Mengapa Babi Haram?

Re: Kenapa Babi haram dimakan?

ga semua non muslim memakan daging babi kok.. dan lagi, ga ada kewajiban seorang non muslim makan daging babi..
di kitab PL banyak ayat yang melarang makan daging babi dan setelah kitab PB di tulis maka semua makanan ga dilarang tapi tidak semua berguna...

ya itulah kesempurnaan islam yang kitab sucinya tidak bisa diubah - ubah dan konsisten...sekarng anda bisa bandingkan kan????mana yang benar wahyu Allah dan mana yang benar ciptaan manusia???bahkan dalam hal kecil sekalipun..tidak ada yang berubah dalam Al-qur'an...semua jelas dan tegas.
lalu kebenaran Allah yang mana lagi yang dapat kau sangkal???
 
Re: Kenapa Babi haram dimakan?

Yang penting tetap konsisten,

halalkan yang halal dan haramkan yang haram

jangan dibalik
 
Re: Kenapa Babi haram dimakan?

ya itulah kesempurnaan islam yang kitab sucinya tidak bisa diubah - ubah dan konsisten...sekarng anda bisa bandingkan kan????mana yang benar wahyu Allah dan mana yang benar ciptaan manusia???bahkan dalam hal kecil sekalipun..tidak ada yang berubah dalam Al-qur'an...semua jelas dan tegas.
lalu kebenaran Allah yang mana lagi yang dapat kau sangkal???

sebenarnya Alkitab bukan di ubah2 tapi PROGRESSIVE yaitu penulisannya memakan waktu ratusan thn hingga selesai...bukan dalam satu zaman (3000 thn sebelum yesus lahir hingga abad ke Empat) sedangkan kitab Al-Quran ditulis pada satu zaman (abad ke tujuh)

mengenai kesempurnaan ya tiap pemeluk agama mengatakan Agamanya-lah yang sempurna...yang sangat utama adalah kita sebagai makhluk berakal budi ga boleh menghakimi atau berbuat kekerasan terhadap penganut keyakinan lain..masing2 punya alasan yang kuat mengapa memeluk agama A atau agama B...masing2 kita akan pertanggung jawabkan Iman kita saat hari pengadilan Tuhan...
 
Re: Kenapa Babi haram dimakan?

sepakat dengan atas gw.
Begitulah yang namanya toleransi: Agama yang paling benar adalah agama kita sendiri, bukan agama orang lain atau agama saudara kita
 
Re: Kenapa Babi haram dimakan?

Post Ma Repost dari kaskus gan(nice answer):
Assalamu 'alaikum wr. wb…


Kenapa umat islam melarang makan daging babi ?


Inilah alasannya...
Mungkin Sudah pernah baca??? Ato sudah tau sebelumnya?? ?
Gak papa simpen aja sebagai referensi... oke!!

Wassalam



Ada orang asing (ilmuwan) bertanya kepada seorang Ulama mengenai hewan Babi ini.

Ilmuwan : Haramnya hewan babi bagi umat muslim adalah disebabkan Karena
banyaknya parasit dan kotoran dalam hewan ini. Dengan semakin canggihnya
ilmu kedokteran, bukannya mungkin nantinya hewan babi dapat dibersihkan dari
virus dan parasit yang mematikan ini? Apakah nantinya hewan babi yang bersih
akan menjadi halal?

Ulama : Haramnya babi bukan karena hal itu saja. Tetapi ada sifat Babi
yang sangat diharamkan untuk umat Islam?

Ilmuwan : Apakah itu?

Ulama : Coba anda buat 2 (dua) kandang. Dimana 1 (satu) kandang isi
dengan 2 (dua) ekor ayam jantan dan 1 (satu) ekor ayam betina.
1 (satu) kandang lagi isi dengan 2 (dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor
babi betina.
Apakah yang terjadi pada masing2 kandang tersebut? Bisakah anda
menerkanya!! !

Ilmuwan : Tidak bisa!!!!????

Ulama : Mari kita lihat bersama-sama sekarang. Pada kandang pertama
dimana ada 2 (dua) ekor ayam Jantan dan 1 (satu) ekor ayam betina, yang
terjadi adalah 2 (dua) ekor ayam Jantan tersebut berkelahi dahulu untuk
memperebutkan 1 (satu) ekor ayam betina tersebut sampai ada yang menang dan
kalah. Dan itu sesuai dengan Kodrat dan Fitrah manusia diciptakan Allah SWT.

