yg punya berita kriminal taruh disini!!! Login dengan akun Jejaringsosial.com anda Daftar sebuah akun Jejaringsosial.com
 
Go Back   Home > Politik, Ekonomi & Hukum
Lupa Password?

Gambar Umum Video Umum





 
Reply
 
Thread Tools Search this Thread
Reply With Quote     #11   Report Post     Original Poster (OP)

PUSAT DOKUMENTASI SOLOPOS
Griya SOLOPOS Jln. Adi Sucipto 190 Solo 57145
Telp. 0271-724811 Fax. 0271-724833
E-mail : pusdok@solopos.net
Patroli Edisi : Kamis, 08 Februari 2007 , Hal.XI
Eksekusi Suyitno Landung batal
Jakarta (Espos)
Mantan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Suyitno Landung batal dieksekusi pada Rabu (7/2) karena halangan birokrasi. Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan akan kembali mengeksekusi pada Kamis (8/2) pukul 09.00 WIB.
Kasi Pidsus Kejari Jaksel, Sila Pulungan, kepada wartawan melalui telepon, Rabu, menyatakan Kejaksaan tidak dapat memindahkan Landung jika belum mendapatkan izin dari Mabes Polri. Suyitno Landung divonis 1,5 tahun serta membayar denda Rp 50 juta subsider enam bulan kurungan. Landung terbukti menerima satu mobil Nissan X-Trail dari Adrian Waworuntu yang terlibat pembobolan BNI. - dtc
pratama_adi2001
City Level

Post: 375
 
Reputasi: 0

__________________
Download Mp3 Gratis di www.adminkidnet.co.nr
kalau mau pulsa gratis bisa di www.indonesian.co.nr
and jangan lupa kunjungi blog gw di www.adminkidnet.co.cc





Reply With Quote     #12   Report Post     Original Poster (OP)

Kasus dugaan korupsi dana kompensasi BBM
Hari ini, Direktur RSJD Solo diperiksa
Solo (Espos)
Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Solo dr Siti Nuraini Arief MKes, Rabu (7/2), akan menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo terkait kasus dugaan korupsi dana kompensasi untuk keluarga miskin (Gakin) di rumah sakit itu.
Siti yang menjabat sejak tahun 2005 itu diperiksa dalam status sebagai tersangka. Kasi Pidana Khusus Kejari Erry Pudyanto Marwantono SH saat menghubungi Espos, Selasa (6/2), mengatakan surat panggilan terhadap tersangka telah dilayangkan beberapa hari lalu. Pemeriksaan terhadap Siti, kata dia, untuk menajamkan berita acara pemeriksaan (BAP) yang saat ini telah hampir diselesaikan oleh jaksa penyidik.
“Beliau akan datang untuk kami periksa dan sebagaimana diketahui statusnya sudah sebagai tersangka. Bukan tidak mungkin, hasil pemeriksaan itu akan membuka informasi tentang adanya tersangka lainnya,” ujar Erry mewakili Kajari Solo Momock Bambang Samiarso SH.
Beberapa nama
Mengulangi pernyataannya beberapa hari lalu, Erry menyatakan, selain Siti Nuraini Arief pihaknya sudah mengantongi beberapa nama lagi yang akan segera ditetapkan sebagai tersangka. Hanya saja, penetapan baru bisa dilakukan jika hasil audit dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sudah turun.
“Sebenarnya nama-nama tersangka baru ini sudah pasti. Hanya saja, untuk mengetahui berapa kerugian negara secara pasti tentu harus menunggu audit BPKP. Nah secara formal kami akan umumkan tersangka lainnya itu setelah mendapat hasil audit,” lanjutnya.
Lebih lanjut Erry mengungkapkan, selain dugaan korupsi dana Program Kompensasi Pengurangan Subsidi (PKPS) Bahan Bakar Minyak (BBM) tahun 2002,2003 dan 2004 senilai Rp 2,2 miliar yang diterima tahun 2006, pihaknya juga menyelidiki dana serupa yang diterima tahun 2002,2003 dan 2004. Berdasarkan penyelidikan awal, ada indikasi tindak penyelewengan yang dilakukan Direktur RSJD terdahulu pada tahun-tahun tersebut. “Namun untuk yang itu kami masih dalam tahap penyelidikan, belum bisa menyebutkan secara rinci,” imbuh Erry.
Sementara itu, pengacara Siti Nuraini Arief, Hadi Sasono SH saat dikonfirmasi Espos membenarkan kliennya akan dipanggil Kejari, Rabu hari ini. Hadi menjanjikan kliennya akan menghadiri panggilan tersebut.
“Klien sudah menerima panggilan dan akan datang. Setelah diperiksa, kami akan memberikan statement terkait dengan kasus ini,” ujar Hadi. - Abu Nadhif
pratama_adi2001
City Level

