Kurangi Stres Saat di Kantor

galels

New member
Segala tekanan di kantor membuat Anda pusing, mengernyit, dan selalu menatap ke arah jam sambil berharap jarum pendek sudah mengarah ke angka 6? Wah, tanda-tandanya Anda berada dalam tekanan tinggi. Coba tips-tips di bawah ini untuk mengurangi stres saat Anda di kantor.

1. Pijat Diri Sendiri


Jika pergi ke spa atau tempat pemijat sudah tak sempat, Anda bisa mencoba memijat diri sendiri. Lakukan:
- Pundak: Gunakan tangan kiri untuk memijat pundak sebelah kanan, dan sebaliknya. Pijat sisi-sisi leher, turun ke pundak, hingga lengan dengan gerakan memutar menggunakan ujung jari.
- Kaki: Tekuk paha dan betis Anda. Tekan-tekan secara perlahan paha dan betis Anda menggunakan kepalan tangan untuk mengurangi kekakuan dari duduk terlalu lama.
- Tangan: Dengan gerakan memutar, gunakan ujung jari, pijat di antara otot tendon tangan Anda di sekitar persendian. Regangkan jari-jari Anda.

2. Selesaikan yang Mudah

Setiap hari rasanya tenggelam di antara lautan tugas-tugas? Coba kerjakan yang ’kecil-kecil’ terlebih dahulu secepatnya. Contohnya, kirimkan e-mail yang harus dibalas, telepon klien-klien, fotokopi, atau apapun tugas yang tak terlalu memusingkan terlebih dahulu. Sehingga ini akan mempermudah Anda menyelesaikan tugas-tugas yang ’berat’ di belakang.

3. Tidur Siang

Terdengar mustahil? Jika Anda menyelesaikan tugas-tugas kecil tanpa menundanya, bisa jadi Anda memiliki waktu sisa. Hanya dengan waktu 20 menit untuk tidur siang saja bisa membantu melepaskan penat dan stres –tidur siang terlalu lama bisa membuat Anda merasa grogi. Jadi, jika Anda bisa mencuri waktu untuk tidur siang, jangan lupa nyalakan alarm.

4. Perbanyak Tawa


Tertawa bahagia bisa membuat stres meleleh dengan segera. Tambahan lagi, bisa menurunkan tekanan darah dan detak jantung, menambah oksigen dalam darah, dan menciptakan enzim yang membantu melindungi perut Anda dari efek stres. Sayangnya, orang dewasa sudah jarang tertawa. ”Rata-rata, anak-anak tertawa antara 80-100 kali per hari. Ketika kita mencapai kedewasaan, rata-rata kita tertawa antara 5-6 kali per hari. Anda hanya perlu melihat anak-anak untuk mengapresiasi hubungan antara humor dan menikmati hidup. Anak-anak bisa menertawakan apa pun, bahkan jika Anda bertanya-tanya dalam diri sendiri apa yang lucu dalam hal sederhana. Jadi, usahakan untuk tertawa lebih banyak bersama rekan sekerja Anda sesering mungkin. Lihat perbedaannya.

5. Bervariasilah

Duduk menjawab telepon seharian atau mengisi tugas-tugas di depan meja 6 jam tanpa henti bisa sangat membosankan. Ubah rutinitas pekerjaan Anda sehari-hari dengan berjalan-jalan, tidur siang berkualitas, makan siang di luar, atau mengubah cara Anda menyelesaikan pekerjaan bisa membebaskan Anda dari rasa jenuh.

wassalam
 
tidur siang diwaktu kerja? how can be it? haha saya bisa diketawain kalo ketawan atasan :))

Alhamdulillah kalau di tempat saya atasan saya ngebolehin saya tidur di jam kerja dengan syarat kepala nggak boleh diletakkan di meja... Untung saya bisa tidur dalam posisi duduk tegak...
 
Alhamdulillah kalau di tempat saya atasan saya ngebolehin saya tidur di jam kerja dengan syarat kepala nggak boleh diletakkan di meja... Untung saya bisa tidur dalam posisi duduk tegak...

bagus di budayakan di kantor2. tapi jangan yang kantor pemerintah, ntar akan tidur benaran pake bantal di kamar


kl di china anak sekolah TK dan sekolah dasar wajib tidur siang. dan mereka tidur di atas meja atau tidur duduk

article-2199131-14DD19C6000005DC-470_634x474.jpg


sekolah-ini-mengharuskan-muridnya-tidur-siang-150-620x330.jpg
 
bagus di budayakan di kantor2. tapi jangan yang kantor pemerintah, ntar akan tidur benaran pake bantal di kamar


kl di china anak sekolah TK dan sekolah dasar wajib tidur siang. dan mereka tidur di atas meja atau tidur duduk

article-2199131-14DD19C6000005DC-470_634x474.jpg


sekolah-ini-mengharuskan-muridnya-tidur-siang-150-620x330.jpg

Wow... Kalau di tempat kerja saya sih memang dulu waktu awal-awal masuk, atasan bilang kalau waktu istirahat harus digunakan semaksimal mungkin untuk istirahat...
 