Ilmuwan : Pada kandang Babi?

Ulama : Ini yang menarik. Pada kandang kedua, yaitu kandang berisi 2
(dua) ekor babi jantan dan 1 (satu) ekor babi betina. Ternyata 2 (dua) Ekor
babi jantan tidak berkelahi untuk memperebutkan 1 (satu) ekor babi betina,
tetapi yang terjadi adalah 2 (dua) ekor babi jantan tersebut malahan
menyetubuhi secara beramai-ramai 1 (satu) ekor babi betina tersebut dan juga
terjadi hubungan Homoseksual antara kedua ekor babi jantan setelah selesai
dengan si betina.
Hal inilah yang jelas2 bertentangan dengan Fitrah umat
manusia. Bilamana umat Islam ikut2an memakan babi maka ditakutkan umat Islam
akan mempunyai sifat dan karateristik seperti babi ini.


Berikut ini tulisan mengenai pengharaman "darah" dan "babi" dalam Islam,
diulas dari sudut pandang Logika dan Ilmu Kesehatan.

Bob : Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat
mementingkan mengenai kata-kata "Halal" dan "Haram"; apa arti dari kata-kata
tersebut?

Yunus : Apa-apa yang "diperbolehkan" diistilahkan sebagai Halal, dan
apa-apa yang "tidak di perbolehkan" diistilahkan sebagai Haram, dan
Al-Qur'an lah yang menggambarkan perbedaan antara keduanya..

Bob : Dapatkah anda memberikan contoh?

Yunus : Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan
sependapat bahwa analis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang
tinggi dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya
bagi kesehatan manusia.

Bob : Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid dalam
Tubuh manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam
kenyataannya kita diberitahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh,
dikeluarkan dari dalam darah oleh Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui
air seni.

Yunus : Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode prosedur
Khusus dalam penyembelihan hewan dalam Islam.

Bob : Apa maksud anda?

Yunus : Begini... seorang penyembelih, menyebut nama dari Yang Maha
Kuasa dan membuat irisan untuk memotong urat nadi leher hewan, sembari
membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh Dan hal ini menyebabkan
kematian hewan Karena kehabisan darah dalam tubuh, bukannya karena cedera
pada organ vitalnya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau Otak
dirusak, hewan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam
urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut mengakibatkan
daging hewan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun;
hannya pada masa kini-lah, para ahli makanan baru menyadari akan hal ini.

Bob : Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa Para
Muslim melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan Lainnya
yang terkait dengan babi?

Yunus : Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur'an dalam
Pengkosumsian babi, bacon; pada kenyataannya dalam "Bible" juga, pada
Levitus bab 11, Ayat 8, mengenai babi, dikatakan, "Dari daging mereka (dari
"swine", nama Lain buat "babi") janganlah kalian makan, dan dari bangkai
mereka, janganlah kalian sentuh; mereka itu kotor buatmu".

Lebih lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih
dileher karena mereka tidak memiliki leher; sesuai dengan anatomi
alamiahnya? Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak
bagi konsumsi manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang hewan ini dengan
memiliki leher. Namun diluar itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai
efek-efek berbahaya dari konsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu pork
chops, ham, atau bacon.

Bob : Ilmu kedokteran mengetahui bahwa ada resiko besar atas
banyak macam penyakit. Babi diketahui sebagai inang dari banyak macam
parasit dan penyakit berbahaya.

Yunus : Ya. Dan diluar sana itu semua, sebagaimana kita Membicarakan
mengenai kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk Diperhatikan
bahwa sitem biochemistry : babi hannya mengeluarkan 2% dari seluruh
kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya.


Dan Ini dapat menjawab sebagian pertanyaan mengapa Umat Islam tidak boleh
mengkonsumsi babi.

That all, jika kiranya info ini bermanfaat tolong alhamdulillah
but jka ga ya ga papa....
 
Re: Kenapa Babi haram dimakan?

saya pribadi, mau halal or haram, mungkin tidak terpikir sama sekali untuk menyantap daging babi. lebih suka bayam atau buncis :D

sekadar pertanyaan iseng aja. menurut TS, mending makan babi atau ayam?
kalo jumlah ayam lebih banyak dari babi, memasak ayam lebih mudah dari babi, rasa ayam lebih enak dari babi (untuk sebagian orang), daging ayam lebih sehat dari babi, kenapa harus makan babi?
 
