Empat Asupan Penting Agar Rambut Sehat

Kalina

Moderator
VIVAlife

Rambut yang berkilau, lembab dan halus memancarkan kesehatan yang baik. Sebaliknya,
rambut kering, kusam dan rapuh menandakan bahwa tubuh Anda mengalami kekurangan gizi. Rambut adalah jaringan yang tumbuh paling cepat
dalam tubuh manusia, yaitu sekitar satu setengah inci per bulan. Dengan demikian, nutrisi yang Anda
konsumsi setiap hari dapat mempengaruhi kesehatan rambut Anda. Seperti dilansir laman Livestrong, mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin, mineral dan asam lemak dapat membantu mengoptimalkan tekstur rambut Anda.

Vitamin A

Vitamin A berfungsi sebagai antioksidan yang mampu mencegah radikal bebas merusak folikel rambut. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan rambut kusam dan kering. Namun, terlalu banyak vitamin A juga dapat menyebabkan rambut rontok. Huntington College of Health Sciences menyarankan
untuk mengkonsumsi antara 5.000- 25.000 IU vitamin
A setiap hari. Sumber yang baik dari vitamin A adalah
wortel, produk susu, telur, hati, unggas dan ikan. Selain itu, kekurangan zinc juga dapat mencegah
penyerapan vitamin A. Mengkonsumsi 15 miligram zinc per hari dapat meningkatkan penyerapan vitamin A. Sumber makanan yang kaya akan zinc termasuk tiram, bibit gandum, hati, biji wijen, dan cokelat hitam.

Zat Besi

Kekurangan zat besi ternyata dapat mempengaruhi
tekstur dan ketebalan rambut . Menurut Columbia
University Health Services, manfaat utama zat besi
adalah membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ketika
sel-sel darah merah kekurangan zat besi, Anda akan
mengalami anemia. Salah satu gejala umum dari jenis anemia adalah rambut yang rapuh, ujung yang bercabang atau mudah patah, serta tekstur yang kering. Sumber zat besi yang baik meliputi unggas, ikan, daging, kacang-kacangan, biji-bijian, kismis dan bayam. Asupan zat besi yang dianjurkan pada wanita
premenopause adalah 18 miligram dan 8 miligram
untuk pria dan wanita pasca menopause. Namun, jika
Anda seorang vegetarian, Anda perlu mengkonsumsi
lebih banyak zat besi karena besi dalam makanan
nabati tidak dapat terserap dengan mudah dalam tubuh jika dibandingkan dengan zat besi yang berasal dari daging, unggas dan ikan. Selain itu, mengkonsumsi makanan kaya vitamin C, seperti jeruk, jeruk, kiwi, tomat dan nanas dapat meningkatkan kemampuan tubuh Anda untuk
menyerap mineral ini.

Asam Lemak

Asam lemak omega-3 merupakan protein berkualitas
tinggi yang dapat merangsang pertumbuhan rambut
dan membantu mengatur keseimbangan minyak pada kulit kepala Anda. Rambut terdiri dari protein berserat yang disebut keratin. Jika Anda kekurangan asam lemak omega-3, rambut Anda terlihat kering, rapuh dan bercabang. Biji rami, kenari, dan ikan berlemak, seperti tuna, halibut, salmon dan makarel, mengandung asam lemak omega-3 serta zat besi yang tinggi. Makanan ini juga mengandung vitamin E, antioksidan yang mampu meningkatkan sirkulasi darah pada kulit kepala untuk pertumbuhan rambut yang optimal dan pencegahan rambut rontok.

Biotin

Biotin yang juga dikenal sebagai vitamin H, adalah
vitamin B kompleks. Vitamin ini memfasilitasi
pertumbuhan rambut yang sehat dan membantu
memeliharanya. Secara khusus, biotin memainkan
peran penting dalam asam amino yang digunakan
dalam protein sintesis. Protein membantu menguatkan rambut serta membuat rambut berkilau alami. Ketika tubuh Anda tidak menerima jumlah biotin yang cukup, maka rambut Anda akan mudah rontok. Selain itu mata Anda akan terlihat tidak segar, lesu dan bibir mengalami pecah-pecah. Beberapa produk perawatan rambut banyak mengandung biotin karena dapat mencegah kerusakan rambut. Menurut University of Maryland Medical Center,
mengkonsumsi makanan yang kaya biotin dapat
mengurangi rambut yang rapuh dan bercabang.
Makanan yang kaya akan biotin antara lain telur, tiram, alpukat, produk susu, kacang, kismis, jamur, pisang, kedelai, oatmeal dan kacang-kacangan.

© VIVA.co.id
 
Back
Top