Welcome Bonus $100 dari ForexChief

Cara Trading Berdasarkan Berita Forex


Masih ingat kasus Brexit yang mencuat pertama kali tahun 2016 lalu? Referendum yang menuntut keluarnya Inggris dari Uni Eropa ini merupakan salah satu contoh berita forex. Mengapa? Pemberitaan terkait Brexit secara langsung memengaruhi nilai tukar poundsterling, mata uang resmi Inggris. Hal ini tentu berdampak kepada para trader forex terutama mereka yang menggunakan analisa fundamental.

Pasca tercapainya kesepakatan antara Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dengan Uni Eropa pada tahun 2019, poundsterling langsung naik 1,23% dan mencapai level $1,29. Bagi para trader yang sudah memperkirakan hal ini, mereka mungkin akan segera mengambil posisi. Tapi, kenaikan nilai itu ternyata tidak berlangsung lama. Hanya beberapa jam setelahnya, pound kembali melemah sebanyak 0,27%.

Kenaikan dan penurunan nilai mata uang setelah perilisan berita politik memang hal yang pasti. Tapi tidak semua trader fundamental mampu membaca berita ini dengan baik lalu memanfaatkannya untuk keperluan trading. Salah membaca dan mengambil posisi, bisa-bisa malah membuat Anda loss besar.

Berita Forex Seperti Apa yang Rilisnya Jadi Waktu Tepat untuk Trading?

Para trader profesional yang kerap melakukan trading berdasarkan pemberitaan, biasanya sudah tahu jenis berita apa yang akan berdampak pada pasar forex. Data-data ekonomi global misalnya, bisa dimonitor langsung lewat kalender ekonomi.

Kondisi perekonomian Amerika Serikat juga sangat berpengaruh pada nilai mata uang secara global dan kerap dianggap sebagai berita penting. Perlu diperhatikan bahwa tidak semua berita yang dirilis terkait masalah ekonomi memiliki dampak pada volatilitas pasar.

Menghindar dari Jebakan Kalender Ekonomi

Analis fundamental kerap menghabiskan banyak waktu guna mengetahui kondisi ekonomi suatu negara. Mereka bisa mengulik kinerja uang melalui laporan neraca, laba rugi, analisis suku bunga yang sedang berlaku, hingga indeks harga konsumen. Analis fundamental yakin, iklim ekonomi global berpengaruh besar terhadap pergerakan harga.

Data ekonomi tersebut bisa memberikan sinyal trading bagi trader dalam pengambilan keputusan trading. Hal ini berdasarkan asumsi data ekonomi yang dirilis berdampak pula pada nilai tukar mata uang negara tertentu. Apalagi, beberapa data tersebut sering mengubah tren harga atau arah pasar, seperti data sektor ketenagakerjaan, consumer price index, dan data GDP.

Meskipun mayoritas investor di dunia mendukung analisis model ini, tetapi tidak semua data tersebut perlu Anda cermati. Coba ikuti beberapa tips berikut supaya Anda terhindar dari "jebakan" kalender ekonomi.

 
Cara Trading Berdasarkan Berita Forex


Masih ingat kasus Brexit yang mencuat pertama kali tahun 2016 lalu? Referendum yang menuntut keluarnya Inggris dari Uni Eropa ini merupakan salah satu contoh berita forex. Mengapa? Pemberitaan terkait Brexit secara langsung memengaruhi nilai tukar poundsterling, mata uang resmi Inggris. Hal ini tentu berdampak kepada para trader forex terutama mereka yang menggunakan analisa fundamental.

Pasca tercapainya kesepakatan antara Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dengan Uni Eropa pada tahun 2019, poundsterling langsung naik 1,23% dan mencapai level $1,29. Bagi para trader yang sudah memperkirakan hal ini, mereka mungkin akan segera mengambil posisi. Tapi, kenaikan nilai itu ternyata tidak berlangsung lama. Hanya beberapa jam setelahnya, pound kembali melemah sebanyak 0,27%.

Kenaikan dan penurunan nilai mata uang setelah perilisan berita politik memang hal yang pasti. Tapi tidak semua trader fundamental mampu membaca berita ini dengan baik lalu memanfaatkannya untuk keperluan trading. Salah membaca dan mengambil posisi, bisa-bisa malah membuat Anda loss besar.

Berita Forex Seperti Apa yang Rilisnya Jadi Waktu Tepat untuk Trading?

Para trader profesional yang kerap melakukan trading berdasarkan pemberitaan, biasanya sudah tahu jenis berita apa yang akan berdampak pada pasar forex. Data-data ekonomi global misalnya, bisa dimonitor langsung lewat kalender ekonomi.

Kondisi perekonomian Amerika Serikat juga sangat berpengaruh pada nilai mata uang secara global dan kerap dianggap sebagai berita penting. Perlu diperhatikan bahwa tidak semua berita yang dirilis terkait masalah ekonomi memiliki dampak pada volatilitas pasar.

Menghindar dari Jebakan Kalender Ekonomi

Analis fundamental kerap menghabiskan banyak waktu guna mengetahui kondisi ekonomi suatu negara. Mereka bisa mengulik kinerja uang melalui laporan neraca, laba rugi, analisis suku bunga yang sedang berlaku, hingga indeks harga konsumen. Analis fundamental yakin, iklim ekonomi global berpengaruh besar terhadap pergerakan harga.

Data ekonomi tersebut bisa memberikan sinyal trading bagi trader dalam pengambilan keputusan trading. Hal ini berdasarkan asumsi data ekonomi yang dirilis berdampak pula pada nilai tukar mata uang negara tertentu. Apalagi, beberapa data tersebut sering mengubah tren harga atau arah pasar, seperti data sektor ketenagakerjaan, consumer price index, dan data GDP.

Meskipun mayoritas investor di dunia mendukung analisis model ini, tetapi tidak semua data tersebut perlu Anda cermati. Coba ikuti beberapa tips berikut supaya Anda terhindar dari "jebakan" kalender ekonomi.


Jika Anda sudah berkecimpung di dunia trading forex, maka jangan malas untuk menyimak berita forex maupun keuangan yang muncul di TV atau surat kabar. Bisa pula dicari tahu melalui internet yang lebih cepat dan lengkap. Dengan mengamati beritanya, maka Anda pun bisa melakukan analisa dan membuat prediksi apakah Anda akan untung dengan keputusan yang nantinya akan Anda buat tersebut. Analisa yang Anda lakukan ini harus sesuai dengan berita di kondisi market.

Dengan berita tersebut, maka trader pun bisa mengetahui tren terkini yang dilakukan oleh para pelaku forex maupun pasar. Banyak sekali orang yang tidak mau membuang waktu mereka untuk mengumpulkan berita dan menganalisanya padahal ini penting. Memang benar butuh waktu, namun hasilnya tidak akan mengkhianati usaha yang Anda lakukan. Anda harus tahu dari yang paling dasar seperti mata uang yang sering diperdagangkan untuk dijadikan sebagai kegiatan trading forex ini.

 

Studi Atas Day Trading

Trading day merupakan salah satu gaya trading paling terkenal. Kenali lebih dekat apa itu trading day beserta kelebihan dan kekurangannya. Trading harian (day trading) sepertinya merupakan gaya trading aktif yang paling terkenal, bahkan sering dianggap sebagai arti dari trading aktif itu sendiri. Trading harian, sebagaimana namanya, adalah metode membeli dan menjual suatu instrumen dalam hari yang sama. Posisi transaksi ditutup pada hari yang sama dengan ketika open jual atau beli dilakukan. Secara tradisional, trading harian dilakukan oleh trader profesional, seperti spesialis atau market makers. Kendati demikian, sistem trading online yang berkembang pesat belakangan ini juga telah membuka peluang bagi trader pemula untuk melakukannya.

studi-atas-day-trading-114828-1.jpg

Day trader adalah sebutan untuk seseorang yang melakukan transaksi dengan gaya day trading. Misalnya membeli di sesi pertama dan kemudian menjual di sesi kedua atau sesi ketiga dalam satu hari. Gaya trading ini mengambil keuntungan dari fluktuasi harga harian. Kisarannya antara beberapa menit sampai jam per trading. Trader jenis ini bersifat spekulatif dan bertujuan mencari capital gain.

Forex Day Trading
Karena likuiditas yang tinggi dan penggunaan leverage, trading forex cocok untuk trading harian di mana Anda dapat memanfaatkan pergerakan harga bahkan dengan ukuran account yang sederhana seperti micro dan mini.

Dengan pergerakan mata uang selama hari itu dan leverage yang dipakai, Anda dapat memperoleh keuntungan harian dengan menggunakan rasio laba rugi yang baik. Dengan sistem yang bagus, Anda tidak harus terpaku pada layar, karena Anda bisa menggunakan fitur-fitur otomatis yang terpasang pada chart. Jangka waktu trading yang biasanya berkisar antara 2-4 jam memungkinkan Anda untuk menggunakan time frame rendah sebagai acuan grafik trading.

Day Trader forex biasanya menggunakan time frame 4H atau 1H sebagai penentu long term trend-nya. Sedangkan untuk eksekusi harian mereka lebih suka menggunakan time frame 15M. Dikarenakan time frame dan waktu trading yang singkat, target profit mereka pun tidaklah terlalu besar, yaitu tidak lebih besar dari 100 poin. Target paling umum biasanya antara 30-50 poin. Karena target keuntungan yang tidak terlalu besar inilah mereka dapat melakukan pembukaan posisi beberapa kali dalam satu harinya. Bahkan saya pernah bertemu dengan seorang day trader yang bertrading hingga 13 lot dalam satu hari, padahal deposit awal yang dia masukkan hanya sebesar 500 USD! Jelas ia tergolong day trader yang sangat aktif.

Akan tetapi, strategi ini sering diledek oleh kalangan investor dan media massa sebagai strategi kacangan. Tetap saja, salkan strategi ini bisa menghasilkan uang, kenapa tidak? Meski memiliki beberapa kekurangan, ada banyak manfaat yang bisa diperoleh ketika seseorang melakukan day trading.

Kelebihan
Ketika melakukan trading dengan pola day trader ada banyak kesempatan yang bisa diambil. Dikarenakan target profit yang dikejar tidak lebih dari 100 poin, kesempatan ini dapat timbul hampir setiap hari diberbagai jenis pasangan mata uang utama. Entah harga sedang berada dalam gelombang naik atau turun, seorang day trader mampu mendapatkan profit dari sana.

Para day trader tidak terlalu memusingkan tren jangka panjang seperti seorang Swinger. Bagi mereka trading adalah hari ini. Dengan melihat pergerakan hari ini maka itulah kondisi market yang bisa diambil. Itu sebabnya mereka menggunakan time frame yang relatif lebih pendek seperti 15M atau 10M.

Kekurangan
Kekurangan dalam trading dengan pola seperti ini tentu saja ada. Jika pada seorang Swinger kelebihannya ada pada mudahnya pengontrolan posisi dan harga, hal ini justru menjadi kendala seorang day trader. Seorang day trader harus cukup kuat memantau pergerakan harga beberapa kali setiap harinya, karena jika tidak, mereka akan kehilangan kesempatan dalam pembukaan posisi.

Hal in berimbas pada besarnya kemungkinan seorang day trader mengalami tekanan psikologis yang diakibatkan perubahan harga dari detik ke detik. Anda yang sudah pernah membuka real account atau sedang menjalankan real account pasti tahu maksud saya. Pada real account, titik psikologis memegang peranan yang sangat penting jauh melebihi tekanan mana pun.

