Para Pecinta Kura-Kura

Status
Not open for further replies.
nih kura-kura yg kata gw paling cantik batoknya
yniphora
logo

and ini yg kata gw paling galak
aligator snapping
images
 
Last edited:
qw juga tambain dikit.
Manouria EMYS Tortoise Care Sheet

Manouria emys emys atau Emis berasal dari Sumatera di Indonesia. Emis dapat mencapai panjang sekitar 80cm. Bertelur pada menjelang musim hujan dengan jumlah 2 clutch per tahun, jumlah masing-masing telur 5-8 butir.
Di alamnya emys memakan rumput, daun talas, buah-buahan yang jatuh dan daun-daun dari tanaman air seperti Lotus.

Habitat
Emys tersebar dari Sumatera hingga Kalimantan. Hidup di hutan hujan tropis pada daerah pegunungan menyebabkan emys sangat menyukai kelembaban. Untuk menghindari dari panas yang menyengat, emys menggali lubang untuk berteduh dengan menggunakan kakinya yang sangat kuat atau bersembunyi di bawah daun-daun kering. Kura ini juga suka berendam pada kubangan-kubangan air.

Pemeliharaan
Karena berasal dari hutan Sumatera yang lembab, Emys harus diberi minum atau direndam setiap hari dan karena banyak emys tangkapan alam jadi harus rutin diberikan obat cacing seperti combantrin atau vermox.

JANGAN MENJEMUR KURA-KURA TERLALU LAMA
Emys tidak menyukai panas yang terlalu menyengat, dapat mengalami dehidrasi dan menyebabkan kematian, berikan tempat perlindungan pada kandang kura-kura sehingga jika terlalu panas kura tersebut dapat menjauhkan diri/bersembunyi di tempat teduh. Dan emys suka tempat yg lembab sehingga suka berendem didalam air yg dangkal.

JANGAN MENJEMUR KURA-KURA TANPA DIAWASI

Biarpun kelihatan lambat, tapi kura-kura juga pandai melarikan diri.
Pada musim hujan gunakan lampu khusus reptil yang mengandung UVA-UVB (Full spectrum Lamp). UVA digunakan untuk menambah selera makan dan memproses makanan di tubuh reptil. UVB digunakan untuk memproses Vitamin D3 pada makanannya karena reptil tidak bisa mensintesa Vitamin D3 tanpa bantuan UVB.
Tempat berjemur diusahakan mempunyai suhu 31˚C, sedang suhu kandang sekitar 28-29˚C. Gunakan termometer untuk mengukur suhu jangan kira-kira, karena kadang perkiraan kita meleset jauh. D

Makanan yang baik untuk emys:
Fumak, bokhoy, caisim, wortel, buah papaya, timun,pisang
 
ada lagi
Indian Star Care Sheet

Indian Star (Geochelone elegans), berasal dari daerah India. Dapat mencapai ukuran hingga 28 cm, tetapi pada umumnya hanya mencapai ukuran 25 cm untuk betina dan 15 cm untuk jantan. Ada 2 macam istar yaitu istar biasa dan srilangka star.

Musim kawin adalah pada musim hujan sekitar bulan Juni hingga Oktober. Bertelur pada bulan April hingga November dengan jumlah clutch (kelompok telur) 3-9 clutch. Masing-masing clutch bervariasi antara 3-9 tergantung besarnya dan asupan gizi dari jantan dan betina.
Telur akan menetas dalam waktu 147 hari di alamnya.
Di alamnya Indian Star memakan rumput, buah-buahan yang jatuh dan daun-daun dari tanaman yang mengandung air (succulent).

Habitat
Habitat aslinya bervariasi mulai dari hutan tropis hingga padang rumput di daerah India. Pada musim hujan kura ini akan aktif sepanjang hari. Sedangkan pada musim kering kura ini hanya aktif pada pagi hari dan sore hari.

