Semuanya, DAINA MINTA TOLONG!

YUmee_miru

Well-known member
Semuanya, Teman teman di II, Daina minta maaf karena baru bisa hadir sekarang, Apalagi hanya disaat benar benar perlu bantuan seperti sekarang,
Kesibukan mengurus anak, Kadang main game Online,
Daina tidak bisa ngapa ngapain lagiii >w<;
Nyahahahah ^o^/

Daina tidak tahu lagi harus bertanya kemana,
Jadi, Mohon maafkan,
Dan berikanlah kesempatan bagi Daina untuk bercerita sedikit awal dari permasalahan yang Daina anggap 'Gawat' ini.

Singkat cerita,
Masalah ini dialami teman Daina yang inisial nya R, (Perempuan,)
R ini berkenalan dengan laki laki bernama A, Dari sebuah situs jejaring sosial berbasis avatar yang lumayan tenar dikalangan remaja saat ini.
Dari perkenalan yang singkat itu, Terjadilah proses pendekatan.
Akhirnya, R dan A saling jatuh cinta.

Itu terjadi sekitar setahun sebelumnya,
Mereka terpisah kota dan belum pernah bertemu muka sebelumnya.
(Mungkin disini masih ingat kisah kak Kalina Maryadi momod cinta dan romantis ii jaman dulu? Nyahahahh, Tak ada yang mustahil kan?)
Tapi teman Daina, Yaitu R. merasa begitu mencintai A, Dan terbuai janji janji manis A, Ingin bertemu, Akan menikah, Akan hidup bahagia.
Sampai pada akhirnya R menyadari bahwa kekasihnya, Si A, Merupakan pribadi tidak dewasa yang mengerikan.

A, Sebagai cowok, Sangat Arogan, Posesif, Kasar,
Meskipun demikian, R masih tetap bersabar, Dilarang bergaul, Dilarang berteman dengan laki laki, Kalau ketahuan disumpahi,
Sampai pada puncaknya, A memaksa R untuk (Maaf) Memberikan foto foto toplessnya.

Daina tahu ini bodoh, Tidak usah mengulanginya lagi,
Dan R sendiripun tahu kalau ini bodoh, Tapi pada masa itu, R sangat mempercayai A.
Sampai sampai rela menuruti segala keinginan A.

Segalanya berjalan hingga beberapa lama.
Sampai R tahu, Kalau sebenarnya, A itu, Sudah punya istri dan anak.
(Nah loh?)

R pun menjadi bingung, Marah, Mendadak perasaan cintanya berubah jadi benci. (Ya iya lah, Sudah dibohongi, >:l )

R meminta putus dari A.

Sayangnya, A tidak mau memutuskan R.

Yang paling menyebalkan adalah, A mengancam akan menyebarkan foto foto unpublish nya R. Entah bagaimana caranya.
Kalau R sampai menjauh darinya.

Intinya, R terjebak.

Skip,
Kemarin, A posting stat FB yang menyudutkan R.
R merasa sakit hati karena merasa di injak injak. R pun memutuskan untuk menutup akun Facebook nya,
A langsung pasang foto R ( Walau Masih foto dalam taraf 'aman')
Yang lebih gila lagi, A membuat FB 'Klonengan' yang memposting foto pribadi R yang diedit/sensor. Sebagai peringatan.

Si A Orang gila.
Dari awal bertemu Daina kira A orang yang baik
Tapi ternyata A orang gila, Tidak waras, R benar benar terjebak.

Ada sahabat yang menyarankan, R, Untuk jujur saja pada orang tuanya,
Tapi orang tua R adalah orang yang agamis, Mereka tidak akan mau menerima,
Kebodohan puteri mereka yang Hanya karena cinta, Yah...
Singkat kata, Jujur pada orang tua = Sulit.

Daina berpikir untuk menyuruh R, Lapor polisi saja,
Tapi, Daina pikir itu juga mustahil, Tanpa menimbulkan kehebohan,
R, Adalah putri dari keluarga terpandang yang kedua orang tuanya adalah seorang dosen dan reputasi keluarganya baik.

