Muhammad dalam kitab perjanjian Lama"nasrani jangan liat"

halah saduran ini teori dasar untuk jenis tulisan sastra...

isu lanjutannya sebetulnya juga gak terkait thread ....tapi ya itu hak individu dalam meyakini keyakinannya. kalo elu meyakini keyakinan elu dan menganggapnya kagak lebih bener ya salah dong elu

gue cuman penjaga garis aja kali ya ... itupun kalo dianggap. kalo ngga ya ngga pa pa. cuman kasih tahu saja ...biar masing-masing tahu batasnya ... kalo pada ngga mau ya ngga pa pa .... he he he ....

sama-sama belajar rekan popoi.
 
tulisan sastra....
boleh juga kalo elo anggap kitab kitab agama samawi itu karya sastra...
bebas..
tapi itu juga menjawab kenapa bisa keluar teori itu dari elo... he..he..

i saw you....
i pray for you...

iya.. sama sama belajar ya...
 
Bls: Muhammad dalam kitab perjanjian Lama"nasrani jangan liat"

Nur Beliau ada pada kita ; iman & hati.
Bila engkau melihat sesuatu dan berpegang atas SunnahNya tersirat dan berbuat padamu atas Beliau.
Maka banyaklah akan kalian untuk bersalawat atas Nabi dan Rasul pilihan
Muhammaddurrasullullah Shadiqul wa'dul amin.
Allahumma shalli 'ala saidina Muhammad wa 'ala aali saidina Muhammad.
 
Bls: Muhammad dalam kitab perjanjian Lama"nasrani jangan liat"

Nur Beliau ada pada kita ; iman & hati.
Bila engkau melihat sesuatu dan berpegang atas SunnahNya tersirat dan berbuat padamu atas Beliau.
Maka banyaklah akan kalian untuk bersalawat atas Nabi dan Rasul pilihan
Muhammaddurrasullullah Shadiqul wa'dul amin.
Allahumma shalli 'ala saidina Muhammad wa 'ala aali saidina Muhammad.
 
Bls: Muhammad dalam kitab perjanjian Lama"nasrani jangan liat"

udah lah bro capek kalo bertengkar dengan filsafat,kita dan mereka beda kita mencari tuhan dengan Hati dan mereka mencari tuhan dengan akal,
mudahan aj 4JJI merahmati sehingga hidayah datang.
bung amos bukan cuma mengkritisi agama kita tapi agama lain,dia terlalu sibuk mengkritik tanpa berusaha memahami.

Banyak manusia sibuk mencari cahaya,ketika melihat cahaya dimasjid mereka berbondong-bondong kesana,ketika melihat cahaya di gereja mereka berduyun-duyun kesana,begitu juga pura,vihara,kuburan,bahkan terhadap manusia yang lain,
manusia itu rindu akan cahaya tetapi mereka lupa bahwa diri merekapun memiliki cahaya,cahaya yang bersumber dari hati.sudahkah anda mencarinya??

dan tujuan saya memposting ini dari postingan orang lain agar umat islam tau dan belajar bukti kebenaran nabi muhammad yang terlampir dalam alquran:
Beberapa kabar gembira tentang kedatangan nabi Muhammad saw.
Para nabi terdahulu membawa kabar gembira kedatangan nabi Muhammad saw.
: 2:129, 6:20, 7:157, 26:196, 26:197, 46:10, 61:6
Sifat nabi Muhammad saw. dalam kitab Taurat: 48:29
Selang waktu antara nabi Isa as. dan nabi Muhammad saw.: 5:19
 
Bls: Muhammad dalam kitab perjanjian Lama"nasrani jangan liat"

ngga masalah kalo sumber asalinya kitab suci anda sendiri. bukan kitab orang lain dijadikan sumber pembenaran agama anda*). lagian di Al Quran sudah banyak kutipan-kutipan kitab-kitab sebelumnya yang menjadikan agama anda adalah agama yang membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya.


*) tidak terkait islam sebagai islam tetapi islam dalam keyakinan anda. mohon dipahami.
 