Pemeliharaan

Karena berasal dari negara tropis yang hampir sama musimnya dengan Indonesia, pemeliharaan kura ini tidaklah terlalu sulit.
indian star harus direndam pada pagi hari pas ada matahari pagi selama 15-25 menit untuk minum dan buang kotoran. Air rendaman gunakanlah air hangat. Rendaman air sesuai dengan ukuran kura-kura, kira-kira seperempat sampai separuh tempurung. Jangan terlalu dalam karena dia adalah kura darat.
Setelah buang kotoran, angkat kura ini dan taruh di tempat kering di bawah sinar matahari pagi dan diberi potongan sayuran untuk makan. Dan jangan lupa di kontrol dengan obat cacing untuk jaga seperti pakai combantrin atau vermox.

JANGAN MENJEMUR KURA-KURA TERLALU LAMA
Kalau menjemur terlalu lama kura-kura dapat mengalami dehidrasi Kalau menjemur terlalu lama kura-kura dapat mengalami dehidrasi dan menyebabkan kematian, usahakan hingga badannya hangat atau memberi tempat perlindungan pada kandang kura-kura sehingga jika terlalu panas kura tersebut dapat menjauhkan diri/bersembunyi di tempat teduh.

JANGAN MENJEMUR KURA-KURA TANPA DIAWASI
Biarpun kelihatan lambat, tapi kura-kura juga pandai melarikan diri.

Pada musim hujan gunakan lampu khusus reptil yang mengandung UVA-UVB (Full spectrum Lamp).
UVA digunakan untuk menambah selera makan dan memproses makanan di tubuh reptil.
UVB digunakan untuk memproses Vitamin D3 pada makanannya karena reptil tidak bisa mensintesa Vitamin D3 tanpa bantuan UVB.
Tempat berjemur diusahakan mempunyai suhu 31-34˚C, sedang suhu kandang sekitar 28-32˚C. Gunakan termometer untuk mengukur suhu jangan kira-kira, karena kadang perkiraan kita meleset jauh.

Makanan yang baik untuk istar

Fumak, kaktus centong,bunga sepatu, plantein (ki urat), caisim, selada,wortel,okra.

Kriteria Kura darat yang sehat

- Mata bersih

- Nafsu makan bagus.

- Badan berat, aktif.

- Tidak ada luka pada Scute (sambungan pada tempurung).

- Hidung kering .

Kura-kura dapat dipelihara di tempat ber AC dengan bantuan dari lampu agar tidak kedinginan.

Vitamin untuk kura-kura
Untuk kura-kura dengan variasi makanan yang bagus, sudah cukup hanya diberi tambahan Kalsium. Kalsium yang ada dipasaran sekarang ini adalah Rep-Cal, dapat juga diganti dengan tulang cumi/sotong yg kering.

- Jika kura-kura tersebut tidak mau makan tetapi badannya tetap berat, coba rendam dengan air hangat, biasanya karena kotoran tidak mau keluar dan AIR RENDAMAN JANGAN TERLALU DALAM,
 
nih ta tambahi katanya akan dikeluarkan larangan memelihara kura-kura bagi balita,lansia dan yg mereka yg mempunyai penyakit AIDS karena di kotoran kura-kura ada bakteri Salmonella yg berbahaya, pernyataan ini disampaikan setelah bayi berusia 4 minggu meninggal karna bakteri Salmonella.

untung...untung.....gw bukan termasuk yg diatas
 
ia kura2 gw pernah lari.padahal kura2 gw gw taro di pot gede...dia ngga bisa naek......pas gw tinggal eh gw datng lagi langsung ilang!!
siaal
 
and buat org jakarta yg kura-kuranya sakit nih ada info rumah sakitnya

Klinik Hewan Drh. Cucu Kartini Sajuthi, dkk. carinya dokter rotoro
Jalan Panjang, Ruko Green garden
Blok I-9 No.35 Jakarta Barat
Tel: (021) 583-02918 / 583-02919
Fax: 021-5812274
atau
Drh. CUCU K. SAJUTHI dkk
jl.sunter Permai Raya
Ruko Nirwana Sunter Asri Tahap III blok J-1 no.2
telp.021.6515261/62
fax.021.6515324 carinya dokter rotoro bagian kura kura itu dia praktejnya kamis dan sabtu aja.
Jadwal Praktek
Drh. S.R Rotoro
Kamis dan sabtu 08:00-17:00
 
