|
![]() |
![]() |
|
||||||||||
Makhluk-Makhluk Dalam Legenda & Mitos |
|
Sponsored Links |
Sponsored Links |
|
|
|
| Thread Tools | Search this Thread |
|
Bls: [Legenda] Makhluk-Makhluk Dalam Legenda & Mitos
Azazil
![]() Azazil Azazil (Inggris: Azazel, Izazil) adalah nama asli dari Iblis dan merupakan nenek moyang para Jin. Menurut legenda bahwa sebelum diciptakannya Adam, Azazil pernah menjadi Imam para Malaikat atau Sayyid al-Malaikat (Penghulu para Malaikat), Khazin al-Jannah (Bendaharawan Surga) dan Abu al-Jan (Bapak para Jin). Etimologi Azâzîl terdiri atas al-‘azâz yang berarti 'hamba' dan al-îl yang berarti 'melata'. Kata al-‘azâz berasal dari al-‘izzah yang berarti kebanggaan atau kesombongan. Dinamakan demikian karena ia tercipta dari api. Kata al-‘azâz (العزاز) terdiri dari empat huruf, yaitu huruf ‘ain, zây, alif, dan zây yang kedua. Masing-masing huruf menunjukkan sepak terjang iblis, karena setiap nama itu menunjukkan perbuatan pemiliknya. Dari huruf ‘ain muncul kata ‘ulluw ‘kesombongan’, dari huruf zây muncul kata zuhw ‘sikap takabur’, dari huruf alif muncul kata ibâ’ ‘pembangkangan’ dan istikbâr ‘sifat angkuh’. Kesombongan, sikap takabur, pembangkangan, dan sifat angkuh merupakan sifat-sifat yang dimiliki iblis. Inilah tafsir nama asli iblis yaitu Azâzîl. Julukan Azâzîl Azâzîl sangat banyak memiliki julukan, seperti Sayidul Malaikat dan Khazinul Jannah. Di setiap langit ia memiliki julukan yang sangat bagus, yaitu:
Wujud Azâzîl Sebelum Penciptaan Adam Sebelum dilaknat oleh Allah, Azâzîl memiliki wajah rupawan cemerlang, mempunyai empat sayap, banyak ilmu, terbanyak dalam hal ibadah serta menjadi kebanggan para malaikat dan dia juga pemimpin para malaikat karubiyin dan masih banyak lagi. Setelah Penciptaan Adam Setelah ia enggan untuk bersujud kepada Adam, Allah merubahkan mukanya pada asalnya yang sangat indah cemerlangan menjadi bentuk seperti babi hutan. Allah merubah kepalanya seperti kepala unta, dadanya seperti daging yang menonjol di atas punggung, wajah yang ada di antara dada dan kepala itu seperti wajah kera, kedua matanya terbelah pada sepanjang permukaan wajahnya. Lubang hidungnya terbuka seperti cerek tukang bekam, kedua bibirnya seperti bibir lembu, taringnya keluar seperti taring babi hutan dan janggut terdapat sebanyak tujuh helai. Azazel dalam pandangan Kristen Azazel dalam Perjanjian Lama adalah kambing jantan yang akan digunakan sebagai korban penyucian dosa (yang merupakan lambang Lucifer). Upacara penyucian dosa ini pertama kali diberikan Allah kepada Adam setelah manusia jatuh ke dalam dosa, dan di lanjutkan kembali oleh Nabi Musa pada saat umat Israel keluar dari perbudakan bangsa Mesir. Imamat 17. Karena pelanggaran pada hukum Allah menuntut nyawa dari si pelanggar. Darah yang melambangkan hutang nyawa orang yang berdosa yang kesalahannya ditanggungkan kepada korban, lalu dibawa imam ke dalam bilik yang kudus dan memercikannya di hadapan tirai penghubung, yang di belakangnya terdapat tabut perjanjian yang berisi hukum yang dilanggar oleh orang berdosa itu. Dengan upacara ini dosa-dosa melalui darah, dipindahkan secara