Biologi kelas 7 (KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME) Login dengan akun Jejaringsosial.com anda Daftar sebuah akun Jejaringsosial.com
 
Go Back   Home > Sekolah & Pelajaran Sekolah > SMP/MTs Kelas 7
Lupa Password?

Gambar Umum Video Umum





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #1   Report Post  

[Biologi] Biologi kelas 7 (KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME)

KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME


ADAPTASI
 Merupakan proses penyesuaian diri makhluk hidup dengan keadaan lingkungan sekitarnya.
 Masing-masing individu mempunyai cara yang berbeda dalam penyesuaian diri dengan lingkungannya, ada yang mengalami perubahan bentuk tubuh (adapatasi Morfologi), ada yang mengalami perubahan proses metabolisme tubuh (adaptasi Fisiologi) dan ada juga yang mengalami perubahan sikap dan tingkah laku (adaptasi tingkah laku).
 Adapatasi akan dilakukan oleh makhluk hidup bila keadaan lingkungan sekitarnya membahayakan atau tidak menguntungkan bagi dirinya, sehingga perlu untuk menyelamatkan atau mempertahankan kehidupannya.
Macam adaptasi :
1. Adaptasi MORFOLOGI
 Merupakan proses penyesuaian diri makhluk hidup yang memperlihatkan perubahan bentuk dan struktur tubuh.
 Pada Hewan
 Ciri adaptasi hewan darat :
1. Kulit tebal dengan lapisan zat tanduk.
2. Anggota gerak tubuh disesuaikan dengan habitat.
3. Pada daerah tertentu seperti gurun pasir, mempunyai kantung air seperti pada Unta.

 Ciri adaptasi hewan air :
1. Tubuhnya berbentuk torpedo (stream line).
2. Permukaan tubuh licin karena berlendir.
3. Anggota gerak tubuh berupa sirip.


a. Perubahan bentuk paruh burung.
Biasanya berdasarkan pada makanannya, seperti :
• Paruh bentuk sisir, bagian atas agak melengkung pada Pelican, Flamingo untuk menyaring makanan yang berupa algae, udang kecil dan rumput laut.
• Paruh bentuk kecil, runcing dan panjang pada Kolibri untuk menghisap madu.
• Paruh bentuk pendek dan kuat pada Nuri, Pipit, Kakatua, Gelatik untuk memakan biji-bijian.
• Paruh bentuk pendek, besar, kuku dan kuat pada Elang, Rajawali untuk mengoyak mangsanya.
• Paruh bentuk pipih pada Itik, Bebek untuk mengambil makanan yang diperairan (ikan atau udang kecil, algae).
• Paruh bentuk pahat pada Pelatuk untuk memahat batang pohon yang telah lapuk.

b. Perubahan bentuk kaki/cakar burung. Biasanya berdasarkan pada habitat dan cara hidupnya, seperti :
• Kaki pencekram dengan cakar bentuk yang kuat, tajam dan pendek pada Elang, Rajawali, burung Hantu untuk mencengkram mangsanya.
• Kaki perenang dengan selaput renang pada Itik, Bebek, Angsa , Pelikan untuk mendayung saat berenang di air.
• Kaki yang kuat pada Kasuari untuk berlari atau berjalan.
• Kaki pemanjat dengan dua jari kearah depan dan dua jari kearah belakang pada Pelatuk untuk memanjat pohon.
• Kaki burung petengger dengan jari yang panjang dan semua jari terletak pada satu bidang datar. Dijumpai pada Kutilang, Kenari, Poksai, Finch, Wambi untuk hinggap diranting-ranting pohon.

c. Perubahan tipe mulut pada Insect/serangga.
Biasanya berdasarkan pada makanannya, seperti :
• Tipe mulut menggigit dan mengunyah pada Belalang, Jangkrik.
• Tipe mulut menusuk dan menghisap pada Nyamuk.
• Tipe mulut menghisap pada Kupu-kupu.
• Tipe mulut menghisap dan menjilat pada Lebah madu dan Lalat.

d. Perubahan gigi hewan.
Biasanya berdasarkan pada makanannya, seperti :
• Gigi taring (dens caninus) besar dan runcing pada hewan Carnivora untuk menagkap dan mengoyak daging.
• Gigi geraham depan (dens premolare) dan geraham belakang (dens molare) berbentuk lebar dan datar. Dijumpai pada hewan memamah biak (hewan Ruminansia) untuk mengunyah, menggilas dan menghaluskan rumput/daun-daunan.