Last edited:
Bls: Muhammad dalam kitab perjanjian Lama"nasrani jangan liat"

bro membenarkan itu udah pasti,
tetapi mengabarkan ini yang dicari,dan seperti yang saya kutip diawal posting "nasrani jangan liat" kan udah menjelaskan sikap saya bagi agama tersebut,g pengen bertengkar,capek
 
Bls: Muhammad dalam kitab perjanjian Lama"nasrani jangan liat"

prriiiiiit gak pake ribut..
huehehehe

kalo mau ribut..
dateng aja ketempat gue...
gue ladenin..

maap.. becanda...
 
Bls: Muhammad dalam kitab perjanjian Lama"nasrani jangan liat"

smoga kita menjadi orang2 yg di berkati.bagus buat referensi
 
Bls: Muhammad dalam kitab perjanjian Lama"nasrani jangan liat"

maaf cop pas dari dialog..:D

Ulangan, pasal 18, ayat 18 (kitab kelima dari kitab Yahudi dan Kristen)

'N Profeet Sal Ek Vir Hulle
Verwek Uit Die Midde Van Hulle Broers,
Soos Jy Is,
En Ek Sal My Woorde In Sy Mond Le,
En Hy Sal Aan Hulle Se
Alles Wat Ek Hom Beveel
Deut. 18:18

Terjemahannya sebagai berikut:
"Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya." (In-jil-Ulangan 18: 18)


A : "Kepada siapa ramalan tersebut ditujukan?"


B: "Yesus!"

A: "Mengapa Yesus ?, namanya tidak disebut di sini?"


B: "Karena ramalan adalah kata-kata yang menggambarkan sesuatu yang akan terjadi pada masa yang akan datang, kita temukan kata-kata dalam ayat ini cukup melukiskannya. Anda lihat, kata yang paling penting dari ramalan ini adalah Soos Jy Is (like unto thee), -seperti engkau ini (seperti kamu)- seperti Musa, dan Yesus seperti Musa.



A: "Dalam hal apa Yesus seperti Musa?"


B: "Pertama, Musa adalah seorang Yahudi dan Yesus juga seorang Yahudi; Kedua, Musa adalah seorang nabi dan Yesus juga seorang nabi -karena itu Yesus seperti Musa dan itu tepat sekali seperti yang dikatakan Tuhan kepada Musa- Soos Jy Is.

A: "adakah persamaan-persamaan lain antara Musa dan Yesus?"

A: "Jika hanya dua kriteria ini saja untuk menentukan calon dalam ramalan pada Ulangan 18: 18, maka untuk kasus ini kriteria dapat dipenuhi oleh setiap tokoh setelah Musa pada kitab Injil: -Solomon, Yesaya, Ezekiel, Daniel, Hosea, Yoel, Malachi, Yohanes Pembaptis dan lain-lain, karena mereka semua juga seorang "Yahudi" dan "Nabi". Mengapa tidak menerapkan ramalan tersebut kepada salah satu nabi-nabi ini, dan mengapa harus Yesus? Mengapa kita harus menganggap yang satu ikan sementara yang lainnya unggas?"


A: "Perhatikan, kesimpulan ini, adalah Yesus hampir tidak seperti Musa."

Tiga Ketidaksamaan

Pertama Yesus tidak seperti Musa, karena, menurut Anda "Yesus adalah Tuhan", tetapi Musa bukanlah Tuhan. "Apakah hal ini benar?" .


B: "Ya."

A: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa!"


A: Kedua, menurut Anda "Yesus Mati Untuk Dosa-dosa Dunia", tetapi Musa tidak mati untuk hal tersebut. "Apakah hal ini benar?"
.

B: "Ya."

A: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa!"

A: Ketiga, menurut Anda "Yesus Pergi Ke Neraka Selama Tiga Hari", tetapi Musa tidak masuk ke sana. "Apakah hal ini benar?"

B: "Ya."


A: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa"

B: "Tetapi.:.,"

A: Saya lanjutkan dulu, "ini semua bukanlah fakta yang sukar, kokoh dan nyata. Hal ini adalah persoalan keyakinan belaka di mana seorang awam dapat tersandung dan jatuh. Marilah kita diskusikan sesuatu yang sangat sederhana, sangat mudah, yang jika orang awam diundang untuk mendengar diskusi tersebut mereka tidak akan kesulitan mengikutinya, bagaimana?"



DELAPAN ARGUMEN YANG TAK TERBANTAH


1. Ayah dan Ibu
A: Musa mempunyai seorang ayah dan seorang ibu. Muhammad juga mempunyai seorang ayah dan seorang ibu. Tetapi Yesus hanya mempunyai seorang ibu, dan ayahnya bukan seorang manusia. Apakah hal ini benar?"