simbolis ke tempat kudus. Dalam beberapa kasus, darah tidak di dibawa ke bilik yang suci, tetapi dagingnya kemudian akan dimakan oleh imam, sebagaimana Musa memberi petunjuk kepada anak-anak Harun dengan mengatakan,"Tuhan memberikan kepadamu, supaya kamu mengangkut kesalahan umat." Imamat 10:17. Dengan demikian dosa-dosa umat Israel dipindahkan. Sekali setahun, pada hari besar pendamaian, imam memasuki bilik yang maha kudus untuk membersihkan dan memulihkan tempat kudus. Pekerjaan ini dilakukan untuk mengakhiri pelayanan tahunan. Pada hari pendamaian dua ekor kambing jantan (=yang akan ditentukan sebagai Azazel atau Mesias) dibawa ke pintu kemah suci, lalu di buang undi bagi keduanya, sebuah undi bagi Mesias, dan sebuah lagi bagi Azazel.(Imamat 16:8). "Kambing yang terundi bagi Tuhan/Mesias akan disembelih sebagai korban persembahan banyak orang.Dan imam akan membawa darahnya ke dalam tirai selubung, dan memercikan ke atas mezbah pedupaan yang dihadapan tirai selubunng. Korban yang menjadi undi Mesias yang disembelih dan dagingnya dimakan itu merupakan lambang bahwa umat Israel sudah menjadi satu dengan Mesias yang selalu memuliakan hukum Allah dan darah yang di percik itu adalah darah yang menguduskan dan mendamaikan manusia dari dosanya. Dan Harun harus meletakkan kedua tangannya ke atas kepala kambing jantan yang hidup itu dan mengakui di atas kambing itu segala kesalahan umat Israel dan segala pelanggaran mereka, apapun juga dosa mereka; ia harus menanggungkan semuanya itu ke atas kepala kambing jantan (Azazel) itu dan kemudian melepaskannya ke padang gurun dengan perantaraan seseorang yang sudah siap sedia dengan itu. Demikianlah kambing jantan itu (Azazel) harus mengangkut segala kesalahan Israel ke tanah yang tandus dan kambing itu harus dilepaskan di padang gurun (Imamat 16:21,22). Kambing Azazel itu tidak lagi datang ke perkemahan orang Israel, dan orang yang menggiringnya ke padang gurun harus membasuh dirinya dan pakaiannya dengan air sebelum kembali ke perkemahan. Seluruh upacara itu dimaksudkan untuk memberi kesan kepada orang Israel mengenai kekudusan Allah dan kebencianNya kepada dosa. Dan lebih jauh, untuk menunjukkan kepada mereka bahwa mereka tidak boleh berhubungan dengan dosa tanpa menjadi cemar dan najis. Karena Allah tidak pernah sedikitpun mengijinkan dosa, walaupun umatNya sering melakukan amal dan berprilaku sangat baik, hanya dengan setitik dosa saja manusia tetap tidak berkenan di hadapan Allah. Pengorbanan Yesus di Kayu Salib Pengorbanan Yesus di kayu salib selain menggenapi kehadiran Mesias di bumi, Dia menjadi korban penebus dosa manusia yang sebagaimana telah dilambangkan sebagai kambing yang di sembelih dalam undi Tuhan/Mesias. Dan ini juga menjadi penutup dari upacara korban tersebut, karena upacara pendamaian yang sudah dilakukan sejak zaman Adam dan di lanjutkan oleh Musa dan Harun bagi umat Israel ini sudah berhenti sejak Yesus Kristus di salibkan. Dan lengkaplah nubuatan para nabi dalam Perjanjian Lama "... Dan ia akan menghentikan korban-korban bakaran dan pendamaian sampai selama-lamanya..." Daging dan darah yang mengalir