Pada Tumbuhan
a. Tumbuhan Xerofit
yaitu tumbuhan yang hidup apad aderah yang kekurangan air/minim air. Contohnya Kurma dan Kaktus. Kaktus memilki ciri adaptasi :
• Batang yang lunak kaya akan air untuk mencukupi kebutuhan air.
• Lapisan lilin/kutikula pada batang yang tebal untuk mengurangi penguapan.
• Akar serabut yang panjang untuk mencari air dan hara mineral.
• Daun yang kecil berbentuk duri untuk mengurangi penguapan.

b. Tumbuhan Hidrofit
yaitu tumbuhan yang hidup pada perairan atau daerah yang kaya akan air. Contohnya Teratai, Eceng Gondok (Eicchornia crassipes), Kangkung, Paku air (Azolla pinata) dengan cirri adapatasi :
• Daun yang lebar, tipis dan banyak stomata untuk mempercepat penguapan.
• Akar serabut dan tangkai yang berongga yang kaya akan Oksigen sehingga memungkinkan untuk mengapung.

c. Tumbuhan Higrofit
yaitu tumbuhan yang hidup di daerah yang lembab atau kadar air yang sedang/basah. Contohnya adalah Golongan Bryophyta (Lumut) dan Pterydophyta (Paku), Talas/Keladi dengan ciri adaptasi :
• Daun lebar dan tipis untuk mempercepat penguapan.
• Memiliki stomata lebih banyak dari golongan Xerofit.
• Memiliki lapisan lilin/kutikula yang tipis.
• Sering melakukan gutasi (yaitu penetesan pada ujung daun melalui celah pada tepi daun yang disebut hidatoda/gutatoda).

d. Tumbuhan darat.
Biasanya termasuk tumbuhan dataran rendah dan dataran tinggi yang meliputi tumbuhan tingkat tinggi. Ciri adaptasi :
• Daun kecil dan tebal.
• Stomata sedikit.
• Kulit luar yang tebal.

bersambung
Megha
World Level

Post: 16.442
 
Reputasi: 546

__________________

 






Reply With Quote     #2   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Biologi kelas 7 (KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME)

2. Adaptasi FISIOLOGI
> Merupakan proses penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungan sekitarnya yang memperlihatkan perubahan sistem metabolisme dalam tubuhnya.
> Pada Manusia
a. Jumlah sel darah merah (s.d.m) pada manusia yang tinggal di dataran tinggi akan lebih banyak bila dibandingkan dengan yang tinggal didataran rendah.
b. Fungsi retina yang dapat menyesuaikan diri dengan banyaknya impuls cahaya yang masuk.

Pada Hewan
a. Enzim selulose pada hewan herbivore (memamahbiak/Rumaninansia) yang dapat mengubah zat selulosa pada makananya.
b. Enzim selulase pada cacing Teredo navalis yang digunakan untuk melumatkan kayu.
c. Ikan air laut dan ikan air tawar


d. Resistensi serangga. Hal ini disebabkan penyemprotan insektisida yang terus menerus sehingga membuat organ tubuh serangga menjadi kebal terhadap zat tersebut.
e. Ketajaman indera pada hewan-hewan tertentu. Seperti indera penglihatan pada burung Hantu, indera pendengaran pada Kelelawar dan indera penciuman pada Anjing.
f. Kelenjar kapur pada cacing untuk menetralisir keasaman pada makanannya.

Pada Tumbuhan
a. Zat alelopati yaitu zat yang dapat menghambat pertumbuhan organisme/individu yang berada disekitarnya. Dikeluarkan pada beberapa tumbuhan tertentu sperti fungsi penghasil antibiotic #####ilin yaitu Peniciullium sp. Penicillium sp akan mengeluarkan zat #####ilin yang dapat membuat individu disekitarnya menjadi mati.

3. Adaptasi FISIOLOGI
> Merupakan proses penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya dengan cara memperlihatkan tingkah laku.
> Pada Hewan
a. Anak rayap yang baru lahir akan menjilati dubur rayap dewasa guna mendapatkan Protozooa jenis Flagellata (hewan ini kaaya akan enzim selulose) untuk mencerna kayu.
b. Mimikri yaitu perubahan warna kulit hewan yang disesuaikand engan warna lingkungan sekitarnya. Terjadi pada Bunglon.
c. Autotomi yaitu proses pemutusan bagian tubuh hewan guna mempertahankan kehidupannya. Terjadi pada Cecak atau Tokek.
d. Eksdisi yaitu proses pengelupasan kulit pada hewan tertentu untuk kelangsungan hidupnya. Terjadi pada Ular dan Udang.
e. Penggulungan tubuh bila keadaan membahayakan bagi hewan tertentu. Terjadi pada Keluwing.
f. Pengeluaran tinta pada Cumi-cumi untuk penyelamatan diri.
g. Kerbau yang berkubang di dalam lumpur untuk menyamakan suhu pada tubuhnya dengan lingkungan sekitar.
h. Munculnya ikan Paus ke permukaan air untuk menghirup Oksigen setiap 30 menit sekali.
i. Migrasi pada class Aves untuk mencari makanan dan pada ikan Salmon untuk melakukan reproduksi (bertelur) di daerah air tawar.
j. Hibernasi yaitu masa istirahat dan menghemat energy pada musim dingin. Terjadi pada Ular, Kelelewar, Marmut, Landak.
k. Estivasi yaitu masa istirahat dan menghemat energy pada musim kemarau. Terjadi pada Katak/Rana sp.