B: "Ya."

A: "Daarom is Jesus nie soos moses nie, maar Muhummed is soos moses!" artinya: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad seperti Musa!"

2. Kelahiran Ajaib
A: Musa dan Muhammad lahir secara normal dan alamiah, yaitu melalui percampuran fisik antara seorang pria dan wanita, tetapi Yesus diciptakan dengan sebuah keajaiban istimewa. Dalam Kitab Matius 1: 18 "... sebelum mereka (Yusuf dan Maria) hidup sebagai suami istri, ternyata Maria mengandung dari Roh Kudus ..." Dan, Lukas mengatakan bahwa ketika berita gembira atas kelahiran anak suci tersebut diberitahukan kepada Maria, dia memberi alasan: "... bagaimana hal itu mungkin terjadi, sedangkan aku belum bersuami? Jawab malaikat itu kepadanya, "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Maha Tinnggi akan menaungi engkau...." (Lukas l: 34-35).

A: Kitab Suci Al-Qur'an menegaskan kelahiran Yesus yang ajaib tersebut dalam istilah yang mulia dan luhur dalam menjawab pertanyaan yang logis dari Maria: "Ya Rabbku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun?"Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: "Jadilah" lalu jadilah dia."(QS. Ali Imran: 47). Bukanlah menjadi keharusan bagi Allah untuk menanam benih pada seseorang atau binatang. Jika Dia menghendakinya itu pasti akan terjadi. Ini adalah konsep umat Islam pada kelahiran Yesus.

A: "Versi mana yang lebih Anda sukai untuk diberikan kepada anak perempuan Anda, Al-Qur'an atau Injil?"


B: "Versi Al-Qur'an."

A: "Apakah benar kelahiran Yesus yang ajaib berlawanan dengan kelahiran Musa dan Muhammad yang alami?"

B: "Ya!"

A: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa tetapi Muhammad seperti Musa".

Dan, Tuhan berkata kepada Musa pada Ulangan 18: 18 "Like unto thee" (Seperti kamu, seperti Musa) dan Muhammad seperti Musa.


3. Ikatan Perkawinan
A: Musa dan Muhammad menikah dan mempunyai anak, tetapi Yesus tetap menjadi seorang bujangan selama hidupnya. "Apakah hal ini benar?"


B: "Ya."


A: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa , tetapi Muhammad seperti Musa"



4.Yesus Ditolak Oleh Kaumnya

A: Musa dan Muhammad diterima sebagai nabi oleh kaumnya dalam kehidupan mereka. Tidak ada keraguan bahwa orang-orang Yahudi terus menerus memberi kesulitan kepada Musa, tetapi sebagai bangsa secara keseluruhan, mereka mengetahui bahwa Musa adalah utusan Allah yang dikirim untuk mereka. Orang-orang Arab juga membuat kehidupan Muhammad menjadi menderita. Beliau sangat menderita akibat ulah mereka. Setelah 13 tahun berda'wah di Makkah, beliau harus pindah dari kota kelahirannya.

A: Tetapi sebelum kematiannya, bangsa Arab secara keseluruhan telah menerimanya sebagai utusan Allah. Tetapi berdasarkan Injil - "Dia (Yesus) datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerimanya." (Yohanes 1: 11). Dan bahkan sampai hari ini, setelah 2000 tahun, kaumnya orang-orang Yahudi, secara keseluruhan telah menolaknya.

A: "Apakah hal ini benar?"


B: "Ya."

A: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad seperti Musa."

