengsi maupun rasa segan untuk berpanas-panasan atau bergelut dengan debu jalanan, asalkan tujuan bisa dicapai dengan segala kemudahan. Bahkan tak jarang, para kaum urban yang tadinya menjadikan sepeda motor sebagai alat untuk having fun, pleasures dan alat transportasi kala weekend, kini juga mengalih fungsikan kendaraannya menjadi kendaraan harian. Namun umumnya mereka tidak membiarkan tungganannya tampil seadanya, melainkan didandani sedemikian rupa agar tetap bisa mencerminkan si pemiliknya dan menambah rasa percaya diri kala mengendarainya.

Berikut ini akan kita ulas beberapa contoh jenis kendaraan roda dua (tak hanya motor) yang bisa digunakan baik untuk sekedar fun, pleasures, daily use maupun gabungan dari ketiganya. Ulasan kali ini tak hanya mengenai jenisnya saja, namun juga coba mengulas tentang dandanan apa saja yang sekiranya cocok dan sedang tren diterapkan di kendaraan roda dua.

sepeda lowrider

Sepeda yang aslinya dari Amerika Serikat ini memang ditujukan untuk sekedar bersenangsenang, umumnya di kala libur atau saat weekend. Pemakaiannnya pun biasanya tidak terlalu jauh, mungkin jarak dekat seperti seputaran komplek perumahan.
Untuk dandanan banyak mengaplikasikan pernak-pernik dari sepeda tua dan juga didandani mengarah ke vintage, namun dengan tampilan bling-bling. Aksen chrome atau gold plate juga cukup mendominasi.
Sepeda lowrider saat ini telah memiliki beberapa komunitas tersendiri, biasanya tergabung dalam satu area perumahan. Memang cocok jika lowrider ini digunakan untuk kongkow bersama teman di sekitar area perumahan.

Freestyle, sebuah “mainan” baru yang sedang cukup heboh di Jakarta. Dengan menggunakan motor sebagai medianya, inti dari freestyle ini adalah mengontrol motor semaksimal mungkin dengan gaya-gaya yang cukup ekstrem kalo tidak mau dibilang berbahaya. Untuk “mainan” ini setiap jenis motor bisa digunakan, karena yang memegang peranan paling penting adalah si pengemudi motor itu sendiri. “Syaratnya ngga aneh-aneh kok, punya nyali, mau belajar, punya keseimbangan dan jangan takut jatuh, itu saja”, ujar Larry, salah satu pelaku freestyle ini. Anggota CAOS yang sudah menekuni freestyle sekitar satu setengah tahun ini menambahkan, “Pokoknya yang paling penting kita harus relaks dan senyawa dengan motor kita, kalau sudah senyawa, kita mau apain aja motor itu pasti ikut, pas menekan remnya juga jangan terlalu nafsu, biasa saja, cara membuka gas juga pelan-pelan”, ujarnya berbagi tips.
Untuk motornya sendiri, modifikasi yang dilakukan umumnya tidak terlalu ekstrem, dan lebih berkonsentrasi di factor safety, seperti rem dibuat lebih pakem, angin ban diatur supaya ban tidak mengunci kala mengerem, atau penambahan wheelie bar di bagian belakang untuk pemula. Sedangkan untuk mesin, kebanyakan standar, paling gear saja diganti dengan yang lebih besar.
Ada beberapa trik yang cukup sering ditampilkan dalam freestyle ini, diantaranya yaitu: Stoppie (mengangkat ban belakang setinggi-tingginya dengan menggunakan rem depan), Wheelie (mengangkat ban depan sambil motor tetap berjalan), Burn Out (ban belakang berputar tetapi kondisi motor tetap diam, sehingga ban belakang mengeluarkan asap), Sliding (mengerem sambil motor dimiringkan ke kanan atau kekiri), dan masih banyak lagi. Walaupun tergolong cukup baru, “mainan” yang satu ini ternyata cukup banyak mendapat atensi masyarakat. Namun ingat, freestyle memerlukan keahlian khusus dalam penerapannya, mohon jangan mencobanya di sembarang tempat jika belum professional.