Pada Tumbuhan
a. Pengguguran daun pada musim kemarau yang panjang, berguna untuk mengurangi penguapan . Terjadi pada tumbuhan Jati, Flamboyan dan Akasia.
b. Pengatupan daun pada Putri Malu/Mimmosa pudica bila ada impuls berupa sentuhan.
c. Pengatupan daun pada siang hari yang terik, untuk mengurangi penguapan. Daun akan terlihat layu tetapi tidak mati.
d. Penggulungan daun pada siang hari. Terjadi pada tumbuhan jagung/Zea mays.

Perilaku adaptif
1. Perilaku MAKAN yaitu perilaku yang diperlihatkan oleh individu/organisme dalam memperoleh makanannya. Contohnya :
a. Ngengat dengan belalai yang panjangnya 25 cm, karena ia mendapatkan makanan dari bunga anggrek tropis yang memiliki panjang nectar 25 cm.
b. Mimikri agresif yaitu mengembangakan alat pemikat dengan meniru bentuk mangsa dari pemangsa lain. Terjadi pada Anglerfish/Lophius americanus.

2. Perilaku MEMPERTAHANKAN DIRI yaitu perilaku yang diperlihatkan oleh individu untuk mempertahan keselamatan diri dari musuh atau keadaan yang berbahaya. Contohnya :
a. Melarikan diri pada Siggung dengan mengeluarkan bau yang menyengat dari kelenjar bau.
b. Kamuflase pada Ngengat yang memiliki bintik mata pada sayapnya.
c. Mimikri pada Bunglon.
d. Menggunakan senjata bertahan pada Landak dengan duri pada tubuhnya.

3. Perilaku BERTAHAN HIDUP PADA LINGKUNGAN FISIK yaitu perilaku yang diperlihatkan oleh individu untuk bertahan hidup pada kondisi fisik yang berubah dengan cepat. Contohnya :
a. Lebah madu pekerja memukulkan sayapnya untuk mengipasi sarang saat suhu tinggi.
b. Lebah madu pekerja mencari air untuk menyejukkan sarang.
c. Lebah akan menggetarkan sayapnya untuk menghangatkansaranag pada musim dingin.

4. Perilaku REPRODUKTIF yaitu perilaku yang diperlihatkan individu untuk memperoleh keturunannya. Contohnya :
a. Burung merak/Pavo sp jantan akan mengepakkan sayapnya untuk menarik perhatian merak betina.
b. Hewan Rusa, Antelope jantan yang berkelahi untuk memperoleh yang betina.
c. Katak/Rana sp jantan yang menyanyi saat musim kawin tiba untuk menarik perhatian yang katak betina.
d. Hewanyang mengeluarkan bau menyengat pada hewan jantan untuk menarik perhatian hewan betina.

Faktor yang menentukan adaptasi
1. Individu daratan
a. Persediaan air tanah, seperti :
> Adaptasi tumbuhan di lingkungan sedikit air dengan mengurangi penguapan, menyediakan cadangan air.
> Adaptasi tumbuhan di lingkungan lembab dengan memiliki daun lebar dan tipis, banyak stomata dan gutasi.

b. Kisaran suhu, seperti :
> Memiliki bulu tebakdan banyak lemak untuk suhu dingin.
> Hibernasi dan estivasi.
> Berkubang dilumpur.
> Burung mandi untuk mengatur suhu tubuh.

c. Keadaan tanah
> Jenis tanah akan menentukan jenis tumbuhan dan hewan yang mendominasi suatu daerah.
> Macam lingkungan darat :

Daerah GURUN
> Ciri tumbuhan :
> Akarnya panjan dan dalam.
> Daun kecil atau tak berdaun.
> Batang memiliki jaringan spons untuk menyimpan air.
> Kulit luar pada daun tebal.
> Jumlah stomata sedikit.

> Ciri hewan :
> Bertubuh kecil.
> Hidup dalam lubang.
> Ex : Tikus gurun, Kelinci gurun, Ular.
Megha
World Level

Post: 16.442
 
Reputasi: 546

__________________






Reply With Quote     #3   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Biologi kelas 7 (KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME)

• Daerah HUTAN BASAH
> Ciri Tumbuhan :
> Berkayu.
> Berdaun lebat.
> Jenisnya beragam.
> Ex : Meranti, Rotan, Kamper.

> Ciri hewan :
> Ex : Babi hutan, Macam tutul, Kera, Rusa.

• Daerah HUTAN GUGUR
> Ciri tumbuhan :
> Menggugurkan daunnya pada musim gugur.

• Daerah TUNDRA
> Ciri Tumbuhan :
> Didominasi oleh Lumut

> Ciri hewan :
> Ex : Jenis burung, Angsa, Pinguin dan Reindier.