Merawat Kura-Kura Indian Star

indianstar.jpg


Umum

Salah satu kura-kura darat di dunia yang paling terlihat beda daripada yang lain. Tanda markingnya yang mencolok membuat hewan ini menjadi incaran para kolektor. Ekspor terlarang yang terus menerus terjadi menjadi ancaman yang cukup besar akan hilangnya habitat dan daerah sumber makanan untuk kura-kura tersebut. Menurut data yang ada, kura-kura ini dapat diketemukan di Pakistan dan daerah utama penyebarannya terdapat di India dan Sri Lanka dimana kepadatan populasinya masih bisa dikatakan bagus
Taksonomi
Kura-kura darat ini sepertinya berhubungan dekat dengan Burma Geochelone playtona, yang mana perbedaan utama terletak pada garis sinar pada plastorn dan memiliki lebih banyak sinar/bintang pada costalnya. Menurut beberapa authoriti, geochelone elegans mempunyai bentuk conical yang lebih banyak pada vertebral dan costalnya dibanding playtona, tetapi karakter ini sangatlah bervariasi meskipun pada elegan sendiri dan mungkin berhubungan dengan asal geografisnya.
Uraian
Ukuran maksimum kura-kura indian star yang pernah dicatat adalah kurang lebih 350mm, tetapi banyak spesimen yang lebih kecil, biasanya diantara 250mm SCL. Karapas(cangkang)nya ditandai dengan bentuk bintang yang bersinar. Karakteristik ini juga ditemui pada bagian plastornnya(dasar). Setiap kostal dan vertebral scute mempunyai bulatan kuning besar yang dikelilingin oleh beberapa garis-garis yang memancar.

Kura-kura indian star diketemukan di habitat kering liar, daerah hutan semak, batasan antara gurun pasir dan daerah tandus. Kura-kura ini juga hidup di daerah rerumputan kaki bukit dan perbatasan area cultivated. Dilihat dari sini sepertinya spesies ini seolah-olah kuat dan mudah beradaptasi, tetapi di captiviti kura-kura ini termasuk sebagai kura-kura yang sangat sensitif dan delikat. Kura kura ini juga tidak dapat bercampur baik dengan spesies lainnya dan dianjurkan dirawat pada satu grup.

Pada cuaca yang baik, kura-kura ini sebaiknya diberi kesempatan ke daerah terbuka sebanyak mungkin. Beri tempat berteduh dalam bentuk semak-semak dan tumbuhan pendek sebagai tempat berteduh mereka dari terik sinar matahari tengah hari. Pada cuaca dingin dan selama musim dingin, daerah yang luas, daerah dalam ruangan atau greenhouse yang dihangatkan sangat penting yang mana suhu siang harus dijaga diatas 20 derajat Celsius. Fasilitas lampu spot atau lampu jemur(basking) infrared juga sangat berguna. Suhu malam hari harus diatas 10 derajat Celcius.

Kura-kura Indian star adalah hewan pemakan tumbuhan-herbivora, di alamnya makanannya lebih ke rerumputan. Dalam captivity, indian star harus diberi makanan yang mengandung banyak serat sebab kalau tidak dapat menyebabkan diare atau masalah parasit usus yang sering terjadi.
ImageUntuk persediaan cairan, beberapa tomat dan ketimun dapat diberikan ke kura-kura ini. Makanan pokoknya dapat ditambah dengan banyak suplemen seperti Vionate dan Nutrobal karena kura kura ini memiliki kebutuhan kalsium yang banyak.
 