5. Kerajaan "Dunia Lain"
A: Musa dan Muhammad adalah nabi dan juga raja. Nabi berarti seorang manusia yang menerima wahyu untuk menunjuki manusia dan menyampaikan petunjuk ini kepada ciptaan Allah seperti yang diterimanya tanpa ada penambahan atau pengurangan. Raja adalah seorang manusia yang mempunyai kekuasaan atas hidup dan mati rakyatnya. Tidaklah penting apakah orang tersebut mengenakan mahkota atau tidak, atau apakah dia mengenakan pakaian raja; Jika seseorang mempunyai hak untuk memberikan hukuman mati -Dia adalah raja-. Musa memiliki kekuasaan tersebut. Ingatkah Anda orang Israel yang pada hari Sabbath ditemukan sedang mengumpulkan kayu bakar, dan Musa menghukum mati orang tersebut dengan dilontari batu? (Bilangan 15: 36). Terdapat tindakan kejahatan lainnya yang disebutkan dalam Injil yang karenanya Musa memberikan hukuman mati pada orang-orang Yahudi tersebut. Begitujuga Muhammad, beliau memiliki kekuasaan atas hidup dan mati kaumnya. Pada Injil terdapat beberapa contoh orang-orang yang hanya diberi kenabian, tetapi tidak dalam posisi untuk menerapkan petunjuk mereka. Beberapa orang suci Tuhan yang tidak berdaya menghadapi penolakan yang keras atas pesan yang disampaikan mereka ini adalah nabi Lot, Jonah, Daniel, Ezra dan Yohanes Pembaptis. Mereka hanya dapat menyampaikan pesan, tetapi tidak dapat memaksakan hukuman. Sayangnya nabi suci Yesus juga termasuk kategori ini. Para penginjil Kristen dengan jelas membenarkan hal ini: Ketika Yesus diseret sebelum Gubernur Roma (Pontius Pilate) menuduhnya sebagai pendusta, Yesus membuat sebuah pernyataan meyakinkan dalam pembelaannya untuk menyangkal tuduhan yang salah:

"Jawab Yesus, 'Kerajaanku bukan dari dunia ini; Jika kerajaanku dari dunia ini, pasti hamba-hambaku telah melawan, supaya aku jangan diserahkan kepada orang orang Yahudi, akan tetapi kerajaanku bukan dari sini. " (Yohanes 18: 36). Hal ini meyakinkan Pilatus (seorang penyembah berhala) dengan pemikiran bahwa Yesus tidak sepenuhnya berkuasa atas kemampuan ruhaninya, dia tidak menganggapnya orang yang membahayakan pemerintahannya. Yesus hanya menuntut sebuah kerajaan spiritual, dengan kata lain dia hanya menyatakan sebagai seorang nabi.

A: "Apakah hal ini benar?"


B: "Ya."

A: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad seperti Musa."


6. Tak Ada Hukum Baru
A: "Musa dan Muhammad membawa hukum dan aturan baru untuk kaumnya. Musa tidak hanya memberi 10 perintah Allah kepada orang-orang Israel, tetapi hukum-hukum peribadatan yang sangat luas sebagai petunjuk kaumnya. Muhammad datang kepada sebuah kaum yang sangat bodoh dan biadab. Mereka menikahi ibu tirinya, menguburkan anak perempuannya hidup-hidup, mabuk-mabukan, berzina, menyembah berhala dan berjudi dari hari ke hari. Gibbon melukiskan orang-orang Arab sebelum Islam dalam Decline and Fal1 of the Roman Empire (artinya: Kemunduran dan Keruntuhan Kekaisaran Romawi.), "Kebrutalan manusia, hampir tanpa perasaan, sulit dibedakan keburukannya dari sisa-sisa penciptaan hewan." Sukar mendapatkan sesuatu yang membedakan antara manusia dan hewan pada saat itu. Mereka adalah hewan dalam wujud manusia.


A: Dari kebiadaban yang hina ini, Muhammad meng-angkat mereka, dalam kata-kata Thomas Carlysle, "Menjadi pembawa obor penerangan dan pelajaran. Bagi bangsa Arab ini adalah kelahiran dari kegelapan menjadi cahaya. Untuk pertama kalinya Arab menjadi hidup karenanya. Masyarakat penggembala yang miskin, mengembara tidak dikenal di padang pasir sejak penciptaan dunia. Perhatikan, tidak dikenal menjadi terkemuka di dunia, yang kecil telah tumbuh menjadi dunia besar. Dalam satu abad kemudian Granada telah berada di tangan bangsa Arab dan Delhi di tangannya yang lain. Pandangan sekilas dalam keberanian, kemegahan, dan cahaya kecerdasan, Arab menyinari bagian yang besar dari dunia... " Kenyataannya adalah Muhammad memberikan kaumnya sebuah hukum dan peraturan yang belum pernah dimiliki mereka sebelumnya.