• Daerah TAIGA
> Ciri tumbuhan :
> Ex : Pinus, Cemara

> Ciri hewan :
> Ex : Beruang hitam, Moose (Rusa kutub), Beaver (hewan pengerat).

• Daerah SABANA/PADANG RUMPUT
> Ciri tumbuhan :
> Ex : Rumput

> Ciri hewan :
> Ex : Bison, Zebra, Kuda, Domba, Singa dn Belalang.

2. Individu Perairan
a. Salinitas/kadar garam perairan
> Masing-masing perairan memiliki salinitas yang berbeda,seperti di air tawar salinitasnya adalah 0,06% sedangkan air laut salinitasnya 3,5 %.
> Salinitas akan mempengaruhi perbedaan tebal-tipisnya lapisan kulit, tingkah laku, susunan atau fungsi organ tubuh organisme perairan.

b. Kedalaman air
> Semakin dalam suatu perairan makasemakin besar/tinggi pula tekanan yang terjadi.
> Mempengaruhi intensitas cahaya yang diperoleh individu.Semakin dalam maka semakin sedikit cahaya yang diperoleh.
> Ex :
• Ikan Pari dengan tubuh pipih dan lebar.
• Ikan Cucut dengan tubuh langsing.
• Gurat sisi/linea lateralis pada tubu ikan.
• Gelembung udara pada tubuh ikan untuk dapat turun dan naik pada perairan.

c. Intensitas cahaya
> Semakin keruh dan dalam suatu perairan maka intensitas cahaya yang masuk semakin sedikit/rendah.
> Mempengaruhi suhu air dan aderajat fotosintesis. Dibagi menjadi 3 daerah yaitu daerah fotik, daerah perbatasan (remang-remang), daerah afotik. Semakin kearah daerah afotik makam intensitas cahaya yang masuk perairan akan semakin berkurang. Hal ini akan mempengaruhi organisme yang hidup di dalamnya.

d. Kadar Oksigen
> Daerah permukaan kadar oksigenlebih banyak dibandingkan dengan daerah di bawahnya.
> Semakin keruh suatu perairan maka kadar oksigen semakin berkurang/rendah.
> Ciri adaptasinya adalah :
• Perluasan labirin.
• Munculnya ikan ke permukaan
• Tubuh ikan ramping dan berlendir.
• Tumbuhan Algae banyak memiliki kantung/gelembung udara untuk mengapung.
• Tumbuhan air banyak memiliki rongga udara pada batang untuk mengapung. Pada Teratai, Kangkung, Eceng Gondok dll.

SELEKSI ALAM
> Merupakan proses penyeleksian secara alamiah oleh lingkungan sekitar (alam) untuk memilah-milah individu yang memiliki sifat yang sesuai dan meleyapkan sifat-sifat yang tidak sesuai dari suati populasi. Sehingga bila makhluk hidup tidak mampu beradaptasi dengan baik maka akan terseleksi dengan sendirinya oleh alam. Alam akan mempertahankan individu dengan sifat yang baik yang mampu bertahan hidup pada lingkungan sekitar.

> Lingkungan mempunyai peran yang sangat penting dalam peristiwa seleksi alam. Sehingga hasil dari seleksi alam ini adalah individu baru yang berbeda dengan individu asal/induk.

> Seleksi alam terjadi karena adanya faktor-faktor pembatas yang terdapat di alam seperti factor makanan, perubahan lingkungan, predator, tempat tinggal, mendapatkan pasangan dll. Kesemua factor-faktor pembatas tersebut terdapat di alam, sehingga dengan demikian alam sendirilah yang menyeleksi individu.

> Charles Darwin, Bapak Evolusi, adalah seorang scientis yang mengemukakan teori Evolusi yang dikenal dengan teori seleksi alam pada tahun 1859. Teori seleksi alam mengatakan :
1. “Species yang hidup sekarang ini berasal dari species-species yang hidup pada masa silam”.
2. “Evolusi terjadi karena adanya seleksi alam”.

> Seleksi alam terdiri dari 2 tahapan yaitu proses adaptasi dan evolusi (yaitu proses terbentuknya individu/species baru yang terjdi secara perlahan-lahan dan dalam jangka waktu yang lama).

> Contoh Seleksi Alam :
1. Jerapah yang bervariasi lehernya karena adanya factor pembatas berupa factor makanan maka munculah Jerapah berleher panjang yang merupakan persilangana dari Jerapah berleher pendek dan berleher panjang.

2. Burung Finch (Pipit) yang bermigrasi dari Ekuador, Amerika Selatan menuju Kepulauan Galapagos. Hal ini juga terjadi karena adanya factor pembatas berupa factor makanan. Dari burung Finch dengan paruh pendek, pemakan biji-bijian, akan beradaptasi dengan lingkungan yang baru serta makanan yang tersedia sehingga munculah burung Finch dengan berbagai macam paruh tergantung dari jenis makananya. Dengan demikian species yang muncul di kemudian hari berbeda dengan species pertama kali yang datang di kepulauan Galapagos.