Pemeliharaan Kura-kura Brazil
turtle.png


Pemeliharan Dalam Ruangan (Indoor)

Bentuk akomodasi dalam ruangan yang paling berguna adalah aquarium. Untuk anakan kura-kura, kedalaman air dianjurkan antara 7,5 cm sampat 15 cm dengan batu batuan untuk daerah kering untuk berjemurnya. Ukuran aquarium yang sesuai untuk anakan adalah 60 cm atau 75 cm x 30 cm. Waktu kura-kura telah tumbuh besar, habitatnya pun harus diganti yang lebih besar. Kura-kura brazil adalah perenang yang baik jadi kedalaman air tidak menjadi faktor penting setelah mereka dewasa. Kedalaman 20 cm sampai 60 cm cukup untuk kura-kura antara 10 cm dan kura-kura dewasa.

Air

Kualitas air sangat penting bagi kura-kura air. Banyak masalah yang terjadi pada kura-kura air dapat dihindari jika pemelihara memanfaatkan sedikit waktu dan uang untuk merancang dan membeli sistem filter untuk kura-kuranya. Untuk kura-kura dewasa, kami menganjurkan untuk menggunakan filter tabung(canister) sebab mereka mudah dibersihkan dan memberi kualitas filter air yang baik. Anakan kura-kura mungkin agak sukar karena airnya yang dangkal. Maka dari itu spon filter atau powerhead filter dapat digunakan untuk air yang dangkal. Sering mengganti air menjadi suatu keharusan atau kewajiban.


Lampu reflector sebaiknya dipakai sebagai fasilitas jemur (basking). Reflector ini sebaiknya diposisikan untuk menyediakan basking spot 32 derajat Celcius pada satu daerah di habitatnya. Habitatnya juga sebaiknya dilengkapi dengan lampu fluorescent spektrum penuh untuk memberikan UVB. Sumber UVB diperlukan untuk sintesa Vitamin D3 yang diperlukan dalam metabolisma kalsium. Lampu Mercury Vapor juga dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan akan kehangatan dan sinar UV. Tanaman air atau tanaman plastik dianjurkan untuk memberikan rasa aman dan tempat persembunyiannya.

Pemeliharaan Luar Rumah (Outdoor)

Habitat anti pemangsa memberikan bermacam keuntungan dibanding akomodasi dalam ruangan dan sebaiknya dipikirkan sebagai pilihan di cuaca yang hangat.
Kolam dapat dibuat di lingkungan yang aman untuk membuat habitat luar rumah lebih nyaman. Kolam yang lebih besar dapat memakai filter untuk memberikan tempat tinggal yang spetakuler bagi kura-kura anda.

Makanan

Hati-hati jangan memberi makan yang berlebihan. Untuk kura-kura dewasa dianjurkan hanya memberi makanan 2 sampai 3 kali perminggu dan setiap hari atau setiap dua hari untuk kura-kura anakan yang sedang tumbuh cepat. Slider akan mengkomsumsi sayuran, sayuran hijau seperti green mustard, turnip hijau, dandelion, bayam, wortel, zucchini dan tanaman air seperti duckweed, water lettuce, water hyacint dsb. Mereka juga mengkonsumsi serangga, cacing, dan ikan. Banyak makanan kura-kura komersial yang ada di pasaran sudah menjadi makanan yang sangat baik untuk kura-kura slider.

Suplemen

Suplemen kalsium tambahan sangat penting. Kalsium bubuk dapat ditaburkan di makanan. Pemeliharan dianjurkan menggunakan suplemen kalsium dengan vitamin D3 jika hewannya dipelihara dalam ruangan(indoor) dan kalsium tanpa vitamin D3 jika dipelihara di luar rumah(outdoor). Penyediaan tulang sotong(cuttlefish bone) juga dianjurkan untuk dapat digerogoti.
 
Kura-kura dan penyu

240px-Haeckel_Chelonia.jpg


Kura-kura dan penyu adalah hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Bangsa hewan yang disebut (ordo) Testudinata (atau Chelonians) ini khas dan mudah dikenali dengan adanya ‘rumah’ atau batok (bony shell) yang keras dan kaku.