Kekurangan lainnya terletak pada besar resikonya. Semakin aktif seseorang membuka posisi maka resiko yang ditempuh juga akan semakin besar. Jadi alih-alih mendapatkan profit, seorang day trader yang tidak mahir membaca grafik acapkali mengalami loss dalam jumlah cukup besar dalam waktu singkat.

Sumber : seputarforex.com

 

Strategi Yang Sesuai Dengan Besar Modal Anda

Trader bisa saja memiliki kesempatan sukses dengan modal terbatas. Hal ini akan terjadi jika trader memahami strategi apa yang sesuai dengan besar modal mereka.

Modal yang bisa disediakan oleh tiap trader berbeda-beda, sehingga jika ada pertanyaan berapakah jumlah modal yang tepat untuk trading mungkin agak sulit dijawab. Memang jelas untuk bisa membuat transaksi berukuran besar dibutuhkan modal yang besar pula. Namun kemudahan trading online yang ada saat ini, sudah memungkinkan trader untuk berpartisipasi dengan modal yang lebih kecil. Lalu, adakah kesempatan untuk bisa sukses dengan modal terbatas? Hal ini bisa saja terjadi, bila trader memahami strategi apa yang tepat untuk disesuaikan dengan kekuatan modalnya. Berikut adalah ulasan strategi trading yang bisa dimanfaatkan sesuai dengan ukuran modal:

strategi-yang-sesuai-dengan-besar-modal-anda-109682-1.jpg

Modal 0 USD
Dengan modal 0 USD, apakah mungkin Anda bisa mendapatkan profit dari forex? Secara sekilas memang tidak bisa. Darimana Anda dapat melipatgandakan keuntungan jika modal saja tidak ada? Namun dengan adanya beberapa pilihan di bawah ini, Anda bisa memperoleh cara yang memungkinkan Anda bertrading tanpa menggunakan modal sepeserpun.

1. Bonus Deposit
Cukup banyak broker forex yang menawarkan bonus deposit, mulai dari 5 USD hingga 10 USD atau lebih, sebagai bagian dari promosi yang diharapkan bisa menarik klien baru. Ini bisa Anda manfaatkan untuk mendaftar akun dan mulai trading live tanpa harus mendepositkan dana apapun. Bonus deposit ini dapat dijadikan sebagai modal awal yang bisa Anda kembangkan untuk meraih profit. Namun perlu diperhatikan juga bahwa mengikuti promo seperti ini biasanya akan dibebani dengan ketentuan dan syarat tertentu.

2. Kontes Trading Gratis
Kontes trading gratis dapat menjadi solusi untuk membangun trading Anda. Beberapa broker menawarkan kontes trading pada account demo dengan hadiah uang cash yang bisa ditarik ataupun uang yang tidak bisa ditarik tetapi bisa dipakai untuk trading live pada broker tersebut. Siapa saja, mulai dari pemula ataupun newbie dapat mengikutinya. Jika Anda beruntung, maka hadiah akan menanti. Jika tidak bisa menjadi juara, maka berlatihlah lagi dan lagi sampai kemampuan Anda terasah dan bisa menyabet gelar juara. Sama dengan bonus deposit broker, kontes trading gratis juga disertai dengan aturan khusus, untuk itu pelajari juga bagaimana ketentuan broker agar Anda tidak merasa dirugikan di kemudian hari.

Modal 100 USD - 500 USD
Jumlah ini biasanya dianggap sebagai kisaran minimum deposit di suatu broker forex. Jika memiliki modar dalam range ini, biasanya bisa trading dengan ukuran lot standar. Tentu saja Anda harus mengambil risiko sedikit lebih besar jika ingin mendapat keuntungan lebih. Namun bila Anda memiliki strategi yang teruji, akun Anda bisa tumbuh pesat. Salah satu strategi yang layak dicoba adalah scalping. Scalping memang sangat berisiko tetapi sangat menguntungkan, dan sangat cocok untuk account standar.

Modal 500 USD - 1000 USD
Kisaran modal ini cocok untuk trading jangka menengah seperti day trader. Mereka yang sudah agak berpengalaman biasanya "naik kelas" dari scalping ke day trading. Gaya trading ini membutuhkan pengamatan akan tren yang lebih cermat dan pengetahuan mengenai kapan harus masuk pasar dan kapan sebaiknya menghindari pasar, seperti saat news release atau sejenisnya. Diperlukan juga pemahaman akan money management yang lebih baik. Modal 1000 USD - Tak Terbatas Trader dengan modal besar memiliki kebebasan untuk memilih sistem tradingnya. Namun umumnya trader dengan modal sebesar ini adalah trader jangka panjang. Besarnya modal memungkinkan mereka untuk meraih keuntungan besar dari pembukaan posisi yang lebih sedikit, serta menjaga level risiko pada tingkat yang mudah dikendalikan.

Selain itu, sekarang banyak yang menawarkan EA atau robot trading, juga layanan seperti PAMM atau copy trading, dimana trader bermodal besar cukup menanamkan modal dan membeli layanan tersebut, lalu menikmati hasilnya. Namun, EA maupun copy trading tidak sempurna dan masih perlu kontrol rutin. Sehingga untuk mengaplikasikan EA atau memilih layanan PAMM dibutuhkan pengetahuan yang cukup luas mengenai forex trading. Oleh karena itu, cara ini akan lebih tepat diambil saat Anda sudah makan banyak asam-garam di dunia forex trading.

Sumber : seputarforex.com

 

Pasangan Mata Uang Apa yang Cocok Ditransaksikan oleh Pemula Forex?

Bagi Pemula dalam Forex Trading atau Anda yang sedang Belajar Trading Forex Online, pilihan pasangan mata uang yang sesuai akan sangat membantu Anda dalam meraih profit. Berikut ini merupakan beberapa pasangan mata uang yang karakteristiknya cocok digunakan untuk melatih kemampuan trading Anda.

EUR/GBP
Pasangan mata uang ini merupakan salah satu yang paling populer. Selain karena merupakan pasangan yang terdiri dari dua mata uang besar dunia, pasangan mata uang ini juga memiliki volume transaksi yang besar.

Dengan demikian, volatilitas dan likuiditas pada pasangan mata uang ini secara konstan menunjukkan performa yang baik. Selain itu, kondisi ekonomi yang baik di antara negara-negara pemilik mata uang ini juga membuat pergerakannya stabil dan dapat diperkirakan.

USD/CAD
Pasangan mata uang ini sering disebut sebagai 'loonie'. Pergerakannya yang stabil membuat pasangan mata uang milik negara yang bertetangga ini cukup sesuai bagi trader pemula. Salah satu karakteristik yang dimiliki pasangan mata uang ini adalah perubahannya seringkali dipengaruhi harga minyak mentah dunia.

Saat harga minyak naik, kemungkinan besar nilai CAD juga menguat dan USD/CAD bergerak turun. Dengan demikian, Anda dapat memasukkan perkiraan harga minyak dunia ke dalam analisis fundamental yang Anda lakukan untuk pasangan mata uang ini.

AUD/USD & NZD/USD
Kedua pasangan mata uang ini memiliki performa yang mirip. Keduanya memiliki pola pergerakan dan volatilitas yang tenang sehingga mudah untuk diprediksi. Anda dapat mendengarkan analis pasar sebagai bahan pertimbangan jika ingin mentransaksikan pasangan mata uang ini.

Selain itu, kedua pasar pasangan mata uang ini pergerakannya sangat dipengaruhi oleh harga logam dan kondisi cuaca di Australia. Seringkali jika kondisi cuaca di Australia sedang buruk atau harga logam mengalami penurunan, pasangan mata uang ini ikut terdepresiasi. Sehingga, selain fokus pada hasil analisis para ahli, Anda juga dapat menggabungkan strategi trading Anda dengan analisis fundamental terhadap harga logam Australia.

USD/CHF
Sebagai mata uang safe haven, Swiss Franc atau CHF merupakan mata uang yang likuiditasnya sangat tinggi. Hal itu menjadikan pasangan mata uang ini sebagai salah satu yang paling populer di pasar forex. Meski volatilitasnya kadang cukup tinggi, pasangan mata uang ini seringkali mengikuti pergerakan EUR/USD secara terbalik.

Sumber : mfix.com

 
Fokus pada agenda yang menggerakkan pasar saja

Saat Anda membuka kalender forex, coba atur filter untuk memunculkan agenda berita yang memiliki dampak sedang hingga tinggi saja. Beberapa agenda yang perlu Anda cermati adalah pengumuman suku bunga dan kebijakan moneter, geopolitik, serta data dan indikator ekonomi makro.

Nah, guna mendapat agenda terkini, jangan lupa tetapkan zona waktu, filter, dan kerangka waktu kalender forex. Perhatikan juga berbagai detail tambahan dari agenda berita tersebut, plus berita mana yang berpotensi memunculkan peningkatan volatilitas.

Terapkan strategi forex news trading

Berikutnya, coba terapkan strategi trading berdasarkan forex news guna menekan risiko seminimal mungkin. Ketahui bagaimana memanfaatkan pin bar dan inside bar. Pin bar umumnya terbentuk ketika berita dirilis, sedangkan inside bar muncul satu hari usai berita dirilis.

Berita forex kadang tidak langsung terlihat menggerakkan pasar. Bisa saja suatu agenda ekonomi tidak terjadwal justru mengubah tren pasar atau malah peristiwa lampau baru disadari pasar beberapa waktu kemudian. Namun, mengandalkan strategi pin bar dan inside bar memberikan Anda kemudahan dalam membaca berita melalui grafik.

Gabungkan kedua teknik analisis

Kini banyak perusahaan broker maupun trader profesional menggabungkan analisis fundamental dan analisis teknikal guna memperoleh pemahaman lebih komprehensif pada prospek investasi. Coba lakukan analisis data ekonomi lebih dulu sebelum masuk ke pasar, khususnya jika Anda ingin menargetkan profit dalam jangka waktu panjang.

Kemudian, manfaatkan volatilitas harga pasar yang berjangka waktu pendek guna menerapkan analisis teknikal. Anda bisa memanfaatkan layanan signal trading supaya mudah menemukan dan menentukan kapan waktu tepat untuk membuka posisi.

Demikian beberapa tips yang bisa Anda lakukan guna menghindar dari "jebakan" kalender ekonomi. Membaca forex news secara cermat diikuti kombinasi analisis fundamental dan analisis teknikal akan membantu Anda mencapai keuntungan maksimal saat trading forex pada waktu yang tepat.

 
Fokus pada agenda yang menggerakkan pasar saja

Saat Anda membuka kalender forex, coba atur filter untuk memunculkan agenda berita yang memiliki dampak sedang hingga tinggi saja. Beberapa agenda yang perlu Anda cermati adalah pengumuman suku bunga dan kebijakan moneter, geopolitik, serta data dan indikator ekonomi makro.

Nah, guna mendapat agenda terkini, jangan lupa tetapkan zona waktu, filter, dan kerangka waktu kalender forex. Perhatikan juga berbagai detail tambahan dari agenda berita tersebut, plus berita mana yang berpotensi memunculkan peningkatan volatilitas.