Trail / supermoto

Bagi Anda yang sempat menyaksikan film nasional Ali Topan Raja Jalanan versi original yang kondang di kisaran tahun 70an tentu akrab dengan kendaraan yang satu ini. Trail. Yup, kendaraan roda dua berpostur jangkung yang aslinya untuk kegunaan di medan tanah/ off road, oleh si Ali Topan, tokoh utama film tersebut digunakan untuk menyusuri jalanan ibu kota yang akhirnya menjadikan Trail menjadi motor yang cukup kondang di masa itu.
Kini, setelah beberapa tahun berselang, Trail kembali marak menghiasi jalanan ibu kota dengan dandanan yang juga tak kalah menarik, terutama setelah merk Hyosung Bosowa RX125 datang menemani Suzuki TS yang lebih dulu ada di pasaran. Umumnya ada dua dandanan yang bisa diaplikasikan di Trail, yaitu gaya Motocross dan gaya Supermoto. Menurut Mas Oni, salah satu pengguna Trail modifikasi, perbedaan mendasar pada kedua gaya tersebut hanya terletak pada penggunaan ban dan velg. Jika gaya motocross menggunakan ban bermotif kasar, di supermoto justru sebaliknya, menggunakan ban bermotif halus. Untuk velg sendiri jika motocross menggunakan velg 21” di bagian depan dan 18” di bagian belakang, supermoto menggunakan velg 17” di kedua rodanya. Untuk bagian mesin, umumnya yang dimodifikasi tidak terlalu extreme, hanya terkonsentrasi untuk peningkatan performance saja. Misalnya penggantian piston dan knalpot. Untuk handling-nya, penggantian sektor suspensi dan penggunaan velg dan ban yang bertapak lebih lebar juga layak untuk dilakukan. Sebenarnya kedua gaya modifikasi (motocross dan supermoto) ini sah-sah saja untuk dipilih sesuai pribadi yang bersangkutan dan sesuai kebutuhan dari sang pemilik. Kelebihan dari kedua jenis modifikasi ini selain bisa digunakan untuk fun dan pleasure seperti bermain di hutan dan off road untuk motocross dan supermoto, atau juga bermain freestyle untuk supermoto, kedua gaya ini juga tetap layak untuk dipakai harian. Dan karena motornya besar dan kokoh sudah pasti lebih gaya dan keren dilihatnya, dan
berkesan gagah tentunya.

Harley Davidson
Siapa yang tidak kenal Harley Davidson? Simbol kebebasan yang mungkin menjadi impian setiap bikers untuk memilikinya. Motor yang satu ini banyak sekali aliran modifikasinya, “Gue rasa malah jarang kali yah yang punya HD bener-bener standar” ungkap Vero, salah seorang modifikator HD. Masih menurut Vero, aliran modifikasi dari HD sangatlah banyak, namun beberapa di antaranya yang cukup popular seperti Stock Custom, yaitu memodifikasi tanpa merubah dimensi motor, Bolt On, yaitu pemasangan aksesoris sesuai dengan jenis HD tertentu, atau Pro Street, dimana modifikasi lebih diarahkan kepada performa mesin HD, ada juga yang disebut Chopper, dimana dilakukan perubahan pada dimensi motor, seperti perenggangan rake (sudut kemiringan shock breaker depan), perubahan stang, dan masih banyak lagi. Chopper ini sendiri masih dibagi lagi dalam beberapa kategori seperti mild chopper, wild chopper, extreme chopper, classic chopper, old school chopper dan juga bobber yang merupakan urat dari traditional chopper yang telah ada sejak tahun 30-40an. “Gaya dandanannya juga banyak lho, ada Japanese style, European style, Swedish Style, American style dan lain-lain”, ulas pria yang sudah akrab dengan HD sejak masih duduk di bangku SMP ini. “Dan masing-masing style itu punya ciri khas tersendiri, misalnya Swedish dengan shock panjangnya, European dengan gaya klimis dan rapihnya, dan masih banyak lagi. Kira-kira begitu deh beberapa gambaran modif HD yang sebenarnya masih banyak banget untuk disebutin satu persatu”, terang Vero lagi. “Kalo di Indonesia sendiri, yang cukup banyak adalah aliran Stock Custom, European style, Pro Street dan Chopper. Tapi sekarang-sekarang ini mulai banyak juga yang memilih Bobber atau Old school chopper sebagai dandanan HD-nya”, ujar Vero menutup pembicaraan.