Re: Kenapa Babi haram dimakan?

jumlah ayam lebih banyak dari sapi, memasak ayam sama mudah dengan masak sapi, rasa sapi lebih enak dari ayam (untuk sebagian orang), kenapa harus makan babi?
 
Re: Kenapa Babi haram dimakan?

udh lama g ke thread ini....

Alasan diharamkan???
Duh.....Andaisaja saya masih ingat kata" orang dari MUI waktu itu....

Klo diliat dari tempat idupnya udh jelas kotornya... tpi,klo gini aja masih lum mau percaya kan????

Klo dliat dari jumlah lemak yg terkandung di babi,pasti tahu sendiri kan???... Tpi,klo gini aja masih lum mau percaya kan???

Babi,memiliki leher yg sngat kecil(lebih tepatnya gak berleher,wkwkwk....),jadi ketika disembelih tdk bsa sperti ayam ataupun sapi, dimana darah" tidak bisa keluar dengan baik, alhasil banyak darah yg msh terkandung dalam daging tersebut, dan menurut penelitian, (pasti anda sudah tahu kan???), darah dari hewan memiliki potensi tinggi berbahaya untuk dikonsumsi,apalagi klo terus"an..... Klo gini masih lum percaya???

Diduga,tempat berkembangnya virus flu burung,berasal dari virus flu burung biasa yg berkembang di lemak/kulit babi.... Tpi,klo gini aja masih lum mau percaya kan???

Masih bnyk hal" lain,yg suatu saat nanti InsyaAlloh akan diketahui dg sendirinya,mengapa babi itu haram....

Yg pasti,slama ini di Al-Qur'an,tidak pernah memuat suatu kesalahan,bahkan satu titikpun tidak ada kesalahan di Al-Qur'an...

Dari pembentukan bumi, perkembangan janin, cara mnyembelih hewan, bahkan kewajiban melakukan sirkumisasi kelamin(sunat) yg berdasarkan pertemuan dokter dunia menyimpulkan memberi kekebalan terhadap HIV AIDS lebih dari 50%!(Lebih tinggi dari kekebalan mgkin yg bsa diberikan vaksin HIV AIDS),dan masih bnyk yg lain, semuanya benar... Tidak ada satupun yg salah... Tidak ada satupun pertentangan didalamnya, entah satu surat dengan surat yg lain, satu ayat dg ayat yg lain, tidak pernah ditemukan satupun pertentangan...Berbeda dg yg lain,blamana kmu benar" membaca dan menelitinya...
 
Re: Kenapa Babi haram dimakan?

dr segi kesehatan....
babi adalah makhluk yg suka makan...
sampe kesukaaanya makan bahkan sampe kotoran dr makhluk apapun dimakannya..
bukan hanya kotoran... bahkan sampah juga dimakannya...
ketika di alam babi akan lebih memilih makanan berupa sampah atau kotoran ketimbang makanan yang masih baru...
kita tau sendiri kalo kotoran (feses) itu adalah sisa2 metabolisme yang dapat berisi zat2 yg tak berguna sama tubuh, toksin, bakteri patogen, telur cacing, dll.... nah bisa kan kita tertular lewat daging babi...

ingat babi diHARAMkan untuk dimakan....
kalo menyentuh tidak haram....

bukan begitu para ustad?
 
Re: Kenapa Babi haram dimakan?

ada hikmahnya loo.... babi diharamin..
mau taw...