Melabrak ke rumah A juga tidak mungkin, Jujur, R tidak tahu alamat A dimana,
Daina juga tidak habis fikir kenapa R jadi percaya sama A,
Padahal sama sekali tidak tahu apa apa tentangnya,

Ya, Daina tahu, R juga tahu dia salah, Dia buta,
Dia juga tidak ingin melibatkan orang lain dalam masalah ini,
Tapi, Daina, Sebagai sahabat, Dainapun ingin membantu R, Daina sadar,

Daina pun sering mengirimkan foto aneh pada Tasuku
*Dikemplang anak anak II*
Tapi itu Karena daina percaya pada Suamiku,
Mungkin, saat itu, R juga merasa mempercayai A,
Makanya, Makanya,,,, ._.

*speechless*

Kadang dalam hidup ini, Satu dua kali kita mencintai hal hal yang salah, =w="
Ah, sudahlah, Tidak usah kita ngomong siapa yang salah,
Karena kita semua sudah tahu, R sendiripun sudah Tahu,
Segalanya harus ada Konsekuensi.
Tapi sebagai manusia, Tidak mungkin Daina membiarkan saja manusia lain menanggung beban walaupun itu karena kesalahannya sendiri tanpa diberi kesempatan untuk memperbaiki bukan??


Mungkin,,,, Daina tidak tahu, Yang jago IT, Yang jago psikologi, Ahli hukum,
Atau, siapapun,
Tolong, Bantu temanku, ><;
Dia tidak punya teman lain yang bisa dimintai pendapat,
Setiap orang lain ditanya, Selalu menyalahkannya, Atau memaksanya melakukan sesuatu yang mustahil pula yang membuatnya semakin tertekan.

Aku tahu ini sia sia, Tapi aku sayang temanku, Apapun dia, Serendah apapun dia, Dia tetap saja temanku, ><;

Tentu saja kalau,,, Kalau aku bisa mencarikannya jalan keluar,
Aku akan memarahinya, Aku akan,,, Akan berteriak betapa dia bodoh, Terlalu bodoh untuk percaya pada orang lain,,,
Aku,,, T^T Aku akan memarahi temanku ituuu,,, T^T
Aku janjiiii,,, T^T

Mmm, Maaf, Kalau kepanjangan,
Daina ingin tahu pendapat teman teman II semua,
Siapa tahu kita bisa,,, carikan jalan keluarnya sama sama??? ._.


Maaf,,, ><;
 
Panjang juga. Hmm.. Nama kalin pun nyangkut.
Repot jg ne permasalahannya.
Si A mau gak sih nikahin R? Si R mau gak jadi madu?
Istrinya A mau gak dimadu?
Huft.. foto A di fb asli gak?
Kalo Kalin, mah, gak banyak cingcong. Santet aja si A wkwk
 
@ Kak kalina

Nyahahahahh, Situ kan berpengalaman soal cinta mencinta di dunia maya (?)
Wuaaaaa,,,


Si A bilang mau nikahin si R, Tapi, Kayak na A cuman mau jadi selingkuhan selama na, Soal na, R suruh2 ke rumah sejak setaun lalu,
Selalu saja ada alasannya membatalkan janji,
Sampai R malu pada orang tua dan keluarga besar nya,
Mengumpulkan keluarga susah payah pas lebaran karena bilang cowok na mau datang, Eh, malah si A ngilang entah kemana, Kejadian na berulang terus menerus,

Nah itu dia, R ndak mau dimadu,
Sama sekali,
Dan istri si A juga pasti ndak mau lah, Maka nya si A nggak mau ketemu dan tetap mau jadi selingkuhan dunia maya =="


Apasih ya, T^T
 
masalah ini tak rumit jika tak dibuat rumit.
hal yang harus dilakukan R adalah berhenti menggunakan jejaring sosial. Tak usah peduli kelakuan A. Jika ia memposting photo2 vulgar milik R tak usah pikirkan dan toh juga ngga ada yang kenal. STOP. Berhenti melakukan komunikasi terhadap A dalam bentuk apapun dan dengan alasan apapun.
 
setuju dengan d-net
lupakanlah masa kelam seperti halnya non kalin melupakan pacar onlinenya itu ;)
Ga usah peduli jika A memposting gambar2 vulgar.
 