3. Kupu-kupu Biston betularia, dengan sayap berwarna putih berbintik-bintik pada awalnya lebih banyak dibandingkan dengan Biston betularia dengan sayap hitam. Pada saat terjadinya revolusi industry di Inggris, jumlah Biston betularia bersayap putih bintik-bintik semakin berkurang dan migrasi ke daerah pedesaan. Sedangkan Biston betularia bersayap hitam tetap bertahan. Untuk yang bersayap putih bintik-bintik lama kelamaan akan tersingkirkan atau terseleksi sehingga tinggalah yang bersayap hitam. Biston betularia bersayap hitam tetap bertahan karena warna sayapnya yang tersamar dengan warna jelaga, sedangkan yang bersayap putih bintik-bintik akan cepat tertangkap oleh predator. Biston betularia bersayap putih bintik-bintik tetap dapat hidup di pedesaan karena mereka hidup di pohon-pohon dan tersamarkan dengan warna lumut kerak (Lichenes) dengan jumlah yang semakin berkurang.

> Contoh individu yang hampir punah dewasa ini :
1. Rhinoceros sondaicus/badak bercula satu (Javanese Rhinoceros), merupakan Mammalia darat, herbivore. Banyak dijumpai di hutan Ujung Kulon, Banten dan jumlahnya tinggal 60 ekor (sampai 2008). Dilindungi oleh pemerintah dan dikembangkan di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.
2. Rhinoceros sumatraensis/badak Sumatra (Sumatranese Rhinoceros), merupakan Mammalia darat, herbivore. Dilindungi oleh Pemerintah dan banyak di jumpai di Taman Nasional Kerinci-Seblat, Sumatra Barat dan Jambi dan Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh dan Sumatra Utara, dengan jumlah 700 ekor (sampai 2008).
3. Leucopsar rothschildi/Jalak Bali (Balinese Starling), merupakan Aves pemakan hewan dan tumbuhan. Dikenal dengan suara dan bulu yang indah. Dilindungi oleh pemerintah dan banyak di jumpai di Bali Bird Park, Gianyar – Bali serta Taman Nasional Bali Barat, Bali.
4. Varanus commodoensisi/Komodo (Komodo Dragon), merupakan Reptilia tertua yang masih ada, memiliki kulit yang keras bersisik kecil. Kepala lancip, runcing serta rahang yang kuat dan lidah panjang dengang ujung bercabang. Panjangnya mencapai 200 -400 cm. Dilindungi oleh pemerintah dn banyak dijumpai di Taman Nasional Komodo, Pulau Komodo-Nusa Tenggara Timur (NTT).
5. Santalum album/Pohon cendana (Yellow sandal wood), merupakan tumbuhan berkayu yang khas dengan bau yang berasal dari getahnya.
6. Rafflesia arnoldi/Bunga Rafflesia (Rafflesia Flower), merupakan bunga yang mengeluarkan bau yang khas menyengat tidak sedap, yang berguna untuk menarik serangga. Dilindungi oleh pemerintah dan banyak di jumpai di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, lampung dan Bengkulu.
7. Diospyros celbiea/Pohon Ebony (Ebony Tree), merupakan tumbuhan berkayu hitam dengan tinggi mencapai 7 – 10 meter. Dimanfaatkan untuk hiasan, ukiran, mebel, patung kayu. Dilindungi oleh pemerintaha dan banyaka di jumpai di Pulau Sulawesi.

REPRODUKSI ORGANISME (TUMBUHAN DAN HEWAN)
> Merupakan kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan individu baru yang memiliki sifat yang sama dengan induknya.
> Tingkat reproduksi yaitu kemampuan suatu organisme dalam menghasilkan keturunan.
> Semakin tinggi tingkat organisme maka semakin semakin rendah tingkat reproduksinya, dan jumlah keturunan yang dihasilkan sedikit. Sedangkan waktu yang diperlukan dalam menghasilkan keturunan tersebut relative lama.
> Semakin rendah tingkat organisme maka semakin tinggi tingkat reproduksinya dan jumlah keturunan yang dihasilkan banyak. Sedangkan waktu yang diperlukan dalam menghasilkan keturunan tersebut relative cepat.
> Viabilitas yaitu kemampuan makhluk hidup untuk mempertahankan sifat-sifat yang baik dalam dirinya.
> Nidasi atau gestasi yaitu masa kehamilan pada makhluk hidup. Lama waktunya tergantung dari tingkatan makhluk itu sendiri.