Terapkan strategi forex news trading

Berikutnya, coba terapkan strategi trading berdasarkan forex news guna menekan risiko seminimal mungkin. Ketahui bagaimana memanfaatkan pin bar dan inside bar. Pin bar umumnya terbentuk ketika berita dirilis, sedangkan inside bar muncul satu hari usai berita dirilis.

Berita forex kadang tidak langsung terlihat menggerakkan pasar. Bisa saja suatu agenda ekonomi tidak terjadwal justru mengubah tren pasar atau malah peristiwa lampau baru disadari pasar beberapa waktu kemudian. Namun, mengandalkan strategi pin bar dan inside bar memberikan Anda kemudahan dalam membaca berita melalui grafik.

Gabungkan kedua teknik analisis

Kini banyak perusahaan broker maupun trader profesional menggabungkan analisis fundamental dan analisis teknikal guna memperoleh pemahaman lebih komprehensif pada prospek investasi. Coba lakukan analisis data ekonomi lebih dulu sebelum masuk ke pasar, khususnya jika Anda ingin menargetkan profit dalam jangka waktu panjang.

Kemudian, manfaatkan volatilitas harga pasar yang berjangka waktu pendek guna menerapkan analisis teknikal. Anda bisa memanfaatkan layanan signal trading supaya mudah menemukan dan menentukan kapan waktu tepat untuk membuka posisi.

Demikian beberapa tips yang bisa Anda lakukan guna menghindar dari "jebakan" kalender ekonomi. Membaca forex news secara cermat diikuti kombinasi analisis fundamental dan analisis teknikal akan membantu Anda mencapai keuntungan maksimal saat trading forex pada waktu yang tepat.


Sebagian trader meyakini, analisis fundamental bukanlah hal yang wajib dilakukan dalam trading forex. Analisis teknikal dipandang lebih andal dalam memprediksi pergerakan pasar. Sebagian trader lain justru berpendapat sebaliknya. Forex news dan kalender ekonomi bisa membantu Anda memperkirakan pergerakan harga selanjutnya.

Namun, sebagaimana tidak ada hal yang selalu benar dalam trading forex, kedua pendapat itu pun bisa jadi tidak selalu terbukti. Pada akhirnya, keahlian Anda sebagai seorang trader diuji dengan memadukan kedua teknik analisis tersebut guna memperoleh keuntungan maksimal dari trading forex.

 

Atasi Trading Stress Anda dengan Langkah Sederhana Ini

Trading merupakan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi dan pertimbangan yang matang. Jika tidak diatur dengan baik, hal tersebut berpotensi menimbulkan stres yang membebani pikiran. Untuk mengurangi beban pikiran Anda, mulailah melakukan manajemen stres dengan langkah-langkah berikut.

Sadari Bahwa Anda Sedang Mengalami Stres
Saat trading, pergerakan pasar yang sulit ditebak, perhitungan yang salah, atau perasaan menyesal karena kehilangan kesempatan profit yang baik dapat membuat Anda stres. Untuk mengatasinya, Anda harus terlebih dulu menyadari sebesar apa stres yang ditimbulkan oleh kejadian-kejadian tersebut.

Apakah kejadian tersebut membuat Anda panik? Merasa gelisah, atau bahkan sampai membuat Anda ingin berhenti trading? Catat seluruh detailnya dalam trading journal Anda.

Tenangkan Diri Anda
Jika Anda telah mengakui bahwa beberapa pengalaman trading membuat Anda stres, langkah selanjutnya adalah menenangkan diri Anda. Salah satu caranya adalah dengan berhenti trading sejenak dan melakukan kegiatan yang menyenangkan. Sebab, pikiran yang tenang adalah kunci untuk meredakan stres.

Cobalah untuk bersantai dan melakukan hobi Anda. Mendengarkan musik klasik juga dapat membantu Anda untuk berelaksasi.

Temukan Penyebab Stres Anda
Saat pikiran Anda sudah mulai tenang, mulailah mencari tahu apa saja yang menjadi penyebab stres Anda. Apakah benar hal tersebut disebabkan oleh keadaan pasar yang terlalu volatil? Teknik analisis yang kurang tepat? Atau justru berasal dari keputusan-keputusan trading yang Anda buat secara gegabah?

Banyak faktor penyebab stres yang mungkin saja Anda alami. Dengan membaginya ke dalam kategori terpisah, Anda akan semakin mudah menemukan penyebab stres yang Anda rasakan. Lakukan hal ini sampai Anda berhasil menemukan semua hal yang membuat Anda khawatir atau tidak nyaman saat trading.

Saat sudah selesai, mulailah susun strategi baru agar pengalaman trading Anda semakin menyenangkan.

Sumber : mfix.com

 

Perkembangan Dunia Forex

Forex telah berkembang sangat pesat dibandingkan pada jaman dahulu. Bagamanakah proses perkembangan forex dari tahun ke tahun? Perkembangan pasar Foreign Exchange atau yang lebih dikenal sebagai Forex telah menunjukkan grafik yang sangat menakjubkan. Pada dekade 1980-an, nilai transaksi perdagangan forex hanya sekitar $70 milyar. Namun pada 2 dekade berikutnya nilai transaksinya telah mencapai US$ 1.5 trilliun, dan data terakhir tepatnya pada bulan Mei tahun 2009 menunjukkan nilai transaksi yang fantastis, totalnya dapat mencapai hingga sebesar US$3.2 trilliun.

perkembangan-dunia-forex-64186-1.jpg

Rasanya kurang lengkap apabila kita hanya membahas mengenai seluk beluk dari Forex, tanpa mengetahui latar belakang timbulnya dunia forex itu sendiri. Sebenarnya bagaimanakah perkembangan forex bisa sampai menjadi bisnis yang begitu besar hingga seperti sekarang ini ? Kemudian Faktor apa yang turut mendukung perkembangannya ? Berikut ini saya akan mencoba untuk mengulas perkembangan pertukaran mata uang dunia yang pada akhirnya melatarbelakangi timbulnya dunia Forex.

1. Mata Uang
Mata uang koin pertama kalinya digunakan pada jaman Zahiliyah, tepatnya pada kerajaan Fir'aun. Sedangkan mata uang kertas dipergunakan pertama kalinya pada jaman Babilonia.

2. Sistem Bretton Woods - 1944
Pada tanggal 22 July 1944 telah diadakan sebuah konferensi moneter berskala international, yang kemudian dikenal dengan istilah “The Bretton Woods Conference“, yang mana dihadiri oleh 44 Negara. Dimana maksud diadakannya konferensi tersebut bertujuan untuk menyusun rencana dalam pembuatan sistem moneter. Dua tahun setelah konferensi tersebut, maka didirikanlah IMF dan Bank Dunia untuk mengawasi sistem tersebut.

3. Standarisasi Harga Emas - 1800
Pada tahun-tahun ini, nilai mata uang dijamin oleh emas murni, dimana yang merupakan standar dari negara tersebut. Dengan harapan, nilai mata uang dinegara Eropa dan Amerika pada saat itu relatif stabil.

4. System Floating Exchange Rate
Sistem Bretton Wood bertahan hingga 30 tahun, karena dibeberapa negara besar masih mengalami krisis ekonomi yang hebat. Pada 15 Agustus 1971, Presiden Nixon mengumumkan System Floating Exchange Rate untuk pertama kalinya. Perihal ini ditegaskan kembali dalam “Smithsonian Conference”, Desember 1971 di Washington. Sistem floating yang lebih sederhana itu berlaku sampai dengan sekarang yang mana pada akhirnya diikuti oleh negara-negara lainnya.

5. Forex pada era 1980-an
Pada transaksi perdagangan Benua Asia, Eropa dan Amerika meningkat sangat pesat, tepatnya dari US$70 milyar/hari hingga menjadi US$1,5 triliun/hari. Dalam dua dekade berikutnya yang dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia dan juga kemajuan teknologi pada saat itu.

6. Forex di era 1990-an
Pada tahun 1990, perdagangan Forex secara online mulai dicetuskan, tepatnya diChicago, sebelumnya sekitar tahun 1987 dan mulai digunakan mulai tahun 1992. Sistem ini memungkinkan para pelaku pasar untuk melakukan transaksi melalui internet meskipun mereka berada jauh dari tempat perdagangan bursa saham dan mata uang.

7. Forex di era Milenium 21
Sekitar tanggal 01 Januari 2002, sejarah Forex semakin bertambah dengan diperkenalkannya mata uang Euro sebagai mata uang resmi di 12 negara Eropa. Saat ini, Euro masuk dalam lima besar mata uang yang paling sering digunakan dalam pasar Forex. Gambaran diatas sudah dapat terlihat bahwa perkembangan forex yang mana telah membentuk suatu garis besar mengenai perubahan dunia forex. Untuk itu saya akan mengurai 2 indikator yang mempengaruhi faktor-faktor perkembangan teknologi serta penerapan regulasi yang memfasilitator besar dalam perubahan dunia Forex. Saya juga akan menunjukan bahwa tanpa disadari, bahwa filosofi yang melandasi 2 faktor tersebut tidak lain dan tidak bukan ialah peningkatan akan User Trading Experience.

Perkembangan dunia forex dimana para pelakunya secara kolektif menjadi jauh lebih tanggap akan suatu perubahan dan perkembangan, yang mana terjadi melalui rentan waktu yang relatif panjang dan melalui proses evolusi tersebut terus berlanjut hingga saat ini. Faktor teknologi, tidak dapat dipungkiri menjadi salah satu katalisator percepatan suatu pertumbuhan bisnis forex. Dimulai dari dikembangkannya global elektronik trading sistem pertama di tahun 1987 oleh CME Globex yang dibantu oleh teknologi beserta jaringan mass media Reuter yang menjadi cikal bakal lahirnya sistem online trading.

Dengan menggunakan media internet, forex trading dapat dilakukan secara online melalui ratusan broker dengan menggunakan beberapa macam trading platform. Para pelaku pasar tidak perlu lagi untuk datang ke tempat perdagangan bursa efek dan mata uang, akan tetapi mereka dapat melakukan trading cukup dari rumah atau kantor. Faktor teknologi yang memberikan banyak kemudahan, menjadikan forex sebagai salah satu cabang investasi dengan nilai transaksi multi-million dan terus berkembang pesat selama 3 dekade ini.

Kemudian timbul faktor lain yang mendukung kemajuan forex ialah dengan adanya regulasi yang terus dibentuk dan dikembangkan dalam upaya untuk menjamin keamanan bisnis ini, khususnya bagi para investornya. Dengan adanya kemauan dalam membentuk suatu aturan dalam proses perdagangan forex mulai ditandai pada tahun 2000 yang diprakarsai oleh Presiden Amerika Bill Clinton, bersama–sama dengan Kongres Amerika dan perkumpulan asosiasi perdagangan forex pada saat itu menjadi awal lahirnya badan–badan dan asosiasi yang mengatur soal forex trading seperti, National Futures Association ( NFA ), Commodity Trading Futures Commision ( CTFC ) Amerika dan Financial Service Authority ( FSA ) Inggris. Dimana regulasi yang telah berhasil dirumuskan, membuat bisnis forex semakin aman dan berkembang kearah yang lebih baik.

Saya hanya ingin menekankan bahwa baik itu disengaja maupun tidak, sebenarnya filosofi dasar dunia Forex yang telah “berkembang dan beradaptasi” ialah :
  1. Adanya peningkatan akan User Trading Experience. Seperti yang telah dijelaskan diatas, dimana perkembangan dunia Forex difasilitasi setidaknya terdapat 2 hal ;
  2. Lahirnya perkembangan teknologi dalam pengembangan sistem forex trading. Adanya pihak Regulasi yang dapat mengatur para pelakunya.