dari tubuh Kristus di atas kayu salib merupakan lambang yang memiliki arti yang sama dengan upacara pendamaian tersebut. "...Bila seseorang tidak memakan dagingku dan meminum darahku ia tidak akan pernah diselamatkan..." . Upacara tersebut menjadi lambang upacara Perjamuan Kudus pada masa Kekristenan sekarang. Tubuh/Daging Yesus (roti dalam perjamuan kudus) adalah lambang dari Firman Allah atau hukum kasih. Darah Yesus (anggur) adalah yang mensucikan, sama artinya dengan dipercikannya darah dalam upacara pendamaian. Sehingga dengan pertobatan yang sungguh maka manusia akan dimaafkan seluruh dosanya dan menerima Roh Kudus sebagai pembimbing mereka. Roh Kudus inilah yang akan tinggal di dalam tubuh manusia hingga akhir hayatnya Injil sehingga manusia tersebut tidak akan pernah lagi melakukan dosa, dan Roh Kudus akan menjaga manusia tersebut agar Azazel tidak kembali lagi dan menyebabkan manusia tersebut berbuat dosa kembali. Dan akhirnya manusia tersebut berkenan dan layak di hadapan Allah, karena hidupnya sudah tidak akan berbuat dosa lagi. Source -dipi-
|
|
Bls: [Legenda] Makhluk-Makhluk Dalam Legenda & Mitos
Babi Ngepet
Babi ngepet adalah mahluk dalam legenda masyarakat Indonesia yang bercerita tentang siluman babi. Beberapa mitos menceritakan tentang babi ngepet yang merupakan orang yang ingin kaya dengan cara mengambil pesugihan babi. Saat akan "beraksi", si tuan harus mengenakan jubah hitam untuk menutupi tubuhnya. Dan nanti, secara ajaib, si tuan akan berubah menjadi babi. Orang yang satu lagi harus menjaga lilin agar tidak goyang apinya. Apabila api lilin sudah mulai goyang, artinya orang yang menjadi babi itu mulai dalam bahaya. Tugas si penjaga lilin adalah mematikan lilinnya agar si babi dapat berubah kembali menjadi manusia biasa. Babi ngepet biasanya mengambil uang dengan cara menggesek-gesekkan tubuhnya di pintu lemari, dsb. -dipi-
|
|
Bls: [Legenda] Makhluk-Makhluk Dalam Legenda & Mitos
Basilisk
![]() Basilisk (dari bahasa Yunani: basiliskos, raja kecil, bahasa Latin: Regulus) adalah reptil dalam legenda Eropa yang dikenal sebagai raja ular dalam mitologi (serpent) dan memiliki kemampuan untuk menimbulkan kematian bila menatapnya. Bila dideskripsikan, basilisk adalah kadal besar, ular raksasa atau ayam jantan setinggi tiga kaki dengan ekor dan gigi ular. Deskripsi ini mirip dengan cockatrice. Basilisk disebut raja karena ia digambarkan memiliki mitre - atau tonjolan tengkorak berbentuk mahkota. Cerita-cerita tentang basilisk hampir sama dengan cockatrice. Dilegendakan, basilisk berasal dari telur ular yang ditetaskan ayam jantan (kebalikan dari cockatrice yang berasal dari telur ayam yang dierami oleh ular. -dipi-
|
|
Bls: [Legenda] Makhluk-Makhluk Dalam Legenda & Mitos
Bidadara