Post: 375
 
Reputasi: 0

__________________
Download Mp3 Gratis di www.adminkidnet.co.nr
kalau mau pulsa gratis bisa di www.indonesian.co.nr
and jangan lupa kunjungi blog gw di www.adminkidnet.co.cc





Reply With Quote     #13   Report Post     Original Poster (OP)

5 Pemabuk dan 2 PSK terjaring operasi Pekat
Polsek Pasar Kliwon
Solo (Espos)
Lima pemabuk dan dua orang pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia polisi saat dilakukan operasi penyakit masyarakat di wilayah Pasar Kliwon selama dua hari, Sabtu (3/2) dan Senin (5/2).
Dua pemabuk dihukum denda masing-masing Rp 100.000, tiga lainnya dihukum kurungan tujuh hari dengan masa percobaan 14 hari sedangkan kedua PSK dihukum denda Rp 300.000 per orang.
Kapolsektabes Pasar Kliwon AKP A Digdo Kristanto kepada Espos, Selasa (6/2), mengatakan lima pemabuk ditangkap di sekitar Gladak, saat mereka berpesta minuman keras (Miras) jenis ciu. Mereka adalah Didik Riyanto, 26, Hari Fitriyanto, 27, Dayan Catur, 23, Agnes Ariyanto, 21 dan Nico, 21. “Aksi mereka sangat nekat karena dilakukan tidak jauh dari Pos Polisi Gladak,” kata Digdo melalui telepon.
Dikatakan Digdo, tersangka Didik, Hari dan Dayan masing-masing divonis tujuh hari dengan masa percobaan 14 hari oleh hakim J Sugi Widarto SH. Sedangkan Agnes dan Nico dihukum denda masing-masing Rp 100.000.
Selain para pemabuk, Digdo menambahkan, dalam operasi Pekat itu pihaknya juga menjaring dua PSK yang menjual diri di kompleks Alun-alun Kidul (Alkid) Keraton Kasunanan Surakarta. Oleh hakim, dua perempuan penjaja cinta sesaat itu dihukum denda masing-masing Rp 300.000. - abn
pratama_adi2001
City Level

Post: 375
 
Reputasi: 0

__________________
Download Mp3 Gratis di www.adminkidnet.co.nr
kalau mau pulsa gratis bisa di www.indonesian.co.nr
and jangan lupa kunjungi blog gw di www.adminkidnet.co.cc





Reply With Quote     #14   Report Post     Original Poster (OP)

Polda Jatim ringkus sindikat pemalsu paspor
Surabaya (Espos)
Jajaran Pidana Umum (Pidum) Direktorat Reserse Kriminal (Ditreskrim) Polda Jawa Timur membongkar sindikat pemalsu ratusan paspor dengan negara tujuan AS, Kanada, Australia dan Jepang.
”Kami menangkap otak dan anggota sindikat yang sudah beroperasi sejak tahun 2001. Tapi saat kami lakukan penggeledahan, hanya ditemukan 200 paspor bekas dan 60 paspor palsu serta kartu identitas lainnya,” ujar Direktur Reskrim Polda Jatim Kombes Pol Rusli Nasutian di Surabaya, Selasa (6/2).
Didampingi Kasat Pidum Polda Jatim AKBP Nasri SIK dan Pjs Kabid Humas Polda Jatim AKBP Pudji Astuti, Rusli menjelaskan, otak sindikat pemalsu paspor adalah TIF alias Ian, 41, asal Sidoyoso, Surabaya yang ditangkap pada 2 Februari.
”Dari penangkapan otak sindikat dan penggeledahan rumahnya itu, kami akhirnya menangkap JH, 52, asal Jalan Rungkut Asri Utara, Surabaya, tapi JH ditangkap di Ponorogo. Kami juga masih melacak dua orang DPO (daftar pencarian orang) yakni M dan E,” tegasnya.
Selain itu, polisi menyita barang bukti (BB) lain yang dipalsukan, yakni 50 KK (kartu keluarga), 30 KTP (kartu tanda penduduk), lima akta lahir, 10 akta nikah, puluhan lembar ijazah, 46 stempel dan tiga buku nikah. Kemudian satu blangko akte nikah, sebuah komputer, dua buah scanner, tiga sprinter, meja sablon, 12 lak stempel, 70 CD program, plastik laminating, dan tiga gulung kertas. - Ant
pratama_adi2001
City Level