Perkembangan teknologi (khususnya internet), memberikan kemudahan bagi para trader untuk dapat trading di tempat yang lebih flexible (contoh: dari rumah sendiri). Kemudahan bagi trader bersinonim dengan: better User Trading Experience. Regulasi dan tata cara yang telah ditetapkan untuk para pelaku trading (salah satunya adalah broker), membuat dunia Forex secara keseluruhan, bergerak ke arah yang lebih aman dan dapat dipercaya. Lebih aman dan dapat dipercaya adalah faktor yang berkontribusi sangat besar untuk kenyamanan bagi para trader yang juga berarti: better User Trading Experience. Konklusinya, peningkatan terhadap User Trading Experience membuat bisnis forex dari tahun ke tahun seakan tumbuh menjadi salah satu “the biggest investment market” yang patut diperhitungkan sebagai salah satu pilihan investasi bagi kita.

Dari penjelasan diatas, apakah anda sudah mengetahui mengenai sejarah Perkembangan Forex sebelumnya ? Di sini saya mengambil kesimpulan bahwa sistem Forex Trading telah berevolusi, dimana melalui waktu dan proses yang cukup lama, berubah menjadi “bentuk” yang lebih sesuai dengan keinginan para trader; lebih trader-friendly dan lebih menghargai keinginan/kemauan trader untuk meningkatkan trading experience mereka. Dan pada hari ini, Forex Trading telah menjadi industri yang luar biasa besar, lebih baik dan cukup teratur karena adanya peraturan-peraturan dari instansi yang memiliki otoritas.

Sumber : seputarforex.com

 
Bisnis Trading Forex Membutuhkan Biaya

Menjalankan sebuah bisnis membutuhkan administrasi biaya berkelanjutan. Cara pandang tersebut harus disadari trader jika dia benar-benar berusaha mendapatkan keuntungan dalam menjalankan bisnis forex. Berikut adalah biaya-biaya dalam trading forex:

1. Posisi Rugi

Posisi rugi adalah biaya paling besar sebagai tanggungan dalam bisnis trading forex. Pandangan tersebut akan melatih trader untuk mengontrol keterlibatan emosi pada setiap posisi rugi. Anggaplah seperti ini; seorang wirausahawan tidak akan resah atau marah ketika harus mengeluarkan biaya untuk membayar gaji karyawan atau membeli bahan baku, karena dia tahu bahwa biaya tersebut memang harus disiapkan untuk menjalankan bisnis.

Posisi rugi tidak dapat dihindari, tidak peduli keahlian bertrading atau seberapa banyak perolehan keuntungan. Oleh karena itu, trader harus belajar untuk menghadapinya sebagai biaya terbesar dalam trading forex.

2. Biaya Trading

Setiap kali trader membuka posisi, broker akan membebankan biaya trading dalam bentuk spread dan/atau komisi. Anda perlu memperhatikan seberapa besar pengeluaran dari biaya trading tersebut agar Anda mampu mengkalkulasikan seberapa besar profit harus dihasilkan untuk mengkover biaya-biaya di atas (termasuk posisi rugi).

Gaya bertrading juga memiliki andil dalam mengatur pengeluaran biaya trading. Pada scalping resiko lebih kecil namun biaya trading lebih tinggi karena frekuensi OP tinggi. Sedangkan pada swing trading beban biaya tradingnya lebih kecil namun melibatkan resiko tinggi karena TP dan SL umumnya dipasang jauh dari posisi OP.

Perhatikan pula broker dengan beban swap (rollover) yang tinggi, di mana Anda bisa jadi menanggung biaya tambahan jika menahan posisi sampai berhari-hari.

3. Sarana Bertrading

Sarana bertrading pada dasarnya adalah software dan hardware pendukung bagi trader untuk melaksanakan kegiatan trading forex. Contohnya antara lain adalah sarana pendukung seperti komputer (PC, Laptop) dan koneksi internet.

Karena modal dan kebutuhan trading berbeda-beda, biaya dari sarana bertrading umumnya akan sangat bervariasi dari satu trader dengan trader lain. Bisa saja Anda memilih untuk menggunakan komputer trading dengan setup monitor lebih dari satu serta meja dan kursi mewah yang tentunya akan menggelembungkan biaya.

Rencanakan biaya anggaran untuk membeli sarana bertrading secara bijaksana. Jangan sampai terlalu tinggi sebelum Anda benar-benar menghasilkan profit untuk menunjangnya.

 
Bisnis Trading Forex Membutuhkan Biaya

Menjalankan sebuah bisnis membutuhkan administrasi biaya berkelanjutan. Cara pandang tersebut harus disadari trader jika dia benar-benar berusaha mendapatkan keuntungan dalam menjalankan bisnis forex. Berikut adalah biaya-biaya dalam trading forex:

1. Posisi Rugi

Posisi rugi adalah biaya paling besar sebagai tanggungan dalam bisnis trading forex. Pandangan tersebut akan melatih trader untuk mengontrol keterlibatan emosi pada setiap posisi rugi. Anggaplah seperti ini; seorang wirausahawan tidak akan resah atau marah ketika harus mengeluarkan biaya untuk membayar gaji karyawan atau membeli bahan baku, karena dia tahu bahwa biaya tersebut memang harus disiapkan untuk menjalankan bisnis.

Posisi rugi tidak dapat dihindari, tidak peduli keahlian bertrading atau seberapa banyak perolehan keuntungan. Oleh karena itu, trader harus belajar untuk menghadapinya sebagai biaya terbesar dalam trading forex.

2. Biaya Trading

Setiap kali trader membuka posisi, broker akan membebankan biaya trading dalam bentuk spread dan/atau komisi. Anda perlu memperhatikan seberapa besar pengeluaran dari biaya trading tersebut agar Anda mampu mengkalkulasikan seberapa besar profit harus dihasilkan untuk mengkover biaya-biaya di atas (termasuk posisi rugi).

Gaya bertrading juga memiliki andil dalam mengatur pengeluaran biaya trading. Pada scalping resiko lebih kecil namun biaya trading lebih tinggi karena frekuensi OP tinggi. Sedangkan pada swing trading beban biaya tradingnya lebih kecil namun melibatkan resiko tinggi karena TP dan SL umumnya dipasang jauh dari posisi OP.

Perhatikan pula broker dengan beban swap (rollover) yang tinggi, di mana Anda bisa jadi menanggung biaya tambahan jika menahan posisi sampai berhari-hari.

3. Sarana Bertrading

Sarana bertrading pada dasarnya adalah software dan hardware pendukung bagi trader untuk melaksanakan kegiatan trading forex. Contohnya antara lain adalah sarana pendukung seperti komputer (PC, Laptop) dan koneksi internet.

Karena modal dan kebutuhan trading berbeda-beda, biaya dari sarana bertrading umumnya akan sangat bervariasi dari satu trader dengan trader lain. Bisa saja Anda memilih untuk menggunakan komputer trading dengan setup monitor lebih dari satu serta meja dan kursi mewah yang tentunya akan menggelembungkan biaya.

Rencanakan biaya anggaran untuk membeli sarana bertrading secara bijaksana. Jangan sampai terlalu tinggi sebelum Anda benar-benar menghasilkan profit untuk menunjangnya.


Saat akan memilih sebuah pialng berjangka atau broker, ada banyak sekali pertimbangan yang perlu diperhatikan. Mulai dari layanan yang mereka berikan, sarana trading yang memadai, sampai beban yang perlu dikeluarkan para trader. Biaya tersebut meliputi Spread, komisi, dan berbagai biaya lain yang telah disampaikan di atas.

Beberapa hal di atas perlu Anda pertimbangkan dengan baik sebelum memilih sebuah layanan broker forex yang akan digunakan. Dengan pembahasan yang telah kami sampaikan di atas, maka Anda telah memiliki dasar yang baik sebelum menentukan broker forex yang terbaik.

 

Apa Yang Paling Penting Dalam Trading Forex?

Ada yang berpendapat, trading cukup praktek saja. Tapi juga ada yang menilai, lebih penting tahu dasar-dasar teori dulu. Mana yang benar? Seorang teman trader berpendapat, nggak usahlah terlalu banyak teori dalam bertrading; yang penting coba, coba dan coba. Lama-lama juga akan bisa merasakan, posisi mana yang harus diambil. Teman trader lain berpendapat sebaliknya. Untuk bisa menjadi trader yang baik, seharusnya mengerti dasar-dasar teori trading plus pemahaman yang baik atas indikator-indikator yang digunakan. Nah tuh… mana yang bener yah? Ok deh… Mari kita liat bareng!

apa-yang-paling-penting-dalam-trading-forex-67709-23012.jpeg

Teori Dasar Trading Itu Perlu....
Menurut pengalaman anda sendiri gimana tuh? Apakah anda termasuk trader yang mengandalkan keberanian plus sedikit (atau malah banyak) kenekatan saat bertrading? Apakah memang kita tidak perlu memahami indikator dan bisa bertrading hanya dengan mengandalkan perasaan?

Saya sendiri terus terang awalnya termasuk yang meremehkan tetek bengek teori dalam trading. Simple aja sih pemikiran yang terlintas di benak saya waktu itu, lah kan cuma menebak arah, naik atau turun… piece of cake… gampaaanng! Yah, mungkin karena menganggap gampang itu lah, akhirnya memang gampang juga kena MC.

Baru setelah kena batunya, saya mulai menyadari, perlunya memahami setidaknya teori dasar untuk bertrading dengan baik. Berdasarkan pada pengalaman trading tanpa tau dasar teori sama sekali, maka saya mulai banting stir.

...Tapi Tak Perlu Terlalu Banyak Teori
Saya mulai terobsesi untuk memahami teori dasar trading plus berusaha memahami sebanyak mungkin indikator teknikal maupun sistem trading. Kalau suatu saat ada temen trader yang membicarakan sistem trading atau indikator yang saya belum pernah dengar, maka saya akan segera mencari tahu dan mencoba memahaminya.

Kalau perlu, trading pun cuti dulu, ganti dengan googling sana-sini plus nanya sana-sini maupun mengubah trading system. Tapi, saya justru makin sering kena Margin Call (MC). Wah, trus gimana dong? Kok serba salah nih? Trading dengan teori seadanya, hasilnya cepat MC. Trading dengan terlalu banyak teori juga sering MC. Haddeeh! Untungnya (aneh nih, udah berkali-kali MC juga masih ngerasa untung) saya termasuk orang yang nggak gampang menyerah.

Seringnya loss justru membuat saya terpacu untuk semakin ngotot cari tahu. Yah, sebenernya sih dasarnya penasaran aja, atau "gemes", tepatnya. Soalnya, ya di trading ini saya bener-bener kena batunya. Biasanya, saya ngerasa sebagai fast learner (sombong mode on nih). Eh, kok di trading ini saya ngerasa nggak ada apa-apanya banget deh. Anyway, penasaran dan gemes ternyata bisa memacu saya untuk terus belajar, coba, belajar, coba… Trading ternyata tidak segampang yang saya kira sebelumnya, tapi juga sebenernya nggak serumit yang saya duga. Nah tuh…

Ramuan Yang Tepat
Jadi gimana? Ya itulah ramuan yang sebaiknya dipakai: belajar, coba, belajar, coba… dan seterusnya. Kuncinya: jangan bosan dan jangan cepat menyerah. Eh, by the way… belajar trading forex itu menyenangkan lho. Terus terang, saya dapat banyak hal dari belajar trading.