Bidadara (Bahasa Sanskerta: vidhya=pengetahuan, dharya=memiliki atau membawa) adalah makhluk berwujud manusia berjenis kelamin pria yang tinggal di kahyangan atau surga dalam kepercayaan Hindu dan Buddha. Tugas dan fungsi mereka adalah menjadi penyampai pesan para dewa kepada manusia, sebagaimana para malaikat dalam agama Islam, Kristen, dan Yahudi. Sering muncul di cerita-cerita Hindu dan Buddha. Seperti Kalantaka dan Kalañjaya yang merupakan jelmaan bidadara yang dikutuk karena tidak menghormati Dewa sehingga harus terlahir sebagai raksasa berwajah buruk. Mereka juga kerapkali menjadi hiasan di candi-candi Hindu dan Buddha. Di dalam cerita rakyat Indonesia, seperti cerita Lutung Kasarung dari daerah Sunda. Buana Padang (kahyangan, dunia yang berada di tengah-tengah antara dunia para dewa dan dunia manusia) dikuasai oleh Sunan Ambu, anak dewata yang sulung, yang merupakan titisan Sang Hyang Tunggal. Di dunia ini tinggal para pohaci (bidadari) dan bujangga (bidadara). Sunan Ambu dibantu oleh empat orang bujangga yakni Bujangga Tua, Bujangga Sakti, Bujangga Seda dan Bujangga Tapa. Tugas mereka melaksanakan segala perintah dari Sunan Ambu untuk mengerjakan apapun juga di Buana Pancatengah (dunia manusia). -dipi-
|
|
Bls: [Legenda] Makhluk-Makhluk Dalam Legenda & Mitos
Bidadari
Bidadari (Sanskerta: vidhyadharī) atau Apsara (Sanskerta: apsarāḥ) adalah makhluk berwujud manusia berjenis kelamin wanita yang tinggal di kahyangan atau surga dalam kepercayaan Hindu. Tugas dan fungsi mereka adalah menjadi penyampai pesan para dewa kepada manusia, sebagaimana para malaikat dalam kepercayaan Semit. Ada kalanya mereka diutus untuk menguji sejauh mana ketekunan seseorang (pria) dalam bertapa, dengan cara mencoba membangunkan para petapa dari tapa mereka. Para bidadari memanfaatkan kecantikan fisik mereka untuk menguji para petapa. Dalam penampilan fisik, mereka memang dilukiskan sebagai sosok yang sangat cantik jelita dan sempurna tanpa cela. Tak jarang mereka diberikan kepada seseorang untuk diperistri sebagai hadiah atas jasa mereka melakukan sesuatu yang luar biasa demi kebaikan, misalnya dalam legenda Arjuna yang dijodohkan dengan bidadari Supraba setelah berhasil menumpas Niwatakawaca yang meneror para dewa dan manusia. Kata "bidadari" dalam bahasa Indonesia dipengaruhi oleh bahasa Sanskerta, begitu pula bahasa Jawa dan Bali. Dalam tradisi Jawa, bidadari yang juga disebut hapsari, juga disebut widodari, sedangkan dalam bahasa Bali, bidadari atau apsari dikenal dengan sebutan widyadari atau dedari. Istilah widodari dari Jawa dan widyadari / dedari dari Bali, berasal dari kata vidhyadhari dalam bahasa Sanskerta. Vidhya berarti "pengetahuan", sedangkan dharya berarti "pemilik", "pemakai" atau "pembawa". Istilah Vidhyadhari tersebut kemudian dikenal sebagai "bidadari" dalam bahasa Indonesia modern. Orang Sunda menyebut bidadari dengan nama Pohaci. Dalam agama Hindu dan Buddha, mereka lebih dikenal sebagai apsara. -dipi-
|
|
Bls: [Legenda] Makhluk-Makhluk Dalam Legenda & Mitos
Chimaera
![]() Chimaera adalah makhluk legendaris dari mitologi Yunani yang merupakan gabungan dari tiga hewan: ular, kambing, dan singa. Berbadan kambing, berekor ular, dan berkepala singa, namun beberapa kisah mengatakan kepalanya terdiri dari dua hewan (kambing dan singa), atau gabungan dari ketiga hewan tersebut. Chimaera mampu menyemburkan api dari hidung dan mulutnya. Kadang-kadang Chimaera menjadi lambang kekuatan setan. Menurut mitologi, Chimaera merupakan puteri dari Typhon dan Echidna, dan bersaudara dengan beberapa monster dalam legenda, seperti anjing Cerberus dan Hydra dari danau Lernae. Chimaera berhasil dikalahkan oleh Bellerephon sambil menunggangi Pegasus (kuda bersayap), atas perintah Raja Iobates dari Lycia. Ia mengalahkan Chimaera dengan lembing dan memenggal kepala makhluk itu. Quote:
Quote:
-dipi-
|
|
Bls: [Legenda] Makhluk-Makhluk Dalam Legenda & Mitos
Chupacabra
Chupacabra (dari kata chupar "mengisap" dan cabra "kambing", bermakna "pengisap kambing"), adalah kriptid legendaris yang dikabarkan menghuni sebagian wilayah Benua Amerika. Chupacabra dikaporkan terlihat di Puerto Rico (penampakan pertama), Meksiko, dan Amerika Serikat. Makhluk ini dilaporkan menyerang dan mengisap darah ternak, terutama kambing. Deskripsi fisiknya bervariasi. Penampakan pertama dilaporkan terjadi pada awal tahun 1990 di Puerto Rico, dan sejak itu makhluk ini dilaporkan muncul dari sejauh Maine, Amerika Serikat di utara, dan sampai sejauh Cili di selatan. Diperkirakan makhluk ini seukuran beruang kecil. Biolog dan ahli hewan liar menganggap hewan ini hanyalah takhayul. -dipi-
|
|
Bls: [Legenda] Makhluk-Makhluk Dalam Legenda & Mitos
Domovoi
![]() Domovoi adalah roh yang menguni rumah dalam cerita rakyat Slavia. Domovoi adalah makhluk jantan, berukuran kecil, kadang-kadang tubuhnya ditutupi rambut. Menurut beberapa tradisi, domovoi mengambil wujud pemilik rumah saat itu ataupun pemilik rumah sebelumnya, kadang-kadang dengan ekor atau tanduk kecil. Ada banyak kisah ketika tetangga melihat pemilik rumah di halaman padahal sebenarnya sang pemilik rumah sedang tidur di kamarnya. Domovoi juga bisa berubah menjadi kucing atau anjing. -dipi-
|
|
Bls: [Legenda] Makhluk-Makhluk Dalam Legenda & Mitos
Driad
Driad adalah makhluk legendaris dari mitologi Yunani. Menurut mitologi Yunani, Driad merupakan makhluk, atau semacam peri, yang menghuni tumbuh-tumbuhan, berwujud wanita. ![]() Dalam bahasa Yunani istilah serupa, drys, berarti pohon oak. Dari kata ini timbul pengertian mengenai Driad yakni kaum Nymph yang hidup dalam tumbuh-tumbuhan. Istilah tersebut sering dipakai untuk menyebut kaum Nymph yang tinggal dalam pepohonan secara umum. Karakter Driad dari mitologi Yunani muncul dalam kisah fantasi The Chronicles of Narnia sebagai spirit berwujud wanita yang berasal dari pepohonan. Dalam permainan Warcraft, Driad muncul sebagai salah satu unit petarung dari ras Elf. Wujudnya setengah wanita dan setengah rusa. -dipi-
|
| Thread Tools | Search this Thread |
|
|
| Similar Threads | ||||
| Thread | Original Poster | Forum | Replies | |
| Salam knal makhluk ii . . | kochii | Tempat Berkenalan Member Baru | 2 | |
| Makhluk Ghaib dalam cerita harry potter | satriani | Misteri & Supranatural | 18 | |
| [Legenda] Dropa Stones, Saksi Keberadaan Makhluk Luar Angkasa | Megha | Sejarah & Budaya | 6 | |
| ada makhluk aneh neh..>>> | bulux51 | Umum & Tidak Masuk Kategori Lain | 16 | |
| gambar makhluk hidup bag 1 | nurcahyo | Islam | 0 | |
Pengumuman Penting |
- Fitur SMS Bintang & Solve answer akan ditiadakan, Fitur Reputasi dikembangkan |