pernah dengar nama seorang pembaharu islam Muhammad Abduh namanya.suatu ketika didatangi beberapa orang yang protes ttg pengharaman babi krn babi skrg makannanya diatur sedimikian rupa shg dianggap steril dan maunya babi ndak hahram lagi karena dimungkinkan tdk mangandung cacing lagi karena makanannya steril.
kemudian Muhammad Abduh meminta mereka membawakan 2 ekor ayam jantan dan 1 ekor ayam betina serta 2 ekor babi jantan dan 1 ekor babi betina.
lalu mereka disuruh melepas 2 ekor ayam jantan dan 1 ayam betina dalam satu kandang dan apa yang terjadi 2 ekor ayam jantan berkelahi merebutkan si betina malah hampir tewas.
beliau lalu memerintahkan melepaskan 2 babi jantan dan 1 babi betina dalam satu kandang dan apa yang terjad ...
babi jantan yang satu membantu babi jantan yang laen untuk melampiaskan hajat seksualnya kepada babi betina. tidak ada pertarungan tak ada cemburu tak ada harga diri atau keinginan untuk menjag si betina dari jantan yang laen.
jadi...
memakan babi dapat membunuh "ghiroh" orang yang memakannya. dan itu yang terjadi pada kalian. seorang laki2 melihat istrinya dengan laki2 laen dan membiarkan tanpa ada rasa cemburu. seorang bapak membiarkan anak perempuannya jalan dengan laki2 laen tanpa ada rasa was2 (mestine ndak boleh tanpa ada ikatan perkawinan/muhrim) karena daging babi itu menularkan sifatnya pada orang yang memkannya.
ngambil dr syekh Fauzi Muhammad Abu Zaid, hidangan islami: ulasan komprehensif berdasarkan syariat dan sains modern, jakarta: gema isnsani press

wah hebat banget ya babi???bisa2nya ngunularin sifat kepemakannya..ga ada gitu alasan yg lebih rasional??
 
“Sesungguhnya Allãh hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang disembelih dengan menyebut nama selain Allãh…,” (QS al-Baqarah [2]: 173).

Sahabat, tahukah kalian, mengapa Allãh hanya mengharamkan bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang disembelih disebut nama selain Allãh? Karena, setiap kebaikan datangnya dari Allãh yang Mahapenyayang, agar hamba-hamba-Nya sehat jasmani dan ruhani, di dunia dan di akhirat. Berikut sedikit penjelasan ilmiahnya, kenapa empat jenis makanan itu haram kita makan.

Darah
Rasulullãh saw pernah bersabda, bahwa setan itu mengalir di dalam darah. Para ulama ada yang menafsirkan, “setan” itu sesuatu yang merusak atau “penyakit”. Itu sebabnya, Islam melarang segala macam darah untuk dimakan. Karena darah mengandung uric acid (asam urat) berkadar tinggi. Asam urat adalah senyawa kimia beracun yang berbahaya bagi kesehatan. Kenapa? Karena asam urat adalah sampah dalam darah yang terbentuk akibat metabolisme tubuh yang tidak sempurna, sehingga terjadi penumpukan purine yang berasal dari makanan. Dalam tubuh manusia, senyawa ini adalah kotoran. Sekitar 98%- asam urat dikeluarkan dari dalam darah oleh ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.

Bangkai
Alhamdulillãh, Islam mengajarkan proses penyembelihan hewan halal untuk dimakan. Setelah menyebut nama Allãh, hewan halal tadi dipotong urat nadi lehernya, agar seluruh darahnya ke luar. Dengan cara itu, kematian hewan tadi karena kehabisan darah, bukan karena organ vitalnya cedera. Sebab, jika organ-organnya, misalnya, jantung, hati, atau otaknya dirusak, hewan tersebut mati tapi darahnya menggumpal dalam urat-uratnya, sehingga dagingnya tercemar oleh asam urat yang beracun. Hal itu baru diketahui oleh para ahli makanan baru-baru ini. Subhanallãh.

Babi
Nah, kenapa Allãh mengharamkan babi di dalam Taurat, Injil, dan al-Quran? Selain karena babi merupakan binatang yang tidak dapat dikuliti seperti kambing, daging babi juga membahayakan kesehatan manusia. Sebab, kalau babi boleh dan halal dimakan, tentu Allãh akan merancang hewan ini dapat dikuliti, tidak jorok, dan tidak bertaring. Dalam ilmu biologi modern diketahui, bahwa babi merupakan inang yang baik bagi kembang-biak beragam parasit dan penyakit berbahaya, misalnya, flu babi. Sistem biokimia babi hanya mengeluarkan 2% kandungan asam uratnya, sisanya 98% senyawa beracun itu bersarang di tubuhnya. Penelitian membuktikan, babi adalah binatang paling adaptif, cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan liar hingga dapat berubah menjadi babi hutan yang buas dan bertaring. Dalam al-Quran, Allãh SWT mengharamkan babi dalam ayat-ayat Surat al-Baqarah (2): 173; Surat al-Mã’idah (5): 3; Surat al-An`ãm (6): 145; dan Surat an-Nahl (16): 115.