Selain pemahaman tentang trading itu sendiri, saya juga belajar sabar, belajar mengendalikan emosi, dan bahkan juga belajar bersosialisasi. Singkatnya, manfaat trading bukan hanya uang. Saya mendapat mentor dan juga temen-temen seperguruan. Saya juga menemukan temen terbaik yang selalu memberikan motivasi. Thanks guys… You’re awesome.

Nah, buat temen-temen yang sedang belajar trading. Tetaplah semangat, teruslah belajar, coba, belajar, coba… Baik jam terbang maupun teori, sama pentingnya dalam forex trading. Terlalu banyak mencoba hanya dengan modal nekad lebih berarti menghamburkan modal, waktu dan tenaga. Tapi terlalu banyak teori juga bikin puyeng. So, yang seimbang lebih baik dan jangan lupa… Enjoy your trade!

Sumber : seputarforex.com

 
STRATEGI FOREX MOVING STOP LOSS DAN MULTIPLE LOT STRATEGY


Ibarat sebuah medan pertempuran, tentunya diperlukan strategi untuk menghadapi musuh. Strategi-strategi tersebut tentunya harus dicocokan dengan keadaan medan pertempurannya.

Begitupun dalam bisnis forex trading, diperlukan juga strategi-strategi khusus ketika memasuki pasar. Strategi-strategi tersebut termasuk dalam bagian risk management atau yang biasa disebut dengan manajemen risiko.

Strategi forex ini bermacam-macam, sebagai contoh strategi cut loss, strategi switching dan strategi hedging. Namun saat ini, saya tidak akan membahas strategi yang dipaparkan di atas. Sekarang kita akan membahas strategi moving stop loss dan multiple lot strategy.

1. Moving Stop Loss

Moving stop loss merupakan strategi forex manajemen risiko yang digunakan ketika kita ingin bertransaksi mengikuti sebuah trend harga (trend follower). Sesuai dengan namanya, moving stop loss berarti memindahkan level risiko sesuai dengan pergerakan trend. Prinsip moving stop loss sebetulnya mirip dengan trailing stop.

Kelemahan trailing stop, tentunya terkendala dengan koneksi internet apabila koneksinya bermasalah dan keadaan meta trader dalam laptop atau komputer yang harus selalu dalam keadaan sistem running.

Akan tetapi, dengan menggunakan strategi moving stop loss ini kelemahan tersebut bisa terminimalisir karena strategi ini lebih mengandalkan kemampuan seorang trader dalam menilai risiko pasar.

Sebagai contoh:
Misalkan, Anda mengambil posisi buy 1 lot di harga 100 dengan resiko sebesar 50 pips. Lalu harga kemudian naik ke 300 yang akhirnya terkoreksi ke 200 dan kembali naik menuju 500.

Dari ilustrasi diatas, Anda bisa menerapkan strategi moving stop loss di area koreksi tersebut, yaitu di kisaran 200 – sehingga keuntungan atau profit Anda dapat terjaga. Apabila ternyata harga naik lagi, Anda bisa menempatkan stop loss Anda di koreksi berikutnya.

Berdasarkan strategi ini, keuntungan Anda dalam jangka panjang akan ditentukan dari seberapa panjang trend-trend yang terbentuk. Pergerakan trend yang hanya memiliki sedikit gelombang biasanya akan menghasilkan kerugian walaupun nilai risiko berhasil dikecilkan.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda dapat menggunakan strategi multiple lot.

2. Multiple Lot Strategy

Banyak orang yang tidak sanggup secara mental untuk menahan sebuah posisi transaksi yang sedang mengalami kerugian. Akan tetapi, membiarkan keuntungan dari sebuah posisi yang masih terbuka juga bukan hal yang mudah.

Bayangkan situasi dimana posisi transaksi sudah mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Kemudian pergerakan harga masuk ke fase koreksi dan mengurangi keuntungan pada posisi transaksi.

Apa yang akan Anda lakukan?

Di satu sisi Anda pasti ingin memaksimalkan posisi transaksi dari kemungkinan kelanjutan trend. Namun di sisi lain Anda tidak ingin membiarkan posisi yang sudah mengalami keuntungan tersebut berubah menjadi kerugian.

Solusinya adalah dengan menggunakan multiple lot strategy.

Dengan menggunakan strategi ini, berarti kita menggunakan volume transaksi yang dapat dipecah. Ketika posisi transaksi sudah mengalami keuntungan, kita dapat mengambil sebagian dan membiarkan sisanya untuk mengantisipasi pergerakan yang lebih besar.

Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat ilustrasi berikut ini:

Misalnya, Anda mengambil posisi buy 4 lot di harga 100 dengan resiko sebesar 50 pips. Lalu harga kemudian naik ke 300 yang akhirnya terkoreksi ke 200 dan kembali naik menuju 500.

Dari ilustrasi diatas, Anda bisa menerapkan strategi multiple lot strategi ketika harga mencapai 300, lalu Anda bisa menutup 2 lot atau setengah dari posisi transaksi Anda.

Lalu ketika harga terkoreksi dan kemudian naik kembali ke 500, Anda bisa menutup setengah lot dari posisi Anda yang tersisa. Tentunya strategi inipun, bisa dikombinasikan dengan strategi moving stop loss yang telah diutarakan di atas.

Namun sebagai tambahan, untuk menjalankan strategi-strategi diatas, Anda harus selalu mengkombinasikan juga dengan risk to reward ratio.

Risk to reward ratio adalah perbandingan antara kerugian yang diterima dengan keuntungan yang diperoleh.

Pernahkah Anda mendengar sebuah sistem trading yang menggunakan stop-loss 50 pips dan target profit 30 pips?

Sistem tersebut berarti mempunyai risk to reward ration 5 banding 3. Dengan menggunakan dua strategi diatas namun menerapkan risk to reward ratio yang buruk, berarti Anda bersedia menanggung kerugian yang nilainya lebih besar dari peluangnya.

Sehingga gunakanlah strategi-strategi diatas dengan risk to reward ratio yang baik juga – yakni target profit lebih besar dari stop loss nya.


 
STRATEGI FOREX MOVING STOP LOSS DAN MULTIPLE LOT STRATEGY


Ibarat sebuah medan pertempuran, tentunya diperlukan strategi untuk menghadapi musuh. Strategi-strategi tersebut tentunya harus dicocokan dengan keadaan medan pertempurannya.

Begitupun dalam bisnis forex trading, diperlukan juga strategi-strategi khusus ketika memasuki pasar. Strategi-strategi tersebut termasuk dalam bagian risk management atau yang biasa disebut dengan manajemen risiko.

Strategi forex ini bermacam-macam, sebagai contoh strategi cut loss, strategi switching dan strategi hedging. Namun saat ini, saya tidak akan membahas strategi yang dipaparkan di atas. Sekarang kita akan membahas strategi moving stop loss dan multiple lot strategy.

1. Moving Stop Loss

Moving stop loss merupakan strategi forex manajemen risiko yang digunakan ketika kita ingin bertransaksi mengikuti sebuah trend harga (trend follower). Sesuai dengan namanya, moving stop loss berarti memindahkan level risiko sesuai dengan pergerakan trend. Prinsip moving stop loss sebetulnya mirip dengan trailing stop.

Kelemahan trailing stop, tentunya terkendala dengan koneksi internet apabila koneksinya bermasalah dan keadaan meta trader dalam laptop atau komputer yang harus selalu dalam keadaan sistem running.

Akan tetapi, dengan menggunakan strategi moving stop loss ini kelemahan tersebut bisa terminimalisir karena strategi ini lebih mengandalkan kemampuan seorang trader dalam menilai risiko pasar.

Sebagai contoh:
Misalkan, Anda mengambil posisi buy 1 lot di harga 100 dengan resiko sebesar 50 pips. Lalu harga kemudian naik ke 300 yang akhirnya terkoreksi ke 200 dan kembali naik menuju 500.

Dari ilustrasi diatas, Anda bisa menerapkan strategi moving stop loss di area koreksi tersebut, yaitu di kisaran 200 – sehingga keuntungan atau profit Anda dapat terjaga. Apabila ternyata harga naik lagi, Anda bisa menempatkan stop loss Anda di koreksi berikutnya.

Berdasarkan strategi ini, keuntungan Anda dalam jangka panjang akan ditentukan dari seberapa panjang trend-trend yang terbentuk. Pergerakan trend yang hanya memiliki sedikit gelombang biasanya akan menghasilkan kerugian walaupun nilai risiko berhasil dikecilkan.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda dapat menggunakan strategi multiple lot.

2. Multiple Lot Strategy

Banyak orang yang tidak sanggup secara mental untuk menahan sebuah posisi transaksi yang sedang mengalami kerugian. Akan tetapi, membiarkan keuntungan dari sebuah posisi yang masih terbuka juga bukan hal yang mudah.

Bayangkan situasi dimana posisi transaksi sudah mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Kemudian pergerakan harga masuk ke fase koreksi dan mengurangi keuntungan pada posisi transaksi.

Apa yang akan Anda lakukan?

Di satu sisi Anda pasti ingin memaksimalkan posisi transaksi dari kemungkinan kelanjutan trend. Namun di sisi lain Anda tidak ingin membiarkan posisi yang sudah mengalami keuntungan tersebut berubah menjadi kerugian.

Solusinya adalah dengan menggunakan multiple lot strategy.

Dengan menggunakan strategi ini, berarti kita menggunakan volume transaksi yang dapat dipecah. Ketika posisi transaksi sudah mengalami keuntungan, kita dapat mengambil sebagian dan membiarkan sisanya untuk mengantisipasi pergerakan yang lebih besar.

Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat ilustrasi berikut ini:

Misalnya, Anda mengambil posisi buy 4 lot di harga 100 dengan resiko sebesar 50 pips. Lalu harga kemudian naik ke 300 yang akhirnya terkoreksi ke 200 dan kembali naik menuju 500.

Dari ilustrasi diatas, Anda bisa menerapkan strategi multiple lot strategi ketika harga mencapai 300, lalu Anda bisa menutup 2 lot atau setengah dari posisi transaksi Anda.

Lalu ketika harga terkoreksi dan kemudian naik kembali ke 500, Anda bisa menutup setengah lot dari posisi Anda yang tersisa. Tentunya strategi inipun, bisa dikombinasikan dengan strategi moving stop loss yang telah diutarakan di atas.

Namun sebagai tambahan, untuk menjalankan strategi-strategi diatas, Anda harus selalu mengkombinasikan juga dengan risk to reward ratio.

Risk to reward ratio adalah perbandingan antara kerugian yang diterima dengan keuntungan yang diperoleh.

Pernahkah Anda mendengar sebuah sistem trading yang menggunakan stop-loss 50 pips dan target profit 30 pips?

Sistem tersebut berarti mempunyai risk to reward ration 5 banding 3. Dengan menggunakan dua strategi diatas namun menerapkan risk to reward ratio yang buruk, berarti Anda bersedia menanggung kerugian yang nilainya lebih besar dari peluangnya.