Post: 375
 
Reputasi: 0

__________________
Download Mp3 Gratis di www.adminkidnet.co.nr
kalau mau pulsa gratis bisa di www.indonesian.co.nr
and jangan lupa kunjungi blog gw di www.adminkidnet.co.cc





Reply With Quote     #15   Report Post     Original Poster (OP)

Terbongkar, penyelundupan Narkoba di Lapas Kerobokan
Denpasar (Espos)
Kasus penyelundupan Narkoba dengan cara melempar barang terlarang itu ke dalam tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, Kabupaten Badung, berhasil dibongkar petugas Lapas setempat.
”Ganja seberat satu kilogram yang dilemparkan dari luar tembok Lapas oleh seseorang itu, kini telah kami sita sebagai barang bukti adanya upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam Lapas,” kata Kalapas Kerobokan Ilham Djaya, di Denpasar, Selasa (6/2).
Ia mengungkapkan, dari hasil pengusutan pihaknya, terungkap tiga penghuni Lapas yang masing-masing adalah narapidana (Napi) kasus Narkoba, terlibat dalam upaya penyelundupan tersebut.
Ketiga napi yang selama ini menghuni Blok A Lapas Kerobokan itu, Gunawan, 24, Kadek Arizona, 26, dan Nyoman Putra, 35. Dikatakannya, kasus tersebut terungkap dari adanya permintaan Gunawan untuk diberi izin melakukan bersih-bersih rumput yang tumbuh di bagian halaman samping barat Lapas Kerobokan.
Oleh petugas, permohonan izin tersebut dikabulkan. Namun Gunawan malah memanjat tembok lapis pertama, lalu turun di gang memanjang yang dibentengi tembok terluar yang menjulang cukup tinggi.
Melihat Gunawan berada di areal yang merupakan daerah steril, petugas pengawas terus mengalami gerak-gerik Napi tersebut dari kejauhan.
Ternyata, Gunawan yang terlihat memungut sebuah kantong plastik. Petugas kemudian memeriksa bungkusan yang ada di dalam kantong plastik, ternyata isinya satu kilogram ganja.
Kepala Lapas menyebutkan, dari hasil pengusutan, Gunawan bekerja sama dengan Arizona dan Putra sebagai orang yang ditugasi memungut Narkoba yang dilemparkan dari luar tembok Lapas. Kalapas menambahkan, ketiga Napi itu akan mendapat sanksi khusus yaitu tidak boleh ditengok siapapun, tidak memperoleh remisi dan ditempatkan di sel khusus. - Ant
pratama_adi2001
City Level

Post: 375
 
Reputasi: 0

__________________
Download Mp3 Gratis di www.adminkidnet.co.nr
kalau mau pulsa gratis bisa di www.indonesian.co.nr
and jangan lupa kunjungi blog gw di www.adminkidnet.co.cc





Reply With Quote     #16   Report Post     Original Poster (OP)