Reproduksi Hewan
> Dibedakan menjadi 2 yaitu vegetative (asexual/tidk kawin) dan generative (sexual/kawin).
> Reproduksi vegetative dapat dengan cara :
a. Membelah diri/Biner terjadi pada Amoeba sp dan Paramaecium sp.
b. Spora terjadi pada Plasmodium sp.
c. Tunas terjadi pada Hydra sp dan Saccharomyces sp.
d. Fragmentasi terjadi pada Cacing/vermes.
e. Parthenogenesis terjadi pada lebah madu.

> Reproduksi generative dapat dengan cara :
a. Konjugasi yaitu persatuan dua gamet yang belum jelas jenis kelamin. Ex : Spirogyra sp
b. Isogamy yaitu persatuan dua macam gamet yang memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Ex : Ulotrix sp
c. Anisogamy yaitu persatuan dua macam gamet yang berbeda ukuran dan bentuknya. Ukuran gamet jantan lebih kecil dari pada gamet betina. Ex : Vertebrata.
d. Fertilisasi pada makhluk hidup tingkat tinggi. Ex : Kucing, Anjing, domba, Kuda, dll.

Reproduksi tumbuhan
> Reproduksi vegetative dapat dengan cara :
a. Alamiah :
• Stolon/geragih pada Arbei ,Pegaga, Rumput teki, Stroberi.
• Tunas pada Musa paradisiaca/pisang, tebu, bamboo.
• Rhizome/akar tinggal pada familia Zingiberaceae (jahe-jahean) seperti lengkuas, jahe, kunyit, kencur.
• Tunas adventif pada Cocor bebek, kersen/sery,kesemek, cemara .
• Umbi akar pada wortel, singkong, dahlia.
• Umbi batang/tuber pada kentang dan ubi jalar.
• Umbi lapis/bulbus pada bawang merah dan bawang Bombay.
• Spora pada Fungi.

b. Buatan :
• Mencangkok pada rambutan, mangga/Mangifera indica, durian/Durio zibethinus dll.
• Merunduk pada stroberi
• Menempel (okulasi) pada tumbuhan tingkat tinggi dan berkambium seperti jambu biji/Psidium guajava.
• Menyambung (mengenten/kopulasi) pada tumbuhan tingkat tinggi dan berkambium seperti mangga.
• Stek batang pada singkong.
• Stek daun pada Daun Begonia sp
• Cloning

> Reproduksi generative dapat denga cara :
a. Polinasi/penyerbukann merupakan peristiwa sampainya serbuksari pada tujuannya (kepala putik untuk Angiospermae dan tetes penyeburkan/bakal biji untuk Gymnospermae).

> Macam polinasi dengan perantara :
1. Anemogami yaitu polinasi dengan perantara angin, terjadi pada rumput, tebu, alang-alang. Biasanya pada tumbuhan dengan cirri :
• Bunga tidak bermahkota.
• Serbuk sari bergantungan, banyak dan ringan.
• Kepala putik besar.

2. Zoidogami yaitu polinasi dengan perantara hewan, macamnya :
• Entomogami dengan serangga. Bunga biasanya memiliki mahkota dengan warna menyolok, mempunyai bau yang khas dan ada kelenjar nectar.
• Ornithogami dengan burung/Aves. Biasanya bunga memiliki kelenjar nectar.
• Kiropteropgami dengan kelelawar. Biasanya pada bunga yang mekar malam hari.
• Malakogami dengan Mollusca. Biasanya pada tumbuhan air.

3. Hidrogami yaitu polinasi dengan bantuan air. Biasanya pada tumbuhan air. Ex : Hydrilla verticillata.
4. Anthropogami yaitu polinasi dengan bantuan manusia (disengaja oleh manusia). Ex : Vanili.

? Berdasarkan asal serbuk sari maka polinasi dibedakan menjadi :
1. Autogami yaitu polinasi yang terjadi pada satu bunga dari satu pohon.
2. Kleistogami yaitu persarian sendiri yang terjadi pada saat bunga belum mekar.
3. Geitonogami yaitu polinasi yangterjadi sendiri pada dua buah bunga yang berbeda tetapi masih dalam satu pohon.
4. Alogami yaitu polinasi yang terjadi pada serbuk sari yang berasal dari individu lain (pohon lain) yang masih sama varietasnya.
5. Bastar yaitu polinasi yang terjadi pada serbuk sari yang berasal dari individu lain yang berbeda varietasnya.

b. Fertilisasi merupakan proses persatuan/peleburan antara gamet betina (sel ovum) dengan gamet jantan (sel sperma). Macamnya :
1. Pembuahan tunggal, biasanya terjadi pada tumbuhan Gymnospermae. Ex : Pinus merkusii, Cemara lantana, Gnetum gnemon, Cycas rumphii.

