Georges Jacques Danlon

Mikoto

New member
Georges Jacques Danlon

Danton.jpg

Danlon, Georges Jacques (Arcis-sur-Aube, Champagne, 28 Okt 1759—Paris, 5 Apr 1794). Negarawan Perancis. Menjadi pengacara 1787. Sejak awal revolusi telah memihak gerakan menentang rejim lama dan golongan moderat. Bersama Marat dan Camille Desmoulins mendirikan perkumpulan Cordelier (1790) dan menjadi ketuanya. Ia membacakan petisi untuk membentuk Majelis Konstituante dan Dewan Eksekutif Baru di samping petisi untuk mengadili Louis XIV. Sejak terjadinya pembunuhan terhadap para pembawa petisi, kaum Cordelier menjadi lebih radikal. Danton terpaksa menyelamatkan din ke Inggeris dan baru kembali 1791 untuk duduk dalam Commune. Memegang peranan dalam penyerbuan ke Tuileries (10 Ags 1792) dan membentuk Convensi. Menjadi menteri Kehakiman tetapi segera meletakkan jabatan sesudah duduk dalam Convensi. Berpendapat bahwa dalam keadaan bahaya, segala-galanya harus diperuntukkan bagi negara. Rakyat dimobilisasi untuk menyelamatkannya, sedang daerah Perancis diperluas sampai perbatasan alamiah. Karena semangatnya yang berapi-api, badannya yang tegap, kelancaran berpidato, suaranya yang gemuruh dan kegiatannya yang besar sekali sehingga mendapat pengaruh besar sekali. Semboyannya: De l’audace encore de l’audace, et toujours de l’audace (Per.: yang kita perlukan ialah keberanian, keberanian dan sekali lagi keberanian), Berusaha mendamaikan kaum Girondin dengan Robespicrrc; bergabung dengan Robespierre setelah kaum Girondin menolaknya. Mendirikan Comité de Salut Public, di mana ia menjadi anggota sampai Jul 1793, dan Tribunal Revolutionnaire. Dalam keributan Mei 1793 Robespierre muncul sebagai tokoh terkemuka sedang Danton mulai terdesak.
Apalagi sesudah ia semakin menjauhi “Terreur”, hilanglah pengaruhnya. Akhirnya oleh Robespierre ia diadili sebagai pengkhianat dan bersama Desmoulins dipacung.
 
Last edited by a moderator:
Bls: [Biografi] Georges Jacques Danlon

[lang=en]Read His biography he was involved in the storming of the Bastille and for the move of the King's court from Versailles to the Tuileries.

Apparently,... the great man is one who has given a major change to a nation. This is mostly done by prominent Indonesian nationalists, it seems just to do that easy, right?[/lang]
 
Back
Top