Langkah-Langkah Membuat Kue

sinici

New member
Kue memang hidangan makanan ringan yang biasa di makan sebelum jam makan utama yang fungsinya sebagai pengganjal rasa lapar menunggu makan, kue biasanya terbuat dari tepung sagu, tepung beras, tepung terigu, tepung maizena, tepung tapioka yang hasilnya bercita rasa manis dan gurih. Kue memiliki 2 jenis macamnya ada kue basah dan kue kering, kue tradisional banyak sekali didapatkan di Indonesia. kue biasa di hidangkan saat berkumpul bersama keluarga, atau acara tertentu, seperti arisan, selamatan, atau jamuan makan dll, kue juga dimanfaatkan sebagai pengusir rasa bosan saat menunggu sesuatu yang lama, tiap orang pasti membayangkan kue buatannya menghasilkan bentuk, rasa dan tampilannya yang sempurna tentunya dalam membuat kue tersebut memerlukan peralatan mixer roti sebagai alat pengaduk bahan adonan kue hingga menjadi adonan kue yang diinginkan, berikut ada beberapa tips untuk anda yang ingin belajar membuat kue sebagai pegangan dalam membuat kue untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

mixer-kue.jpg

Hal Pertama yang perlu anda lakukan, kenali bahan-bahan untuk membuat adonan cake, seperti telur, gula, tepung teigu atau tepung yang lain, lemat yang terdiri dari mentega dan margarine. Bahan pengembang serta alat untuk membuat kue seperti oven dan lain-lain.
Kocoklah telur dengan menggunakan peralata yang kering serta terbebas dari lemak. Telur yang digunakan harus telur yang masih segar dan bersuhu ruangan, apabila telur yang akan digunakan baru saja disimpan dalam lemari pendingin sebaiknya telur didiamkan beberapa saat hingga mencapai suhu ruangan.
Istilah kocoklah telur hingga mengembang artinya adalah telur dikocok bersama gula hinggan kental dam warnanya memucat. Hal itu dapat diketahui dengan mengambil adonan dengan menggunakan sendok, jiak terdapat jejak pada permukaan adonan dan jejak tidak hilang dalam beberapa saat maka adonan sudah mengental.
Dalam mengocok mentega atau margarin dengan telur tidak bisa dilakukan secara bersamaan. Jika dikocok bersamaan maka hasil adonan tidak bisa menyatu. Cara yang benar untuk melakukan nya adalah masukkanlah telur satu persatu pada saat mengocok mentega atau margarin.
Untuk menhemat waktu sebaiknya gunakan gula kastor atau gula pasir dengan butiran yang halus. Alasan menggunakan gula kastor adalah karena gula kastor ini lebih mudah larut ke dalam adonan dibanding menggunakan gula pasir biasa yang membutuhkan waktu lebih lama untuk hancur dan larut dalam adonan.
Untuk mencampurkan tepung terigu ke dalam adonan telur sebaiknya menggunakan sendok kayu, jangan sekali-sekali mengaduk dengan menggunakan mixer meskipun dengan kecepatan paling rendah sekalipun, karena mengaduk adonan tersebut dengan mixer akan melepas udara dalam adonan sehingga akan menyebabkan adonan yang tidak mengembang secara sempurna. Sedangkan jika menggunakan sendok kayu udara yang berada dalam adonan akan terperangkap dan tidak terbuang sehingga dihasilkan adonan dsesuai dengan keinginan kita dan mampu mengembang sempurna.
Untuk melelehkan mentega atau margarine sebaiknya gunakanlah api yang kecil hingga margarine atau mentega meleleh. Setelah itu segeralah angkat dan diaduk. Apabila sudah mulai dingin, sebaiknya dituangkan sedikit demi sedikit sambail diaduk perlahan-lahan.
Olesi atau lapisi loyang yang akan digunakan sebagai alas kue dengan mengguanakan margarine lalu di alasi dengan menggunakan kertas roti dan olesi kembali dengan margarine tipis-tipis saja. Jangan taburi bagian dalam loyang menggunakan tepung terigu, hal ini akan menyebabkan adanya lapisan yang mudah terkelupan hingga akan menyebakan hasil kue menjai tidak bagus dari segi tampilan.
Dilarang keras memasukkan adonan kue/cake apabila suhu untuk memanggang belum tercapai sesuai keinginan kita karena hal tersebut akan menghasilkan kue yang bantat. Sebaiknya panaskanlah oven sebelum dipakai selama minimal 15 menit hingga tercapai suhu yang diinginkan, jika sudah tecapai. Setelah adonan kue masuk kedalam oven jangan sekali-kali membuka pintu oven pada saat 15 menit pertama agar kue atau cake bisa mengembang sempurna.
Untuk menguji kematangan dari kue yang kita buat, caranya adaltusuklah kue dengan menggunakan lidi, apabila lidi masih basah saat dikelurkan artinya kue yang dibuat belum matang. teruskan meng-oven hingga benar-benar matang. Hal ini dilakukan juga agar kue tidak menjadi gosong.

Demikian pembahasannya semoga bermanfaat untuk anda dan dapat menambah pengetahuan anda dalam membuat kue yang sempurna sesuai yang di harapkan dan berkreasilah lebih banyak dalam membuat kue agar hasilnya menarik.
 
Last edited:
Back
Top