2. Pembuahan ganda biasanya terjadi pada tumbuhan Angiospremae yaitu Dikotil dan Monokotil.


DAFTAR PUSTAKA

Hidayati. 2004. BIOLOGI PRAKTIS Untuk SMP Kelas I, II dan III. Ringkasan dan Contoh Soal. Penerbit
Hikmah Sejati-Bantul, Yogyakarta.
Kadaryanto, at al. 2007. BIOLOGI 3. Penerbit Yudhistira, Jakarta.
Nurhayati, N. 2008. Pelajaran IPA-BIOLOGI BILINGUAL untukSMP/MTs.Kelas IX. Yrama Widya, Bandung.
Prawirohartono, S. dan Hadisumarto, S. 1999. Sains BIOLOGI 2b. Untuk SMU Kelas 2 Tengah Tahun
Kedua Sesuai Kurikulum 1994. Penerbit Bumi Aksara, Jakarta.
Prawirohartono, S. dan Kuncorowati. 2003. BIOLOGI Untuk Kelas 3 SLTP Kurikulum 1994. Semester 1 dan
Semester 2. Penerbit Bumi Aksara, Jakarta.
Saktiyono. 2004. Sains Biologi SMP 2. Esis – Penerbit Erlangga, Jakarta.
Tim IPA SMP/MTs. 2007. Ilmu Pengetahuan Alam 3. PT. Galaxy Puspa Mega, Jakarta.
Tim IPA SMP/MTs. 2001. BIOLOGI 3.Untuk SLTP Kelas 3. PT. Galaxy Puspa Mega, Jakarta.
Megha
World Level

Post: 16.442
 
Reputasi: 546

__________________






Reply With Quote     #4   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Biologi kelas 7 (KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME)

Nah setelah teman-teman membaca ringkasan materi yang sudah saya tulis diatas, yuk kita latihan mengerjakan soal-soal dibawah ini dan membahasnya bersama keluarga besar ii. Selamat mengerjakan

Latihan soal


1. Pernyataan berikut ini yang termasuk adaptasi morfologi adalah ...............
A. Itik mempunyai kaki yang berselaput renang
B. Bunga kenanga mempunyai bau yang harum
C. Dalam perut besar sapi terdapat enzim selulase
D. Kerbau sering berkubang pada hari yang panas

2. Bentuk adaptasi yang paling sulit untuk dikenali adalah ................
A. Adaptasi morfologi C. Adaptasi fisiologi
B. Adaptasi perilaku D. Adaptasi behavior

3. Yang merupakan adaptasi tingakah laku adalah ................
A. Urine ikan laut lebih pekat daripada urine ikan air tawar
B. Lambung pada ruminantia terdiri atas empat bagian
C. Paus secara periodik muncul kepermukaan
D. Ikan mempunayi alat gerak berupa sirip

4. Untuk mengetahui arus air, ikan mempunyai ................
A. Gelembung renang C. Sirip
B. Gurat sisi D. Sisik

5. Ikan mempunyai alat penerangan khusus mempunyai habitat di zona ................
A. Fotik C. Temaram
B. Afiotik D. Pasang surut

6. Untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan air, teratai mempunyai ................
A. Akar tunjang C. Batang yang berongga
B. Akar jangkar D. Akar gantung

7. Diantara tumbuhan berikut yang seluruh tubuhnya tenggelam dalam air adalah ................
A. Teratai C. Kangkung
B. Eceng gondok D. Hydrilla

8. Burung kolibri mempunyai paruh panjang, runcing, kecil, dan melengkung. Bentuk paruh tersebut sesuia dengan makanannya berupa ................
A. Madu C. Daging
B. Biji-bijian D. Tunas muda

9. Adaptasi morfologi pada tumbuhan higrofit adalah ................
A. Mempunyai perakaran yang lebat dan panjang
B. Mempunyai daun yang lebar dengan stomata sukup banyak
C. Mempunyai batang berongga
D. Mempunyai akar berongga

10. Adaptasi morfologi pada serangga dapat dilihat pada ................
A. Bentuk sayapnya C. Jumlah bagian tubuhnya
B. Jumlah kakinya D. Tipe mulutnya

11. Diantara serangga berikut ini yang mempunyai tipe mulut penggigit adalah ................
A. Lalat C. Kecoa/lipas
B. Nyamuk D. Kupu

12. Pohon randu selalu menggugurkan daun pada musim kemarau yang panjang dengan tujuan untuk ................
A. Meperlancar penguapan air
B. Memeperlancar penyerapan air
C. Mengurangi penguapan air
D. Mengurangi produksi makanan

13. Lumba-lumba termasuk jenis mamalia yang hidup di air. Hewan tersebut menyesuaikan diri dengan cara ................
A. Bernapas dengan insang C. Alat gerak berupa sirip
B. Reproduksi dengan telur D. Kulitnya tertutup oleh sisik

14. Pasangan hewan berikut yang bersaing dalam mendapatkan makanan adalah ................
A. Rusa dan zebra C. Ular dan tikus
B. Serigala dan rusa D. Elang dan merpati

15. Tanamanberikut yang hampir punah dan dilindungi di Indonesia ................
A. Bunga bangkai raksasa C. Bougenvile
B. Mahoni D. Pakis haji