Batok kura-kura ini terdiri dari dua bagian. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras, dan tersusun seperti genting; sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung. Perkecualian terdapat pada kelompok labi-labi (Trionychoidea) dan jenis penyu belimbing, yang lapis luarnya tiada bersisik dan digantikan lapisan kulit di bagian luar tempurung tulangnya.

Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal tiga kelompok hewan yang termasuk bangsa ini, yalah penyu (bahasa Inggris: sea turtles), labi-labi atau bulus (freshwater turtles), dan kura-kura (tortoises). Dalam bahasa Inggris, dibedakan lagi antara kura-kura darat (land tortoises) dan kura-kura air tawar (freshwater tortoises atau terrapins).
 
George Si Kura-kura Darat Galapagos Tak Lagi Sendiri
lonesomegeorge.jpg


Setelah beberapa dekade dalam kesunyian, Si Merana George mungkin akan dapat menyelamatkan spesiesnya, kura-kura darat raksasa Galapagos atau Galapagos giant tortoise dari kepunahan, kata pengawasnya.

George, seekor kura-kura darat dari pulau Pinta yang tidak berminat untuk melakukan reproduksi selama 36 tahun ini berada dalam masa penangkaran, telah mengejutkan pengawasnya dengan mengawini seekor dari dua ‘teman betina’ yang spesiesnya hampir mirip dengan George yakni kura-kura darat Galapagos.

Penjaga taman menemukan sebuah sarang dengan beberapa telur di kandang George dan menempatkan tiga butir diantaranya ke dalam inkubator. Hal ini akan memakan waktu sekitar empat bulan untuk mengetahui apakah telur-telur tersebut mengandung keturunan George.

“Walaupun ketiga telur ini subur dan kura-kura darat yang lahir dapat hidup, namun demikian akan membutuhkan waktu beberapa generasi untuk memperoleh seekor Pinta yang berdarah murni (seperti George)… bisa juga berabad-abad lamanya,” kata taman tersebut dalam sebuah pernyataan.

Setelah mencoba berbagai cara, mulai dari melakukan pembuahan buatan sampai membiarkan George melihat perkawinan kura-kura lain yang lebih muda, penjaganya hampir kehilangan harapan.

George yang berusia 60-90 tahun, berada pada masa seksual yang paling baik dan seharusnya mampu untuk bereproduksi.

Ilmuwan menemukan sebuah spesies yang mempunyai hubungan jauh dengan George di sebuah pulau tahun lalu, dan menimbulkan harapan untuk mengawinkan pejantan lain dengan beberapa kura-kura darat Pinta.

Perbedaan visual kura-kura darat dari beberapa pulau yang ada di Kepulauan Galapagos, telah membantu ilmuwan Inggris, Charles Darwin memformulasikan teori evolusinya.

George, yang merupakan salah satu makhluk paling langka di dunia dan sebuah ikon konservasi, sebelumnya diperkirakan akan menjadi makhluk terakhir dari spesiesnya, setelah nelayan dan bajak laut memburu spesiesnya untuk dijadikan makanan.

Ekuador telah mengumumkan bahwa kepulauan tersebut dalam keadaan bahaya, dan PBB mengatakan bahwa upaya untuk melindungi mereka harus diteruskan. Sekitar 20.000 spesies kura-kura darat sekarang hidup di kepulauan tersebut. (rtr/san)

Lonesome George adalah spesies kura-kura raksasa terakhir dari pulau Pinta. Ditemukan pada 1 Desember 1971 oleh biologis AS, Joseph Vagvolgyi. Demi keselamatannya, George kemudian dipindahkan ke tempat penangkaran di Pusat Penelitian Charles Darwin. Dengan dijodohkan dua betina dari spesies berbeda asal pulau Wolf, diharapkan ilmuwan dapat meneruskan keturunan George.
 
Status
Not open for further replies.
Back
Top