Sudah punya anak dan istri? dan sudah memperkenalkan pacar sama keluarga besarrrr?? :(

Percintaan dunia maya kadang suka menggelapkan hati ya, kita online karna kita bosan dan gak ada kerjaan, pada saat dapet teman bicara pastinya sedikit demi sedikit bakal timbul perasaan 'cinta virtual' karna tiap hari nemenin kita dalam kebosanan

Jadi pelajaran hidup n pengalaman aja, terutama dalam hal dunia maya. Kayaknya ga mungkin meminta tanggung jawab dan sebagainya kan?

Kalau lebih baik, jangan berhubungan lagi dengan Pria A itu. Sabar ya... Lupain yang berhubungan tentang dia. Jangan pernah percaya kayak begitu lagi :)(

oiya,btw si R, maaf, pernah berfoto vulgar ya? kalau enggak, menurut misa ga ada masalah untuk selamanya ngelupain si Pria A.
 
setuju ma den d-net....
yang paling membuat R tertekan kan hanya takut kalau fotonya yang "tanda petik" itu disebarluaskan melalui jejaring sosial. permasalahannya mungkin seperti itu, sudah lupakan saja si A. Kalau A buat fb si R dan memasang fotonya yang "itu", kemungkinan yang timbul apa coba? mungkin mendapat comment dari temen dan yang jelas comment yang kurang mengenakan itu pun pasti melalui jejaringan sosial. Nah misalnya R jangan berhubungan lagi dengan jejaringan sosial kuat gak? toh kalau A buat kloningan R tanpa ada teman2 si R yang asli kan gpp to.

Btw kalau fotonya yg "itu" tidak terlihat wajahnya kan gpp...gak usah pikirin dia lagi...
 
masalah ini tak rumit jika tak dibuat rumit.
hal yang harus dilakukan R adalah berhenti menggunakan jejaring sosial. Tak usah peduli kelakuan A. Jika ia memposting photo2 vulgar milik R tak usah pikirkan dan toh juga ngga ada yang kenal. STOP. Berhenti melakukan komunikasi terhadap A dalam bentuk apapun dan dengan alasan apapun.

Daina akan,,, emmm,,,
Beritahukan saran2 nya pada Teman Daina, Si R,
Terima kasih banyak kk D net >:'(>:'(>:'(



Bener tuh yang abang ganteng di atas katakan.

Tapi kalo ada yg kenal pegimane, Bang?


Nah, Itu diaaaa T^T

setuju dengan d-net
lupakanlah masa kelam seperti halnya non kalin melupakan pacar onlinenya itu ;)
Ga usah peduli jika A memposting gambar2 vulgar.


Yah, Si A juga bukan tidak mungkin mempostingi foto2 vulgar R di wall teman teman kuliah nya, Bahkan, Sengaja memposting di FB orang tuanya R bukan???
Kalau seperti itu, Bagaimana??? @@


kalau bisa,
yah benar2 akan ditolong

Terima kasiiihhh >:'(

kalau dibawa ke ranah hukum mungkin ke arah mengganggu ketenangan dan nama baik ya ;)

Iya, Memang kalau dibawa ke ranah hukum, Akibatnya akan semakin meluas, Itulah yang R tidak ingin,


Sudah punya anak dan istri? dan sudah memperkenalkan pacar sama keluarga besarrrr?? :(

Percintaan dunia maya kadang suka menggelapkan hati ya, kita online karna kita bosan dan gak ada kerjaan, pada saat dapet teman bicara pastinya sedikit demi sedikit bakal timbul perasaan 'cinta virtual' karna tiap hari nemenin kita dalam kebosanan

Jadi pelajaran hidup n pengalaman aja, terutama dalam hal dunia maya. Kayaknya ga mungkin meminta tanggung jawab dan sebagainya kan?

Kalau lebih baik, jangan berhubungan lagi dengan Pria A itu. Sabar ya... Lupain yang berhubungan tentang dia. Jangan pernah percaya kayak begitu lagi :)(

oiya,btw si R, maaf, pernah berfoto vulgar ya? kalau enggak, menurut misa ga ada masalah untuk selamanya ngelupain si Pria A.

Udah foto vulgar, Foto topless @@

Iya, Kan R mau na langsung ketemuan sama Ortu na si R,
Ternyata, A berkelit ini itu, Ada urusan lah, Ini Lah, Itu lah,
Berapa kali lebaran sudah, Tak muncul2, ^^;

Kalau dilihat sekarang sih, Masuk akal banget, Hari besar kan si A biasa menghabiskan waktu bersama istri sah dan anak anaknya, >>



Misa, R udh foto vulgar..