Dugaan korupsi uang negara Rp 6 miliar di Kediri
”Penahanan mantan Ketua DPRD tunggu Kejakti”
Kediri (Espos)
Penahanan terhadap mantan Ketua DPRD Kabupaten Kediri periode 1999-2004, Zainal Musthofa, yang menjadi tersangka dalam kasus korupsi anggaran Dewan senilai Rp 6 miliar masih menunggu keputusan Kejaksaan Tinggi (Kejakti) Jawa Timur.
”Penyelidikan terhadap perkara ini sebenarnya sudah tuntas, namun masih perlu diekspos oleh pihak Kejakti Jatim. Sehingga untuk memanggil dan menahan tersangka kami masih menunggu perintah dari Kejakti,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kediri Eddy Rakamto SH melalui Kasi Pidsus Sugeng Eko Widodo SH kepada wartawan di Kediri, Selasa (6/2).
Menurut dia, pihaknya telah memeriksa 29 orang saksi, yang berasal dari kalangan mantan anggota Dewan, mantan anggota Dewan yang masih aktif, staf Sekretariat Dewan dan Bagian Keuangan Pemkab Kediri.
”Terakhir kami kemarin memeriksa Kabag Keuangan Pemkab Kediri Joko Susilo untuk memberikan keterangan yang kesekian kalinya,” kata Sugeng.
Dari keterangan para saksi, kata dia, semuanya mengarah kepada mantan Ketua DPRD Kabupaten Kediri Zainal Musthofa yang sekarang masih aktif sebagai anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kediri. Namun sayangnya, sejauh ini pihak kejaksaan belum pernah memeriksa Zainal Musthofa. Padahal yang bersangkutan sejak tahun 2005 lalu telah ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam kasus tersebut.
Menurut Sugeng, tidak tertutup kemungkinan mantan anggota Dewan periode 1999-2004 dan mantan Sekwan bisa menjadi tersangka dalam kasus “bancakan” uang negara senilai Rp 6 miliar itu.
Sebelumnya uang yang diduga dikorupsi para mantan anggota Dewan itu nilainya hanya Rp 1,4 miliar. Namun saat dilakukan penyelidikan lebih lanjut ternyata nilainya justru mencapai Rp 6 miliar.
”Yang terbanyak adalah tunjangan asuransi dan uang perjalanan dinas yang tidak dapat dipertanggung jawabkan sama sekali,” ujarnya mengungkapkan. - Ant
pratama_adi2001
City Level

Post: 375
 
Reputasi: 0

__________________
Download Mp3 Gratis di www.adminkidnet.co.nr
kalau mau pulsa gratis bisa di www.indonesian.co.nr
and jangan lupa kunjungi blog gw di www.adminkidnet.co.cc





Reply With Quote     #17   Report Post     Original Poster (OP)

Bela teman, Martino justru jadi pesakitan...

Dipicu rasa solidaritas, Martino Atmajaya, 18, mau saja saat diajak rekannya menghajar orang yang dianggap sebagai lawan. Namun, sikap sok jagoan itu justru mengantarkannya duduk sebagai pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Solo.
Bersama dua sahabatnya, Andi Supriyono dan Rico, ia ditetapkan sebagai terdakwa kasus pengeroyokan terhadap korban Wahyu dan Albert, keduanya warga Sriwedari, Laweyan. Tidak hanya itu, Martino pun juga dijerat dengan Pasal 362 tentang pencurian. Pasalnya, saat mengeroyok Wahyu ia diduga juga mengambil handphone milik korban.
Di hadapan majelis hakim yang dipimpin Pragsono SH, kedua rekan terdakwa, Andi Supriyono dan Rico mengakui, Martino turut melakukan pemukulan terhadap korban Wahyu dan Albert pada pertengahan November 2006 lalu.
Pengeroyokan itu dipicu rasa tidak terima Andi Supriyono yang merasa diejek oleh Wahyu dkk. Ketika itu, Andi dan pacarnya berboncengan sepeda motor dan lewat di depan rumah Albert yang sedang merayakan ulang tahun bersama kawan-kawannya.
Tiba-tiba Andi mendengar Wahyu dan teman-temannya memanggil hai sayang kepada mereka berdua.
Tidak terima pacarnya digoda, Andi lalu mengajak beberapa orang temannya, termasuk Martino dan Rico, untuk mengeroyok Wahyu dan Albert. Namun ternyata, saat pemukulan itu HP milik Wahyu hilang. Setelah kasus tersebut ditangani aparat Poltabes Solo, diketahui alat komunikasi itu berada di tangan terdakwa Martino. - Abu Nadhif
pratama_adi2001
City Level

Post: 375
 
Reputasi: 0

__________________
Download Mp3 Gratis di www.adminkidnet.co.nr
kalau mau pulsa gratis bisa di www.indonesian.co.nr
and jangan lupa kunjungi blog gw di www.adminkidnet.co.cc





Reply With Quote     #18   Report Post     Original Poster (OP)

Polda Riau telusuri pabrik ekstasi
Pekanbaru (Espos)
Kapolda Riau Brigjen Pol Sutjiptadi mengatakan, pihak menelusuri kemungkinan adanya pabrik ekstasi di Riau menyusul diringkusnya dua pengedar berikut barang bukti berupa 1.000 butir pil ekstasi.
”Kami belum berani mengatakan apakah di Riau ada pabrik ekstasi, kami masih menelusurinya. Saya tidak berani mengatakan jika belum ada faktanya,” kata Kapolda di Pekanbaru, Selasa (6/2).
Beberapa hari lalu, Tim Buru Sergap (Buser) Direktorat Narkoba Polda Riau mengamankan dua tersangka pengedar ekstasi masing-masing Ay dan Ak. Kedua tersangka diduga memiliki jaringan yang cukup profesional. Keduanya adalah orang ketiga dalam jaringan tersebut. Kedua tersangka ditangkap pada Sabtu (3/2) lalu di Jalan Riau Pekanbaru, namun karena dalam tahap pengembangan Polda belum mengekspos penangkapan tersebut. - Ant
pratama_adi2001
City Level