Wow... Kalau di tempat kerja saya sih memang dulu waktu awal-awal masuk, atasan bilang kalau waktu istirahat harus digunakan semaksimal mungkin untuk istirahat...

itu yang patut di contoh.
sebenarnya rasa lelah itu juga terjadi krn kurangnya porsi tidur dalam 24 jam
 
Iya, saya juga kadang kalau deadline telat, pas ditanyain atasan kenapa, saya jawab kalau sering ketiduran.

ya, pada prinsipnya kita bekerja dan istrahat harus punya porsi yang seimbang
tapi dimasa pandemi sekarang ini pola istrahat kita jadi berubah, tidur tidak teratur dan kurang memperhatikan manajemen waktu. Ini dikarenakan orang2 kantoran yang biasanya kejar2an dengan waktu, sekarang bekerja dirumah dengan mengedepankan ketuntasan suatu pekerjaan
 
tapi dimasa pandemi sekarang ini pola istrahat kita jadi berubah, tidur tidak teratur dan kurang memperhatikan manajemen waktu. Ini dikarenakan orang2 kantoran yang biasanya kejar2an dengan waktu, sekarang bekerja dirumah dengan mengedepankan ketuntasan suatu pekerjaan

Alhamdulillah saya masih kerja di kantor, dulu cuma diliburkan seminggu buat disinfektasi...
 
Alhamdulillah saya masih kerja di kantor, dulu cuma diliburkan seminggu buat disinfektasi...

berarti sampean masih dibutuhkan tempat bekerja. tentu disyukuri. dimasa pandemi ini banyak yang dirumahkan bahkan juga ada yang PHK tanpa pesangon
 
berarti sampean masih dibutuhkan tempat bekerja. tentu disyukuri. dimasa pandemi ini banyak yang dirumahkan bahkan juga ada yang PHK tanpa pesangon

Iya saya bersyukur akan hal ini... Kadang kalau denger cerita-cerita kayak gitu jadi nyadar, compared to others, I got off relatively easy...
 
Iya saya bersyukur akan hal ini... Kadang kalau denger cerita-cerita kayak gitu jadi nyadar, compared to others, I got off relatively easy...

sebenarnya tidak semata2 faktor keberuntungan, dalam hal pekerjaan, seorang karyawan yang bisa mendatangkan manfaat bagi tempatnya ia bekerja pasti akan diapresiasi. seperti sampean.

dan sebaliknya juga orang yang sifatnya suka mengeluh, suka menuntut, bahkan suka mengkritik tanpa dasar yang jelas namun tak sebanding dengan apa yang ia perbuat pada tempat ia bekerja, orang semacam ini sangat mudah di PHK. banyak orang seperti ini dalam dunia kerja. dimanapun tempat ia bekerja pasti tidak disukai rekan kerjanya bahkan atasannya
 
sebenarnya tidak semata2 faktor keberuntungan, dalam hal pekerjaan, seorang karyawan yang bisa mendatangkan manfaat bagi tempatnya ia bekerja pasti akan diapresiasi. seperti sampean.

dan sebaliknya juga orang yang sifatnya suka mengeluh, suka menuntut, bahkan suka mengkritik tanpa dasar yang jelas namun tak sebanding dengan apa yang ia perbuat pada tempat ia bekerja, orang semacam ini sangat mudah di PHK. banyak orang seperti ini dalam dunia kerja. dimanapun tempat ia bekerja pasti tidak disukai rekan kerjanya bahkan atasannya

Sebenernya sih saya nggak ngrasa begitu berguna, malah sering ngrasa jadi beban buat temen-temen yang lain, kadang saya ngrasa alasan saya masih dipertahankan cuma karena orang yang saya gantikan dulu tingkahnya lebih parah... Tapi untuk urusan mengeluh, menuntut, dan mengkritik memang hampir nggak pernah saya lakukan sih...
 
Back
Top