Ghost Killer (bocoran ebook)

umangvirmaker

New member
Ini adalah bocoran ebook, dan bukan postingan ebook jadi jangan dipindahin yah.... (thanks)

Ghost Killer: Strategi dan Ritual Menghadapi Teror Iblis (sebuah bocoran)
Halaman 8-12 (intisari saja)

Bagian I
Siapakah Iblis Itu?
Sudah menjadi rahasia umum bahwa iblis adalah makhluk yang
diciptakan dari “api” (al-A’raaf:12) yang sudah barang tentu panas
dan membakar. Terlepas dari keyakinan kita terhadap al-Qur’an,
tokoh iblis ini sudah menjadi alasan empuk atas segala tindak-tanduk
kejahatan manusia; kita selalu beralasan bahwa setiap perbuatan
jahat manusia merupakan realisasi bisikan iblis. Apakah itu benar?
Jika benar, maka mengapa manusia harus mempertanggungjawabkan
perbuatannya secara individu?
Kelihatannya manusia melakukan perbuatan jahat karena memang
mengikuti ajakan iblis. Bagaimana bisa, sedangkan manusia
kebanyakan tidak mengenal iblis dengan baik. Maka kadangkala kita
harus menerima bahwa perbuatan jahat kita berasal dari kekufuran
kita, yang juga dimuluskan oleh iblis. Dalam berbuat jahat, manusia
berkolaborasi dengan iblis. Ini dia, karena tidak mengetahui, manusia
yang berbuat jahat tidak sadar jika tengah berteman dengan iblis.
Iblis telah menyerupai berbagai rupa, yang rupawan dan menawan
hingga pada rupa yang menakutkan.
Iblis adalah salah satu kaum dari golongan jin (al-Kahfi:50), sehingga
dapat dikatakan bahwa iblis sudah tentu jin, sedangkan jin belum
tentu iblis. Iblis juga dinyatakan kafir oleh Allah (Shaad:74), dengan
demikian, Iblis sebenarnya adalah jin yang kafir kepada Allah SWT.
Menurut beberapa sejarah lisan, dahulunya iblis merupakan
golongan penyembah Allah SWT yang sangat taat dan sangat
berbakti. Konon pemimpin golongan iblis adalah bernama Azazil,
salah satu dari lima malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail. Namun
keterangan ini belum diketahui kebenarannya, namun satu hal yang
pasti, Iblis merupakan golongan Jin di satu ayat namun juga malaikat
penyembah Allah di ayat lain (al-Baqarah:34). Kita sama-sama tahu
bahwa baik jin maupun malaikat merupakan entitas yang berbeda,
lalu bagaimanakah Iblis tergolong Jin sekaligus Malaikat? Ini mungkin
pertanyaan yang penting untuk diajukan. Pertanyaan ini membuat
saya berkesimpulan bahwa iblis mengalami degradasi dari malaikat,
kemudian masuk pada golongan jin dan dideklarasi sebagai kafir.
Sejenak kita melihat malaikat. Malaikat adalah hamba-hamba yang
Allah muliakan (al-Anbiya:26). Mereka dimuliakan karena ketaatan,
kebaktian dan kepatuhan mereka. Wajar saja, karena Allah tidak
menciptakan nafsu untuk mereka. Melihat iblis mengalami degradasi
dari golongan malaikat jatuh pada golongan jin kafir, menimbulkan
pertanyaan, jika malaikat tidak memiliki nafsu lalu mengapa Iblis
(yang juga malaikat) bisa bersikap angkuh? Dengan mengatakan
bahwa dia tercipta dari api dan Adam tercipta dari tanah lalu
mengapa dia harus bersujud kepada Adam (al-A’raaf:12)? Lalu jika
memang kritikan seperti ini dianggap “sombong” bagi Allah dan
hukumannya adalah dikategorikan kafir, lalu mengapa tidak ada
hukuman bagi mereka (malaikat) yang mengkritik Allah dengan
mengatakan bahwa menciptakan manusia (lagi) itu tidak perlu karena
hanya membuat pertumpahan darah dan kekacauan di muka bumi
(al-Baqarah:30)? Ini sebenarnya bukan hanya sombong, tetapi juga
menganggap Allah SWT kurang teliti dalam menciptakan makhlukNya
dan bisa dikategorikan sebagai dosa besar.
Betapa kasihan iblis, karena dengan demikian dia lalu “dicap” sebagai
kafir dan terusir dari surga. Menurut saya, iblis merasakan sakit hati
yang amat sangat terhadap Allah SWT dan sakit hati inilah yang
menimbulkan dendam kesumat terhadap turunan Adam, hingga kita