Sehingga gunakanlah strategi-strategi diatas dengan risk to reward ratio yang baik juga – yakni target profit lebih besar dari stop loss nya.



Moving stop loss merupakan salah satu strategi yang sangat ada kaitannya dengan risk management atau manajemen risiko. Strategi satu ini biasanya digunakan bilamana kita ingin bertransaksi dengan mengikuti harga yang sedang berlaku di pasaran.

Ini biasa juga dikenal dengan skema logging dalam dunia trading. Senada dengan namanya moving stop loss ini bisa memindahkan tingkat risiko yang Anda miliki sesuai dengan pergerakan dari trend harga yang ada di pasaran. Prinsip strategi trading forex satu ini sangat mirip dengan konsep tailing stop yang juga bisa Anda pelajari pada dunia trading.

 

10 Tips Supaya Disiplin Dalam Trading

Trading adalah pekerjaan yang menuntut disiplin sangat ketat. Anda harus patuh untuk melakukan serangkaian aturan sistem trading. Anda juga harus mampu mengontrol diri supaya tidak tunduk pada emosi, seperti ketakutan dan keserakahan. Trader yang sukses adalah trader yang bisa tetap disiplin dalam tradingnya. Tapi untuk bisa disiplin itu tidak mudah. Berikut adalah beberapa tips untuk menjadi trader yang disiplin.

10 Tips Supaya Disiplin Dalam Trading

Disiplin pada dasarnya adalah pengembangan mental yang memungkinkan Anda untuk tetap termotivasi dan fokus di tengah-tengah berbagai hambatan. Disiplin adalah tindakan untuk mengekang diri, melawan keinginan untuk mencapai suatu tujuan. Di dalam diet untuk menguruskan badan, Anda harus disiplin berolah raga dan menahan diri memakan makanan enak. Sedangkan di dalam trading, Anda harus disiplin menjalankan aturan trading dan menahan diri terhadap emosi ketakutan dan keserakahan. Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang kedisiplinan, silakan baca artikel Semangkuk Bubur Kedisiplinan

Di dalam trading saham, forex, atau emas, Anda tentunya ingin menjadi trader disiplin, bukan trader emosional. Namun kedisiplinan bukanlah sifat yang dibawa sejak lahir. Disiplin harus dilatih. Melatih disiplin juga perlu proses dan waktu. Menjadi trader yang disiplin itu sulit, tetapi disiplin merupakan sifat yang diperlukan dan penting bagi setiap trader, tujuannya supaya suatu hari nanti bisa profit secara konsisten.

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda menjadi trader yang disiplin:

1. Pastikan Anda memiliki Sistem Trading
Sistem Trading akan menjadi panduan Anda menentukan kapan masuk dan keluar dari pasar. Bagaimana Anda bisa disiplin kalau tidak tahu apa yang harus dilakukan? Jadi tips pertama adalah miliki Sistem Trading. Baca artikel berikut untuk info lebih lanjut tentang Sistem Trading.

2. Tulis dan tempel Sistem Trading di tempat yang mudah terlihat
Supaya tidak lupa, tulis aturan di dalam Sistem Trading dan tempelkan di tempat yang mudah terlihat. Bisa di dinding, di layar monitor, atau di atas meja kerja Anda. Jadi setiap kali akan mulai trading, Anda bisa membaca kembali aturan-aturan di dalam Sistem Trading.

3. Berlatih dahulu di demo account
Bila Anda trading forex, terus berlatih di demo account. Setelah bisa displin dan profit konsisten di demo account selama beberapa waktu, barulah trading dengan uang beneran.

4. Bila melakukan kesalahan, terimalah
Melakukan kesalahan adalah hal yang wajar dalam proses menuju kedisiplinan. Semakin Anda marah pada diri sendiri saat melakukan kesalahan, maka akan semakin mempengaruhi trading berikutnya. Jadikan pelajaran untuk tidak melakukan hal yang sama.

5. Setiap kali rugi, jangan trading dulu
Berhenti sejenak setiap kali rugi. Gunakan waktu untuk menenangkan diri. Jika memaksakan trading, malah akan membuat Anda tambah emosi untuk melakukan balas dendam pada pasar.

5. Kenali emosi Anda
Jika mendapati diri Anda sedang berkeringat dingin saat trading, berdoa untuk posisi trading, artinya itu adalah emosi yang berkuasa. Atau jika Anda terlalu bergembira saat trading, itu juga tanda emosi yang berkuasa. Tutup platform trading Anda dengan segera, dan review kembali apa yang dilakukan. Ingat bahwa disiplin membutuhkan kepala dingin bukan emosi.

6. Carilah pelatih atau mentor trading yang bisa menegur Anda
Milikilah pelatih yang bisa menegur saat Anda melakukan kesalahan. Pelatih tersebut untuk memantau trading dan mengingatkan Anda tentang perlunya disiplin. Pelatih ini bisa teman, pasangan, orang tua, anak, atau siapa saja yang mengerti trading. Tapi disarankan pelatih ini tidak ikut trading bersama Anda supaya pandangannya tetap obyektif.

7. Setelah profit, istirahat sejenak
Setelah profit biasanya trader lebih eforia atau bergembira berlebihan. Hal ini bisa mendorong trader lebih tidak disiplin. Sebaiknya setelah profit, lakukan istirahat sejenak

8. Istirahat sebentar di tengah-tengah waktu trading.
Melototi layar komputer terus menerus itu menghabiskan energi. Santai sejenak di tengah trading bisa mengembalikan emosi yang terkuras. Biarkan emosi Anda mereda.

9. Buat jurnal trading
Catat trading yang dilakukan dalam satu jurnal, kesalahan apa yang sudah dilakukan, dan lain sebagainya. Review jurnal trading setiap minggu atau setiap bulan untuk mengetahui apa saja yang perlu diperbaiki.

10. Usahakan selalu fokus
Jika pikiran Anda ada di tempat lain (misalnya pada pekerjaan lain, keluarga, pasangan, anak dll), biasanya trading menjadi tidak fokus dan tidak disiplin. Saat sedang tidak mood, tidak perlu trading. Selalu fokus pada pasar sebelum membuka posisi trading.

Sumber : juruscuan.com

 

Posisi Dolar AS Di Pasar Forex

Pasar forex berlangsung 24 jam sesuai dengan jam kerja bank-bank setiap negara yang berefek sambung-menyambung dari satu wilayah ke wilayah lainnya di seluruh dunia. Dolar AS merupakan mata uang terpenting di pasar ini. Forex tidak seperti pasar keuangan lainnya seperti New York Stock Excahange atau Bursa Efek Indonesia. Pasar spot forex tidak memiliki lokasi nyata atau kantor pusat. Pasar forex di anggap sebagai Over The Counter (OTC), atau interbank, karena pasar ini dijalankan secara elektronik dalam jaringan bank-bank secara internasional. Pergerakan harga berlangsung 24 jam dari Senin hingga Jumat, sesuai dengan jam kerja bank-bank setiap negara yang berefek sambung-menyambung dari satu wilayah ke wilayah lainnya di seluruh dunia. Dolar AS merupakan mata uang terpenting di pasar ini.

posisi-dolar-as-di-pasar-forex-62036-1.jpeg


Tujuh Mata Uang Utama
Sebagai pasar finansial paling besar dan paling populer di dunia, banyak sekali individu dan organisasi yang bermain di dalam pasar forex. Hal ini membuat pasar forex menjadi sangat likuid, sehingga transaksi buy dan sell atas berbagai mata uang bisa terjadi kapan saja.

Di pasar forex yang seperti ini, Dolar AS merupakan mata uang yang paling banyak diperdagangkan, meliputi 84.9% dari semua transaksi. Setelah itu ada Euro dan Yen di nomor dua dan tiga, disusul Pounds, Dolar Australia, Franc Swiss, Dolar Kanada, kemudian baru mata uang-mata uang lainnya. Gambar di bawah ini menunjukkan distribusi perdagangan mata uang di pasar forex dunia.

posisi-dolar-as-di-pasar-forex-62036-2.png

Dollar, The King
Anda mungkin sering menyebutkan Dolar AS (USD), tetapi berapa banyak yang Anda tahu mengenai mata uang ini? Selain menjadi mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, Dolar AS juga merupakan mata uang cadangan devisa dunia. Bahkan menurut International Monetary Fund (IMF), Dolar AS terdiri dari sekitar 62% dari cadangan devisa dunia. Artinya, sebagian besar entitas di dunia menggunakan Dolar dalam transaksi barang maupun jasa lintas negara, sehingga setiap investor, perusahaan, pemerintah, dan bank sentral, perlu memperhatikan mata uang ini. Kurs Dollar Amerika (USD) - 3 Des 2019 Jual : Rp.14,186 / Beli : Rp.14,044 Berita USD Dolar AS Lumpuh, Sentimen Pasar Memburuk Akibat Tingkah Paman Sam PMI ISM Manufaktur AS Merosot, Dolar Jatuh Dolar AS Menguat Tanggapi Data GDP Dan Durable Goods Orders Grafik USD Terhadap Rupiah (Harian)

Ada juga alasan-alasan penting lainnya mengapa Dolar AS memainkan peran penting di dalam pasar forex.
  1. Ekonomi Amerika Serikat adalah negara dengan perekonomian terbesar di dunia.
  2. Dolar AS adalah mata uang cadangan Dunia.
  3. Amerika Serikat memiliki pasar keuangan terbesar dan paling likuid di dunia.
  4. Amerika Serikat memiliki Sistem Politik yang sangat stabil.
  5. Amerika Serikat adalah satu-satunya negara adidaya di bidang militer.
  6. Dolar AS adalah alat tukar untuk transaksi lintas batas. Contohnya, harga Minyak dalam dollar AS. Umpama Indonesia ingin membeli minyak dari Arab Saudi, maka alat pembayaran dalam transaksi itu bukanlah Rupiah maupun Real, melainkan Dolar AS. Untuk membayar minyak yang diimpor, Indonesia perlu menukar Rupiah ke Dolar lebih dulu, untuk kemudian dibayarkan ke Arab Saudi. Demikian pula jika Arab Saudi hendak mengimpor susu dari New Zealand, misalnya, maka mereka akan menggunakan Dolar AS dalam pembayarannya.
  7. Sistem pertukaran uang modern bertolak dari perjanjian Bretton Woods dimana Dolar AS juga mulai melebarkan sayapnya sebagai mata uang cadangan dunia.

Saking populernya, Dolar AS memiliki beberapa julukan di pasar forex, yaitu "Greenback" dan "Buck". Jika dalam suatu berita tentang pasar forex disebutkan "Greenback menguat", maka bisa diketahui bahwa nilai Dolar AS kemungkinan sedang meningkat dibanding mata uang-mata uang utama lainnya.

Sumber : seputarforex.com

 

Kiat Menyusun Evaluasi Trading Akhir Tahun

Akhir tahun makin mendekat, tapi Anda masih bingung akan melakukan apa? Tips berikut ini akan menginformasikan apa saja langkah trading yang sebaiknya dilakukan di akhir tahun. Mendekati akhir tahun, banyak trader mulai menyusun rencana baru untuk menyongsong peluang pasar di tahun berikutnya. Akan tetapi, tak sedikit pula trader yang masih kebingungan menentukan langkah di penghujung tahun. Bahkan, salah seorang pembaca di tanya jawab Seputar Forex pernah bertanya, apakah benar trading akhir tahun itu tidak disarankan? Nah, untuk menjawab rasa penasaran Anda, artikel ini akan mengungkapkan 3 hal yang sebaiknya dilakukan ketika akhir tahun semakin mendekat.

kiat-menyusun-rencana-trading-akhir-tahun-276819-22911.jpeg

1. Perkecil Risiko Trading
Trading akhir tahun bukannya dilarang sama sekali. Namun demikian, membuka posisi baru memang kurang direkomendasikan karena ada libur panjang di pasar forex. Di samping itu, ada beberapa broker yang meliburkan aktivitas trading menjelang perayaan Natal dan tahun baru.

