Asia Model Star Award: Model Indonesia Menangi Asia Model Star Award di Seoul

Kalina

Moderator
201301152208462610_1.jpg

JAKARTA, KOMPAS.com- Model-model delegasi Indonesia yang mengikuti Asia Model Festival Award ke-8 di Seoul, Korea Selatan, pada 15-16 Januari lalu, menorehkan pretasi dengan meraih kemenangan di beberapa kategori. Ini sebuah ajang pencarian model muda berbakat tingkat internasional yang diikuti oleh 14 negara di kawasan Asia.

Keikutsertaan model-model Indonesia ke ajang internasional itu merupakan hasil kerja sama Korean Model Agency dan Asosiasi Agensi Model, serta Talenta Indonesia (AAMTI). Dari sembilan model yang diberangkatkan ke Seoul, empat model di antaranya meraih kemenangan.

Sebelumnya, mereka telah memenangi 2013 Asia New Star Model Contest, Face of Indonesia. Acara ini merupakan program tahunan internasional dari KMA dan untuk tahun ini melibatkan AAMTI dengan tujuan meningkatkan kualitas peserta, juga untuk mendapatkan respon dari dunia hiburan di Indonesia. Keikutsertaan model-model Indonesia ini untuk pertama kalinya.

Keempat model yang meraih kemenangan adalah J-Ryan dari Posture Management yang meraih kategori Asia Model Star Award untuk kategori Professional Model Pria, Firrina dari C's Management yang menang untuk kategori Professional Model Wanita, serta Vembria dan Jessica dari Look Inc yang meraih kemenangan untuk kategori Best Perfomance & Entertainment serta Best Hair and Beauty.

Wakil Ketua AAMTI Keke Soeryo, dalam jumpa persnya kemarin mengatakan, prestasi model-model Indonesia di kancah internasional ini sangat membanggakan. Diharapkan, lanjut Keke, prestasi ini bisa lebih ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Harapan itu juga disampaikan Presiden Direktur PT Adhaus Kim Jeong Ho.

"Ajang pencarian bakat model baru ini merupakan kontribusi kami untuk dunia modeling. Ini merupakan hasil kolaborasi kami dengan negara-negara lain yang ikut ambil bagian," kata Kim.

Pengalaman Baru

Bagi sembilan orang anggota delegasi Indonesia, mengikuti ajang pencarian bakat tingkat internasional merupakan pengalaman pertama. Dan pengalaman baru ini mereka lalui saat cuaca di Seoul sangat dingin.

Rhessa dari Posture Management yang menjadi salah satu delegasi menceritakan, dirinya sempat menangis saat akan maju ke catwalk. Pasalnya, Rhessa tak mengerti bahasa Korea, dan make up artist yang mendandaninya tak bisa berbahasa Inggris.

"Sempat nangis, karena aku enggak bisa menyampaikan make up seperti apa yang kuinginkan, sedangkan waktunya tinggal 10 menit lagi. Aku kan pakai kebaya, dikasihnya make up natural gitu," cerita Rhessa.
 
Back
Top