A: Mengenai Yesus, ketika orang-orang Yahudi merasa curiga terhadapnya bahwa ia mungkin seorang penipu dengan tujuan menyesatkan ajaran mereka, Yesus mengambil penderitaan untuk meyakinkan mereka bahwa dia tidak datang dengan agama baru. Tidak ada hukum baru dan tidak ada peraturan baru. Saya kutip kata-katanya: "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau meniadakan kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu, 'Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi'. "(Matius 5: 17-18).

A: Dengan kata lain, dia tidak datang dengan hukum atau aturan baru. Dia datang hanya untuk menggenapi hukum lama. Hal inilah yang diberikannya kepada orang-orang Yahudi untuk dimengerti. Kecuali jika ia sedang mencoba menggertak orang-orang Yahudi, agar menerimanya sebagai utusan Allah dan dengan dalih mencoba memasukkan agama baru kepada mereka. Tidak! Utusan Tuhan ini tidak akan pernah berusaha dengan curang untuk menumbangkan agama Tuhan. Dia dengan sendirinya mematuhi hukum. Dia mematuhi perintah-perintah Musa, dan menghormati hari Sabbath. Tidak ada kesempatan seorang Yahudi menunjukkan jari padanya dan berkata, "Mengapa kamu tidak puasa" atau "Mengapa kamu tidak mencuci tanganmu sebelum membelah roti". Yesus menuduh mereka selalu mengatakan bertentangan dengan muridnya, tetapi tidak pernah bertentangan dengannya. Hal ini karena sebagai seorang Yahudi yang baik, ia menghormati hukum-hukum nabi yang men-dahuluinya. Singkatnya, ia tidak menciptakan agama baru dan tidak membawa hukum baru seperti Musa dan Muhammad.

A: "Apakah hal ini benar?"


B :"Ya."

A: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa , tetapi Muhammad seperti Musa."


7. Bagaimana Mereka Pergi
A: Musa dan Muhammad meninggal dalam kematian yang wajar, tetapi menurut agama Kristen, Yesus dengan kejam dibunuh di tiang salib. "Apakah hal ini benar?" saya bertanya kepada Dominee.

B: "Ya."


A: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa, tetapi Muhammad seperti Musa." .


8. Surga Sebagai Tempat Kediaman
A: Musa dan Muhammad terbaring dikubur dalam bumi, tetapi menurut Anda, Yesus beristirahat di surga. "Apakah hal ini benar?"

B: "ya"

A: "Karena itu Yesus tidak seperti Musa , tetapi Muhammad seperti Musa."



sumber...

e-Book dalam Helpfile dibuat oleh Heksa (heksa@bigfoot.com)
Isi dari e-Book ini didapat dari http://scrool.to/mcb
Download e-Book ini di http://sujud.cjb.net

Wassalamu'alaikum Wr Wb
 
Bls: Muhammad dalam kitab perjanjian Lama"nasrani jangan liat"

wah seperti udah taukan jawabannya siapa

tapi terima kasih jadi dapet jawaban postingan saya dulu tentang babi(yang tread nya di banned ma momod)

Mengenai Yesus, ketika orang-orang Yahudi merasa curiga terhadapnya bahwa ia mungkin seorang penipu dengan tujuan menyesatkan ajaran mereka, Yesus mengambil penderitaan untuk meyakinkan mereka bahwa dia tidak datang dengan agama baru. Tidak ada hukum baru dan tidak ada peraturan baru. Saya kutip kata-katanya: "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau meniadakan kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu, 'Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi'. "(Matius 5: 17-18).

ya kalo bener,kan kitab kaum nasrani tuh banyak versinya g tau apa matius termasuk yang di akui.

tapi jika bener maka bantahan mereka terpatahkan.hem but kagak mau bikin masalah toh saya g niat belajar teologi,cukup alquran dan sesuatu yang berkaitan dengannya.
 
Bls: Muhammad dalam kitab perjanjian Lama"nasrani jangan liat"

jiah.. kalo nyi blorong sih bay.. dari waktu ane di interview buat jadi staff ninja disana juga udah lari larian di kolam renang...
 
Bls: Muhammad dalam kitab perjanjian Lama"nasrani jangan liat"

jiah.. kalo nyi blorong sih bay.. dari waktu ane di interview buat jadi staff ninja disana juga udah lari larian di kolam renang...

disana mana...??

kok ampe lari2an ke kolam... bingung dah...
 
Back
Top