Dari beberapa contoh di atas, mungkin bisa merubah cara pandang Anda terhadap kendaraan roda dua. Sekaligus diharapkan dapat menambah referensi Anda dalam mendandani kendaraan roda dua (jika Anda telah memilikinya). Paling tidak, kini tampilan roda dua pun bisa dibuat se-catchy mungkin dan bisa menambah rasa percaya diri para penunggangnya. Dan yang pasti, bisa meningkatkan efisiensi dari para pengendaranya, baik itu dalam hal waktu, biaya transportasi maupun biaya maintenance dari kendaraan itu sendiri jika dibandingkan dengan kendaraan roda empat. Dan, selain itu kendaraan roda dua tersebut tetap bisa difungsikan sebagai kendaraan untuk fun, pleasures maupun daily use. Tertarik untuk mencoba?

Kalau ada yang mau menyampaikan, keterampilan nnya mengenai modifikasi motor..silahkan isi thread ini...ok

sebagai catatannn...motor anda layak jalan lho...nanti banyak yang tiru modifikasi anda di sini..kalau modifikasi nya gagal gimana....?!?!?!!?

sebagai sumber yang tepat....seringkalilah obsesi modifikasi sepeda motor...haruslah di garap oleh modifikator yang tanggap dan cepat..
tenrie
Home Level

Post: 0
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #2   Report Post  

Re: Honda

Lengkap banget bro, sampe2 ada jual belinya segala... He3x
f3rry
City Level

Post: 214
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #3   Report Post  

Re: Honda

Ebuset?! apa gak pegel nih orang?
cantsile
City Level

Post: 194
 
Reputasi: 1






Reply With Quote     #4   Report Post  

Re: Honda

Kutip:
Oleh cantsile View Post
Ebuset?! apa gak pegel nih orang?
ini bukan di ketik bro, tapi tinggal di Copy paste!!buktinya ampe ada jual belinya segala..
f3rry
City Level

Post: 214
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #5   Report Post  

Re: Honda

oooooooo aq kira di ketik
klo di ketik apa ga' lgsung pegel2 tangan.......
dewa199
Home Level

Post: 2
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #6   Report Post  

Re: Honda

gak bsa masukin info tntang gmna midifikasi mobil ya?

ngarep bget nie.....
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






Reply With Quote     #7   Report Post  

Re: Honda

aduh cuape bacanya bro
kaisarJef
Home Level

Post: 11
 
Reputasi: 0






Reply With Quote     #8   Report Post  

Re: Honda

kacau....
tom_tom
Village Level

Post: 39
 
Reputasi: 0

__________________
"aku mencintaimu seperti maling cinta akan mati lampu"





Reply With Quote     #9   Report Post  

Re: Honda

men bantuin downk ...........
gw pngn modif supra x 125 dd bgusnya konsep gmn?
cuz gw belum nemu tuh
bntwnya
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:






Reply With Quote     #10   Report Post  

Re: Honda

waduh emang cape bacanya..
kalo u sonic,bagusya konsep modifikasinya gimana??
Tolong ya bro,, pokokya yang mantapppppp...maksih
guest
Guest

Post: n/a
 
Reputasi:

Reply
 


Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Honda Grand Civic 1990 andree_erlangga Mobil 2
Honda Bebek Pak Ustad andree_erlangga Humor 1
Konsep Honda Stream Terbaru andree_erlangga Mobil 3
Lampu depan Honda Vario andree_erlangga Mobil 1
Senjata Honda terkuak andree_erlangga Sports 1


Pengumuman Penting

Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.