Iyaaaa Udaaaaahhh >:'(>:'(


setuju ma den d-net....
yang paling membuat R tertekan kan hanya takut kalau fotonya yang "tanda petik" itu disebarluaskan melalui jejaring sosial. permasalahannya mungkin seperti itu, sudah lupakan saja si A. Kalau A buat fb si R dan memasang fotonya yang "itu", kemungkinan yang timbul apa coba? mungkin mendapat comment dari temen dan yang jelas comment yang kurang mengenakan itu pun pasti melalui jejaringan sosial. Nah misalnya R jangan berhubungan lagi dengan jejaringan sosial kuat gak? toh kalau A buat kloningan R tanpa ada teman2 si R yang asli kan gpp to.

Btw kalau fotonya yg "itu" tidak terlihat wajahnya kan gpp...gak usah pikirin dia lagi...


Yah, Si A juga bukan tidak mungkin mempostingi foto2 vulgar R di wall teman teman kuliah nya, Bahkan, Sengaja memposting di FB orang tuanya R bukan???
Kalau seperti itu, Bagaimana??? @@

Daina tidak tahu apakah foto vulgar na kelihatan muka atau ndak,
Daina tanya lagi, deh @@


________________________________


Makasih teman temaaaaaannn >:'(>:'(
 
Sebelumnya kemungkinan saranku ini tidaklah se 'cool' saran teman2 yang lain...

Dalam masalah ini tentu saja kita nggak bisa hanya sekedar memberikan saran hanya berdasarkan point of view kita sendiri, tapi sebisa mungkin kita melihat point of view dari si R...

Dari situ yang pertama kali bisa Daina lakukan menurutku adalah meyakinkan si R bahwa penyelesaian masalah ini, apapun bentuknya bakal punya konsekuensi yang sama yaitu rasa ketidaknyamanan dan jangan berharap bahwa semuanya akan berjalan dengan mulus tanpa akibat apa2 karena aku sama sekali nggak melihat kemungkinan bahwa ada salah satu jalan penyelesaian yang smooth dalam kasus ini... Jadi Daina bisa meyakinkan hal ini kepada si R bahwa apapun jalan penyelesaiannya akan bawa dampak yang nggak enak, dan yang bisa dilakukan adalah mencari jalan penyelesaian dengan dampak minimal...

Aku pribadi, dengan melihat PoV si R, nggak terlalu setuju dengan jalan penyelesaian yang membiarkan saja itu... Mungkin kita yang nggak mengalaminya sendiri akan dengan sangat mudah menganjurkan hal seperti ini, tapi percayakah bahwa dengan membiarkannya itu bakal jadi seperti bom waktu yang nggak diketahui kapan bakal meledaknya??.. Si A ini bakal bisa dan akan melakukan hal apapun untuk mengusik si R...

Lalu bagaimana baiknya?
Menurutku jalan yang paling masuk akal adalah memberitahukan kepada orang tua soal kasus ini... Mungkin terlihat gila, tapi ini justru yang menurutku paling masuk akal.. Di awal pasti nanti orang tua akan marah, kecewa, sedih dll, tapi setelah itu kemungkinan besar orang tua akan ikut mencarikan jalan keluar yang tentunya lebih bijak daripada kita harus menentukan sendiri...

Dengan memberitahu orang tua, yang tentunya nggak sekedar memberitahu tapi juga meminta maaf, ada satu ganjalan yang sudah bisa dihilangkan dan itu berarti banyak untuk menentukan langkah selanjutnya...

Mau lewat jalur hukum, itu banyak banget yang bisa dipakai, mulai dari UU ITE, UU Pornografi, maupun dengan KUHP dengan pasal2 pemerasan, pencemaran nama baik dll....

Atau mau fight back!!??... Dengan didukung oleh orang tua, hal ini akan sangat mudah dilakukan... Gertak balik si A, kalo perlu pakai sisi lemahnya yaitu lewat anak istrinya... lihat sampai sejauh mana si A mengambil jarak soal keluarganya...


Dari itu semua, sekali lagi menurutku langkah yang masuk akal dan bijak adalah memberitahukan hal ini kepada orang tua, dengan mempertimbangkan bahwa semua jalan punya konsekuensi yang sama soal dampak nggak enaknya...