Post: 375
 
Reputasi: 0

__________________
Download Mp3 Gratis di www.adminkidnet.co.nr
kalau mau pulsa gratis bisa di www.indonesian.co.nr
and jangan lupa kunjungi blog gw di www.adminkidnet.co.cc





Reply With Quote     #19   Report Post     Original Poster (OP)

Polisi tangkap pengedar SS
Magelang (Espos)
Aparat Polresta Magelang menangkap AGS alias Bawes, 28, tersangka pengedar shabu-shabu (SS) di daerah itu yang selama ini masuk DPO (daftar pencarian orang) jajaran kepolisian setempat.
Kapolresta Magelang AKBP Joko Lukito didampingi Kasat Reskrim AKP Purwanto di Magelang, Selasa (6/2), mengatakan tersangka warga Karang Gading, Kecamatan Magelang Tengah itu ditangkap saat transaksi dengan seorang calon pembeli. ”Minggu (4/2) dinihari kami mendapat informasi bahwa tersangka akan melakukan transaksi di depan Hotel Trio, dia mengendarai mobil sedan, kami menangkapnya,” katanya. Barang bukti yang disita berupa dua paket sabu-sabu seberat satu gram dari tangan tersangka. Berdasarkan pengakuan tersangka, katanya, barang itu dipesan oleh seseorang. Satu paket seharga Rp 900.000. Tersangka mendapatkan satu gram shabu-shabu itu dari seorang pengedar di Yogyakarta dengan harga Rp 1,650 juta. ”Lalu dijadikan dua paket,” katanya. - Ant
pratama_adi2001
City Level

Post: 375
 
Reputasi: 0

__________________
Download Mp3 Gratis di www.adminkidnet.co.nr
kalau mau pulsa gratis bisa di www.indonesian.co.nr
and jangan lupa kunjungi blog gw di www.adminkidnet.co.cc





Reply With Quote     #20   Report Post     Original Poster (OP)

Dua perampok ditembak mati
Jakarta (Espos)
Petugas Polres Metro Bekasi menembak mati dua perampok yang kerap menggunakan senjata api (Senpi) dalam setiap aksi mereka.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana kepada wartawan, Selasa (6/2), mengatakan kedua tersangka yang tewas di tangan polisi karena melawan saat hendak ditangkap itu adalah Usman alias Johan dan Deden alias Miraden. ”Jenazahnya telah dibawa ke RSCM untuk mendapatkan visum Polres Metro ,” katanya .
Selain itu, lanjut Untung, polisi memburu tiga tersangka lain yang kabur yakni Rinto, Tohir dan Hartono alias Pak De. Kawanan perampok ini terakhir kali merampok sepeda motor di Jl Kampung Sawah, Pondokgede, Bekasi dan menembak mati korbannya, Sudirman. Kawanan itu juga pernah beraksi di beberapa tempat di Bekasi dan Jakarta. - Ant
pratama_adi2001
City Level

Post: 375
 
Reputasi: 0

__________________
Download Mp3 Gratis di www.adminkidnet.co.nr
kalau mau pulsa gratis bisa di www.indonesian.co.nr
and jangan lupa kunjungi blog gw di www.adminkidnet.co.cc
Reply
 


Thread Tools Search this Thread
Search this Thread:

Advanced Search




Similar Threads
Thread Original Poster Forum Replies
Berita kriminal Gia_Viana Politik, Ekonomi & Hukum 9
Yang Punya Motor Yamaha Absent Disini joskaren Sepeda Motor 10
yg punya berita luar negeri taruh disini!! pratama_adi2001 Politik, Ekonomi & Hukum 24
semua berita tentang chelsea (silahkan kirim n lihat disini) gupy15 Sepakbola 3


Pengumuman Penting

Cari indonesiaindonesia.com
Cari Forum | Post Terbaru | Thread Terbaru | Belum Terjawab


Powered by vBulletin Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.