16. Nenek moyang burung finch dikepulauan Galapagos berasal dari ................
A. Amerika Selatan C. Amerika utara
B. Afrika Selatan D. Afrika utara

17. Didaerah asalnya nenek moyang burung finch adalah pemakan ................
A. Daging C. Serangga
B. Biji-bijian D. Daun muda

18. Burung finch yang mempunyai paruh dengan ciri panjang, lurus, dan lidahnya terbelah adalah ................
A. Finch pelatuk
B. Finch pohon pemakan tumbuhan
C. Finch kaktus
D. Finch tanah


19. Terbentuknya individu baru yang didahului oleh peristiwa peleburan sel kelamin jantan dengan sel kelamin betina disebut ................
A. Perkembangbiakan generatif C. Pembuahan
B. Perkembangbiakan vegetatif D. Fertilisasi

20. Diantara tumbuhan berikut ini yang bisa melakukan perkembangbikan generatif dan vegetatif adalah ................
A. Lumut C. Kelapa
B. Bambu D. Tebu


latihan Esay


1. Apa yang dimaksud dengan adaptasi ?
2. Sebutkan tiga macam adaptasi pada mahluk hidup !
3. Mengapa adaptasi morfologi sangat mudah dikenali ?
4. Sebutkan 4 tipe mulut pada serangga dan beri contohnya !
5. Apa yang dimaksud dengan tropofit ?
6. Apa yang dimaksud dengan evolusi ?
7. Apa yang dimaksud dengan fertilisasi ?
8. Apa yang dimaksud dengan habitat ?
9. Buatlah bagan hubungan antara seleksi alam, adaptasi, evolusi, dan terbentuknya spesies baru !
10. Apakah tujuan dari perkembangbikan mahluk hidup ?

Good Luck yah
Megha
World Level

Post: 16.442
 
Reputasi: 546

__________________






Reply With Quote     #5   Report Post  

Bls: Biologi kelas 7 (KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME)

ngga ada yg jawab yah ??
knightwhite2
National Level

Post: 758
 
Reputasi: 2

__________________
bubble bulb

tak ada hasil minimal dari usaha maksimal





Reply With Quote     #6   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Biologi kelas 7 (KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME)

Belum den, kan adik-adik kita lagi mikir

Nanti kalau ada yang jawab kita bantuin koreksi yah
Megha
World Level

Post: 16.442
 
Reputasi: 546

__________________






Reply With Quote     #7   Report Post  

Bls: Biologi kelas 7 (KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME)

dari jenis daerah diatas sudah sering kita dengar, tapi yang berikut mohon bisa dijelaskan lagi ya NOn:

Kutip:
Daerah TUNDRA
&
Daerah TAIGA
agungsuhada
Admin

Post: 4.855
 
Reputasi: 61






Reply With Quote     #8   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Biologi kelas 7 (KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME)

Kutip:
Oleh The-architect View Post
dari jenis daerah diatas sudah sering kita dengar, tapi yang berikut mohon bisa dijelaskan lagi ya NOn:
Baiklah abah jadi begini, Daerah Tundra adalah suatu area dimana pertumbuhan pohon terhambat dengan rendahnya suhu lingkungan sekitar. Pada area ini, mayoritas tumbuhan yang hidup biasanya berupa lumut, rerumputan.Tundra biasanya hidup di daerah dingin.

Sedangkan Taiga adalah suatu area yang terdapat di belahan bumi sebelah utara dan di pegunungan daerah tropik, ciri-cirinya adalah suhu di musim dingin rendah. Biasanya taiga merupakan hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus, dan sejenisnya. Biasanya didaerah ini tanaman Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali, sedangkan hewannya antara lain moose, beruang hitam, ajag, dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim gugur.


Penjelasan ini bisa kita cari di paman Wiki dengan kata kunci Tundra dan Taiga
Megha
World Level

Post: 16.442
 
Reputasi: 546

__________________






Reply With Quote     #9   Report Post  

Bls: Biologi kelas 7 (KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME)

jadi guru aja ga..
knightwhite2
National Level

Post: 758
 
Reputasi: 2

__________________
bubble bulb

tak ada hasil minimal dari usaha maksimal





Reply With Quote     #10   Report Post     Original Poster (OP)

Bls: Biologi kelas 7 (KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME)

maunya sih gitu, tapi Banar bantuin megha yah
Megha
World Level

Post: 16.442
 
Reputasi: 546

__________________

Reply
 


Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Biologi kelas 7 (Klasifikasi Makhluk Hidup) Megha SMP/MTs Kelas 7 14
Biologi kelas 7 (ciri-ciri makhluk hidup) Megha SMP/MTs Kelas 7 1
Biologi kelas 7 (RUANG LINGKUP BIOLOGI) Megha SMP/MTs Kelas 7 7
kelas 7:Biologi Adamsuhada SMP/MTs Kelas 7 7


Pengumuman Penting

Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.