Semoga masalahnya bisa segera diselesaikan ya....



-dipi-
 
Yup. Apapun konsekuensinya, yg trbaik emg crita ke ortu.

Utk R, smg ini jd plajaran brhrg.

Utk Dai Dai Na Na, jgn ditiru!!
 
Sebelumnya kemungkinan saranku ini tidaklah se 'cool' saran teman2 yang lain...

Dalam masalah ini tentu saja kita nggak bisa hanya sekedar memberikan saran hanya berdasarkan point of view kita sendiri, tapi sebisa mungkin kita melihat point of view dari si R...

Dari situ yang pertama kali bisa Daina lakukan menurutku adalah meyakinkan si R bahwa penyelesaian masalah ini, apapun bentuknya bakal punya konsekuensi yang sama yaitu rasa ketidaknyamanan dan jangan berharap bahwa semuanya akan berjalan dengan mulus tanpa akibat apa2 karena aku sama sekali nggak melihat kemungkinan bahwa ada salah satu jalan penyelesaian yang smooth dalam kasus ini... Jadi Daina bisa meyakinkan hal ini kepada si R bahwa apapun jalan penyelesaiannya akan bawa dampak yang nggak enak, dan yang bisa dilakukan adalah mencari jalan penyelesaian dengan dampak minimal...

Aku pribadi, dengan melihat PoV si R, nggak terlalu setuju dengan jalan penyelesaian yang membiarkan saja itu... Mungkin kita yang nggak mengalaminya sendiri akan dengan sangat mudah menganjurkan hal seperti ini, tapi percayakah bahwa dengan membiarkannya itu bakal jadi seperti bom waktu yang nggak diketahui kapan bakal meledaknya??.. Si A ini bakal bisa dan akan melakukan hal apapun untuk mengusik si R...

Lalu bagaimana baiknya?
Menurutku jalan yang paling masuk akal adalah memberitahukan kepada orang tua soal kasus ini... Mungkin terlihat gila, tapi ini justru yang menurutku paling masuk akal.. Di awal pasti nanti orang tua akan marah, kecewa, sedih dll, tapi setelah itu kemungkinan besar orang tua akan ikut mencarikan jalan keluar yang tentunya lebih bijak daripada kita harus menentukan sendiri...

Dengan memberitahu orang tua, yang tentunya nggak sekedar memberitahu tapi juga meminta maaf, ada satu ganjalan yang sudah bisa dihilangkan dan itu berarti banyak untuk menentukan langkah selanjutnya...

Mau lewat jalur hukum, itu banyak banget yang bisa dipakai, mulai dari UU ITE, UU Pornografi, maupun dengan KUHP dengan pasal2 pemerasan, pencemaran nama baik dll....

Atau mau fight back!!??... Dengan didukung oleh orang tua, hal ini akan sangat mudah dilakukan... Gertak balik si A, kalo perlu pakai sisi lemahnya yaitu lewat anak istrinya... lihat sampai sejauh mana si A mengambil jarak soal keluarganya...


Dari itu semua, sekali lagi menurutku langkah yang masuk akal dan bijak adalah memberitahukan hal ini kepada orang tua, dengan mempertimbangkan bahwa semua jalan punya konsekuensi yang sama soal dampak nggak enaknya...


Semoga masalahnya bisa segera diselesaikan ya....



-dipi-


Makasih, Mbak Dipi T^T

Aaaa, Daina akan coba sampaikan ke teman Daina itu dulu ya, ._.


Yup. Apapun konsekuensinya, yg trbaik emg crita ke ortu.

Utk R, smg ini jd plajaran brhrg.

Utk Dai Dai Na Na, jgn ditiru!!

Daina sebenarnya sependapat, ._.
Aaaaa,,, Saran daina sih, Menghilang saja, Pindah ke mars, Atau apa, ><

*Sama mustahil nya*

OMG ~~~ OMG ~~~OMG ~~~

Tau aja kalau Daina pernah mengirimkan foto anuh ke Tasuku >w< *NyemmNyemmNyemm*
*Digaplok*
 
Non daina, jika ada jawaban yang dirasa menyelesaikan masalah jangan lupa tekan tombol solve answer yah ;)
solve-answer.gif
 
Back
Top