Azim Premji Tuan Thakur sebenarnya

emansipasi

New member
azim.jpg


Kebangkitan Asia di abad-21 ditandai dengan bermunculannya semakin banyak orang-orang Asia yang berpengaruh di dunia globalisasi ini. Salah satunya ditandai dengan kebangkitan Azim Premji dengan Wipro dan perusahaan outsourcing software paling digdaya di dunia ini. Hanya berbekal warisan sebuah usaha minyak goreng yang nyaris bangkrut milik orang tuanya, Premji yang buta akan tekhnologi dan komputer, berhasil mendirikan sebuah perusahaan software terkemuka di dunia ini.

Di buku ini kita akan menemukan perjalanan biografi seorang Azim Premji yang didapat dari referensi berbagai website, majalah internasional, buku dan majalah yang mengupas banyak hal tentang dirinya. Sayangnya, penulis buku ini, Haris Priyatna, tidak sampai bisa berhubungan langsung dengan Azim Premji sehingga tidak bisa mendapatkan kesan dan pesan langsung dari Azim Premji, baik yang berhubungan dengan dirinya, maupun tentang hal lainnya.

Wipro telah menjadi merek global dan perusahaan global yang beroperasi di berbagai negara termasuk di Eropa maupun Amerika. Karyawan Wipro di India sebanyak 61.000 orang, sedangkan di luar negeri mencapai 11.000 orang. Uniknya, Wipro adalah pabrik minyak goreng yang pada perjalanannya melakukan diversifikasi di berbagai bidang, termasuk bidang teknologi informasi.

Dalam buku ini selain menceritakan tentang perjalanan sebuah pabrik minyak goreng menjadi perusahaan IT dan outsourcing global, banyak sekali pelajaran yang bisa dipetik baik terkait dengan kepemimpinan maupun manajemen. Azim Premji sebagai pemimpin Wipro dikenal sebagai pemimpin yang sangat dihormati, bukan hanya karena keberhasilannya membangun Wipro namun karena perannya dalam membangun watak dan nilai-nilai luhur pegawai Wipro, pebisnis maupun masyarakat India dan dunia.

Salah satu pelajaran yang kita ambil dari buku ini adalah keyakinan bahwa memegang teguh nilai-nilai etika adalah modal dasar membangun organisasi yang kuat dan professional. Azim Premji telah membuktikan hal tersebut dan sangat menekankan etika di dalam seluruh aspek kehidupan. Seperti kita tahu, India adalah salah satu negara yang belum bebas dari lilitan korupsi dan nepotisme. Namun, Wipro mampu tampil berbeda, dengan tidak kompromi terhadap penegakan etika dan kejujuran. Wipro tidak takut kehilangan proyek karena harus menolak untuk mengorbankan nilai-nilainya. Pada akhirnya, Wipro justru lebih dihormati karena sikapnya tersebut. Bukan hanya itu, proyek demi proyek, penjualan demi penjualan akhirnya lebih memilih Wipro sebagai penyedia jasa/produknya.


Sumber : http://www.benih.net/
 
Bls: Azim Premji Tuan Thakur sebenarnya

hahahaa.... cerita tuan tanah di India ini toh aslinya? Kereeen,.... Pakai acara kekerasan engga tuh?
 
Back
Top