9 Tips Memilih Pakaian Interview Kerja yang Baik dan Disukai HRD

Riri_1

Member
1706962470926.png

Saat wawancara kerja, ada banyak hal yang dinilai oleh interviewer atau perekrut. Salah satunya adalah cara kamu berpakaian atau outfit interview kerja yang kamu gunakan. Selain menunjukkan profesionalitas, kamu juga bisa memberikan kesan pertama yang baik melalui outfit yang kamu pakai. Oleh karena itu, tidak hanya mempelajari pertanyaan yang diajukan, tapi kamu juga perlu mempersiapkan pakaian untuk wawancara.

Pakaian yang tepat untuk interview kerja bisa jadi berbeda-beda di setiap industri atau perusahaan. Jika kamu mengenal salah satu pegawai di perusahaan tersebut, kamu bisa meminta rekomendasi darinya. Tapi, jika tidak ada dan perusahaan tidak mencantumkan dresscode tertentu, kamu bisa coba gaya berpakaian office look atau semiformal agar terlihat profesional dan rapi.

Masih bingung mau pakai outfit apa untuk wawancara kerja? Yuk, simak 9 tips berikut ini!

1. Hindari celana berbahan denim
Wawancara kerja merupakan suasana formal, karena itu usahakan untuk mengenakan pakaian yang sesuai dengan suasananya. Hindari mengenakan celana berbahan denim atau jeans yang terlalu santai. Apalagi kalau jeansnya memiliki lubang atau robek-robek. Celana jeans dapat mengurangi kesan formal. Meskipun kamu melamar ke industri hiburan atau kreatif, hindari menggunakan celana jeans, ya!

Bagi pria, kamu bisa menggunakan celana panjang bahan atau chinos. Selain menunjukkan kesan formal, celana bahan atau chinos juga nyaman digunakan. Bagi wanita, dapat menggunakan celana bahan atau rok.

2. Gunakan kemeja
Kemeja merupakan pakaian yang paling aman digunakan untuk wawancara kerja. Selain simple, kemeja juga akan menunjukkan kesan rapi dan profesional. Kamu bisa menggunakan kemeja dari bahan katun, sutra, atau flanel. Hindari memilih bahan yang mudah membuatmu berkeringat agar bisa tetap fresh. Jangan pakai kaos oblong untuk datang interview, ya! Mengenakan kaos membuat kamu terlihat sangat santai dan tidak cocok dengan suasana formal interview. Jangan lupa disetrika terlebih dahulu kemejanya agar tidak kusut.

3. Perhatikan warna dan motif pakaian
Warna dan motif pakaian menjadi hal yang harus kamu perhatikan. Seperti yang kita tahu, motif kemeja atau blouse sangat beragam, ada yang dari totol-totol, belang-belang, sampai polkadot. Untuk wawancara kerja, kamu dapat menggunakan kemeja dengan warna polos atau motif sederhana seperti garis-garis. Hindarilah menggunakan kemeja dengan motif dan warna mencolok atau meriah.

Jika ingin menggunakan pakaian berwarna cerah, coba pilih warna-warna pastel atau warna putih. Kalau kamu ingin menggunakan pakaian berwarna gelap juga bisa. Beberapa warna gelap terbaik yang bisa kamu pilih adalah warna hitam, coklat, navy, atau abu-abu tua. Kemeja batik juga bisa jadi alternatif yang baik. Ini berlaku juga jika kamu ingin menggunakan outer atau luaran. Hindari motif atau warna jas dan kardigan yang terlalu menonjol.
 
4. Gunakan sepatu yang menutup seluruh kaki
Sepatu juga nggak kalah penting untuk diperhatikan saat akan menghadapi interview karena HRD akan melihat penampilan kamu dari atas hingga bawah. Karena itu, pakailah sepatu yang menutup seluruh bagian kaki. Untuk pria, kamu bisa menggunakan sepatu pantofel atau sepatu kerja lainnya. Saat ini sepatu pantofel punya desain dan model yang beragam. Kamu bisa memilih model yang tidak terlalu formal, tapi bisa bikin kamu tetap terlihat profesional.

Bagi wanita, kamu bisa menggunakan flat shoes, pump shoes, atau sepatu yang memiliki hak atau heel. Pilih sepatu yang menutupi jari-jari kakimu. Selain itu, jika kamu ingin menggunakan sepatu dengan heel atau hak, pilih hak yang tidak terlalu tinggi agar tidak terlalu mencolok dan tetap nyaman digunakan. Hindari menggunakan sendal atau alas kaki yang tidak sesuai ya.