Orang yang Dikutuk
Dalam salah satu ayat al-Quran, Allãh SWT menyebutkan dengan jelas, mengapa babi haram dimakan oleh manusia. “Katakanlah, ‘Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu di sisi Allãh, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allãh, di antara mereka ada yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah tagut?’ Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus,” (QS al-Mã’idah [5]: 60). Orang-orang yang dikutuk Allãh dan dijadikan kera dan babi itu, adalah orang-orang Yahudi yang melanggar larangan beraktivitas pada hari Sabtu.

Banyak Mudaratnya
Selain yang diuraikan di atas, makanan dan perbuatan yang lebih banyak mudaratnya atau keburukannya, oleh Allãh dan Rasulullãh juga diharamkan bagi umat Islam. Berjudi, mengonsumsi minuman-makanan-zat yang memabukkan, seperti arak dan narkoba. Jelas banyak mudaratnya. Logikanya, orang yang mabuk pasti akan hilang kesadaran akalnya. Dan, orang yang akalnya tidak sadar atau pikirannya terhalusinasi, pasti akan mudah melakukan apa pun yang menyimpang dari etika dan aturan agama, termasuk mengambil hak orang lain dan berbuat yang membahayakan dirinya maupun orang lain.

Tafsir Modern
Walaupun hanya Allãh yang tahu persis alasan kenapa babi haram dimakan, namun dari beberapa ayat dan hadis Rasulullãh tentang haram, para ulama kemudian menafsirkannya sesuai dengan situasi dan kondisi zamannya. Fakta berikut ini, walaupun ada yang dapat diatasi dengan ilmu-teknologi, menambah alasan kenapa babi tidak layak dimakan, selain sifat dan karakteristik babi yang buruk apabila merembes kepada manusia. Makanya, menyentuh babi pun najis buat kita.

Babi adalah binatang paling jorok, kotor, suka memakan bangkai dan kotoran, tidak suka di tempat bersih dan kering. Babi termasuk hewan pemalas dan tidak suka bekerja, lebih suka makan dan tidur, tidak tahan terhadap sinar matahari, tidak gesit. Makannya rakus, bahkan paling rakus di antara hewan lainnya. Ia makan apa saja yang ada di depannya, sampah busuk, kotoran manusia, kencing dan kotorannya sendiri, hanya untuk memenuhi nafsu makannya. Babi adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah dalam jumlah banyak. Baunya sangat menyengat. Jika tambah umur, menjadi makin malas dan lemah, bahkan untuk menerkam musuh atau membela dirinya. Suka dengan lawan sejenis dan tidak cemburu kepada pasangannya. Itu sebabnya, orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau tidak sedap dan rentan terhadap berbagai penyakit.

Penyerap Penyakit
Hasil penelitian di Cina dan Swedia, yang mayoritas penduduknya suka makan daging babi, menyatakan, “Daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan usus”. Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis. Di negara-negara Islam, persentasenya rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian (1986) itu menemukan, daging babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus berbahaya, sehingga daging babi dijuluki sebagai “Penyimpan Penyakit”. Gara-gara babi, virus Avian Influenza menjadi ganas. Dalam keadaan normal, virus AI (Strain H1N1 & H2N1) tidak menular secara langsung ke manusia, karena virus AI mati dengan pemanasan 60º C lebih-lebih bila dimasak hingga mendidih. Tapi, setelah berada di tubuh babi, virus AI itu bermutasi dengan tingkat virulensinya naik hingga menjadi H5N1. Virus AI Strain H5N1 inilah yang dapat menular kepada manusia. Virus H5N1 ini tahun 1968 menyerang Hongkong dan membunuh 700 ribu orang, hingga disebut Flu Hongkong.

http://www.mediaindonesia.com/read/2010/02/13/123017/39/6/Flu-Babi-Renggut-Nyawa-17-Ribu-Orang-di-AS

Tidak Layak Dimakan
Konsumen daging babi sering mengeluhkan bau pesing yang menyengat. Dari penelitian ilmiah ditemukan, bau pesing tersebut disebabkan oleh praeputium (kandung kemih) babi yang sering bocor, sehingga urine babi merembes ke daging. Lemak punggung babi juga tebal, sehingga konsumen sering memilih daging babi yang lemak punggungnya tipis dengan asumsi, semakin tipis lemak punggungnya, semakin baik kualitasnya. Padahal, sifat lemak punggung babi adalah mudah mengalami oxidative rancidity, sehingga secara struktur kimia, sesungguhnya sudah tidak layak dimakan.