Apabila broker Anda masih memperkenankan order di pekan-pekan terakhir sebelum tahun baru, Anda mungkin bisa bertrading, tapi tak akan ada banyak peluang akibat minimnya pergerakan harga. Jadi daripada repot-repot memantau chart padahal Anda juga sedang sibuk merencanakan acara liburan, lebih baik tutup semua posisi trading dan masuk kembali di awal tahun berikutnya. Sementara bagi Anda yang masih bersikeras membuka posisi, sebaiknya atur ulang stop loss untuk meminimalisir risiko.

2. Lakukan Evaluasi Trading
Akhir tahun adalah saat paling tepat untuk meninjau ulang jurnal trading Anda. Setelah menutup semua order atau mengurangi posisi, Anda bisa gunakan waktu yang tersedia untuk mengevaluasi kinerja trading. Kegiatan ini sangat penting dilakukan, sebab ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dari rangkuman aktivitas trading Anda, mulai dari hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki, kesalahan apa saja yang harus dihindari, dan adakah faktor psikologis yang berpengaruh pada eksekusi trading Anda.

Sekalipun Anda sudah menutup tahun dengan profit memuaskan, evaluasi trading masih perlu dilakukan, karena belum tentu tahun depan akan meraih hasil yang sama. Salah satu cara mudah untuk menelusuri kembali perjalanan trading adalah dengan melihat detailed statement yang bisa didapatkan langsung dari bagian Account History di platform MT4.

kiat-menyusun-rencana-trading-akhir-tahun-276819-2223.gif

Contoh detailed statement dari MT4

Agar evaluasi trading akhir tahun lebih mudah dilakukan, berikut ini pertanyaan-pertanyaan yang bisa Anda jadikan pedoman:
  • Apakah ada perkembangan dalam kemampuan saya sebagai trader?
  • Aspek apa yang bisa saya lakukan dengan baik? Adakah hal yang belum bisa saya jalankan dengan benar?
  • Dari aturan trading yang saya tetapkan, apa saja yang efektif dan mana saja yang tidak?
  • Bagaimana cara saya mengukur sentimen pasar?
  • Apakah saya sudah nyaman trading dengan sistem saat ini? Perlukah saya menjelajahi sistem trading lain?

Dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, ingatlah jika kejujuran harus selalu diutamakan. Bila masih banyak menyimpang dari aturan, maka akuilah demikian adanya. Jika sistem trading belum bekerja maksimal, jangan ragu untuk mencantumkannya pada hasil evaluasi trading akhir tahun Anda.

3. Susun Resolusi Tahun Baru
Selesai melakukan evaluasi trading, Anda akan mendapat pemahaman tentang kelebihan dan kekurangan pada performa trading dalam jangka waktu satu tahun terakhir. Dari situ, Anda bisa menyusun resolusi tahun baru untuk semakin menyempurnakan cara trading. Dalam hal ini, salah seorang penulis dari Babypips menyarankan untuk tidak berfokus pada target keuntungan saja. Sebaliknya, tempatkan prioritas pada proses trading, sehingga Anda dapat mengontrol risiko sembari berupaya memaksimalkan profit.

Satu lagi saran bermanfaat yang bisa Anda terapkan dalam menyusun resolusi tahun baru adalah, buatlah rencana-rencana yang sederhana dan realistis. Menetapkan tujuan bisa langsung to-the-point seperti berikut:
  • Saya akan menetapkan batas kerugian secara harian/mingguan/bulanan.
  • Trading di tahun berikutnya akan saya fokuskan di sesi London.
  • Untuk mempersiapkan diri, saya akan menyediakan waktu 2 jam di hari Minggu untuk mengatur setup chart dan membaca data fundamental apa saja yang akan rilis di pekan berikutnya.
  • Saya akan trading dengan lebih agresif (untuk meningkatkan potensi profit) atau konservatif (guna mengurangi risiko)
  • Saya tak akan lalai mencatat setiap detail trading di jurnal harian.

Tentunya, resolusi tahun baru di atas tak akan efektif bila Anda tak berkomitmen untuk benar-benar mempraktekkannya. Supaya lebih mudah merealisasikan program-program baru, ada baiknya untuk mencari suatu metode guna membantu Anda tetap berada di jalur yang benar. Contohnya, sempatkanlah untuk melakukan evaluasi trading di setiap minggu, bulan, atau kuartal. Selain itu, Anda bisa mengandalkan bantuan mentor atau teman untuk senantiasa mengingatkan jika Anda mulai mengabaikan resolusi trading. Dengan demikian, akan ada pendapat pihak ketiga yang dapat memberikan opini secara objektif.

Pentingnya Merancang Rencana Trading Akhir Tahun
Tak ada kata 'terlalu awal' untuk mulai memperbaiki performa trading Anda. Manfaatkanlah baik-baik momen pergerakan harga yang tak lagi bergejolak di akhir tahun, untuk melakukan evaluasi trading dan menyusun resolusi tahun baru. Bagaimanapun juga, pasar selalu bergerak dinamis dan tak pernah absen menghadirkan kejutan-kejutan yang bisa berpengaruh besar bagi profitabilitas Anda. Keuntungan tahun ini tak bisa begitu saja diharapkan untuk terulang lagi di tahun depan. Jadi, susunlah rencana trading akhir tahun dengan belajar dari evaluasi trading dan memperbaiki berbagai kekurangan di tahun sebelumnya.

Sumber : seputarforex.com

 
APA YANG HARUS DILAKUKAN KETIKA RUGI DALAM TRADING FOREX?


Kondisi ideal dalam suatu strategi forex adalah ketika kita berada dalam posisi profit. Akan tetapi kenyataan memang tidak selalu seindah harapan. Kita bisa jadi berada dalam kondisi sebaliknya, terjebak dalam posisi rugi dalam trading forex.

Kepanikan, emosi, marah, kecewa, bakal bercampur jadi satu ketika kita ada dalam keadaan seperti itu. Terlebih lagi saat kita mengalami rentetatan kerugian yang berturut-turut (losing streak).

Hal-hal seperti ini sudah dapat dipastikan akan mempengaruhi mental trader. Jika hal tersebut tidak segera ditangani, maka bisa menyebabkan trauma terhadap market dan trading.

Langkah tepat yang dilakukan saat trading dalam kondisi rugi

Ketika Anda dalam posisi rugi, akan lebih baik apabila Anda segera beristirahat dan menghentikan kegiatan trading forex Anda. Tidak ada salahnya membiarkan posisi trading yang masih open (terbuka).

Istirahat ini dimaksudkan supaya Anda bisa mengambil waktu untuk bisa berpikir lebih tenang dalam mengatasi posisi open Anda yang sedang merugi, atau dengan kata lain menenangkan diri terlebih dahulu.

Coba juga untuk mengidentifikasi faktor apa yang menyebabkan Anda mengalami kerugian dalam forex trading. Jangan-jangan Anda malah over trading.

Over trading ini semacam tekanan mental yang datang ketika kita trading – misalnya kondisi sedang stress, euphoria yang berlebihan, dan lain-lain.

Kita harus mempunyai kedisplinan dalam trading, dengan kata lain kita harus bisa berkata cukup ketika kita sedang untung maupun sedang rugi.

Jangan sampai ketika kita sedang untung, kita over confident – sehingga masuk ke pasar berulang-ulang kali dengan mengandalkan keberuntungan kita pada hari itu.

Begitupun sebaliknya, ketika kita sedang dalam kondisi rugi – kita terus menerus masuk pasar untuk membalikan posisi rugi tersebut. Ini salah!

Kalau sudah begitu, biasanya trading kita sudah tidak bersdasarkan lagi kepada strategi trading yang telah di susun. Oleh sebab itu, cobalah untuk mencari tahu apa penyebab kegagalan trading Anda.

Dalam setiap transaksi trading yang dilakukan – baik itu ketika profit ataupun loss, Anda pasti menggunakan strategi, bukan?

Coba Anda lihat kembali strategi trading Anda tersebut, terutama ketika masa-masa Anda mengalami kerugian. Dari situ nantinya akan terjawab – seberapa konsisten Anda dengan trading plan yang disusun sebelumnya.

Jangan sampai Anda keluar dari trading plan yang telah susun. Misalnya, rencana trading Anda adalah jika Anda profit sekian pips maka Anda akan berhenti untuk trading pada hari tersebut. Atau jika Anda loss sekian pips, maka Anda akan berhenti untuk trading pada hari tersebut.

Namun ketika Anda mengalami kerugian, pastikan Anda mengetahui apa penyebab kerugian trading Anda ketika itu, kemudian lakukan perbaikan dengan segera. Di sini lah pentingnya trading plan.

Dengan memiliki trading plan dan di tambah dengan trading journal yang mencatat setiap transaksi yang Anda lakukan, maka Anda akan dengan mudah mengetahui di mana letak kesalahan yang mengakibatkan Anda merugi.

Apabila Anda melakukan perbaikan dengan terus-menerus, Anda akan memiliki mental yang matang dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi yang terjadi di market. Oleh karena itu, sebaiknya luangkan waktu Anda untuk melakukan perbaikan secara men-detail.

Toh Anda sudah mengetahui sebelumnya bahwa risiko trading forex salah satunya adalah mengalami kerugian, bukan?

Bahkan dengan mengalami kerugian, dan memperbaikinya kita telah mendapatkan pengalaman yang berharga. Dari pengalaman tersebut kita bisa menambahkan strategi baru pada strategi trading kita.

Sehingga kerugian dari trading forex bisa dihindari di kemudian hari. Lebih dari itu, justru hal yang terpenting adalah bagaimana Anda mempersiapkan diri ketika kerugian itu datang menghampiri.

 
APA YANG HARUS DILAKUKAN KETIKA RUGI DALAM TRADING FOREX?


Kondisi ideal dalam suatu strategi forex adalah ketika kita berada dalam posisi profit. Akan tetapi kenyataan memang tidak selalu seindah harapan. Kita bisa jadi berada dalam kondisi sebaliknya, terjebak dalam posisi rugi dalam trading forex.

Kepanikan, emosi, marah, kecewa, bakal bercampur jadi satu ketika kita ada dalam keadaan seperti itu. Terlebih lagi saat kita mengalami rentetatan kerugian yang berturut-turut (losing streak).

Hal-hal seperti ini sudah dapat dipastikan akan mempengaruhi mental trader. Jika hal tersebut tidak segera ditangani, maka bisa menyebabkan trauma terhadap market dan trading.

Langkah tepat yang dilakukan saat trading dalam kondisi rugi

Ketika Anda dalam posisi rugi, akan lebih baik apabila Anda segera beristirahat dan menghentikan kegiatan trading forex Anda. Tidak ada salahnya membiarkan posisi trading yang masih open (terbuka).