sekarang ini. Sakit hatinya ini tergambar dalam al-Qur’an (al-
A’raaf:16), bahwa “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat,
saya benar-benar akan menghalangi mereka dari jalan Engkau yang
lurus.” Ini adalah sumpah serapah iblis karena sakit hatinya, karena
ada isu “pilih kasih” di kampung surga. Bukannya tidak beralasan,
iblis tentu saja kecewa dengan kebijakan Allah SWT untuk
mendegradasi, mengusir, mencap dan menghukum sebagai “yang
tersesat” hanya karena “rasa penasaran” mengapa Allah SWT
memerintahkan mereka semua (para malaikat) untuk bersujud
kepada Adam. Rasa penasaran ini kemudian diterjemahkan sebagai
kesombongan dan terlahirlah hukum bahwa kesombongan adalah
dosa favorit iblis.
Apakah iblis memang diciptakan sebagai “penggoda manusia”? dan
kasus tidak-maunya iblis menyembah Adam merupakan salah satu
“trik” Allah SWT supaya ada alasan untuk mengusir mereka dar
surga? Allah selalu punya rahasia. Ada kejadian aneh di surga, jika
iblis adalah pembesar-pembesar setan, sudah terusir dari surga
firdaus, lalu bagaimana mungkin ada setan yang masih bertengger di
surga dan menggoda Adam untuk mengunyah buah khuldi
(Thaha:120)? Ini seolah-olah menunjukkan adanya kebocoran sistem
sekuriti di surga. Ataukah kehadiran atau kelolosan salah satu anak
buah iblis ini adalah atas izin Allah? Jika memang benar, maka
peristiwa Adam, hawa dan khuldi juga telah “diset” sedemikian rupa,
agar Allah memiliki alasan mengusir Adam dan Hawa dari Surga.
Tentu saja, karena Adam diciptakan bukan sebagai khalifah di surga,
namun khalifah di muka bumi (al-Baqarah:30).
Jatuhlah Adam dan Hawa menyusuli jatuhnya iblis di muka bumi,
kedua-duanya, Manusia dan Iblis sama-sama korban trik Tuhan,
sama-sama terusir dan mengapa harus saling memusuhi satu dan lain
(al-Baqarah:36). Dengan demikian, manusia dan iblis sebenarnya
senasib, seperjuangan, namun berbeda dalam tujuan. Perang antara
manusia dan iblis kemudian dideklarasi oleh Allah SWT (al-
Baqarah:168). Drama kehidupan manusia dan iblis seolah-olah
sebuah pertarungan dalam arena untuk merebut status beriman.
Celakanya, sebagai manusia, kita sadar bahwa kita terlempar begitu
saja, dan tidak mengetahui siapa yang telah lebih dulu mengalami
keterlemparan ini. Sesungguhnya kita, dengan sangat terpaksa harus
memusuhi iblis. Dan sebagaimana telah saya jelaskan, bahwa iblis
memiliki dua cara untuk memerangi manusia, dan hanya cara kedua
yang akan saya paparkan disini.
Demikianlah sejarah singkat drama keterlemparan iblis dimuka bumi
ini, dan kemudian menjadi musuh kita. Tentu saja ini hanyalah
perkenalan awal bagi anda, kedepan nanti saya akan menunjukkan
kepada anda betapa kokoh pertahanan iblis dan betapa dendamnya
dia kepada kita, atas kasus yang tidak kita ketahui. Bisa jadi kita
adalah korban yang harus survive menghadapi segala takdir ini,
segala yang telah direncanakan oleh Allah SWT, dan terpaksa tanpa
belas kasih, kita harus saling bunuh dengan iblis, yang sesungguhnya
juga korban dari rencana Allah SWT.

Info buku
Judul: Ghost Killer: Strategi dan Ritual Menghadapi Teror Iblis
Penulis:...
Penerbit: Majelis Dzikir al-Jabbar Ternate-II
Webblog: http://majelisaljabbar.wordpress.com
Cover depan: unavailable
 
Bls: Ghost Killer (bocoran ebook)

Hmm... buat orang yang menggemari ghost-ology pasti tertarik banget sama ky saya. Numpang sedot ya den :D gw kasih bintang..
 
Bls: Ghost Killer (bocoran ebook)

Opini tersebut bukan pendapat pembuat soal karena disertakan sumbernya, namun konten tersebut sangat mengundang sara. Harap tidak untuk diperdebatkan disini kecuali silahkan menuju kepada sumbernya.

Terimakasih atas perhatian para reader terhormat.
 
Back
Top