Daging babi juga termasuk daging yang sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak. Meskipun empuk dan terlihat begitu enak dan lezat, daging babi berbahaya seperti halnya kolesterol! Karena sifat-sifatnya itu, daging babi menyebabkan banyak penyakit berbahaya, misalnya, pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang menyekam (angina pectoris), dan radang pada sendi-sendi.

Mengandung Cacing Pita
Tahun 2001, para dokter Amerika Serikat pernah mengeluarkan cacing yang berkembang di otak seorang perempuan. Hal tersebut terjadi setelah ia mengonsumsi hamburger khas Meksiko yang terkenal berupa daging lemak babi. Pasien itu mengakui, ia merasa letih selama tiga pekan setelah makan hamburger. Ternyata, daging babi itu mengandung telur cacing pita dan menempel di dinding ususnya, kemudian terbawa peredaran darah sampai ke otak. Ketika sampai di otak, ia merasakan sakit ringan pada awalnya, hingga cacing itu mati. Hal itu menyebabkan disfungsi yang sangat keras pada susunan otak di daerah yang mengelilingi cacing itu. Cacing pita akan berkembang di usus 12 jari dan dalam beberapa bulan akan menjadi dewasa. Cacing pita dapat berbiak sampai 1.000 ekor dengan panjang antara 4-10 cm, terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar).

Hewan Percobaan
Mengapa babi sering dijadikan hewan percobaan untuk berbagai penelitian penyakit dan obatnya? Ternyata, struktur DNA babi paling mirip dengan struktur gen manusia. Jadi, kalau ada orang makan daging babi, itu hampir sama dengan memakan daging manusia. Sebagaimana firman Allãh dalam Surat al-Mã’idah [5]: 60 yang dikutip di atas, “ada yang dikutuk menjadi kera dan babi”. Padahal, “Kepribadian seseorang sesuai dengan apa yang dimakannya”. Maka. beruntunglah kita menjadi seorang Muslim yang dilarang makan daging babi. Wallãhu a’lam.@ (Dari berbagai sumber).

Boks:
Lebih Pintar
Babi adalah sejenis hewan ungulata yang bermancung panjang, berhidung leper, aslinya berasal dari Eurasia. Dalam bahasa Arab disebut khinzir. Babi adalah omnivora, yang berarti pemakan daging dan tumbuh-tumbuhan. Babi termasuk mamalia paling cerdas di antara hewan, bahkan lebih pintar dan mudah dipelihara dibandingkan anjing dan kucing.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Upakelas: Theria
Infrakelas: Eutheria
Ordo: Artiodactyla
Famili: Suidae
Upafamili: Suinae
Genus: Sus

Penyebar Penyakit
Para pakar mikrobilogi Amerika Serikat menyatakan, sedikitnya ada 25 penyakit yang disebarkan melalui babi. Di antaranya:

* Anthrax
* Ascaris suum
* Botulism
* Brucella suis
* Cryptosporidiosis
* Entamoeba polecki
* Erysipelothrix shusiopathiae
* Flavobacterium group IIb-like bacteria
* Influenza
* Leptospirosis
* Pasteurella aerogenes
* Pasteurella multocida
* Pigbel
* Rabies
* Salmonella cholerae-suis
* Salmonellosis
* Sarcosporidiosis
* Scabies
* Streptococcus dysgalactiae (group L)
* Streptococcus milleri
* Streptococcus suis type 2 (group R)
* Swine vesicular disease
* Taenia solium
* Trichinella spiralis
* Yersinia enterocolitica
* Yersinia pseudotuberculosis
 
diatas adalah hikmah dibalik pengharaman babi
lalu mengapa babi haram?
karena itu sudah perintah Allah dalam alquran
 
sebenarnya tanpa perlu pembuktian seperti ini pun babi tetap haram. artinya sekalipun nanti ternyata ditemukan manfaat yang bisa didapat kalo makan babi, tetep aja hukum babi adalah haram karena konteks keharamannya udah tercantum dalam Al Quran :)

reppu sent to TS
 
Back
Top