Istirahat ini dimaksudkan supaya Anda bisa mengambil waktu untuk bisa berpikir lebih tenang dalam mengatasi posisi open Anda yang sedang merugi, atau dengan kata lain menenangkan diri terlebih dahulu.

Coba juga untuk mengidentifikasi faktor apa yang menyebabkan Anda mengalami kerugian dalam forex trading. Jangan-jangan Anda malah over trading.

Over trading ini semacam tekanan mental yang datang ketika kita trading – misalnya kondisi sedang stress, euphoria yang berlebihan, dan lain-lain.

Kita harus mempunyai kedisplinan dalam trading, dengan kata lain kita harus bisa berkata cukup ketika kita sedang untung maupun sedang rugi.

Jangan sampai ketika kita sedang untung, kita over confident – sehingga masuk ke pasar berulang-ulang kali dengan mengandalkan keberuntungan kita pada hari itu.

Begitupun sebaliknya, ketika kita sedang dalam kondisi rugi – kita terus menerus masuk pasar untuk membalikan posisi rugi tersebut. Ini salah!

Kalau sudah begitu, biasanya trading kita sudah tidak bersdasarkan lagi kepada strategi trading yang telah di susun. Oleh sebab itu, cobalah untuk mencari tahu apa penyebab kegagalan trading Anda.

Dalam setiap transaksi trading yang dilakukan – baik itu ketika profit ataupun loss, Anda pasti menggunakan strategi, bukan?

Coba Anda lihat kembali strategi trading Anda tersebut, terutama ketika masa-masa Anda mengalami kerugian. Dari situ nantinya akan terjawab – seberapa konsisten Anda dengan trading plan yang disusun sebelumnya.

Jangan sampai Anda keluar dari trading plan yang telah susun. Misalnya, rencana trading Anda adalah jika Anda profit sekian pips maka Anda akan berhenti untuk trading pada hari tersebut. Atau jika Anda loss sekian pips, maka Anda akan berhenti untuk trading pada hari tersebut.

Namun ketika Anda mengalami kerugian, pastikan Anda mengetahui apa penyebab kerugian trading Anda ketika itu, kemudian lakukan perbaikan dengan segera. Di sini lah pentingnya trading plan.

Dengan memiliki trading plan dan di tambah dengan trading journal yang mencatat setiap transaksi yang Anda lakukan, maka Anda akan dengan mudah mengetahui di mana letak kesalahan yang mengakibatkan Anda merugi.

Apabila Anda melakukan perbaikan dengan terus-menerus, Anda akan memiliki mental yang matang dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi yang terjadi di market. Oleh karena itu, sebaiknya luangkan waktu Anda untuk melakukan perbaikan secara men-detail.

Toh Anda sudah mengetahui sebelumnya bahwa risiko trading forex salah satunya adalah mengalami kerugian, bukan?

Bahkan dengan mengalami kerugian, dan memperbaikinya kita telah mendapatkan pengalaman yang berharga. Dari pengalaman tersebut kita bisa menambahkan strategi baru pada strategi trading kita.

Sehingga kerugian dari trading forex bisa dihindari di kemudian hari. Lebih dari itu, justru hal yang terpenting adalah bagaimana Anda mempersiapkan diri ketika kerugian itu datang menghampiri.


Ketika Anda dalam posisi rugi, akan lebih baik apabila Anda segera beristirahat dan menghentikan kegiatan trading Anda. Tidak ada salahnya membiarkan posisi trading yang masih open. Istirahat ini dimaksudkan supaya Anda bisa mengambil waktu untuk bisa berpikir lebih tenang dalam mengatasi posisi open Anda yang sedang merugi, atau dengan kata lain menenangka diri terlebih dahulu.

Coba juga untuk mengidentifikasi faktor apa yang menyebabkan Anda mengalami kerugian dalam trading. Jangan-jangan Anda malah over-trading. Over trading ini semacam tekanan mental yang datang ketika kita trading, misalnya kondisi sedang stress, euphoria yang berlebihan, dan lain-lain.

Kita harus mempunyai kedisplinan dalam trading dengan kata lain kita harus bisa berkata cukup ketika kita sedang untung maupun sedang rugi. Jangan sampai ketika kita sedang untung, kita over confident, sehingga masuk ke pasar berulang-ulang kali dengan mengandalkan keberuntungan kita pada hari itu, bukan trading berdasarkan strategi trading yang telah kita susun.

 

Teliti Sinyal Trading Sebelum Buka Posisi, Jangan Terjebak

Jangan buru-buru buka posisi setelah muncul sinyal trading. Perhatikan dulu pedoman-pedoman berikut agar terhindar dari sinyal palsu saat trading forex. Seringkali sebagai trader kita dikuasai keinginan untuk mendapatkan keuntungan instan dengan berkali-kali membuka posisi meskipun kondisi pasar masih sedang sepi pergerakan atau sideway. Sama halnya ketika muncul sinyal trading dari indikator, beberapa trader langsung membuka posisi tanpa berusaha menyaring noise, sehingga mereka terjebak oleh sinyal trading palsu.

Masalah mulai muncul, ketika ternyata secara perlahan ekuitas atau deposit akun mengalami "pendarahan" karena jumlah posisi rugi (loss) terus membengkak melebihi perolehan keuntungan. Jika dibiarkan tanpa perbaikan, bukan tidak mungkin akun bermasalah tersebut akan segera menyentuh batas Margin Call.

3 Tips Sederhana Untuk Menghindari Sinyal Trading Palsu
Hal pertama yang perlu dilakukan untuk mengurangi resiko terjebak sinyal palsu adalah dengan menghindarinya. Berikut adalah metode-metode mudah dan praktisnya:

Hindari Timeframe super rendah.
Ketagihan buka posisi trading di Timeframe dalam hitungan menit? Jika tujuan awalnya adalah untuk mencari keuntungan instan dari pergerakan kecil di Timeframe rendah, maka bersiaplah juga untuk menderita kerugian beruntun.

Contoh:

awas-saring-sinyal-trading-sebelum-buka-posisi-jangan-terjebak-280885-25935.jpeg

Dari contoh chart XAU-USD dengan Timeframe 5 menit (M5) di atas, pola candlestick pada lingkaran biru (Engulfing Bearish) mengindikasikan bahwa harga berpotensi cukup tinggi untuk bergerak menurun setelah mencapai puncak. Candlestick berikutnya ternyata adalah Doji, dengan indikasi bahwa antara buyer dan seller masih berupaya untuk saling menekan. Jika Anda membuka posisi tepat pada level penutupan candlestick Doji tersebut, maka 10 menit berikutnya, keuntungan sebesar 100 pip dari posisi Short (Sell) sudah bisa dinikmati.

Namun, masalah utamanya setiap candlestick tersebut hanya berlangsung selama 5 menit saja. Jadi, jika Anda terlalu lama menahan posisi, keuntungan akan terhapus. Lebih buruknya lagi, jika posisi baru dibuka karena terlambat mengikuti pergerakan pasar atau terjebak sinyal palsu (lingkaran merah), maka kerugian dengan mudah juga mencapai ratusan pip dalam waktu singkat.



Jangan terlalu bergantung pada satu indikator saja.
Seperti yang dicontohkan pada chart XAUUSD (M5) sebelumnya, sinyal trading dari satu indikator saja masih belum cukup akurat untuk dijadikan dasar pembukaan posisi. Selalu gunakan indikator pendukung lain sebagai konfirmator untuk meningkatkan akurasi sinyal trading. Misalnya jika indikator MACD menghasilnya sinyal sell, cek apakah ada tanda-tanda konfirmasi serupa dari pergerakan harga dari beberapa candlestick terakhir (Price Action).

Hindari kustomisasi indikator super rumit atau tak efisien.
Terlalu banyak tumpukan indikator bersliweran di chart juga beresiko tinggi untuk menghasilkan sinyal trading palsu. Satu indikator berlawanan arah dengan indikator lain saja sudah membuat kita ragu untuk buka posisi, apalagi lebih dari itu.

Sebaiknya, gunakan indikator sederhana yang Anda kenal dan pahami betul cara kerjanya. Jangan terlalu sering mengganti atau mencoba-coba indikator baru hanya karena ingin mengikuti metode trader lain.

Tentu saja masih ada tips-tips lain untuk menghindari sinyal palsu. Anjuran-anjuran di atas masih bisa dikembangkan lagi sesuai dengan kebutuhan dan strategi trading masing-masing.

Bagaimana Cara Membedakan Sinyal Trading Akurat Dengan Sinyal Trading Palsu?
Langkah selanjutnya, saring sinyal trading palsu sebelum membuka posisi trading. Pastikan bahwa order market hanya dieksekusi berdasarkan konfirmasi sinyal trading akurat. Ikuti langkah-langkah berikut:

1. Ketahui arah dan kekuatan trend terkini.
Proses identifikasi arah dan kekuatan trend adalah langkah pertama untuk menyaring sinyal trading palsu. Maksudnya, bila muncul satu trading sinyal dengan arah yang berlawanan dengan arah trend terkini, maka Anda perlu ekstra hati-hati.

contoh:​

awas-saring-sinyal-trading-sebelum-buka-posisi-jangan-terjebak-280885-26008.jpeg

Pada chart EURUSD (Daily) di atas, Trendline Channel memberikan petunjuk visual bahwa trend mendaki masih berlanjut dengan kuat. Dalam kondisi ini, peluang Buy pada batas-batas support garis bawah trendline peluang untungnya jauh lebih tinggi daripada peluang Sell.

Perhatikan munculnya sinyal Sell pada MACD (lingkaran merah bawah) diikuti oleh terbentuknya pola candlestick Three Outside Down (lingkaran merah atas), seharusnya harga sudah mulai bergerak turun dari puncaknya. Namun, berikutnya ternyata harga malah berbalik arah tepat di garis tengah Trendline Channel hingga menembus batas atas resistance. Dari contoh di atas, kita dapat menyaring sinyal trading palsu dengan mengetahui arah dan kekuatan trend umum. Resiko lebih besar jika sinyal trading muncul berlawanan dengan trend. ​

2. Latih kesabaran menunggu konfirmasi sinyal trading.
Meskipun sinyal trading mulai tampak meyakinkan, jangan terburu-buru buka posisi. Tunggu dulu konfirmasi dari indikator pendukung sampai benar-benar searah dengan sinyal trading.

Contoh:

awas-saring-sinyal-trading-sebelum-buka-posisi-jangan-terjebak-280885-28246.jpeg

Pada chart EUR/USD di atas, lingkaran biru pertama dari kiri menyorot potensi reversal saat harga mendekati resistance Trendline Channel. Peluang sell juga telah dikonfirmasi oleh garis MACD yang memotong garis sinyal dari atas. Berikutnya, harga bergerak menurun meski sempat rebound sementara. Begitu pula dengan lingkaran biru kedua dari kiri. Perhatian apa yang terjadi pada sinyal trading sell (Three Inside Up) di lingkaran merah. Selain bergerak melawan trend umum, sinyal palsu ini juga tidak dikonfirmasi oleh bantuan indikator pendukung lain.

Menunggu konfirmasi dari indikator pendukung memang membutuhkan kesabaran ekstra karena trader pada umumnya khawatir tertinggal peluang trading. Meskipun begitu, lebih baik tertinggal pergerakan beberapa pip daripada terjebak sinyal palsu.

Sumber : seputarforex.com

 
Back
Top