5. Kenakaan jas atau balzzer

Untuk memberikan kesan formal yang semakin terlihat, kamu bisa mengenakan jas atau blazer. Pastikan memilih warna yang cocok dengan inner-nya, ya! Kamu bisa menggunakan warna netral atau gelap, semisal hitam, abu-abu, atau navy.
1706962785121.png

Jika kamu melamar kerja ke industri keuangan, asuransi, atau perbankan, menggunakan jas atau blazer adalah pilihan yang sesuai. Pasalnya, pada pekerjaan sehari-hari, pegawai perbankan memang menggunakan pakaian formal seperti blazer. Maka dari itu, sesuaikan pakaian dengan bidang atau industri yang kamu lamar, ya!

6. Jangan gunakan aksesoris yang berlebihan
Aksesoris memang dapat melengkapi dan mempermanis penampilan kamu. Tapi, hindari pemakaian aksesoris yang berlebihan, terutama aksesoris yang besar, mencolok, dan mengganggu. Hal ini dapat mengalihkan perhatian perektur dan malah salah fokus ke aksesoris kamu. Kamu bisa menggunakan jam tangan atau ikat pinggang, pilih yang sederhana, namun tetap terlihat elegan dan berkelas.
 
7. Perhatikan tatanan rambut dan riasan wajah
Rambut adalah sesuatu yang nggak kalah penting untuk kamu perhatikan sebelum interview. Pastikan bahwa rambutmu sudah disisir rapi, ya. Bagi yang pria, kamu bisa menggunakan gel rambut atau pomade agar rambut rapi tahan lama. Bagi yang wanita, tidak ada salahnya mencatok rambut agar terlihat lebih rapi, kamu juga bisa mengikatnya.

Agar penampilan lebih fresh, pastikan wajah kamu bersih. Kamu bisa bawa face paper untuk jaga-jaga kalau wajahmu berminyak. Bagi yang wanita, kamu dapat menggunakan riasan wajah atau makeup, tapi ingat, jangan berlebihan, ya! Tipis-tipis saja agar terlihat segar. Cobalah datang lebih awal dari jadwal interview, dengan begitu kamu bisa becermin dan memastikan penampilanmu masih rapi.

8. Gunakan pakaian yang nyaman
Selain menentukan outfit yang dapat memberikan kesan baik bagi perekrut, tetap utamakan kenyamanan, ya! Pilih atasan dan celana yang nyaman dipakai. Sesuaikan juga dengan cuaca. Jika sedang musim kemarau dan cuaca terik, pilih pakaian yang tidak mudah membuatmu berkeringat agar tetap nyaman dan percaya diri. Selain itu, hindari juga memakai pakaian yang terlalu ketat.

9. Pilih parfum yang tidak terlalu menyengat
Bukan hanya tampil rapi, tentu kamu juga ingin tampil wangi. Untuk itu, gunakan partum, tapi pastikan untuk memilih parfum yang wanginya fresh serta tidak terlalu berat dan menyengat. Pakainya juga nggak perlu berlebihan. Oke?
 
Tips Pakaian Interview Kerja Untuk Wanita Berhijab
Di atas, kita sudah membahas tips memilih pakaian interview kerja yang baik. Nah, untuk kamu yang berhijab, berikut adalah beberapa tips tambahan yang bisa kamu coba:

  • gunakan celana bahan atau rok, pilih model rok yang sesuai dengan suasana interview kerja;
  • pilih jilbab berwarna netral, pastel, atau senada dengan pakaian yang akan kamu kenakan;
  • gunakan blazer atau cardigan untuk dipadukan dengan blouse atau kemeja untuk menambah kesan formal; dan
  • pilih gaya hijab yang rapi dan tidak berlebihan.

Itulah 9 tips memilih pakaian untuk interview kerja. Semoga bermanfaat untuk kamu yang akan menghadapi interview. Pakaian saat interview memang bukan satu-satunya aspek yang dinilai, tapi dengan menggunakan pakaian yang sesuai, itu menunjukkan bahwa kamu antusias untuk wawancara tersebut. Semoga lancar dan sukses wawancara kerjanya. Oh iya, selain memperhatikan penampilan, jangan lupa latihan menjawab pertanyaan yang sering diajukan, datang tepat waktu, dan memperhatikan bahasa tubuh. Semangat~

sumber: skill academy
 
Last edited:
Back
Top